Perkembangan Bibit Tulipku

loading...

Perkembangan Bibit Tulipku. Awal September tahun lalu, saya mulai menanam bibit bunga musim semi klik disini. Ditulisan ini saya akan memperlihatkan bagaimana tanaman saya setelah 3,5 bulan. Belum ada yang mekar sih, yang paling kelihatan pertumbuhannnya baru bunga Narcissus.

Karena banyaknya koleksi tanaman bunga musim semi saya, jadi tulisan saya bagi dalam dua judul atau tiga atau empat judl ahh kita lihat saja nanti 😉 .

Berbagai Macam Tulip

Lewat pertengahan tahun 2012 baru saya tahu (agak pintar) mengenai penanaman tulip. Itu setelah saya rajin browsing sana sini, termasuk join Pinterest. Dulu ya sampai musim panas saya tungguin ko tidak keluar-keluar bunga tulipnya (mekar). Ah betapa bodohnya saya, tulip tuh sukanya di tempat sejuk :).

Perkembangan Bibit Tulipku. Macam-macam Tulip, Kuning, merah, Hitam dan Pink. Semuanya umur 3,5 bulan. Harus Sabar Tunggu Besar. (Foto: dok. pribadi)
Macam-macam Tulip, Kuning, merah, Hitam dan Pink. Semuanya umur 3,5 bulan. Harus Sabar Tunggu Besar. (Foto: dok. pribadi)

Pada foto diatas ada 4 macam tulip :
Tulip Cape Code (foto kiri atas), kalau cari di google warnanya kuning. Bibitnya saya beli 2 tahun lalu waktu saya belum mengerti cara menanam tulip. Tahun ini saya perlakukan seperti yang tulip ini sukai, adem!.
Tulip Merah (foto kanan atas), foto yang ada etiket kuning, saya tidak tahu nama tulipnya, itu tumbuh sendiri di taman kontrakan lama saya, begitu selesai berbunga saya gali lokasi tumbuhnya, pengen dapat bibitnya dong untuk tanam tahun berikutnya karena bunganya besar bagus deh. Saya pernah cerita mengenai tulip tersebut klik disini . Sebelah kanannya itu tulip beli di supermarket, ketika beli bunganya sudah mekar dan kelopaknya merah merekah besar. Selesai berbunga saya bersihkan pangkalnya dan umbinya saya simpan, nah musim gugur lalu tanam lagi klik disini . Saya tidak sabar lihat besarnya nanti.

Queen of Night Tulip (foto kiri bawah), bibitnya beli musim gugur lalu. Kalau lihat dari kemasan bibitnya nantinya warnanya hitam. Saya tidak sabar juga lihatnya karena belum pernah lihat langsung tulip hitam.
Tulip Gefüllte Späte (foto kanan bawah), bibitnya beli ketika musim gugur. Nantinya berwarna pink seperti terlihat pada etiketnya.

Tulip REWE
Berhubung belinya di supermarket REWE; jadi saya namakan begitu :D.

3 Macam Tulip beli dari Supermarket. Tulip ini Saya Tanam Bulan Oktober jadi Baru Umur 3 Bulan
3 Macam Tulip beli dari Supermarket. Tulip ini Saya Tanam Bulan Oktober jadi Baru Umur 3 Bulan

Isi potnya : Tulip Darwin Hybrid dua macam warna dan tulip triumph yang satu macam warna campuran, yang lainnya warna merah.

Tulip Volendam

Pertama kali beli bibit tulip di Volendam Belanda, lah isinya ko malah busuk semua klik disini Padahal kemasan bibitnya bagus sekali dan sangat meyakinkan klik disini. Jadi pelajaran buat saya, kalau beli bibit tulip lagi, jangan beli dalam kemasan yang kita tidak bisa lihat keadaan bibitnya.

Yang menggembirakan, dari bibit-bibit yang busuk tersebut ternyata masih bisa selamatkan anak-anak tulipnya. Ya walaupun kecil-kecil dan imut-imut paling tidak saya masih dapat sisa-sisanya, anak-anaknya saya cuci bersih dan tanam dalam pot agak besar, saya satukan semua anak-anaknya.

Tulip Beli dari Volendam Belanda. Warna Biru, Hitam dan Pink. Tanaman ini Usia 3,5 Bulan
Tulip Beli dari Volendam Belanda. Warna Biru, Hitam dan Pink. Tanaman ini Usia 3,5 Bulan

Ternyata setelah diperlakukan sebagaimana mestinya bibit tulip, anak-anak tulipnya tumbuh euy! Senangnya!. Saya tidak sabaran lihat tulip biru, hitam dan pink untuk pertama kalinya. Ya tidak tahu juga sih apa akan keluar bunganya tahun ini, mengingat anak-anak tulipnya masih kecil-kecil sekali, jadi kita lihat saja nanti ;-).

Tulip Yokohama & Schneeglanz

Ada beberapa tulip yang saya campur penanamannya dengan bibit bunga lain, mau lihat hasil kombinasinya pas mekar nanti.

Tulip Yokohama & Schneeglanz
Tulip Yokohama & Schneeglanz

Kalau lihat dari kemasannya tulip Yokohama berwarna kuning, sedangkan Schneeglanz adalah bunga musim semi yang berwarna ungu.

Bunga Campur Sari

Campur sari, semua tumplek jadi satu disini. Foto kiri Oktober 2012 sebelah kanan 12 Januari 2013. Lihat foto kanan ternyata ada nyempil bunga krokus yang warna ungu muda sudah mekar. Selamat datang musim semi, ehh tapi ko masih salju ya :D.

Bunga Campur Sari ada tulip Kuning, Freesien, Hyanzint dan Bunga Iris
Bunga Campur Sari ada tulip Kuning, Freesien, Hyanzint dan Bunga Iris

Video Tanaman Tulip Usia 3,5 Bulan

“A tulip doesn’t strive to impress anyone. It doesn’t
struggle to be different than a rose. It doesn’t have to. It is
different. And there’s room in the garden for every flower.
You didn’t have to struggle to make your face different
than anyone else’s on earth. It just is. You are unique
because you were created that way. Look at little children
in kindergarten. They’re all different without trying to be.
As long as they’re unselfconsciously being themselves,
they can’t help but shine. It’s only later, when children are
taught to compete, to strive to be better than others, that
their natural light becomes distorted.”
– Marianne Williamson-

 

Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

 

Baca juga: Kumpulan Postinganku Bunga tulip yang Indah

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

75 thoughts on “Perkembangan Bibit Tulipku

  • January 31, 2017 at 4:38 am
    Permalink

    Mbak nanemnya dimana? Daerah sejuk?

  • February 25, 2013 at 9:20 am
    Permalink

    2 bulan yang lalu aku dapat bibit tulip, dan ternyata di indonesia terutama daerahku bisa kok nanam bunga tulip

    • February 25, 2013 at 1:22 pm
      Permalink

      Hai Lea, ya kalau mengerti cara nanam tumbuh ko. Ada yang dari Jakarta juga kasih tau tulip dia lagi mekar. Btw tulipmu warna apa?

    • February 1, 2013 at 8:13 pm
      Permalink

      Ichsan sudah sering berkomentar, karena sekarang punya blog maka saya masukkan ke daftar.
      Oh ya kamu adalah follower saya tepat ke 500 tadi saya dapat pemberitahuannya dari wordpress :).

  • January 30, 2013 at 4:15 am
    Permalink

    Whooaaa kak, kayaknya baru kemarin kita ngomongin tulips eh skr udah mau nanam aja.
    Pengen liat hasilnya! Aku pengen lihat tulip biru 🙂

    • January 30, 2013 at 4:46 pm
      Permalink

      Sudah sejak September tahun lalu nanamnya :D. Mungkin 2-3 bulan lagi muncul bunganya :).

  • January 23, 2013 at 3:40 pm
    Permalink

    Wah bagus banget bunganya… kalo di Indonesia tumbuh ga ya bunga tulip?

  • January 23, 2013 at 7:55 am
    Permalink

    suka sama kutipan dari Marianne Williamson-nya 🙂
    tulip itu tampak tangguh dengan kecantikannya. cantik tapi tangguh *perpaduan kata yang sepertinya kurang pas ya. cantik, tangguh. 😀
    wah…jd pengen nanem tulip… 8)

    • January 23, 2013 at 9:30 am
      Permalink

      Cantik dan tangguh, kalau menurut saya malah pas, kalau cantik pasti ya, tangguh adalah karena tulip tahan cuaca ekstrim seperti musim dingin ga akan mati :).

  • January 23, 2013 at 5:29 am
    Permalink

    keren mbak 🙂 .. boleh aku kutip juga Quote dari Marianne Williamson-nya ya .. danke Schon 🙂

  • January 22, 2013 at 10:43 pm
    Permalink

    iya saya juga penasaran sama tulip hitamnya. 😀 moga2 tumbuh sehat.

  • January 22, 2013 at 7:42 pm
    Permalink

    Tulip REWE, namanya cukup unik ya mbak.

    Jadi pengen nanam tulip hehe

    (kukuhnovaputra.com.blogspot.com linknya dihapus karena tidak aktif lagi. 04.10.2015)

    • January 22, 2013 at 8:33 pm
      Permalink

      Hai Kukuh, Rewe nama supermarket, karena beli disana maka tulipnya saya namakan begitu :D.

      • January 23, 2013 at 3:18 am
        Permalink

        Owalaah, pantesan namanya unik gitu haha, ternyata 😆 .

        (kukuhnovaputra.com.blogspot.com linknya dihapus karena tidak aktif lagi. 04.10.2015)

  • January 22, 2013 at 8:51 am
    Permalink

    wah,, tulip warna hitam.. penasaran pengen lihat.. 😀

  • January 22, 2013 at 7:08 am
    Permalink

    Gara-gara tulip aku jadi ingat waktu dosenku yang sekarang juga jadi dosen luar biasa di Univ La Rocelle dan Bordeaux Prancis ngisi motivasi, isinya adalah pengalaman konyolnya diajak ke Belanda oleh salah seorang temannya hanya untuk melihat tulip sedang mekar. Karena bapaknya itu orang yang cukup idealis, beliau bilang ke temannya itu, “jauh2 ngajak saya ke Belanda ini ternyata cuma buat lihat tulip mekar, gila kamu ya”. Kata bapaknya, lah ginian mah kita bisa nanam sendiri dan bikin taman sendiri. Ga harus sampai jauh2 ke belanda gini.

    • January 22, 2013 at 4:26 pm
      Permalink

      Mungkin karena di Belanda ada taman yang khusus isinya ribuan tulip, ada festivalnya juga. Buat pecinta tulip hal gilapun akan dikejar hehehe :D.

      • January 23, 2013 at 2:13 pm
        Permalink

        Iya mbak, kalo udah nge-fans sepertinya rasionalitas memang ditempatkan kesekian. He he he

  • January 22, 2013 at 5:52 am
    Permalink

    Aih serunyaaaa, pengen liat pas uda mekar, pasti kereenn 😀

    • January 22, 2013 at 4:11 pm
      Permalink

      Ada yang sudah mekar mba Riri, tapi bukan tulip, namun bunga Hyacinth. Akhir pekan saya posting :).

    • January 21, 2013 at 4:28 pm
      Permalink

      Hai pak ..? barusan ngintip blog bapak nih wah banyak bunga-bunga, meluncur ahh mungkin kita bisa tukeran bibit bunga yaa :D.

      • January 21, 2013 at 4:34 pm
        Permalink

        Yuuk… :-), tapi bunga2ku kebanyakan perbanyakannya dengan stek. hanya bunga-bunga coverground aja yng ada bijinya.

        • January 21, 2013 at 6:01 pm
          Permalink

          Oo gitu ya kalau stek sepertinya ga bisa masuk Jerman, mungkin kalau biji bisa masukkin amplop :).

          • January 22, 2013 at 10:43 am
            Permalink

            iya itulah sulitnya, harus memperoleh sertifikat karantina dari Indon dan juga ntar di Jerman-nya harus memenuhi ketentuan impor tanaman gitu ya….. jadi gimana duuunk?… 🙂

          • January 22, 2013 at 4:34 pm
            Permalink

            Kalau saya jalan-jalan ke Indonesia saya pak kita bisa tukeran biibt / stek bunga :D, saya tidak mengerti pengurusan sertifikat karantina :D.

          • January 22, 2013 at 5:25 pm
            Permalink

            OK, Beritahu saya ya. ntar saya ajarin bawa stek spy tidak kena sensor 🙂

  • January 21, 2013 at 11:30 am
    Permalink

    sampai umur berapa baru keluar bunganya Nel?
    Dia punya umbi ya?, ntar umbinya bisa ditanam lagi kah?

    • January 21, 2013 at 4:25 pm
      Permalink

      Hai kak Monda, karena musim dingin tanah jadi membeku dan keras, kalau tanam di tanah langsung luar rumah sampai umur 6 bulan baru akan keluar bunga tulipnya. Nah bibit-bibit tulip saya kan tanam di pot dan pas sudah muncul bbrp cm saya taruh dalam rumah, sekarang malah cepat tumbuhnya. Mungkin 1 bulan lagi muncul bunganya, kita lihat saja nanti :).

  • January 21, 2013 at 11:08 am
    Permalink

    Banyak sekali jenis tulip ternyata ya Mbak. Dan itu lho yang nanamnya di pot kok rajin banget heheeh..Saya mesti tiru semangat nanam seperti ini. Sayang ya tulip bakal tewas kalau saya tanam di Indonesia..:)

    • January 21, 2013 at 4:17 pm
      Permalink

      Hai mbak Evi terima kasih sudah berkunjung ke blog saya :). Karena kontrakan yang sekarang di lantai 1 jadi ga punya pekarangan (halaman) 🙁 jadi ya semua tanaman tanam di pot :).

  • January 21, 2013 at 9:25 am
    Permalink

    pengennnnnnnnn banget punya bunga tulip ituuu,,,,,,ngiler ,apakah mungkin di tmp ku bisa menanam nya ….kota palembang

    • January 21, 2013 at 4:14 pm
      Permalink

      Hai Amah di Palembang sepanas di Jakarta ga sih? yang selalu 30 derajat C. Asal jangan terkena sinar matahari langsung silakan dicoba tanam tulip, cakep loh! kalau mekar :).

  • January 21, 2013 at 5:06 am
    Permalink

    Ikut menanti kemunculan tulip yang akan mewarnai pot-pot tersebut.

  • January 21, 2013 at 4:20 am
    Permalink

    Wah senangnya kalau sudah mulai tumbuh gitu ya Mbak. Fase berikut tinggal nunggu besar dan berbunga.

    • January 21, 2013 at 3:59 pm
      Permalink

      Saya masih nunggu cuaca bagus nih Chris, kalau taruh luar rumah kan bisa menghias balkon :).

  • January 21, 2013 at 3:08 am
    Permalink

    Waaaa,… nggak sabar ingn lihat tulipnya mekar, lama juga ya mbak nel, 3,5 bulan tapi msh kecil

    • January 21, 2013 at 3:55 pm
      Permalink

      Sabar yaa Chris :D, saya juga ga mau cepat-cepat mekar bunganya, karena nantinya mau taruh dibalkon supaya bikin taman gitu. Cuaca belum bagus masih salju hingga akhir Feb.

  • January 21, 2013 at 3:07 am
    Permalink

    Suka terharu Mba Nella lihat bibit-bibit yang mulai tumbuh, karena masa-masa menunggu bibitnya tumbuh itu yang paling mendebarkan. Suka parno apakah bibit dapet cukup nutrisi dan ruang untuk tumbuh atau tidak.. 😀

    • January 21, 2013 at 3:53 pm
      Permalink

      Iya Dan saya senang loh lihat pertumbuhan dari bibit yang kecil banget bisa jadi besar :D. Sebulan sekali tanaman perlu dikasih pupuk atau di gemburkan tanahnya (ganti tanah baru), kalau saya malas bisa sampai 2 bulan baru dikerjain :D.

  • January 21, 2013 at 2:22 am
    Permalink

    seneng ya neng… ngeliat progress tanaman yg kita tanam sendiri, selalu gk sabar liat perkembangannya tiap waktu, seandainya di indo bisa tanem tulip 🙂

    • January 21, 2013 at 8:01 am
      Permalink

      Bisa aja deh karena ga semua daerah di Inodnesia sepanas Jakarta toh? :D.

  • January 21, 2013 at 1:43 am
    Permalink

    waaaaaa… seandainya aku tinggal di daerah yang sejuk mau tuh nanem bunga2 kak D:
    aku tau bunga krokus~ di novelnya Enid Blyton pernah ditulis tentang anak2 sekolahan nanem bunga krokus dan katanya cakeeep banget… jadi pengen liat ntar punya ka Nella ;D hehehe

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: