Posisi Tidur Terbaik Ibu Hamil

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Posisi Tidur Terbaik Ibu Hamil. Saya punya banyak hal seputar kehamilan yang ingin saya diceritakan, namun apa daya saya tidak punya waktu berjam-jam untuk duduk di depan komputer, jadi ya pengalaman mengendap saja di kepala hihi.

Nah kali ini mumpung saya ingat, saya ingin berbagi pengalaman mengenai posisi tidur (malam hari) ternyaman saat kehamilan. Pengalaman antara ibu-ibu hamil lainnya tentu saja akan saling berbeda ya 😉 .

Posisi Tidur Terbaik Ibu Hamil.  Bantal tidur foto bagian atas enak sekali ya, sepertinya nyamann. Sumber foto pregnancyweekbyweekcalendar.info

Posisi tidur ibu hamil. Bantal tidur foto bagian atas enak sekali ya, sepertinya nyamann. Sumber foto pregnancyweekbyweekcalendar.info

Trimester 1: posisi tidur paling nyaman adalah miring ke kanan, kalau miring ke kiri payudara (PD) terasa sakit sekali karena tertekan. Pada Trimester 1 ini sama sekali tidak bisa miring ke kiri, jadi Frank selalu lihat punggung saya saja hahaha. Tidur malam selalu nyenyak, ada saat-saat dimana saya menggerang „nyeri“ itu kalau tanpa sadar saya miring ke kiri, jadi muter kembali deh ke kianan.

Pada Trimester I, saya sering sekali merasa ngantuk luar biasa, apalagi setelah makan (berat) siang dan sore hari, rasa kantuk tidak tertahankan. Kalau sedang tidak ada yang dikerjakan ya tidur siang 1-2 jam, kalau lagi banyak kerjaan, di tunda-tunda tidurnya malah jadi segar kembali 😀 .

Trimester 2: sama seperti pada trisemester 1 posisi tidur paling nyaman tetap miring ke kanan.
Akhir trimester 2 posisi tidur ke kiri, PD sudah tidak sakit lagi.

Trisemester 3: terkadang saya mulai merasa enak kalau miring ke kiri, namun miring ke kanan tetap jadi pilihan utama saya. Pada saat usia kehamilan 16-22 minggu, dimana ibu hamil mulai merasakan tendangan bayi, nah kalau pengalaman saya: ketika miring ke kiri, si bayi seperti merasa tidak suka posisi ini, jadi terasa sekali “gerakan bayi” atau “tendangan bayi” selama beberapa saat, membuat saya terjaga dari tidur.

Mungkin kalau bayiku bisa bicara dia akan bilang: “miring ke kanan donggg makk, tidak enak nih” hahaha :mrgreen: . Nah setelah saya miring ke kanan, baru gerakan bayinya mereda dan saya bisa kembali tidur nyenyak.

Pada Trisemester 1 dan pertengahan Trisemester 2 saya masih bisa miring ke kanan atau ke kiri seorang diri (tanpa bantuan). Pada akhir semester 2 dan hingga trisemester 3, saya sangat butuh bantuan suami untuk memiringkan posisi tidur saya. Kalau tidak dibantu saya akan “menggerang” susah mutar (memiringkan) badan. Kalau erangan saya kuat ya si Frank bangun, dan bantuin saya hihi.

Kalau mau ke kanan, Frank akan dorong pelan-pelan punggung saya, kalau mau miring ke kiri, lengan saya akan ditarik pelan-pelan. Ketika posisi tidur saya sudah nyaman saya bilang „terima kasih“ lalu kami tidur nyenyak lagi hehe. Putar-putar posisi tidur tidak hanya satu kali dalam semalam loh, kadang bisa 4-5 kali bahkan lebih ngerepoting dan nganggu pasangan tidur yaa 🙄 Frank sama sekali tidak pernah komplain atau marah, pokoknya baik bangettt dah dia 🙂 .

Terkadang (kalau ingat) saya baca-baca forum The Urban Mama (TUM), banyak sekali pengalaman berharga para bumil di forum tersebut. Saya hanya member pasif saja. Nah di forum tersebut ternyata banyak para bumil yang bilang posisi tidur ternyaman adalah miring ke kiri, saya malah sebaliknya.

Dari website babycenter.com mengatakan:

• Posisi tidur miring ke sebelah kiri sangat dianjurkan karena memberikan manfaat bagi bayi, akan meningkatkan aliran darah yang membawa nutrisi yang maksimal ke plasenta.
• Membantu ginjal secara efisien menghilangkan produk-produk racun (limbah) dari tubuh, sehingga mengurangi pembengkakan di pergelangan kaki, kaki, dan tangan.
Hindari posisi tidur telentang (apalagi kalau perut sudah besar), karena: tidur dengan posisi telentang akan membuat rahim menekan tulang belakang, otot punggung, usus dan pembuluh darah utama. Hal ini akan menyebabkan sakit punggung, wasir dan mengganggu sirkulasi darah ke janin. Ibu hamil akan juga merasakan pusing, tekanan darah rendah, mendengkur, peningkatan berat badan, dan bisa menyebabkan gangguan henti nafas (sleep apnea).

Namun ada juga beberapa website pregnancy yang mengatakan tidak masalah miring ke kanan atau ke kiri yang penting nyaman buat si ibu hamil.

Oh iya memeluk guling juga membuat tidur saya tambah nyaman 🙂 .

Begitulah pengalaman saya mengenai posisi tidur, bagaimana pengalaman ibu hamil lainnya? Baca juga dibagian komentar pembaca ya  😉 .

 

Baca juga: Rangkuman Pengalaman Kehamilan Trimester 1 sampai 3

Advertisements

73 Comments

  1. mamipapa
  2. MS
  3. Evi
  4. Gita
      • Cut Isyana
  5. netty
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: