Perjuangan Membuat Ketoprak

loading...

Perjuangan Membuat Ketoprak. Berbahagialah kamu yang bisa membeli jajanan di abang-abang lewat atau pergi ke pangkalannya. Saya mau cerita perjuangan membuat ketoprak. Sampai seminggu loh menggumpulkan bahan-bahannya hingga lengkap 😀 .

Bahan utama yang dibutuhkan membuat ketoprak seperti tahu, tauge dan bihun. Sambal kacang butuh kacang yang ternyata tidak mudah cari kacang tanah disini, mau pakai selai kacang sama tidak ya rasanya? Apakah kamu pernah mencoba membuat sambal kacang dari selai kacang? 😕 .

Hari pertama saya keliling 2 supermarket mencari tahu, tidak ketemu. Pas lagi main ke kota lain, pergi ke supermarketnya “tahu” tidak ketemu juga. Saya temukan tauge dan bihun, beli dulu aja.

Toge = Mungobohnen. Harga 0,99 Euro (Rp.12.800) kalau tidak salah 100 gram.
Bihun = Laksa glasnudeln 1,49 euro (Rp.19.370) 100 gram.

Ternyata bihun di Asian Markt lebih murah berat 250 gram harganya 1,39 Euro. Lain kali beli di toko asia saja.

Kemudian saya ingat ada toko asia dekat rumah, tepatnya sih toko India. Ada toko asia lain (Asia laden) cuma tidak jelas nih toko, selalu tutup, kalau mau beli sesuatu harus ngebel dulu, itu juga tidak langsung dibukain, males deh kesitu.

Di toko India saya membeli:

Kacang tanah berat 375 gram harga 2,49 euro (Rp.32.000)
Bihun
Kerupuk Thailand
Ketimun
Bawang Merah asal Srilangka. Bawang merah di Jerman bentuknya lonjong, namanya Schalotte, kalau dibuat bawang goreng tidak bisa kering, jadi saya beli yang bulat di toko asia.
Cabe hijau
Cabe kering, disini lebih murah loh.

Kerupuknya setelah saya coba goreng, tidak enak, tawar, kapok beli.
Cabe hijau asal srilangka pedesnya amit-amit, saya pikir mirip cabe hijau Indonesia yang tidak pedas.

Perjuangan Membuat Ketoprak. Belanja Pritilan begini aja 8 Euro, dirupiahkan 104rb, mending beli ketopraknya di abang-abang
Belanja Pritilan begini aja 8 Euro, dirupiahkan 104rb, mending beli ketopraknya di abang-abang

Belanja pritilan seperti di foto diatas saja habis 8,05 Euro (Rp.104.000), kalau beli jadi ketopraknya bisa berapa piring tuh? :mrgreen: .

Tetap belum ketemu “tahu”. Jadi saya bikin gado-gado ketoprak ala saya.

Bahan gado-gado ketoprak ala saya:
Bihun
Sayuran terserah kamu (saya pakai wortel, buncis dan toge) direbus setengah matang.
Ketimun

Bumbus halus (sambal kacang):
100 gram kacang tanah
2 siung bawang putih
1 siung bawang merah,
Cabe merah
Cabe rawit
Kemiri
*tidak harus: Andaliman (Merica Batak).

Semuanya saya ongseng dulu dengan api kecil, supaya harumnya keluar. Mama saya sering bikin sambel begitu, jadi saya ngikut.

Kira-kira ongseng 15-30 menit, kemudian semua bahan saya blender sampai halus, berikan sedikit garam dan sedikit air. Diulek dilumpang sebenarnya lebih bagus, hanya saya pilih yang praktis dan cepat hehe.

Sambelnya pedes sekali sampai perut panas selesai bersantap 😯 .

Perpaduan Ketoprak dan Gado-gado ala saya
Perpaduan Ketoprak dan Gado-gado ala saya

Selang beberapa hari, ketika berbelanja ke supermarket nemu “Tahu” horeee :lol:. Siap-siap bikin ketoprak dong. Tahu = Bio Tofu 300 gram harga 1,49 Euro (Rp.19.000).

Resep Ketoprak:
Bahan:
1 buah tahu putih
Toge
100 gram bihun

Pelengkap sebenarnya pakai kerupuk, cuma kerupuk yang beli di toko Indonesia sudah habis saya lahap. Mau beli lagi mahal ongkos kirimnya.

Cara membuat ketoprak:
• Tahu di potong dadu, goreng hingga kecoklatan.
• Toge cuci bersih dan rebus setengah matang.
• Seduh bihun dengan air panas dan tiriskan.
• Berhubung saya masih punya wortel sekalian saya masukkan.
• Siapkan piring saji, taruh tahu, toge, bihun lalu siram dengan bumbu kacang (resep lihat atas) berikan kecap manis jika suka.
• Jika ada bawang goreng bisa ditaburkan dan juga kerupuk jika ada.
• Selamat menikmati 🙂 .

Menurut saya “Tahu” nya tidak seenak yang di Indonesia, yang saya beli disini sangat padat dan buyar kalau digigit 😕 , sedangkan tahu Indonesia kenyal.

Bihun dan kacang tanahnya produksi Cina. Pas makan kalau ingat asal produknya, serasa nyangkut makanannya dileher hehe, ragu gitu aman tidak ya bihun dan kacang tanahnya 😳 . Kacang tanahnya sih perusahaan importirnya perusahaan Belanda, cuma ya produksi Cina.

Sudah puas makan ketoprak, sekarang tidak mau ngiler dulu ah kalau melihat foto-foto makanan Indonesia, selain repot cari bahannya, harga bahan-bahannya mahal.

Itulah perjuangan saya membuat ketoprak, apakah kamu pernah mengalami hal yang? Membuat menu apa? 😀 .

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

162 thoughts on “Perjuangan Membuat Ketoprak

  • August 26, 2013 at 9:31 pm
    Permalink

    Waw, perjuangan sekali bikin ketopraknya, Mb. Tapi selamat ya, akhirnya berhasil! Jadi ngerasain di posisi Mb. Super kangen makan indonesiaa. hehe. Anyway saya mampir ke sini karena lihat comment Mb di lapak Trinity traveler. Salam kenal dan have great adventures forward!

    • August 26, 2013 at 11:30 pm
      Permalink

      Hai Emilia salam kenal ya, terima kasih sudah berkunjung 😉 .

  • August 24, 2013 at 5:33 pm
    Permalink

    Kalau di tempat saya harga satu porsi ketoprak Rp 10.000,- berarti untuk bahan2 sebanyak Rp 104.000+ Rp 19.000 dapat sekitar 12 piring ketoprak….:)

  • August 24, 2013 at 2:20 pm
    Permalink

    Ya ampuunn mba nella..wes mahal n lama juga ya ngumpulin bahan2nya huehuehe. Aku baca yg bagian buat sambal kacang pake selai kacang ampe keselek fanta soale lagi sembari minum ini hehehe. Mba nel kurang krupuk merah ituuu mbaa….ketoprak n gado2 enak krupuknya banyak. Ups…dijerman ada gak yah yg jualan krpuk ?? :/

    Blog/url nisadanchicco.blogspot.com dihapus karena blog tidak aktif lagi. Update 13.01.2016.

    • August 24, 2013 at 4:46 pm
      Permalink

      Haha ga cocok ya Nis? Soalnya awalnya susah cari kacang tanah, jadi mikir bisa ga pakai selai kacang 😆 . Krupuknya sdh habiss, mo beli online mahal ah ongkos kirimnya.

  • August 24, 2013 at 2:51 am
    Permalink

    He3 demi sepiring ketoprak untuk mendapatkannya penuh perjuangan. Mudah2an nella menikmatinya.
    Klo di komplek saya harganya 10 ribu, jadi kalau 104.000 + tahu19.000 = 121.000, saya dapat 12 porsi ketoprak yang benar-benar enak.

    Sayang abang kotopraknya sudah meninggal sekitar 2 bulan yang lalu, dan sejak beberapa minggu yang lalu saya lihat gerobaknya sudah dikelilingi rumput. Setelah ini mudah2an saya akan buat tulisan tentangabang ketoprak ini.

    • August 24, 2013 at 11:36 am
      Permalink

      Haha banyak sekali ya pak bisa dapat 12 porsi 😀 . Turut berduka cita buat si abang penjual ketoprak. Mungkin klo ada keluarganya yg meneruskan usahanya, masyarakat tetap bisa menikmati sedapnya ketoprak.

      • August 24, 2013 at 5:35 pm
        Permalink

        Maaf Nel, saya penasaran kok komen saya ga masuk ? eeeh teranyata ada, tapi saya sudah terlanjur komen lagi 🙂

        • August 24, 2013 at 9:43 pm
          Permalink

          Masuk semua pak Ded tpke spam box melulu 🙁 . Setelah saya pindahkan ke inbox dan approved baru kelihatan. 2 komen terakhir ini langsung masuk ke komentar ko. Semoga besok-besok lancar 🙂 .

  • August 23, 2013 at 9:00 pm
    Permalink

    Aku lbh suka ketoprak pake sayuran mentah kak…
    btw, cb deh sausnya diganti brazillian nuts atau kacang mede, pasti lbh asoy!

    • August 23, 2013 at 10:46 pm
      Permalink

      Klo sayuran mentah namanya karedok. Aku pengen bikin juga cuma bahan-bahannya susah dicari. Thanks buat saran sausnya lain kali ku coba 😉 .

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: