Tag: Tips Berkebun

  • Pupuk dan Nutrisi untuk Tanaman

    Pupuk dan Nutrisi untuk Tanaman

    Pupuk dan Nutrisi untuk Tanaman. Halo sahabat berkebunku, apakah tanaman Anda tidak tumbuh seperti yang Anda harapkan?. Ditunggu-tunggu tidak muncul juga bunganya. Sudah sekian lama kenapa tidak berbuah?. Mungkin Anda seperti saya, pelit memberikan pupuk kimia buat tanamannya?. :mrgreen: Kalau saya pelit karena pupuk kimia mahal, beli pupuk yang murah malah buang-buang duit, karena pupuknya tidak bagus, mungkin kandungan terbesarnya cuma air saja.

    My lovely Flowers. Pupuk dan Nutrisi untuk Tanaman
    My lovely Flowers

    Nah jika pupuk kimia sedang habis, kita bisa berikan yang non kimia. Antara lain, seperti berikut ini:

    Pupuk/Nutrisi Tanaman non Kimia;

    Air Bekas Cuci Beras
    Daripada air beras dibuang begitu saja, saya selalu memanfaatkannya untuk menyiram tanaman. Jangan kena daun ya karena akan membuat bercak putih pada daun. Cukup siramkan langsung pada tanah.

    Tulisan Terkini

    Air cucian beras mengandung Vitamin B1 mempunyai peranan di dalam metabolisme tanaman dalam hal mengkonversikan karbohidrat menjadi energi untuk menggerakkan aktifitas di dalam tanaman, sehingga dengan demikian tanaman yang mengalami stres karena kondisi bare root (pengiriman tanpa media) ataupun dikarenakan pemindahan tanaman ke media baru, segera melakukan aktifitas metabolisme untuk beradaptasi dengan lingkungan ataupun media yang baru. Untuk tanaman yang sudah sehatpun akan menjadi lebih tidak gampang stres.

    Air Teh
    Kalau semalam Anda membuat teh dan lupa meminumnya. Jangan buang teh itu karena sangat bermanfaat. Salah satu manfaatnya dapat menyuburkan tanaman. Caranya cukup dengan menyiramkan bagian akar dan tanah dengan menggunakan air teh basi tersebut.

    Ampas Kopi
    Bila Anda gemar meminum kopi, jangan buang ampasnya. Ampas kopi kaya kandungan Nitrogen, Fosfor dan Potasium (NPK) yang dibutuhkan tanaman. Demikian yang dirilis oleh soil and plant laboratory inc California amerika serikat. Oleh karenanya tebarkan ampas kopi disekitar perakaran tanaman dan sayuran dipot. Kandungan hara diampas kopi terurai pelan-pelan. Sumber majalah trubus edisi 500

    Air Sisa Rebus Telur
    Telur adalah salah satu sumber protein yang sangat penting. Biasa Anda apakan air sisa rebusan telur?. Hampir semua orang pasti membuang air tersebut begitu saja. Ternyata air sisa rebusan telur tersebut dapat di gunakan sebagai pupuk tanaman.

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Sahabat pecinta tanaman, apakah tanaman-tanaman hias Anda sering berdebu? Sudah disiram (disemprot) air, ketika kering malah meninggalkan bercak-bercak putih. Sungguh mengesalkan bukan kalau debu menempel pada tanaman akan merusak keindahan tanaman tersebut.

    Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu. Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih
    Tanaman Hias disiram malah jadi Muncul bercak Putih

    Saya semprot koleksi tanaman-tanaman hias saya dengan air keran, ya mungkin karena terlalu banyak kandungan kapurnya. Setelah kering muncul bercak-bercak putih pada daun-daun tanaman. Tanaman hiasnya jadi tidak cantik lagi kalau begini 🙁 .

    Hey kini saya tahu rahasianya loh. 💡 Gunakan air suling (destilasi) untuk menyemprot daun-daun tanaman kita.

    Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias
    Gunakan Air Destilasi Untuk Menyemprot Tanaman Hias

    Beberapa waktu lalu, saya membaca tips merawat bunga anggrek, si penulis bilang supaya gunakan air kemasan dari supermarket, karena air keran banyak kapurnya. Saya mikir “ah mahal juga air minum dipakai untuk siram tanaman?” lalu saya mikir dan mikir lagi, ah yaa gunakan air suling saja :cool:.

    Saya selalu gunakan air suling untuk setrika pakaian, dan selama hampir dua tahun ini, saya tidak pernah sekalipun membaca etiket pada botol air sulingnya. Ternyata air suling bisa digunakan untuk mengisi air setrikaan, air akuarium dan untuk menyemprot tanaman hias. Ada keteranganya di etiket air sulingnya :wink:.

    1 Botol air suling isi 5 liter harganya 1,99 Euro sekitar Rp.25.500. Kalau ditempat Anda berapa harganya ya?.

    Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum
    Tanaman Hias Spider Plant ku setelah disemprot air destilasi. Segarr. Chlorophytum comosum

    Kini saya happy, tanaman-tanaman hias saya tentu saja juga happy dong ya :mrgreen:.

    Oh ya ada yang bisa kasih tahu saya, bagaiamana membuat air suling sendiri?

     

    Semoga tips Jangan Biarkan Tanaman Hias Berdebu ini berguna buat kamu 🙂 .

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

    Baca juga:

  • 6 Hal yang Membuat saya Frustasi

    6 Hal yang Membuat saya Frustasi

    6 Hal yang Membuat saya Frustasi. Inilah yang membuat saya frustasi:

    1. Tanaman yang dipindah malah mati. Tanamannya sudah dipelihara beberapa bulan, ketika dipindahkan ke pot baru dan dikasih tanah baru plus pupuknya, dalam beberapa hari atau beberapa minggu kemudian mati.
    • Stockrose (Alcea Rosea) Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Hollyhocks. Tanaman ini sudah disayang-sayang, ada 5 benih yang berhasil tumbuh. Pas winter juga dimasukkin rumah supaya bertahan. Awal Februari saya pindah ke pot baru, karena kelihatannya pot lama, media tanahnya sudah tidak bagus lagi. Pot lama berisi 5 tanaman, jadi saya bagi dua. Ada yang tiga dan dua tanaman. Mati semuanya :(.

      6 Hal yang Membuat saya Frustasi. Stockrose (Alcea Rosea) Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Hollyhocks. Foto Kiri Masih Segar umur 6 Bulan. Foto Kanan setelah dipindah ke Pot Baru
      Stockrose (Alcea Rosea) Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Hollyhocks. Foto Kiri Masih Segar umur 6 Bulan. Foto Kanan setelah dipindah ke Pot Baru

     

    • Aloe vera. Aloe Vera dipisahkan dari anak-anaknya pada 12 Des 2012. Kenapa saya pindahkan, karena induknya kepayahan menopang 13 anaknya, posisinya juga sudah miring. Tragis, dalam waktu singkat, satu pot isi anak-anak aloe vera mati semua. Satu pot lagi induknya mati, untung 2 anak masih bertahan hingga kini, saya pisahkan ke pot kecil dulu. Padahal tanahnya sudah saya berikan yang khusus untuk kaktus dan sukulen. Entahlah mungkin cuacanya belum cocok, padahal saya lakukan pemindahan dalam rumah, jadi kan hangat suhunya. Mungkin benar buku yang saya baca, jenis kaktus kalau winter dalam masa tenang alias tidur. Tidur diganggu-ganggu ya marah kali ya 🙁 .

      Nasib Tragis pada Aloe Vera. Hanya Dua Anaknya yang Bertahan
      Nasib Tragis pada Aloe Vera. Hanya Dua Anaknya yang Bertahan

     

    Tulisan Terkini

    • Keduanya jenis sukulen. Yang satu mulai menciut, yang sebelahnya batangnya sudah kering

      Keduanya Termasuk Sukulen. Foto Kiri kenapa Mulai Menciut ya. Foto Kanan sepertinya tamat Riwayatnya
      Keduanya Termasuk Sukulen. Foto Kiri kenapa Mulai Menciut ya. Foto Kanan sepertinya tamat Riwayatnya
    • Rhododendron ku sakit, layu daun. Padahal awal bulan ini pas beli segar bugar. Diskonan loh cuma 1 Euro, normalnya sekitar 6 Euro an. Dari dulu pengen jenis tanaman ini. Pas beli dalam pot plastik, saya pindahkan ke pot baru, media tanah dari yang lama, saya sertakan juga. Mungkin salah pot ya, dari batu jadi dingin sekali potnya. Daun dan ranting-ranting bagian atas saya coba pangkas dan saya pindah kembali ke pot plastik. Terlihat beberapa daun mulai berdiri (segar) kembali, semoga bisa bertahan.

      Rhododendron ku sakit, layu daun. Padahal awal bulan ini pas Beli Segar Bugar. Dipindah Ke pot Baru ya Begini deh
      Rhododendron ku sakit, layu daun. Padahal awal bulan ini pas Beli Segar Bugar. Dipindah Ke pot Baru ya Begini deh
    • Sempervivum termasuk tanaman sukulen. Foto kiri 19 Des 2012, masih segar sekali ya. Nama “Sempervivum” berasal dari bahasa Latin Semper (“selalu”) dan vivus (“hidup”). Sempervivum disebut “selalu hidup” karena tanaman tahunan ini terus hidup di musim dingin dan sangat tahan terhadap kondisi sulit pertumbuhan. Karena media tanah sudah kering sekali, saya pindahkan ke pot baru dengan tanah baru ternyata.. semoga seperti namanya terus hidup ya semper.

      Sempervivum. Known as Liveforever
      Sempervivum. Known as Liveforever
      • Imuttnya Kaktusku. Foto kiri: 3 anak kaktus saya pisahkan tahun lalu. Dipisahkan menjelang musim dingin. Ternyata malah kering dan mati. Ehh induknya menghasilkan lagi anak-anak yang lumayan banyak. Saya akan pisahkan di musim panas saja, supaya aman ;).

        Imuttnya anak.anak Kaktus
        Imuttnya anak.anak Kaktus
      • Kaktus Jangkung. Dulu saya kesal dengan kaktus ini „..ko kamu terima sih ada yang ngasih tanaman menyeramkan seperti ini“ ujarku ke suami kala itu. Duri-duri induk kaktusnya sangat menyeramkan. Anak-anaknya juga menjalar kemana-mana, jadi harus dibuat penopang, (penyangganya). Ternyata di musim dingin, induknya mulai sakit, menghitam, dan mulai kering. Sudah kami coba ganti dengan tanah (pasir) baru. Sedih juga kalau mati kaktusnya hiks, semoga anak-anaknya bertahan hingga musim panas siap untuk dipisahkan.
        Kaktus ini Pemberian Pasien suamiku. Tragis nasibnya
        Kaktus ini Pemberian Pasien suamiku. Tragis nasibnya

        2. Tumbuh tidak seperti yang diharapkan.

        • Narcissus atau dikenal juga sebagai daffodil. Maunya saya tanamannya tegak, jangan letoy gitu, kesannya berantakan. Foto tengah tanamannya saya coba kerangkeng :D, sebelah kanan coba dibagi tiga bagian dan diikat.
        • Allium. Sama seperti Narcissus, harus diberikan penyangga supaya Alliumnya tegak.
          Dua Jenis Allium
          Dua Jenis Allium

          3. Benih tanaman tidak tumbuh-tumbuh. Sudah 2 kali coba selang waktu sebulan. Nanam benih tomat, cabe, cabe rawit, paprika dan benih beberapa macam bunga. Percobaan pertama sama sekali tidak ada yang tumbuh. Coba lagi akhirnya ada 3 yang tumbuh, tapi benih bunga sama sekali tidak tumbuh. Dua hari lalu coba tanam lagi lebih banyak bibit bunganya, semoga tumbuh, kalau tidak ya habis deh benih bunga-bungaku :(.

          Percobaan kedua nih akhirnya ada tiga yang tumbuh benih tomat dan cabe bulat
          Percobaan kedua nih akhirnya ada tiga yang tumbuh benih tomat dan cabe bulat

          4. Umbi tanaman (bunganya) bermasalah. Kalau tanaman atau bunga pertumbuhannya aneh, seperti ujung daunnya mengering atau agak layu. Nah patut dicurigai, coba bongkar, siapa tahu umbinya agak busuk atau berjamur seperti Allium milik saya. Kalau berjamur, bersihkan. Usap saja, singkirkan jamurnya dan tanam kembali, berikan tanah yang baru. Sepertinya saya memberikan terlalu banyak air, jadi umbinya lembab dan berjamur.

          Umbi Allium ku Bermasalah
          Umbi Allium ku Bermasalah

    5. Kapan berbunga nyaaa???

        • Weihnachtskaktus atau Christmas Cactus. Genus Schlumbergera adalah genus kecil kaktus dengan enam spesies yang ditemukan di pegunungan pesisir selatan-timur laut Brasil. Tanaman tumbuh di pohon atau batu di habitat yang umumnya teduh dengan kelembaban yang tinggi. Sebagian besar spesies Schlumbergera memiliki batang yang menyerupai daun-seperti bantalan bergabung satu dengan yang lain dan bunga yang muncul dari areoles di sendi. Sudah diganti tanahnya, tidak sering disiram sesuai pentunjuk perawatannya, namun hingga sekarang tidak muncul bunganya.

          My Christmas Cactus or Thanksgiving Cactus where is your flower
          My Christmas Cactus or Thanksgiving Cactus where is your flower
        • Kalanchoe. Tanaman ini termasuk sukulen, jadi tidak boleh terlalu banyak disiram. Saya beli Mei 2012. Cantik ya warna pinknya. Bunganya bertahan lama loh sampai 3 bulan. Nah tanaman ini bisa diperbanyak dari daun-daunnya, tinggal dipotong dan ditancamkan ketanah, kalau mulai muncul cabang-cabangnya bisa juga dipotong dan ditanam. Dari bagian yang dipotong akan tumbuh lagi cabang baru. Dari satu induk yang kecil imut-imut, saya sudah punya 16 anak-anak Kalanchoe. Sayang belum muncul bunganya.
        • Anggrek Phalaenopsis. Tahun lalu sekitar bulan Oktober 2012 saya mendapat dua tanaman anggrek dari teman saya Ni Luh. Waktu diberikan belum muncul bunganya. Hingga kini milik belum muncul juga bunganya. Sedangkan milik Iluh anggreknya sudah berbunga, milik mama mertua saya anggreknya juga sudah berbunga. Anggrek semua orang sudah berbunga, hanya milik saya yang belum :(. Semoga setelah dipupuk satu bulan belakang ini akan berbunga. Foto kanan, anggrek yang besar sudah ada anaknya, dan sudah saya pisahkan. Eh sepertinya muncul bakal anak lagi. Haduuuhhh beranak terus kapan berbunganya??? :(. Beberapa kali ke supermarket khusus tanaman, naksir lihat anggrek warna biru, cantik sekali!, sayang saya tidak naksir harganya sekitar 30 Euro dirupiahkan Rp.375.000 semoga anggrek milik saya warna biru ngarep.com hehehe.

    6. Cuaca yang tidak bersahabat. Yang terakhir nih yang membuat saya frustasi atau kesal, cuaca yang tidak bersahabat. Seminggu kemarin setiap hari sudah hangat suhunya, hingga 19 derajat celcius. Matahari bersinar cerah. Sayapun membeli beberapa jenis tanaman, dan sudah taruh diluar rumah. Ternyata salju turun lagi :(. Daripada tanaman-tanamanku tamat riwayatnya, jadi saya masukin rumah dulu. Semoga saljunya tidak lama ya, kan sudah masuk bulan Maret harusnya sudah musim semi dong!.

    Walaupun terkadang saya frustasi akan banyak hal diatas yang saya jabarkan panjang lebar, biasanya tidak lama ko. Dalam beberapa hari kemudian kangen lagi berkebun. Biasanya di waktu jeda tersebut saya akan melakukan aktifitas lain seperti nonton tv berjam-jam, bikin-bikin kue, jalan-jalan ke beberapa supermarket khusus tanaman, membaca majalah-majalah berkebun dan tentunya internetan.

    Seorang gardener sejati pasti punya cara untuk tidak berputus atas menghadapi semua masalah yang terjadi pada tanaman-tanamannya, pasti punya cara untuk mencari penyelesaiannya termasuk punya cara untuk menghibur diri sendiri ;).

    Nah sahabat blogger apa punya cerita menarik juga mengenai suka duka berkebun? Bagaimana cara kalian mengatasi frustasi atau jenuh dalam bercocok tanam, share di kolom komentar ya ;).

    Happy gardening!.

     

    Frustasiku tahun 2012 disini ya

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

  • Berkebun di Musim Dingin

    Berkebun di Musim Dingin

    Berkebun di Musim Dingin. Semua kerjaan rumah tangga sudah beres saya kerjakan, mulai memasak, cuci, nyetrika, bersih-bersih rumah sudah saya selesaikan semuanya. Nonton tv bosan, lagipula acara-acara favorit sudah saya setting untuk direkam, jadi kapan pengen bisa nonton deh. Internetan? juga lagi bosan, baca buku lebih bosan lagi, trus ngapain dong?.

    Berkebun aja yukk!. Berhubung diluar dingin, kalau suhunya lagi minus mana bisa lama-lama diluar bbbrrrr, nah mari berkebun dalam rumah :-).

    Berkebun di Musim Dingin. Rak Bungaku dihiasi Aneka Tanaman. Tanaman-tanaman Tersebut adalah Tanaman yang Khusus Harus di Taruh Dalam Rumah. Bahasa Kerennya House Plant
    Rak Bungaku dihiasi Aneka Tanaman. Tanaman-tanaman Tersebut adalah Tanaman yang Khusus Harus di Taruh Dalam Rumah. Bahasa Kerennya House Plant

    Satu hal yang saya syukuri dari pindahan ke kontrakan baru, ada satu kamar tambahan, dan dikamar ini saya taruh rak bunga. Pas diatas rak bunga ada kaca jendela yang besar. Saya bilang suami tercinta, kamar ini jadi green house buat hobi saya ya! ;-).

    Semua Peralatan Berkebun Sudah disiapkan, Tanaman yang akan di Ganti tanahnya juga sudah di Siapkan
    Semua Peralatan Berkebun Sudah disiapkan, Tanaman yang akan di Ganti tanahnya juga sudah di Siapkan

    Sebenarnya kalau musim dingin tanaman tidak boleh diganggu-ganggu alias di bongkar-bongkar, karena contohnya kaktus ketika musim dingin lagi masanya tidur. Tapi saya cuma pindahkan satu kaktus ko karena potnya saya mau pakai untuk tanaman lain.

    Ketika Musim Dingin jam 4 Sore mulai remang-remang, jam setengah 5 Sudah Gelap, jadi Gunakan Lampu untuk berkebun
    Ketika Musim Dingin jam 4 Sore mulai remang-remang, jam setengah 5 Sudah Gelap, jadi Gunakan Lampu untuk berkebun

    Ini juga kalau tidak terpaksa, tidak akan saya bongkar-bongkar tanaman. Jadi ada tanaman-tanaman yang kekeringan, ada yang kebanyakan air (lembab) padahal harusnya kering. Ada yang sudah beranak pinak dan hampir rubuh, ada pot nganggur, ada batu hias nganggur, jadi mari berkebun ;-).

    Aloe Vera (Lidah Buaya)

    Saya beli tanaman ini bulan Mei tahun ini. Saya beli karena niatnya pengen pakai untuk penyubur rambut, dan konon bisa mengatasi rambut rontok. Harganya ketika itu 3 Euro an. Ternyata cuma saya pakai beberapa kali, alasannya ribet, harus dibuka kulitnya, di kerok trus olesin ke rambut, didiamkan beberapa menit, trus keramas. Kalau lagi rajin, ya nanti saya lakukan lagi deh.

    Foto Kiri Aloe Vera Beli 20.05.2012. Foto Kanan 14.09.2012 Mulai banyak Anaknya
    Foto Kiri Aloe Vera Beli 20.05.2012. Foto Kanan 14.09.2012 Mulai banyak Anaknya

    Selain sebagai penyubur rambut, menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker dan penderita HIV/AIDS. (sumber: Wikipedia.org)

    Aloe Vera atau Lidah Buaya Siap Dipisahkan dari Anakannya
    Aloe Vera atau Lidah Buaya Siap Dipisahkan dari Anakannya

    Dibulan desember ini Aloe Vera milik saya sudah banyak anaknya, ada 13 buah. Tanaman ini hampir rubuh karena menopang anak-anaknya. Aloe Vera termasuk spesies Succulent, jadi tidak boleh banyak disiram, dia suka lingkungan kering. Apa sih Succulent? Jelasnya klik disini. Intinya tanaman ini bisa menyimpan air didalam tubuhnya, dan suka media kering. Karena musim dingin, maka Aloe Vera harus di taruh didalam rumah.

    Untuk tanahnya yang sudah ada pupuk juga, saya gunakan merek Compo Sana Compo Cactea. Tanah (pupuk) ini khusus untuk kaktus dan Succulent. Isinya lebih dominan pasir dan sudah bercampur pupuk. Merek Compo Sana ini sih memang mahal tapi kualitasnya bagus dan tidak diragunakan.

    Kemasan 5 liter harganya sekitar 5 Euro an. Mikir ulang buat beli hehehe. Nah begitu ada diskonan di supermarket langsung borong 5 kemasan, wong satunya cuma 79 cent. Suami dan saya saat itu sempat heran-heran ko diskon nya gede amat ya, kelebihan stok kali supermarketnya 😛 .

    Proses Memisahkan Aloe Vera
    Proses Memisahkan Aloe Vera

    Anak-anak Aloe Vera saya pisahkan hati-hati dari induknya. Pot yang sudah berisi tanah sudah saya siapkan terlebih dahulu. Bagian akar anakan Aloe Vera saya oleskan air dan taburin (totol-totolkan) serbuk kayumanis. Kayu manis berguna sebagai pengganti rooting hormone dan juga membunuh jamur dan bakteri.

    Setelah aloe Vera saya pisahkan, pot induk Alove Vera kan masih ada bagian yang kosong maka saya hias dengan Pinecones. Waktu di kontrakan lama, ada jenis pohon cemara disamping rumah, dan seringkali biji-biji Pinecones berjatuhan, saya pungutin deh, terkumpul 2 plastik besar, lumayan buat dekor-dekor gratisan daripada beli Pinecones di supermarket toh :D.

    Menghias Pot Aloe Vera dengan Pinecones
    Menghias Pot Aloe Vera dengan Pinecones

    Yang mau tahu detail Pinecones klik disini, yang mau lihat pohonnya pernah saya posting klik disini.

    Potnya Aloe Vera saya lingkari dengan pita merah ada hiasan-hiasan bling-blig warna emas, ya pokoknya bernuansa Natal :).

    Video Memisahkan Aloe Vera

     

    Biasanya saya cari ide untuk berkebun dan hias menghias tanaman atau pot-pot dari Pinterest. Mau tahu yang saya sukai di pinterest klik disini.

    Sahabat blogger saya mau tanya nih, kalau cuaca sedang tidak bagus, misal musim hujan, biasanya kegiatan apa yang kalian lakukan?.

    Tulisan lain mengenai berkebun klik my garden

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Memisahkan Bromelia Guzmania

    Memisahkan Bromelia Guzmania

    Memisahkan Bromelia Guzmania. Dari dahulu saya ingin sekali membeli bunga Bromelia Guszmania, cuma harganya belum pas di kantong, paling murah 7 Euro an itu juga yang kecil dan tidak terlalu bagus, maka saya selalu urungkan niat untuk membelinya.

    Akhir Oktober lalu ke garden center Obi di Heilbronn untuk membeli kardus-kardus untuk pindahan rumah, kemudian mampir ke bagian tanaman eh pas ada diskonan Bromelia, saya ambil satu pot, trus suami tercinta ambil satu lagi, katanya “mumpung diskon beli dua saja”. Senangnya!!! tidak tanggung-tanggung harganya hanya 1 Euro/pot 😎 .

    Memisahkan Bromelia Guzmania
    Dua Jenis Bunga Bromelia Guzmania

    Begitu tiba dirumah, saya satukan keduanya di pot yang agak besar. Tanaman ini tanaman tropis jadi tidak membutuhkan banyak air, cukup disiram seminggu sekali ;-).

    Dua Bromelia Guzmania yang saya punya adalah:

    • Guzmania Tutti Frutti (T12 Orange)
    • Guzmania Diana (Kuning)
    Bromelia Guzmania Siap di Pisahkan
    Bromelia Guzmania Siap di Pisahkan

    Setelah membaca tulisan Kamera Ungu saya jadi sedikit mengetahui mengenai tanaman ini. Akhirnya saya mempunyai waktu untuk memisahkan anakannya. Horeee ada 3 anakan Bromelia.

    Bromelia Guzmania Orange sudah dipisahkan Anaknya
    Bromelia Guzmania Orange sudah dipisahkan Anaknya

    Tips perawatan Bromelia:

    • Letakkan Bromelia di tempat terang, namun jangan sampai kena sinar matahari langsung.
    • Siram (beri air) tepat ke tengah tanaman. Bisa disiram dengan air keran, namun air hujan lebih bagus lagi untuk Bromelia.
    • Jaga supaya tanah lembab, tapi jangan sampai basah. Tidak perlu diberi pupuk berlebihan, cukup sebulan sekali atau lebih.
    • Bromelia adalah tanaman tropis, jadi buat kamu yang tinggal di negara musim dingin, maka letakkan Bromelia didalam rumah. Bromelia suka suhu 15-25 derajat C.
    • Bromelia hanya satu kali berbunga lalu mati.
    • Bromelia mu hampir mati, jangan kuatir, coba cek sekelilingnya siapa tahu kamu beruntung mendapatkan anakannya ;-).
    • Kalau ada anakannya dan ukurannya sudah agak besar, segera dipisahkan.
    • Saya pisahkan anakannya, lalu bagian akarnya saya oleskan air dan beri sedikit serbuk kayumanis. Kayu manis berguna sebagai pengganti rooting hormone dan juga membunuh jamur dan bakteri
    Anakan Bromelia Guzmania Orange (Tutti Frutti) Sudah di taruh di Pot Terpisah
    Anakan Bromelia Guzmania Orange (Tutti Frutti) Sudah di taruh di Pot Terpisah
    Bromelia Guzmania
    Karena masih Satu maka Anakan Bromelia Guzmania Diana (Kuning) disatukan saja dengan Induk tanamannya

    Video Memisahkan Bunga Bromelia Guzmania

    Informasi lainnya mengenai Bromelia klik www.bromelia.info

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

  • Padatnya Kebun Tomatku

    Padatnya Kebun Tomatku

    Padatnya Kebun Tomatku. Pada kesempatan ini, saya ingin cerita mengenai bermacam-macam pohon tomat yang saya punya. Buat yang suka tanaman, boleh menyimak cerita saya :mrgreen: .

    1. Tomat Cerry
    Penghujung Juli 2011 saya beli pohon tomat Cerry. Saat itu pohon tomatnya berbuah sangat lebat. Nah masuk musim dingin, mulai deh kedinginan kali ya, trus kena penyakit (terkena serangan serangga putih dan layu daun) lama-lama rontok daunnya. Sebelum tamat riwayatnya, saya pernah ambil beberapa buah terbaik, untuk disimpan bijinya, jadi bisa tanam lagi tahun berikutnya

    Video Induk Tomat Cerry 2011

    Padatnya Kebun Tomatku. Induk Tomat Cerry Juli 2011
    Induk Tomat Cerry Juli 2011

     

    Tulisan Terkini

    Bulan November 2011 hingga Januari 2012, saya coba menanam bibit tomat Cerry yang saya peroleh dari induknya. Sempat numbuh beberapa pohon, namun tidak bertahan lama, ya mungkin karena masih dingin, dan pohonnya juga selalu saya pelihara didalam rumah, karena tidak mendapat cahaya matahari langsung, jadi pohonnya tidak tumbuh dengan baik. Masuk musim semi, akhir Februari 2012 mulai tanam lagi, berusaha terus dan terus :D.

    Induk Tomat Cerry Juli 2011
    Tomat Cerry 2 Nov 2011

    Cuaca makin hangat hingga masuk musim panas, pohon tomatku tumbuh dengan suburnya. Kalau musim panas harus sering disiram, dan pada saat panas-panasnya hingga 35 an derajat celcius, pohon tomatnya saya letakkan dibalik pohon cemara, jadi terlindung dari sinar matahari.

    Dibawah ini Tomat Cerry tahun 2012 yang saya tanam dari biji tomat tahun 2011.

    Tomat Cherry, Cherry Tomatoes, Zwerg Tomaten 2012
    Tomat Cherry, Cherry Tomatoes, Zwerg Tomaten 2012

    Pohon tomat cerry ini pendek dan tidak menjalar alias ranting-rantingnya pendek, cocok ditanam di pot.

    Video Tomat Cerry 2012

    2. Tomat Koktail

    Saya beli pohonnya di supermarket khusus tanaman. Ketika itu pohonnya masih kecil, kira-kira 20 cm, harganya sekitar 1 sampai 3 Euro (saya lupa tepatnya). Pohonnya belum berbunga, jadi harganya masih murah. Saya tidak menyangka, pohonnya semakin menjulang tingi dan tinggi. Awalnya saya gunakan spiral penyangga ukuran 1,5 meter, ternyata pohonnya semakin tinggi, jadi saya beli lagi penyangga yang ukuran 2 meter. Karena mau menghambat pertumbuhannya, saya potong ujung pangkalnya, karena sudah melebihi tinggi badan saya, kuatir sudah mengurusnya hehehe

    Buah-buah dari satu pohon tomat 15 Juli 2012
    Buah-buah dari satu pohon tomat 15 Juli 2012

    Pohon Tomat Koktail ini tumbuh dengan suburnya dan berbuah sangat lebat.

    Cocktail Tomat Awal hingga akhir Agustus 2012
    Cocktail Tomat Awal hingga akhir Agustus 2012

    Sejauh ini, saya sudah 4 kali panen tomat Cerry dan tomat koktail. Saya panen sesuai kebutuhan, artinya kalau saya lagi pengen sekali bikin sambal, baru saya petik buah-buah tomatnya. Kadang saya gunakan juga sebagai campuran untuk omelet.

    Sungguh Menyenangkan Panen Tomat dari Kebun Sendiri. 27 Agustus 2012

     

    Panen Cherry dan Koktail Tomat

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Wadah Bekas Sebagai Pot

    Wadah Bekas Sebagai Pot

    Wadah Bekas Sebagai Pot. Tidak seperti di Indonesia, kalau beli telur wadahnya kantong plastik kan?, nah di Jerman selalu menggunakan wadah seperti gambar dibawah ini:

    Wadah Bekas Sebagai Pot
    Wadah (Bekas) Telur (Foto: dok. pribadi)

    Wadah telurnya saya manfaatkan sebagai pot untuk menanam peterseli (seperti seledri). Tidak perlu kuatir dengan wadah ini, karena ramah lingkungan, terbuat dari bahan untuk membuat kertas (dus).

    Pemanfaatan Wadah (Bekas) Telur (Foto: dok. pribadi)
    Pemanfaatan Wadah (Bekas) Telur (Foto: dok. pribadi)

    Ada kaleng bekas makanan juga, cuci bersih, beri lubang dibawah kalengnya, kemudian gunakan deh sebagai pot ;-).

    Sebelah Kiri Kaleng Bekas Makanan (Foto: dok. pribadi)

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

    Baca juga:

  • Pemanfaatan Botol Wine di Kebun

    Pemanfaatan Botol Wine di Kebun

    Pemanfaatan Botol Wine di Kebun. Sejak bulan lalu, saya join salah satu media social yang namanya pinterest. Setiap hari saya hanya tertarik melihat kategori “Gardening” silakan klik disini

    Pemanfaatan Botol Wine di Kebun
    Pemanfaatan Botol Beling Bekas. Great use of wine bottles

    Foto-foto yang ter-upload setiap harinya sangat beragam, menarik, penuh warna, kreasi bahkan banyak sekali ide-ide yang bisa kita terapkan di taman atau kebun kita sendiri.

    Kali ini saya ingin mengulas mengenai pemanfaatan botol (beling) bekas wine. Saya tertarik mengulasnya diblog saya ini, karena baru-baru ini saya melihat di pinterest bahwa botol beling bisa digunakan sebagai “self watering” tanaman. Di youtube banyak di ulas juga sih mengenai “self watering tanaman”, namun untuk botol beling ya baru sekali ini saya lihat.

    Kenapa menggunakan botol wine? Ya karena sebagian besar negara-negara Eropa atau negara yang mempunyai musim dingin, pasti banyak mengkonsumsi wine. Biasanya setelah wine habis dikonsumsi ya dibuang ke tempat pembuangan khusus.

    Pertama stiker botol belingnya kita buang dulu. Caranya?

    • Siapkan ember atau wadah berisi air sabun
    • Masukkan botol wine (beling) kedalam ember
    • Diamkan 30 menit hingga satu jam
    • Lepaskan stiker yang tertempel atau gunakan sikat sambil sesekali dicelupkan kedalam air

    Setelah botol bersih dari stiker yang menempel maka botol bisa segera kita gunakan untuk „self watering tanaman“, oh ya jangan lupa bersihkan juga bagian dalam botol dari sisa-sisa isi botol.

    Self Watering botol bekas wine sebagai berikut:

    • Isi penuh botol dengan air keran atau air untuk menyiram tanaman
    • Lalu tanjapkan ujung mulut botolnya kedalam tanah dimana „self watering“ kita inginkan
    • Awalnya saya pikir, air pasti akan langsung keluar semua, ternyata tidak loh! Air hanya akan keluar sedikit demi sedikit membasahi tanah dibagian tengah. Karena saya kuatir air akan langsung keluar, saya masukkan beberapa helai jerami keujung mulut botol.
    • Sampai hari ke empat, air keluar sedikit demi sedikit sesuai dengan tingkat kekeringan tanah si tanaman.

    Berhubung botol-botol wine sudah dibuang semua, saat ini baru punya dua botol, maka saya praktekkan pada dua pot yang ada pohon ketimun. Oh ya semua botol beling bisa dicoba dimanfaatkan untuk „self watering“ ini.

    (Foto: dok. pribadi)

    Persiapan Melepaskan Stiker Botol. Pemanfaatan Botol Wine di Kebun
    Persiapan Melepaskan Stiker Botol

     

    Persiapan Melepaskan Stiker Botol
    Botol Telah bersih dari Stiker
    Self watering tanaman. Botol Mulai diletakkan 8 Juni 2012
    Botol Mulai diletakkan 8 Juni 2012

     

    self watering tanaman. Hari Pertama air semakin berkurang 9 Juni 2012
    Hari Pertama air semakin berkurang 9 Juni 2012
    Pemanfaatan Botol untuk Hobi berkebun. Air dibotol Pada Hari ke empat 12 Juni 2012
    Air dibotol Pada Hari ke empat 12 Juni 2012

     

    Pemanfaatan Botol untuk Hobi berkebun
    Saya Letakkan Botol Self Watering lain Pada Pohon Ketimun satunya

     

    Pemanfaatan Botol untuk Hobi berkebun
    Satu buah Ketimun Siap di Panen 🙂

    Selamat Mencoba! ;-).

    Kalau Anda tertarik melihat apa saja yang saya sukai di pinterest silakan klik disini

    Baca juga:

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

error: Content is protected !!