Tag: Buah di Jerman

  • Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat. Halo para pembaca setia apakah kalian setuju kalau yang gratisan tuh memang paling nikmat ? 😀 . Musim panas adalah musim buah cherry, stroberi, plum, persik dll. Saya paling suka cherry dan stroberi. Saya menunggu-nunggu sekian lama, ko tidak ada yang ngasih saya cherry gratisan ya hiks 😳 ya pasrahlah kalau sampai lewat musimnya ya udahlah.

    Memang dasar saya pelit kenapa tidak beli aja toh? 😛 . Eittss kalau ada gratisan kenapa harus beli?. Ketika musimnya cherry berbuah biasanya yang punya pohon pada bersedekah ko hahaha. Iya mereka akan membagi-bagikan buah cherry dari pohon yang mereka punya.

    Sebelum pohonnya berbuah, banyak bunganya dulu dong. Nah begini pemandangan bunga pohon cherry ketika berbunga pada musim semi.

    Tulisan Terkini

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat. Setiap pagi semakin cantik saja pohon ceri tetanggaku ini. 5 April 2014 jam 8.18 Pagi
    Setiap pagi semakin cantik saja pohon ceri tetanggaku ini. 5 April 2014 jam 8.18 Pagi

     

    Bagi yang tertarik melihat lebih banyak bunga pohon cherry (Baca : Indahnya Pohon Cherry ketika Berbunga).

    Pohon cherry tidak berbuah setiap tahun, ya suka-suka si pohon untuk berbuah, contohnya pohon cherry milik mertua saya tahun ini sama sekali tidak berbuah padahal tahun-tahun sebelumnya sampai beberapa kali panen. Pohon cherry tetangga yang tahun lalu tidak berbuah dengan bagus & lebat, eh tahun ini ampunn ngiler banget lihat buahnya tiap kali saya pandangi dari balkon rumah saya. Mau minta ke tetangga malu, kalau dikasih ya saya tidak nolak hehe.

    Pohon Cherry milik ibu mertuaku. Berbuah lebat sekali sampai pohonnya hampir patah. Foto tahun 6 Juli 2011
    Pohon Cherry milik ibu mertuaku. Berbuah lebat sekali sampai pohonnya hampir patah. Foto tahun 6 Juli 2011

     

    Suatu sore, bel rumah saya berbunyi. Saya sendirian sedang asyik nonton TV. Biasanya kalau Frank dan saya tidak ada janji dengan seseorang atau tidak ada pesan barang online ya kita tidak buka pintu, soalnya sering ada yang nawarin barang dagangan (sales) males banget kan nolaknya. Bel berbunyi dua kali, saya tidak buka pintu, saya mengendap-ngendap ke dapur, dan ngintip dari kaca yang mengarah ke jalanan “eh itu kan ibu tetangga yang punya pohon cherry, ngapain dia nenteng seember kecil buah cherry. Buat saya atau buat ibu yang punya rumah kontrakan ya?”.

    Banyak sekali buah cherry tetanggaku ini, jadi mupeng pengen minta
    Banyak sekali buah cherry tetanggaku ini, jadi mupeng pengen minta

     

    Halahhh pengen nanya “masih ada cheery nya ga bu??” maluuu. Soalnya kan tetangga belakang rumah, sama sekali ga pernah tegoran, masah pas negor minta cherry ? 😀 .

    Prunus avium (sweet cherry). Pohon Cherry Tetanggaku sedikit lagi merah matang. Foto 9 Juni 2014
    Prunus avium (sweet cherry). Pohon Cherry Tetanggaku sedikit lagi merah matang. Foto 9 Juni 2014

     

    Jadi daripada ileran pengen cherry saya belilah sedikit di supermarket. Saya beli cuma 160 gram 1,26 euro (sekitar Rp.20.000) kalau sekilo Cherry manis harganya 7,90 euro dirupiahkan sekitar Rp. 126.000. Diluar musim panas bisa dua kali lipat harganya. Oh ya cherry ini cherry asal Jerman ya, kalau yang impor misal dari Turki malah harganya separuh lebih murah. “Heran produk impor ko bisa lebih murah ya?”. Berhubung saya pecinta produk lokal, jadi saya beli yang lokal saja sekalian mendukung petani lokal toh hehehe 😉 .

    Cherry Manis Beli di supermarket. Cuma Beli sedikit 160 gram aja dapat 15 biji.
    Cherry Manis Beli di supermarket. Cuma Beli sedikit 160 gram aja dapat 15 biji.

     

    Menurut data FAO tahun 2011 negara Turki adalah penghasil buah cherry terbanyak didunia, no. 2 nya adalah Amerika, sedangkan Jerman sendiri ada di urutan 16.

    Nah tiga hari kemudian …

    Pak suami pulang kerja bawa bungkusan agak berat, ternyata buah cherry! :mrgreen: . Makanya sabar ntar juga ada yang ngasih kan hahaha. Seorang ibu pasiennya suami, yang pernah memberikan saya bibit salat, dia yang memberikan Frank sekantong buah cherry dari kebunnya.

    Dikasih sekilo cherry manis dari pasiennya Frank. Horeee Puas deh ngemil cherry
    Dikasih sekilo cherry manis dari pasiennya Frank. Horeee Puas deh ngemil cherry

     

    Bakalan puaslah saya menyantap buah cherry nih, saya timbang sekitar 1,1 kg. Buah cherrynya simpan dikulkas, dalam kantong kertas supaya tidak busuk. Kalau mau dimakan baru dicuci, kalau dicuci dulu baru masuk kulkas akan busuk.

    Buah Cherry Gratisan Paling Nikmat
    Kalau sedang musimnya Buah Cherry banyak yang bikin selai atau buah kue. Bijinya dikeluarkan dengan alat khusus

     

    Jika sedang musimnya buah cherry, banyak yang membuat selai dan kue (bolu). Biji cherrynya dikeluarkan dengan alat khusus seperti terlihat pada gambar berikut :

    Mengeluarkan Biji buah Cherry dengan alat ini
    Mengeluarkan Biji buah Cherry dengan alat ini

     

    Alat mengeluarkan biji Cherry ini dibagian bawahnya bolong, biji akan jatuh kalau kita tekan alatnya
    Alat mengeluarkan biji Cherry ini dibagian bawahnya bolong, biji akan jatuh kalau kita tekan alatnya

     

    Kalau buah cherrynya lebih dari sekilo cape juga ya mengeluarkan bijinya satu persatu hehe 😆 . Saya belum berminat membuat selai atau kue, cherrynya saya santap begitu saja tiap hari 😉 .

     

    Buah Cherry ada yang manis dan asam

    Cherry Manis nama latinnya Prunus avium dikenal sebagai sweet cherry, wild cherry atau bird cherry dalam bahasa Jerman disebut Süßkirschen. Keluarganya Rosaceace.
    Cherry Asam nama latinnya Prunus cerasus dikenal sour cherry, tart cherry atau wild cherry dalam bahasa Jerman disebut Sauerkirschen. Keluarganya Rosaceace.

    Oh ya kapan saya pernah baca katanya buah cherry bagus untuk penderita asam urat, bisa menurunkan kadar asam urat dalam darah . Jadi selagi musimnya mari kita santap aneka macam buah-buahan.

    Video Anakku Suka Makan Buah Cherry

    Baca juga: My Garden

     

    Sumber : wikipedia dan pengalaman penulis

     

    Komentar ditutup.

  • Akhirnya Setelah 2 Tahun

    Akhirnya Setelah 2 Tahun

    Akhirnya Setelah 2 Tahun. Judulnya agak lebay ya? :D. Setelah 2 tahun akhirnya saya makan ubi merah lagi dong 😆 . Cuma mau pamer *ting ting kedip mata* :mrgreen: .

    1. Ubi Merah
    Saya hanya beli 1 buah berat kira-kira 300 g. Harganya 1 kg = 2.49 € (Rp.32.000). Pas di supermarket pengen banget makan ubi. Keesokan harinya hilang selera masak itu ubi. Selama 2 minggu di letakkin saja di dapur, akhirnya ubinya numbuh.

    Akhirnya Setelah 2 Tahun. Ubi 2 minggu ga dimasak, malah jadi numbuh, tanam apa dimasak yaa
    Ubi 2 minggu ga dimasak, malah jadi numbuh, tanam apa dimasak yaa

    Setelah niat masak kembali hadir, saya kukus ubinya di rice cooker. Bawahnya masak nasi, bagian atas taruh ubi yang telah di potong-potong. Bagian yang numbuhnya saya potong, niatnya mau ditanam, kali aja bisa numbuh dan saya dapat ubi lagi kan 😀 .

    Ubi di Jerman. Masak Nasi sambil ngukus ubi. Süßkartoffel
    Ubi di Jerman. Masak Nasi sambil ngukus ubi. Süßkartoffel

     

    Di Jerman Ubi disebut Süßkartoffel (kentang manis). Ini ubi ko setelah dimasak tidak manis ya, apa mungkin karena sudah tumbuh, jadi hilang rasa manisnya?. Tanya dong berapa harga ubi per kgnya di kota kamu? 🙂 .

    2. Pepaya
    Selain ubi yang akhirnya saya nikmati kembali adalah buah pepaya. 2 tahun di tahan-tahan tidak beli pepaya, ga rela harganya yaa 😕 .

    Pepaya asal brazil Berat 485 gram harganya superr mahal Rp. 32.000
    Pepaya asal brazil Berat 485 gram harganya superr mahal Rp. 32.000

    Harga pepaya 2,49 Eur satunya (Rp. 32.000). Ini pepaya kecil banget, berat 485 gram asal dari Brazil.

    Sudah dua kali saya beli papaya. Beli masih hijau, begitu dirumah saya bungkus koran dulu supaya lekas matang. Dalam 2-3 hari jadi kuning kulitnya. Setelah bersih dikupas dan di potong-potong, saya masukkan kulkas dulu. Nikmati ketika cuaca panas sedap sekali. Ga nyesel belinya karena rasanya manis sekali.

    Pepaya asal brazil gpp deh mahal yg penting puass manisnya, masukin kulkas dulu disantap ketika cuaca panas sedapp
    Pepaya asal brazil gpp deh mahal yg penting puass manisnya, masukin kulkas dulu disantap ketika cuaca panas sedapp

    3. Nanas
    Sudah beberapa kali beli nanas, rasa manisnya mantap. Nanas ini asal Costa Rica harga 1,59 Eur/biji (Rp.20.500). Di etiketnya dikasih tahu bagaimana menyantap nanas. Dikupas dan di buang bagian tengahnya. Saya malah paling suka bagian tengahnya yang keras loh! Lebih manis menurutku. Mamaku di Jakarta sih setelah ngupas nanas lalu nanasnya dicuci bersih trus ditaburi garam, katanya supaya tidak gatal? Saya ngikutin juga cara si mama.

    Nanas asal Costa Rica Rp.20.500 Maniss deh
    Nanas asal Costa Rica Rp.20.500 Maniss deh

     

    Buah-buahan lainnya yang sering saya santap, seperti: apel, pisang, jeruk, pir, stoberi, mangga, kiwi, anggur. Penasaran dengan harga buah-buah tersebut? :wink:.

    • Apel (der Apfel) ada banyak jenisnya , harga mulai 2,49 Eur/kg hingga 2,99 eur/kg (Rp. 32.000- 38.000), apel sih banyak tumbuh subur di Jerman, jadi mending beli yang non impor.
    • Pir (die Birne) 1,99 Eur /kg (Rp.25.600).
    • Stroberi (die Erdbeere) waktu belum musim mahal 6,98 Eur/kg (Rp.90.000), kalau lagi musim harganya sekitar 2,98 eur/kg (Rp.38.000).
    • Pisang (die Banane) 1,99 Eur/kg (Rp.25.600).
    • Kiwi (die kiwi) 0,25 Eur/biji (Rp.3200).
    • Alpokat (Die Avocado 1,69 Eur /biji (Rp.21.800).
    • Mangga (die Mango) mulai 1,99 Eur sampai 2,49 Eur/biji (Rp.25.600-32.000).

    ´.

    Frank tidak terlalu suka makan sayur dan buah aneh kan? 😐 . Sedangkan saya suka sekali sayur dan buah. Di Indonesia surganya buah dan sayuran. Harganya juga tidak mahal di Indonesia yaa, mudah didapatkan disekitar kita.

    Nah buah-buahan yang dulu saya jarang sekali lihat di tanah air tercinta seperti: Buah Persik, Buah Aprikot, Blackberry, Raspberry, Johannisbeeren, cherry, stroberi di Indonesia seringnya asam, di Jerman maniss. Buah-buahan tersebut banyak sekali di Jerman, malah ada yang tumbuh sebagai pohon peneduh di pinggir jalan.

    This slideshow requires JavaScript.

     

    Menurut aid.de swasembada buah-buahan di Jerman hanya diangka 10-14% alasannya karena faktor cuaca. Siapa yang mau buka kebun jeruk dan pisang kalau selalu merugi karena cuaca yang tidak mendukung?.

    Mayoritas buah-buahan seperti anggur, kiwi, ceri, dan buah persik diimpor dari Spanyol, Italia dan Perancis. Buah-buahan tropis seperti pisang, nanas atau mangga berasal dari Amerika Selatan dan Tengah. Buah-buahan lain di impor dari negara Uni Eropa.

    Mengapa buah-buahan di Jerman mahal?. Ya karena buah-buahan tersebut di import. Transportasi dan penyimpanannya sangat mahal. Buah import juga tidak bagus loh bagi lingkungan, karena banyak CO2 yang dilepaskan selama penggangkutannya. Jadi selama kita bisa menikmati buah dari sekitar kita mengapa kita harus membeli buah impor toh?. Seandainya saya punya tanah luas saya mau tanam sendiri pohon buah-buahan ah 🙂 .

    Buah-buahan yang belum pernah saya lihat di Jerman adalah salak, rambutan, durian, nangka, jambu air, duku, markisa. Pengen semuanya deh :mrgreen: . Sahabat blogger yang di Eropa yang mau pada mudik ke tanah air, saya mau oleh-oleh buah-buahan tersebut dong ngarep.com 😆 .

    Buah-buahan ini Belum Pernah saya Lihat di Jerman
    Buah-buahan ini Belum Pernah saya Lihat di Jerman

    Nama Buah-buahan dalam Bahasa Jerman dan Indonesia sebagai berikut:

    Dulu saya paling tidak suka buah pir dan melon, karena baunya yang tidak enak saja menurutku :D. Saat ini sih kalau pir ya agak suka, untuk melon masih agak musuhan hehe. Sahabat blogger adakah buah-buahan tertentu yang kalian tidak suka?.

     

    Tulisan yang mungkin kalian tertarik membacanya:

    Orang Jerman itu
    Kuliner Indonesia yang Nganggenin
    Musim Panas Suka atau Tidak Terpaksa Dinikmati
    Istilah Masakan Jerman – Indonesia

  • Yang Manis, yang sehat, yang Gratis di Jerman

    Saya pernah cerita kalau di Jerman, Bad Rappenau wilayah tempat tinggal saya, disini banyak pohon buah ditepi jalan yang bisa Anda ambil buahnya, sebanyak yang Anda inginkan. Berdasarkan yang saya ingat, pohon-pohon tersebut antara lain : pohon apel banyak bangett, sampai kadang belakangan ini malah jadi mengotori jalan, karena rontok tertiup angin kencang. Kemudian pohon ceri, raspberry, buah persik, pohon buah pir dan lain-lain ( kalau ada lagi akan saya update 😀 ).

    Bulan lalu saya akhirnya kesampaian juga petik buah apel yang merah, tiap kali lewat tempat ini, hanya bisa memandangi dari dalam mobil “.. pengen apel merah, kapan bisa petik, pengen .. pengen ..”

    Hari itu, ditemani Frank (untung saja, karena jalan ke lokasinya ternyata agak susah) berhasil petik 10 buah apel, rasanya manissss, buah apelnya tidak ngembos, ya seperti “apel washington” deh ;-). Petik apelnya sendirian aja, Frank saya minta jadi fotografer he-he-he karena saya tidak tahu kapan berkesempatan kembali ke sini, maka momentnya harus diabadikan (narsis.com) :P.

    Berhubung tas yang saya bawa sudah berat, kantong baju kiri kanan juga sudah penuh, maka harus disudahi acara petik apelnya. “Ambil secukupnya, sesuai kebutuhan, kalau berlebihan akan busuk dengan sendirinya” he-he-he seperti kisah “bangsa Israel ambil manna di padang gurun

    This slideshow requires JavaScript.

  • Mengenal Raspberry Merah dan Hitam

    Mengenal Raspberry Merah dan Hitam

    Mengenal Raspberry Merah dan Hitam. Kami sering melewati tempat ini, dan beberapa hari lalu saya tertarik untuk memotret dan membuat video singkat tanaman liar yang namanya Raspberry. Saya juga mencicipi buahnya, rasanya ada manisnya, sedikit asam, sedikit pahit juga.

    Karena tanaman ini tumbuh liar, ya jadinya silakan Anda ambil gratis.

    Selain Rasberry, disebelahnya ada juga pohon ceri, yang jenis buahnya kecil-kecil, lalu agak jalan lagi ke depan kita bisa jumpai banyak sekali pohon apel ditepi jalan, yang juga bisa Anda ambil sebanyak Anda suka, alias gratis ;-).

    Video Pohon Buah Blackberry Liar di Jerman

    Raspberry atau himbeere (bahasa Jerman) adalah buah yang dapat dimakan dari banyak spesies tanaman genus Rubus, yang sebagian besar berada di Idaeobatus subgenus, nama tersebut juga berlaku untuk tanaman itu sendiri. Raspberry yang abadi. Nama “raspberry” awalnya merujuk pada spesies berbuah merah Eropa Rubus idaeus, dan masih sering digunakan hanya untuk merujuk kepada spesies tertentu.

    Tulisan Terkini

    Secara tradisional, raspberry adalah tanaman pertengahan musim panas, tetapi dengan teknologi baru, kultivar, dan transportasi, mereka sekarang dapat diperoleh sepanjang tahun. Raspberry membutuhkan sinar matahari yang cukup dan air untuk pembangunan yang optimal. Raspberry liar sering muncul sebagai gulma kebun, menyebar dengan biji yang ditemukan di kotoran burung.

    Raspberry sangat kuat dan dapat secara lokal invasif. Mereka menyebar menggunakan tunas basal (juga dikenal sebagai pengisap); raspberry menyebar dengan baik, dan dapat mengambil alih kebun jika dibiarkan.

    Daunnya dapat digunakan segar atau kering dalam teh herbal dan obat, memiliki rasa astringent, dan jamu yang terkenal efektif dalam mengatur menstruasi.

    Raspberry merah (Rubus idaeus dan / atau Rubus strigosus) telah disilangkan dengan raspberry hitam (Rubus occidentalis) untuk menghasilkan raspberry ungu.

    Nutrisi dan manfaat Rasberry.

    Raspberry mengandung. sejumlah besar antioksidan polifenol seperti pigmen antosianin terkait dengan perlindungan kesehatan potensial terhadap beberapa penyakit manusia. Raspberry merupakan sumber yang kaya vitamin C, mangan dan serat makanan.. Isi vitamin B 1-3, asam folat, magnesium, tembaga dan besi yang cukup besar dalam raspberry.

    Meskipun tidak ada studi klinis sampai saat membuktikan efek ini pada manusia, antioksidan dan antiproliferatif (chemopreventive) efek melawan kanker telah ditemukan dengan jumlah fenolat dan flavonoid dalam berbagai makanan termasuk raspberry.

    Baca juga: Artikel Berkebunku lainnya

    Sumber: wikipedia dan pengalaman penulis.

     

  • Sedapnya Buah Ceri

    Sedapnya Buah Ceri

    Sedapnya Buah Ceri. Waktu tiba di Jerman pertengahan Juni lalu, di kamar saya ada sekantong bungkusan isi buah Ceri, tiap hari ngemil dua tiga buah tidak terasa lama-lama habis juga.

    Awalnya saya tidak terlalu suka buah Ceri ini karena rasanya yang asam. Namun lama kelamaan jadi enak juga, rasanya asam-asam manis ;-).

    Cherry ( Ceri) adalah buah dari tanaman yang berasal dari genus Prunus dan merupakan buah batu berdaging. Kelas: Tumbuhan berkeping biji tunggal. Termasuk keluarga atau Suku mawar-mawaran (Rosaceae). Ada berbagai spesies ceri, di antaranya P. cerasus, P. avium, P. emarginata, dan lain-lain.

    Buah ceri perdagangan biasanya diperoleh dari sejumlah spesies, termasuk terutama kultivar dari ceri liar, Prunus avium.

    Di Australia ceri biasanya matang sekitar waktu Natal, di Amerika dan Eropa selatan bulan Juni. Produksi di seluruh dunia saat ini 3 juta ton per tahun. Selain itu bunga ceri juga dijadikan hiasan.

    Buah ceri mengandung anthocyanin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan.

     

    [ source: wikipedia ]

    Kemarin sore kakek neneknya kekasih saya datang berkunjung dan mereka membawa seember buah Ceri dari kebun mereka. Saya sudah ambil semangkuk kecil dan menaruhnya di kamar 😉 .

     

    Buah Ceri yang saya maksud ditulisan ini berbeda dengan buah Kersen.

     

    Baca juga :
    Ladang Bunga di Jerman
    Mengunjungi Pameran Flora
    Jalan-jalan ke Taman Wilhelma Stuttgart
    Bunga Peony Raksasa
    Update Kebun Sayuranku
    Mencari Inspirasi Berkebun
    Daftar Tulisan “Kebunku”

error: Content is protected !!