Apakah Kamu Punya Life Companion?. Sahabat bloger, siapa diantara kalian yang sempat ikutan bikin foto dan short movie untuk Life Companion Project Galaxy S4?. Berhubung saya jarang cek Twitter ya ketinggalan beritanya dan sudah berakhir programnya 🙁 .
Ada 3 peserta yang beruntung dimana cerita mereka tentang Life Companion versi mereka semuanya direkam menggunakan Samsung Galaxy S4.
Nonton video dibawah ini deh seru loh, saya aja cekikikan sendiri pas nonton 🙂 .
1. The Ring
Kisah saudara kembar Raga dan Naga. Lebih dari sekedar saudara kembar, keduanya pun adalah Life Companion.
Based on the story of winner #S4LifeCompanion : “Berdua kita bisa, kalimat yang berarti buat gue sama kembaran gue, thanks bro sejak lahir nemenin gue disini” — Naga (@NagasatiP)
2. The Stranger
Buat Sindy, setiap orang baru yang ditemuinya dalam perjalanan travelling adalah Life Companion-nya.
Based on the story of winner #S4LifeCompanion : “Life Companion is a stranger. Sebagai backpacker, bisa apa aku tanpa kebaikan mereka? Even the ones who guided me by twitter” — Sindy Marieta Putri (@sindobelo)
3. The The Presentation
Buat Ayren, teman bisa datang dan pergi. Tapi tidak demikian dengan keluarga. Keluarga adalah hal utama baginya dalam mencapai posisinya sekarang.
Based on the story of winner #S4LifeCompanion : “My life companion will be my family. Without them, I will never be standing here as me” — Ayren Tantri Sofan (@riritantrisofan)
Ketiga video diatas direkam menggunakan S4 dan direct langsung oleh Nia Dinata berdasarkan kisah nyata ketiga pemenang #S4LifeCompanion.
Bagi kamu yang berada di Jakarta dan sekitarnya atau kalau pas jalan-jalan ke Jakarta ayooo pada datang untuk melihat Photo & Video Exhibition S4 Life Companion Project di Plaza Indonesia. Acaranya sudah jalan dan berlangsung sampai tanggal 7 Agustus 2013.
Life Companion sahabat blogger siapa atau apa?, kalau saya?. Ah kalian sudah pasti tahu deh, apa lagi kalau bukan tanaman dan bunga-bunga koleksi saya. Tanpa mereka, mungkin saya sudah ngabur balik ke Indonesia hihi .
Akhir Pekanku yang Ceria. Akhir pekan sejatinya adalah hari kebersamaan. Bersama keluarga menikmati hari tersebut. Ada yang bisa pergi berlibur bersama atau hanya sekedar di rumah saja, yang penting bisa kumpul-kumpul, bisa happy happy bersama keluarga tercinta 🙂 .
Nah apa jadinya kalau pasangan kita, justru bekerja pada akhir pekan. Contohnya Frank, dia dapat libur setelah bekerja 14 hari. Apakah saya kesal, apakah bete, apakah saya bermuram durja sendirian?. No way! deh ya 😀 . Daripada kesal, lebih baik baik lakukan kegiatan yang bisa bikin diri sendiri happy.
Edisi akhir pekan ceria minggu lalu ala saya adalah:
1. Bikin kue yukk. Kita bisa mencoba resep-resep baru atau bikin kue yang sudah pernah kita bikin dan hasilnya dipuji-puji pasangan kita. Untuk resep-resep baru bisa cari dari internet, lihat majalah atau dari acara masak-masak di TV. Berhubung saya hanya tinggal berduaan, jadi biasanya cari resep yang simpel atau kalau hasilnya banyak ya resep saya bagi dua.
Beberapa contoh kue yang resepnya sudah diluar kepala alias sudah hapal karena sering banget tiap weekend bikin antara lain: Schinken Schneke, Apfelkuchen (bolu apel), Marmorkuchen (bolu Marmer). Weekend lalu saya bikin bolu Marmer lagi dong, soalnya Frank dan saya suka banget bolu ini.
Bikin Cemilan Sendiri Schinken Schnecken dengan Berbagai model
Macam-macam Bolu Apel Buatanku Apfelkuchen
Bolu Marmer fresh from the oven. Marmorkuchen
Seandainya Hp saya adalah hp canggih pastinya bisa masak sambil seru-seruan kali yaa.. Sayangnya hp saya fiturnya minim, mau potret-potret malas ah. Pengennya sih punya Samsung Galaxy S4 yang ada fitur drama shot, yang bisa mengambil gambar berturut-turut selama lima detik lalu menggabungkannya menjadi 1 sehingga objek utama seakan-akan bergerak, sedangkan latar belakangnya tetap diam. Kayanya fitur tersebut lucu juga yaa untuk edisi bikin-bikin kue? :D. Saat berjalan dari sudut dapur sambil bawa Loyang kue ke arah oven, kalau pakai drama shot jadi hasilnya bisa menjadi foto yang lucu ;).
2. Santai-santai di Taman Kota. Selesai bikin kue, saatnya jalan-jalan keluar rumah. Ya mari kita ke taman. Menuju taman saya potretin bunga-bunga yang sudah bermekaran disepanjang jalan. Sampai taman, sambil duduk-duduk di tepi kali, saya mengamati bebek-bebek yang asyik berenang. Sesekali saya lemparkan remah-remah roti yang saya bawa dari rumah. Segerombolan bebek lain lainpun tidak mau kalah, berdatangan berebut remah-remah roti.
Remah-remah roti yang saya bawa sudah habis, saya mulai ngitungin orang lewat hihihi. Tahu ga sih mengamati orang-orang berlalu lalang itu mengasyikan loh!. Saya memperhatikan gaya berbusana mereka. Ada yang muda tapi tidak modis, eh ada yang sudah tua malah keren-keren pakaiannya.
Kadang saya usil, potretin orang-orang lewat, disatukan hasil fotonya sepertinya lucu deh. Saya mau buat tema “Gaya berbusana Musim Panas 2013” . Eh eh teman-teman sepertinya seru ya kalau gunakan salah satu fitur Samsung Galaxy S4. Itu loh fitur Story album, dimana kita bisa mengatur foto-foto kita dan bikin album sendiri. Bisa pilih tema dan layout yang kita sukai, kemudian bisa kita cetak deh. Selain tema gaya berbusana yang saya sebut sebelumnya, saya maunya bisa bikin album foto tema bunga-bunga juga.
Bunga-bunga Mawar di Jalanan
Masih Pagi Beginilah Pemandangan di Taman, Siang baru Ramai
Saya suka dengan Penataan Bunga-bunga di Jalanan
Puas setengah hari dengan “Me time” saya melangkahkan kaki ke stasiun kereta. “Ngapain Nel“?. Jemput suami tercinta pulang kerja (romantis banget ga sih? Hehe 😆 ). Pas sekali jamnya dengan jadwal kedatangan kereta dia. Kemudian pulangnya saya ajak yayang saya ini lewat toko handphone, kali aja kalau saya lirik-lirik etalase toko dia sadar yang saya inginkan hehe 😀 .
Nah itu cerita akhir pekanku yang ceriah, yang bikin saya happy tentunya. Bagaimana dengan akhir pekan sahabat blogger?. Oh ya belakangan ini saya blog walking, makin banyak saja yang sudah beli Samsung Galaxy S4 bikin ngiri sungguh deh saya juga pengen loh 😎 .
Curcol Cuaca dan Gadget. Sudah dua minggu ini cuaca sangat tidak bersahabat, padahal akhir bulan ini akan masuk musim panas, tapi musim dinginnya balik lagi. Suhunya drop lagi ke bawah 10 derajat C. Saya kan sudah nanam-nanam bibit bunga musim panas, seperti bunga dahlia, bunga lili, gladiol dll dan tanaman cabe, tomat, ketimun masih banyak jenis lainnya sudah pada numbuh. Bagaimana saya ga stress kalau terus-terusan dingin begini tanaman-tanaman saya kapan gedenya dong, kalau suhunya terlalu ekstrim bisa-bisa tamat riwayat tanamanku 😥 .
Tambah stress lagi pas lihat prakiraan cuaca online di komputerku, semalam tertulis hujan salju suhu 3 derajat C (termometer ruang memperlihatkan di luar rumah 7 derajat C) . Buru-buru saya gelar tikar oppsstt gelar koran di kamar tanaman. Pot-pot yang bisa dimasukkan ke rumah ya dimasukkan. Ada satu pot besar sekali, ya sudah biarkanlah, kalau mati ya sudahlah, kalau bertahan hebatt. Suami turut bantuin ngangkat-ngangkat :lol:.
Cuaca dingin seperti ini, ga tahan berlama-lama diluar ngurusin tanaman, jadi aktivitas saya kebanyakan nonton tv, baca majalah (gardening) dan keliling kota. Eh bukan keliling kota sih, lebih tepatnya keliling retail tanaman dan mengunjungi beberapa toko bunga itu paling hobi deh. Jalan kaki jarak jauh kalau tidak ada yang dilihat pasti terasa lama ya, jadi seringkali saya melalui beberapa lokasi yang berbeda supaya tidak bosan. Paling suka lewat jalan yang banyak toko-tokonya. Berhenti di etalase lihat barang-barang yang dipajang, berandai-andai seadainya saya orang kaya bisa borong semua tuh yang dipajang :cool:.
Karena agak bosan di dalam rumah, akhirnya saya memutuskan untuk jalan-jalan keluar, (tentunya lengkap dengan boots dan sweater supaya tahan menghadapi musim yang dingin ini). Kebetulan waktu itu suami saya sedang di daerah pertokoan dan sedang mampir ke sebuah toko handphone. Saya kemudian menyusulnya ke sana. Setelah bertemu dengan suami, saya pun sejenak melihat handphone keluaran terbaru, membaca fitur dan spesifikasinya, baca penawaran pembayarannya yang oke banget bisa dikredit. Kalau begitu bisa tergiang-giang itu handphone seperti memanggil „beli lah aku .. beli lah aku“ haha.
Ada 4 toko handphone di kota saya ini, satu toko adalah toko handphone sekaligus penyedia jasa telekomunikasi, jadi handphone-handphone yang dijual di bandrol dengan tarif yang bikin ngiler deh :wink:. Di Jerman, kita bisa membeli handphone ya tentunya di toko handphone, bisa juga beli online. Selain itu bisa juga di toko elektronik seperti Media Markt, itu retail yang paling besar. Retail semacam ini tidak boleh berada di dekat toko-toko kecil, bisa gulung tikar toko-toko tsb. Jadi lokasi Media Markt ada di satu tempat khususlah, jauh dari toko-toko kecil.
Kalau hari sabtu Media Markt berjubel dengan orang-orang yang berkunjung. Kenapa orang-orang senang ke toko retail ya karena retail tsb sering membuat promosi yang menggiurkan. Pembayaran bisa dicicil misalnya dua tahun atau dapat diskonan kalau bayar cash. Senangnya tinggal di Sinsheim sini adalah saya bisa jalan kaki ke pusat kota, ke pusat pertokoan termasuk ke toko elektronik Media Markt. Depannya Media markt ada retail tanaman, belakangnya supermarket, jalan pulang melalui beberapa toko bunga. Jadi rajin tiap hari jalan-jalan :mrgreen:.
Koleksi Tanaman Diungsikan dulu ke dalam Rumah. Ruangan Tanamanku. Foto dengan hp lama
Belakangan ini saya lagi berpikir mau punya handphone baru, tepatnya smartphone. Kenapa saya pengen handphone baru?. Pertama handphone lama saya sudah mulai tidak bersahabat alias sering mati karena baterainya yang tidak kuat lagi diisi. Saya beli handphone ini penghujung 2009 atau awal 2010, setelah setahun ko bermasalah. Alasan kedua, saya kan suka sekali mendokumentasikan bunga-bunga dan tanaman-tanaman koleksi saya termasuk kalau pas lagi jalan-jalan. Ketemu tanaman yang unik dikit di jalan eh dipotret, ketemu bunga yang warnanya cantik potret :smile:.
Jadi inget pas nyusul suami ke toko handphone Sabtu kemarin, saya melirik smartphone keluaran Samsung, yakni Samsung Galaxy S IV. Saya butuh smartphone yang juga bisa digunakan sebagai kamera. Butuh smartphone yang memorinya gede sehingga bisa menampung banyak foto. “Kenapa ga pakai kamera Nel?”. Kamera saya mulai rusak, ingat kah saya pernah cerita hasil foto kamera saya ada bintik hitamnya, mau beli lagi ko mendingan beli smartphone yang juga bisa buat motret :wink:.
Kamera handphone lama saya resolusinya 3,2 MP, sedangkan kamera depannya masih versi VGA. Jaman sekarang resolusi kamera handphone makin keren ya, diatas 10 MP. Contohnya produk Samsung Galaxy S IV ini resolusi kameranyanya 13 Megapixel, kamera depan resolusinya 2 Megapixel.
Ini salah satu contoh hasil jepretan dari Samsung S IV yang saya dapat.
Close up of a Daffodil. Sumber Foto:.techradar.com
Kerennya lagi kamera depan dan belakang bisa aktif bersamaan. Kalau saya potret bunga dengan kamera depan, gambar saya bisa muncul juga secara bersamaan dengan kamera belakang. Jadi dalam satu foto ada foto bunga dan foto saya juga. Wow keren! Contoh tutorialnya coba lihat sendiri disini.
Ini contoh Dual Shot.
Contoh Dual Shot Samsung Galaxy S4. Sumber Foto: techradar.com
Saya baca juga ada fitur Drama Shot. Fitur yang dapat menggabungkan foto dalam satu frame sehingga dapat menjadikan foto terlihat seperti cerita. Fitur ini memungkinkan mengambil gambar sebuah subjek yang bergerak dan menempatkan mereka secara bersama-sama sehingga pengguna dapat melihat detail aksi yang digabungkan mejadi satu foto yang dinamis. Dengan fitur ini nantinya saya bisa dong ya sering membuat drama shot diri saya misalnya dengan bunga-bunga koleksi saya untuk kirim ke keluarga saya di Indonesia,
Kalau saya baca detail fitur-fitur dan spesifikasinya, Samsung Galaxy S IV ini keren dan canggih. Pertanyaannya bisa kah S IV ini menunjang hobi berkebun saya? :D.
Sebagai penutup, mau tanya para sahabat blogger yang sudah memiliki Samsung Galaxy S IV apakah kalian puas dengan fitur-fitur yang diberikan smartphone ini?. Buat yang sedang berpikir membeli smartphone baru seperti saya, apakah kalian tertarik memiliki Samsung Galaxy S4?. Pertanyaan terakhir bagaimana cuaca di tempat kalian? 😉 .