Mengenai Kontainer Sumbangan Pakaian Bekas di Jerman

Mengenai Kontainer Sumbangan Pakaian Bekas di Jerman. Kontainer begini banyak terdapat di Jerman, mulai dari lokasi parkir, lahan kosong, depan supermarket, bahkan ditepi jalan ada ada juga. Sebenarnya yang bisa disumbangkan bukan hanya pakaian, melainkan sepatu, tas, bahan kulit, jaket, bahkan celana dalam dan kaos kakipun bisa dimasukkan ke kotak sumbangan/donasi tersebut 😀 .

Mengenai Kontainer Sumbangan Pakaian Bekas di Jerman

Namun ternyata, tidak semua kotak/kontainer sumbangan tersebut ditujukan untuk donasi, karena ada saja oknum yang mengambil keuntungan dari isi kontainer. Pernah saya menonton liputat mengenai „dimana tempat akhir pakaian bekas yang disumbangkan?“, ternyata di toko second hand pribadi bukan untuk kepentingan donasi.

Orang Jerman tidak suka dikasih pakaian bekas, mungkin yang dikasih takut tersinggung kali ya hehe. Eh belum lama ini, saya pernah dikasih pakaian bekas buat Benjamin. Jadi ceritanya omanya Benjamin lihat di majalah mingguan kota tempat tinggalnya, ada iklan sepeda anak di jual (sepeda bekas), ditulis sepeda nyaris baru, karena ditulis jarang sekali dipakai.

Sebenarnya bapaknya Benjamin mau beli sepeda baru, tapi omanya Ben bilang kemahalan lah kalau 200 an euro (Rp.3,2 juta) buat sepeda. Nah tuh sepeda bekas kalau tidak salah 100 euro deh.

Hari jumat setelah pulang TK, Benjamin dan bapaknya mau bayarin sepeda bekasnya. Lokasinya satu kota juga dengan tempat tinggal kita. Pas nyampe, ternyata sepedanya dikasih gratis bo buat Benjamin 😉 . Keesokan harinya bapaknya Benjamin ke mobil dan ambil kantong gede, isinya pakaian anak cowo seumuran Benjamin, dan semuanya nyaris baru!.

Mulai kaos, kemeja lengan panjang dan pendek, celana panjang dan celana pendek, pokoknya pakaian yang cocok buat musim semi ini dan buat musim panas nanti. Pakaian anak-anak kan memang cepat sekali berganti ya, anak cepat banget besar, makanya daripada sayang dibuang kali, dikasihlah ke kita, rejeki si Benjamin! Haha.

Di Jerman, sekitar 1 juta ton pakaian bekas setiap tahunnya yang dikumpulkan dari kontainer pakaian bekas. Idealnya pakaian bekas yang dimasukkan ke kontainer sumbangan tentunya yang masih sangat layak pakai ya, ternyata saya pernah lihat banyak juga pakaian tidak layak pakai ditaruh disamping atau depan kontainernya, tidak dibuat rapih (dikantongin), tapi seperti asal dilempar aja, jadi berantakan. Termasuk karpet bisa juga dimasukkan ke kontainer tersebut, tuh makanya kadang saya lihat kontainer tersebut dijadikan seperti tempat buang sampah, bukan lagi sebagai tempat pakaian buat disumbangin 🙁 .

Used clothing bins in Germany

Kontainer yang ini ada keterangan pemiliknya punya texaid, ada no telp dan websitenya. Kalau ada yang penasaran bisa sesekali dijajal beneran nyambung ga tuh telp. Used clothing bins in Germany

Padahal sudah ada keterangan dikontainernya, supaya barang/pakaian yang mau disumbangin dimasukkan ke plastik dulu. Kalau mau kasih sepatu, sendal, kaos kaki harus sepasang dan dikantongi pula, kenyataannya tidak melulu seperti yang diharapkan 😀 .

Sama seperti liputat di tv yang pernah saya tonton, omanya Benjamin pernah bilang, kalau ada pakaian bekas, jangan dimasukkan ke kontainer sumbangan (kleiderspende container) karena bukannya disumbangkan buat organisasi kemanusiaan, melainkan bakal dijual lagi ke second hand.  Ada pakaian-pakaian bekas yang dijual di toko second hand di Jerman, atau di negara eropa lainnya, jangan-jangan sampai ke Indonesia juga kali ya haha.

Terkadang ada juga orang yang mikir, ya tidak peduli mau disumbangkan atau tidak, yang penting niatnya baik mau disumbangin, lemari jadi kosong dan bisa beli pakaian baru. Seperti saya nih, sudah ada berapa kardus tuh pakaian bekas di gudang, mau dikirim ke tanah air ya pakai duit, mau dibawa terbang waktu keluargaku datang ya berat diongkos kan, akhirnya beberapa kujadikan kain lap sajalah haha.

Kontainer Sumbangan Pakaian Bekas di Jerman.

Kontainer yang ini tidak ada keterangan pemiliknya, hati-hati deh berarti bisa aja buat pribadi, isi kontainernya bakalan dijual ke second hand. Kontainer Sumbangan Pakaian Bekas di Jerman.

Saya termasuk orang yang jarang sekali beli pakaian, baju-baju saya dari tanah air dari 6 tahun lalu masih ada beberapa yang layak pakai (buat dirumah), bapaknya anak-anak juga ada aja baju rombeng masih dipakai haha. Jarang beli baju baru kan kita jadi bisa mengurangi sampah toh. Dipakai sampai titik terakhir haha, yang masih bisa dijahit ya dijahit atau ditambal hehe.

Dari beberapa artikel yang saya baca, kalau mau sumbangin pakaian bekas di Jerman, antara lain ke:

  • Red Cross (organisasi palang merah).
  • CARITAS (organisasi Katolik).
  • Diakonie (organisasi Prostestan).
  • Charity shop lokal, nih ada ditempat tinggal saya, dikelola Diakonie. Uang dari penjualan akan disumbangin lagi.
  • Organisasi amal lainnya (charity organization atau seperti Nachbarschaftshilfe).
  • Ke teman/keluarga yang kita kenal.
  • Sumbangin ke tempat/lokasi pengungsi (Flüchtlinge) langsung.

 

Ada jugakah kontainer sumbangan begini dinegara kamu tinggal?.

Video Kontainer Sumbangan Pakaian Bekas di Jerman

 

Baca juga: Ke Jerman Modal Nekat? Bisa!

Sumber bacaan:
Charity shops and clothes recycling bins
Kontainer Sumbangan Baju dan Sepatu Jerman
Kekecewaan Penyumbang Pakaian Bekas di Jerman

 

PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

↑ Grab this Headline Animator

Advertisements
Advertisements

37 Comments

  1. girindrapuspa May 21, 2018
  2. Glentina Pasaribu May 20, 2018
  3. Deddy Huang May 19, 2018
  4. Tami Kunz May 17, 2018
  5. jessmite May 17, 2018
      • jessmite May 23, 2018
  6. Tami Kunz May 15, 2018
  7. rynari May 13, 2018
  8. CatatanLaura May 13, 2018
  9. inlycampbell May 12, 2018
      • inlycampbell May 22, 2018
  10. mayang koto May 12, 2018
  11. Rahmabalcı May 10, 2018
  12. Arman May 9, 2018
  13. yosefin respati May 8, 2018
  14. kayka May 8, 2018
      • kayka May 8, 2018
  15. Diana May 8, 2018
      • Diana May 9, 2018
  16. niee May 8, 2018

Leave a Reply

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: