Serasa Jadi Customer Service Blog

loading...

Selama blog saya ditutup komentarnya dari agustus 2015 tahun lalu, setiap hari saya menyediakan waktu 2-3 jam di pagi hari untuk membalas email masuk. Saya bangun jam 6.10 saat bapaknya Benjamin pergi kerja, ambil segelas kopi yang sudah disediakan suamiku tersayang dan langsung duduk manis didepan komputer untuk kerja online.

Kalau Benjamin bangunnya lebih awal ya bubarlah kerjaan saya. Biasanya saya angkat Ben dari tempat tidurnya sekitar jam 8 atau 9, kalaupun dia sudah bangun jam 7 seringnya tenang main sendiri sampai saya datang. Di boks nya Ben memang saya taruh beberapa mainan supaya dia main sendiri dulu sampai saya ke kamarnya.

Thanks God Ben seringnya jadi anak manis jadi saya bisa mengerjakan aktifitas saya dulu. Tidak melulu jadi anak manis sih, kalau sedang suka peran pemberontak, si Ben akan minta naik ke atas meja, ya pasti saya tidak bisa kerja, karena dia akan ganggu pegang segala macam benda diatas meja.

Lain waktu dia akan tarik baju saya atau tarik tangan saya dan bilang: “mamam mamam..” sambil mengajak saya ke dapur, entah minta biskuit, minum atau sekedar caper (cari perhatian) saja supaya saya bermain bersamanya.

Saat saya membaca atau membalas email masuk, sebisa mungkin saya ingin suasana hati saya sedang bagus (bahagia), karena banyak sekali yang ditanyakan tema itu lagi .. itu lagi, yang sering membuat saya jenuh.

Sebisa mungkin saya membalas email masuk, namun maafkan untuk balasan ketiga, keempat dan seterusnya kadang saya sering lupa atau bahkan lebih mengutamakan mereka yang baru pertama kali mengirimkan email kepada saya.

Untuk email minta bule langsung saya delete haha. Saat saya sedang baik hati ya sering juga saya arahkan untuk membaca tulisan saya mengenai online dating dimana saya dan bapaknya Benjamin bertemu.

Pertanyaan mengenai visa, sekolah ke Jerman, kerja ke Jerman, cari jodoh orang asing dan bahkan mengenai hobi berkebun yang menjadi tema begitu banyak email masuk setiap harinya. “.. Kenapa ga cari jawabnya di google sih, pasti ada deh, ga perlu tanya saya kan untuk pertanyaan begitu aja !. Begitu kadang saya ngedumel sendiri.

Sepertinya google selalu berpihak ke saya kali ya, menaruh artikel saya pada halaman depan, jadi banyak orang itu masuknya ke blog saya ini. Jujurlah saya pasti mengalami fase jenuh untuk urusan membalas email *jenuh tapi bahagia <3 .

Tema pertanyaan kerja ke Jerman itu topik saya tidak tahu bagaimana menjawab dengan baik supaya kalian mengerti karena saya datang ke Jerman bukan untuk bekerja dan saat inipun tidak bekerja, jadi tidak tahu bagaimana kalau ada yang ingin kerja ke Jerman. Kalau kalian (pembaca) ada yang bisa jawab mohon informasinya dong, siapa tahu saya bisa buat rangkuman singkat buat yang nanya-nanya.

Tema sekolah/kuliah ke Jerman saya sudah buat rangkuman hasil dari membaca kaskus di forum khusus Jerman, jadi kalau ada yang nanya ya saya suruh baca linknya.

Baca juga: 101 Tips Kuliah Kuliah ke Jerman

Tema berkebun, belum lama ini saya pernah kesal. Berkebun itu kan berdasarkan pengalaman masing-masing orang ya, namun ada benang merahnya, misal kalau kaktus ditanam di negara manapun pasti sama perawatannya, yakni tidak boleh banyak disiram!. Setelah saya bolak balik menjawab pertanyaan dia di inbox sosmed, ujungnya ko saya baru sadar sudah menghabiskan waktu untuk berdebat. Coba masah bunga petunia disamakan dengan tanaman kangkung dan adenium? Yang katanya tidak masalah disiram banyak.

Tema berkebun ini sangat amat luas, seluas samudra, kalau saya punya pengalaman ya saya kasih tahu, kalau tidak punya pengalaman ya silakan cari sendiri jawabannya. Suka berkebun HARUS rajin upgrade ilmu bisa lewat internet atau majalah berkebun 🙂 .

Baca juga: daftar postingan berkebun saya

Tema visa. Pertanyaan mengenai visa juga macam-macam, ada visa turis ybs mau mengunjungi pacar, dengan visa turis bisa tidak untuk menikah?, jujur atau bohong kalau ditanya atas undangan pacar ke Jerman? Eh jujur ternyata visanya ditolak. Bagaimana kalau visa ditolak. Asuransinya bagaimana, dan 101 pertanyaan lainnya.

Baca juga: category/pengajuan visa paspor dokumen lainnya

Tema mix marriage, tergantung suasana hati saya nih, kalau lagi bad mood ya kesal kalau saya dianggap paranormal, misal cowo Jerman itu pelit ya? saya jawab dalam hati saja: “katanya cewe asia mata duitan?”. Pria Jerman cuek ya kak?. ” .. ya kalau sudah ditolak kamu nya masih nyosor ya dicuekin aja toh“. Bagaiman tahu bule yang baik, bagaimana tahu bule serius sama kita, bagaimana tahu bule scammer atau tidak, bagaimana kekep si bule haha, kalau penghasilan sekian cukup bagus ga?. “.. yaelah mana ada penghasilan/duit yg cukup, gaji besar pengeluaran juga tidak kalah besar“. Kenalin dengan teman kk dong, bosan join online date ketemu scammer melulu, “yaelah teman saya nenek-nenek semua tuh, apa saya tanya aja ke para nenek tsb kali aja punya cucu?” 😀 . Banyak pertanyaan unik-unik mengenai tema ini saya sampai bikin banyak catatan khusus pengen membahasnya di blog, cuma satu kekurangan saya KURANG WAKTU hahaha.

Baca juga: category/mixed marriage

Tema suka sama blog kk, suka sama tema berkebun, tema Jerman dll, nah email model begini saya suka deh, gampang kan menjawabnya, dimana saya tidak dianggap paranormal atau agen konsultasi 😀 .

Makanya diatas saya bilang sebisa mungkin saat saya membaca dan ingin membalas email, saya ingin suasana hati saya lagi baik, karena kalau lagi bad mood saya bakalan jadi pemilik blog yang judes. Puji Tuhan seingat saya belum pernah judes saat membalas email kecuali ke anak muda yang namanya E tobat deh kalau sama kamu Eddd. Saya tidak perduli kalau ke dia, kalau mau marah ya pasti saya marah besar haha.

Belakangan saya berpikir, para blogger otomatif ada satu yang saya ingat sehari blogger ini dapat pageviews 1 JUTA, apa dia dapat surat pembaca yang lebih gilaa banyaknya dari saya?.

Kata bapaknya Benjamin saya disuruh minta 1 eur tiap kali balas email, haha saya bisa kaya raya kalau lakukan hal tersebut. Suamiku ini bilang layani aja yang mau beli bibit tanaman, yaa saya nyengir tiap kali dia ngomong begitu 😆 .

Sangking banyaknya email yang saya balas, saya tidak pernah memikirkan apakah yang menerima balasan bilang terima kasih atau tidak, ya saya anggap saya sudah melakukan yang terbaik yang bisa saya lakukan. Lagipula buat apa bilang terima kasih kalau ternyata email panjang lebar saya tidak dibaca teliti dan langsung nanya lagi dan lagi. Bayangkan dong saya sudah kasih tahu link dimana dia bisa cari jawabannya dan dia nanya hal yang sama lagi 🙁 . *emailnya sudah agak lama, yang baru kirim email jangan merasa tertuduh ya 😀 .

Iya sih sekarang internet sudah murah ya jadi tidak masalah berulang kali kirim pesan, namun buat saya hal kecil begitu menjengkelkan karena menulis/membalas email butuh waktu loh.

Januari 2015 saya baru buat form kontak blog. Email-email yang masuk melalui form kontak blog ternyata masuk jadi satu. Kalau saya buka dari tablet bisa buka satu persatu tapi saat dari komputer semua yang belum terbaca akan otomatis ikut terbuka, hal ini yang paling membuat pusing. Seperti pada foto dibawah lihat angka 300 itu semua dari form kontak. Kalau saya balas email ke dua atau ketiga saat ingat saya gunakan halaman baru jadi kalau dibalas masuk tersendiri.

Email-email yang masuk melalui form kontak blog ternyata masuk jadi satu

Email-email yang masuk melalui form kontak blog ternyata masuk jadi satu

 

Terkadang rasanya ingin menghilangkan form kontak dari blog saya ini, untuk sekedar break dan bisa fokus ke hal lain misal waktunya saya gunakan untuk menyapa para blogger yang sudah lama tidak saya sapa.

Namun saya ingat tweet nya seorang blogger cumilebay.com yang intinya sih tanpa pembaca (pengunjung) blog, kita pemilik blog bukan apa-apa, daku lupa persisnya isi tweet dia, tapi begitu intinya. Makanya ya bener juga sih kalau bisa saya layani para fans yang email haha ya kenapa tidak kan.

Bulan apa tepatnya saya lupa (tahun 2015), ada pria Jerman yang kirim email dalam bahasa Jerman, intinya katanya berkat blog saya pacarnya (orang Indonesia) jadi tahu tentang Jerman dan adat istiadatnya, ya tidak sampai detail banget pastinya ya, saya toh nulis dari sudut pandang saya sendiri dan yang saya lihat dalam keseharian.

Nah itu email tidak saya balas, karena saya bingung setelah menulis 2 kalimat terima kasih mau bilang apa lagi. Bapaknya Benjamin saya suruh balas banyak tingkahnya gggrrhh, kalau yang nulis dalam bahasa Indonesia biar yang email dari pria sepertinya saya bisa aja ketemu topik buat ditulis daripada hanya ucapan terima kasih.

Pas bapaknya Benjamin tanya lagi kalau saya sudah sebulan belum balas email si orang Jerman tuh doi agak marah, katanya itu yang email dari fans loh yang suka sama blog kamu, iihh intinya mirip banget kan sama tweet cumilebay kalau pembaca tuh adalah raja.

Karena saya sudah terlalu banyak ngoceh, kalimat penutup nih ya. Terima kasih buat kalian yang sudah meluangkan waktu mengirimkan email buat saya. Sebisa mungkin akan saya balas, namun maaf kalau selalu lama baru dibalas, kalau saya tidak tahu yang ditanyakan sebisa mungkin saya carikan jawabannya, kalau tidak ketemu ya silakan cari sendiri ya.

Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya, terima kasih buat yang sudah setia mengikuti blog saya. Terima kasih sudah share tulisan-tulisan saya ke sosial media. Doakan saya selalu bahagia dan tulus hati menjawab pertanyaan (email/komentar) ke blog saya ini 🙂 .

Advertisements

69 thoughts on “Serasa Jadi Customer Service Blog

  1. Waaaahh banyak banget ya mbak emailnya. Aku aja satu dua dan jarang banget kadang males klo udah nyeleneh. Apalagi mbak nella. Hahahaha

  2. Nellaaaaa…
    Baik banget sih dikaaau, mau meluangkan waktu buat bales2 semuanyaaa…

    Nah, justru itu yang aku masih rada susah Neeeel…
    Kadang komen di blog gak kejawab, kalo ada yg mensyen di twiter pun suka ada yang kelewat, komen di IG apa lagiii…aku suka sering merasa bersalah gitu Neeeel..

    Tapi kadang emang ngatur waktunya sih yang suka ribet…makanya aku selalu sempetin buat blogwalking aja…semacam menebus kesalahan gitu bhahahaha….

    • kalau sdh ku balas emailnya 2-3x masih tetap email lagi, biasanya aku udahan dulu ga lanjut, terngantung mood juga sih Ry, email2 baru masuk lagi banyak, yg lama masih terus dapat balasan, lama2 aku jenuh haha. Mengatasi jenus ya BW atau main Fb dulu 😀 . Pokoknya apa yg bikin happy ya itu duluan kulakukan 😀 .

  3. wuaahhhh komennya udh dibukaa ^o^.. aku slalu baca blogmu walo komennya ditutup kemarin ;).. Walo ga bisa berkebun, tp tetep aja suka mba liat tanaman2 yg kamu tanam, cara2nya… dan pas tumbuhannya udh berkembang :)… ama kisah ben tentunya ;D

  4. Salah satu resiko & manfaat ngeblog mba 🙂
    saya juga pernah ngalamin sampe2 sibuk jawabin pertanyaan via email dibanding nulis di blog malah dulu saya sempet kasih pin BBM & WA juga tapi lama2 kewalahan dan semenjak itu ga pernah ngasih lagi PIN atau WA daripada berabe 🙂

    • Hai mbak Ayu, iya loh saya juga sering gitu bbrp hari ngebut jawab email masuk, akibatnya malah jd ga sempat buat tulisan baru di blog 😀 . Banyak sih yg nanya BBM; WA; Line, no hp dll saya bilang tidak punya. Klo chat memang saya tidak mau, waktu akan habis jawab 1 org saja.

  5. lama-lama si ben bs jd asistennya emak tuuhhh….. jgn bosen2 aku gangguin ya mb cantikkk heeee

  6. gmn klo buka page khusus FAO aja bu? jd pertanyaan² yg ud pernah dilempar oleh pembaca ttg tema² tertentu itu dikumpul dan dijwb dlm 1 hal, jd ga usah bolbal jawabin email misal ada yg punya pertanyaan serupa, hemat waktu, just my 2 cents

  7. Itu tandanya punya banyak penggemar mbak. Aku aja udah setahun ngeblog nggak pernah dapat email dari pengunjunh yang nanya2 ha ha ha…. Risiko jadi blogger terkenal itu mungkin mbak.

  8. ya ampun ya mama ben, ampe punya jadwal khusus untuk bales email saking banyak yang nanya…
    Ben giginya udah banyak, tambah cakep aja , salam kecup ya mba buat ben… 🙂

  9. wuih.. baru sadar kolom komentar udah dibuka mbak nella. 😀
    memang nyebelin kalo harus jawab pertanyaan yang sama berulang2. hehehe..

    jadi kebayang kalo jadi artis yang harus diwawancarai sama berbagai media di tanyain pertanyaan yang sama terus. makanya harus diadain konfrensi pers supaya gak perlu jawab ulang2 😀
    adain konfrensi pers deh mbak. hihihi…

  10. Semakin terkenal blog, semakin banyak pertanyaan ya Nel. Eh tapi bener lho Nel blogmu ini selalu muncul kalo searching perkawinan campur. Soalnya dulu aku pas mau ngurusin dokumen2 kawin, kan belum punya blog. Akhirnya googling, pasti blogmu yg muncul haha. Sampai dulu aku mikir “wah, blog ini terkenal banget sampai muncul berkali2” dan ternyata emang terkenal.
    Blog kami meskipun ga tenar2 banget, juga sering dapat email, dari yg nanya2 sampai curhat. Pas aku masih di Surabaya dulu sampai beberapa kali ketemu sama pembaca2 blog yg mau nanya2. Seneng kalo bisa bantu, tapi senep kalo nanyanya hal2 yg sudah jelas2 tertulis diblog. Kayak mau instan, ga mau berusaha baca.

    • Hai Den, makin menggila belakangan ini surat/email pembaca 😀 . Hahahah iya senep bangett klo yg ditanya sdh ditulis di postingannya eh ditanya ulang ke email. Misalnya mengenai MVV tuh sampai ku link ke blogmu harusnya sudah super jelas dong, dan bahkan dulu ada ibu yg tinggal di Belanda ikut rajin bantu jawab krn dia terima email tiap kali ada yg komen, ibu tsb jadi bosen juga dan aku juga jenuh krn yg ditanya sdh pada dijawab pada komen sblmnya, ya jadi aku tutup aja postingan mvv tsb ga bisa dikomen lagi 😀 .

  11. ih udah dibuka kolom komentar hahahaha ehtapi yang nanya nanya tanpa searching dulu itu kayaknya agak gengges emang ya hihi akua pernah baca satu instragrammer yang suka masak, sampe bikin peringatan BACA DULU SEBELUM TANYA, lha habisnya nanyanya itu pertanyaan yang udah ditanyakan orang di atasnya. males banget kan yaaa

    • Sdh dari postingan sblm ini ku buka komennya Ndang 😀 . Iya dulu sering begitu di postingan ttg visa, krn kesel ku tutup aja komennya, sdh 250 an yg komen termasuk aku, mungkin orang2 males juga baca krn kebanyakan hahaha. Sptnya bagus juga diberi kalimat peringatan di form kontak ku kali ya, suruh cari sendiri dulu baru nanya ke aku hahaha.

    • Klo sms aku ga mbak kan mahal buat yg ngirim dr tanah air, tp banyak yg tanya WA, bbm line .. aku sdh seremlah klo chat/online waktu lebih gak terorganisir lagi hehe. Emailmu belum ku balas kan sorry yaaa mbak Ami.

Comments are closed.