Pasar Natal di Kota Tua Bad Wimpfen

loading...

Pasar Natal di Kota Tua Bad Wimpfen. 30 November, Jumat minggu lalu, saya berkesempatan mengunjungi pembukaan pasar Natal di kota tua Bad Wimpfen. Hari itu salah satu lokasi tempat suami tercinta bertugas adalah di Bad Wimpfen. Jam 5 sore saya di turunkan di pintu masuk, lalu suami mengunjungi pasien-pasiennya. Kami janjian bertemu ditempat yang sama dalam waktu 2,5 jam. Saya asyik berjalan-jalan menikmati ramainya pasar Natal ;-).

Pasar Natal di Kota Tua Bad Wimpfen. Selamat Datang di Pasar Natal Kota Tua Bad Wimpfen
Selamat Datang di Pasar Natal Kota Tua Bad Wimpfen

Pasar Natal (bahasa Inggris: Christmas market) adalah pasar malam yang diadakan untuk merayakan Natal selama adven, terutama empat minggu sebelum hari Natal. Pasar malam ini awalnya merupakan tradisi di Jerman dan Austria, namun sekarang meluas ke berbagai negara di dunia.

Pidato Pembukaan Pasar Natal 2012
Pidato Pembukaan Pasar Natal 2012

Dalam bahasa Jerman, tradisi ini disebut Christkindlmarkt, Christkindlesmarkt, Christkindlmarket, atau Weihnachtsmarkt.

Christmas Market Bad Wimpfen Germany Nov 2012
Christmas Market Bad Wimpfen Germany Nov 2012

Di pasar Natal banyak sekali stan-stan berbentuk kios kecil yang dibangun dari kayu. Selain makanan dan minuman, di stan-stan pasar malam juga dijual mainan, kerajinan tangan, dan hiasan pohon Natal.

Saya Suka melihat Lampu-lampu Hias dan Dekorasi Natal Sungguh Indah
Saya Suka melihat Lampu-lampu Hias dan Dekorasi Natal Sungguh Indah
Yang kedinginan minum Glühwein dulu
Yang kedinginan minum Glühwein dulu

Stan-stan yang populer di pasar Natal, misalnya: gua Natal, zwetschgamännla (boneka dari buah prem kering), nussknacker (boneka kayu pemecah kacang), gebrannte mandeln (kacang badam bersalut gula), kue-kue Natal seperti lebkuchen dan magenbrot (roti jahe), christstollen (stollen), dan bratwurst. Orang dewasa biasanya minum glühwein (anggur hangat, dengan atau tanpa brendi) atau eierpunsch (egg nog ala Jerman).

Stand-stand yang Menjual Pernak pernik Taman, Keramik-keramik, Hiasan-hiasan Natal
Stand-stand yang Menjual Pernak pernik Taman, Keramik-keramik, dan Hiasan-hiasan Natal

Saya sudah beberapa kali mengunjungi kota tua Bad Wimpfen, jadi sudah tahu kalau kesana sebaiknya menggunakan sepatu kets, karena jalanannya berbatu-batu, kadang menanjak kadang menurun curam.

Banyak Stand Makanan, yang Lapar silakan pilih ada sosis, coklat, kue-kue tradisonal Jerman
Banyak Stand Makanan, yang Lapar silakan pilih ada sosis, coklat, dan kue-kue tradisonal Jerman

Walaupun jari-jari kaki dan tangan mengeras karena dinginnya cuaca malam itu, namun saya puas selama 2,5 jam menikmati suasana pasar Natal. Beberapa kali saya memasuki toko-toko sekedar menghangatkan badan. Oh ya tidak lupa saya membeli kue Schneeball pesanan suami.

Sebelum Pulang Beli Schneebälle dulu. Cemilan Jerman yang Enak
Sebelum Pulang Beli Schneebälle dulu. Cemilan Jerman yang Enak
Bangunan-bangunan Tua Berhiaskan Lampu-lampu Aneka Warna
Bangunan-bangunan Tua Berhiaskan Lampu-lampu Aneka Warna

Begitu sampai rumah saya cek temperatur, penasaran karena diluar rasanya sangat amat dingin. Oo ternyata suhunya sudah minus, pantas saja menggigil!.

Video Pasar Natal Bad Wimpfen 2012 durasi 2:18 menit

Sumber: Wikipedia dan pengalaman pribadi.

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

35 thoughts on “Pasar Natal di Kota Tua Bad Wimpfen

  • December 10, 2012 at 10:40 am
    Permalink

    wih banyak muakanan.. 😛 suhu minus gimana dinginnya ya…

  • December 6, 2012 at 8:11 am
    Permalink

    What a lovely market…! The video was lovely..
    Charles Dickens was right. Christmas is a time when most ‘open their hearts’… 🙂

  • December 6, 2012 at 5:22 am
    Permalink

    Huaaa…template kita sama ya 🙂

    Mbak, pasarnya seru ya. Meriah. Kalo di Jakarta, hiasan begitu cuma bisa didapat di mall.

    • December 6, 2012 at 9:18 am
      Permalink

      Setiap ada themes baru kadang iseng coba-coba, sejauh ini masih suka lovebird :D.
      Ya kalau di Jakarta atau kota besar lainnya di Indonesia memang suasana Natalnya hanya di mal-mal. Makanya saya suka nih yang di Jerman, hampir di tiap kota bikin pasar Natal, saya suka lihat barang-barang handmade pengen contek ide bikinnnya :D.

  • December 5, 2012 at 5:06 pm
    Permalink

    Hai Nella, komen pertamaku nih, selama ini senang ngikutin kamu nanam sesuatu kyk bunga atau sayuran.. hobi kita sama ternyata
    Aku juga senang ada photo dan video juga … seperti hadir disana

    • December 5, 2012 at 5:11 pm
      Permalink

      Hai Mama Yara terima kasih sudah sering mengikuti cerita-cerita saya di blog ini :D.

  • December 5, 2012 at 1:30 pm
    Permalink

    wahhhhh..seperti di negeri dongeng…..hiiii

  • December 5, 2012 at 9:08 am
    Permalink

    Ngiler liat cemilannya..tp koq kayaknya bentuknya gede-gede banget ya Mba??

    • December 5, 2012 at 12:39 pm
      Permalink

      Iya akang, sangking besarnya, saya sampai 3 kali makan :D.

  • December 5, 2012 at 8:23 am
    Permalink

    Penyambutan Natal di sana sudah dimulai ya. Padahal kan itu belum masuk bulan Desember.
    Iya sudah kebayang dinginnya, lebih terasa suasana natalnya. 🙂

  • December 4, 2012 at 9:43 pm
    Permalink

    lucu banget pasar natalnya!!! 😀
    gua suka semua yang bernuansa natal.. hahaha

    • December 5, 2012 at 12:37 pm
      Permalink

      Sama Arman, aku juga suka suasana pasar Natal karena kalau di Indonesia kan ga ada yang semacam ini.

  • December 4, 2012 at 11:21 am
    Permalink

    Egg nog, Mbak enak banget.. Ada yang khas Jerman gitu ya? ATau cuma penamaannya aja yang beda?

    • December 4, 2012 at 2:17 pm
      Permalink

      Kalau di Indonesia namanya minuman telur kopyok, kuning telur yg pakai madu gitu mbak.
      Nah kalau versi Jerman kuning telurnya di campur wine dan lemon.
      Aku ga suka mbak :D.

  • December 4, 2012 at 6:15 am
    Permalink

    Christmas marketnya baguas sekali ya Nel, pasti suasananya juga jauh beda dengan market-market yang lain. Yang jelas penuh lampu dan warna-warni meriah, senang sekali ya bisa pergi berduaan dengan misua… 🙂

    • December 4, 2012 at 8:49 am
      Permalink

      Hai pak Ded, sayangnya hari itu suami hanya menurunkan saya di pintu masuk, kemudian dia lanjut bekerja. Saya di jemput 2,5 jam kemudian. Sabtu ini mau ke pasar Natal di kota lain baru dengan suami, pas libur dia :).

  • December 4, 2012 at 1:51 am
    Permalink

    belum winter ya kak?klo ditmbah salju tmbah keren tuh pasarny 😀

    • December 4, 2012 at 8:44 am
      Permalink

      Hai Rina, pas pasar Natal 30 Nov. belum salju, nah tgl 2-3 baru turun salju. Belum sempat posting fotonya di blog :D.

  • December 3, 2012 at 8:58 pm
    Permalink

    Christmas Marketnya keliatan bagus dan seru yaaa.. Di sini ga ada christmas market Nel… kemarin ada sih stall jualan gitu, tapi ga banyak dan ga rame banget.

    • December 3, 2012 at 9:26 pm
      Permalink

      Hari minggunya aku ke Christmas market dekat rumah (Sinsheim) ga seru, dalam waktu 15 menit sudah semua stand aku kunjungi. Yang seru yang di kota tua Bad Wimpfen. Sabtu ini rencananya mau lihat yang di Heidelberg ;-).

  • December 3, 2012 at 1:06 pm
    Permalink

    Met malam mba Nella,
    Asyik nih baca ceritanya. Saya baru pulang kerja, biasa langsung on laptop. Kebiasaan baru sekarang langsung buka reader-nya WP. Jadi cerita yg di post ini cukup menghibur …
    Oh ya mba, itu kenapa disebut Kota Tua ya? Kalo saya baca sepertinya asyik juga kota-nya. Bisa ada jalan berbatu dan naik turun begitu. Nah terus pasar Natal ini mungkin seperti pasar kaget di Sukabumi kalau mau Lebaran. Pasar yg didirikan sementara di minggu pertama puasa dan berakhir di malam takbir. Ah tapi tentu keadaannya gak serapih di pasar Natal kota tua ini…
    Baik mba, selamat menyambut Natal ya. Semoga selalu berbahagia disana bersama suami tercinta.
    Salam persahabatan selalu…

    • December 3, 2012 at 9:44 pm
      Permalink

      Namanya Bad Wimpfen, disebut kota tua, karena kota ini ditemukan sejak abad 13. Iya mas Asa seperti pasar malam menjelang hari raya. Salam persahabatan juga ya :).

  • December 3, 2012 at 7:41 am
    Permalink

    kelihatannya meriah ya mbak.. itu cemilannya kok bentuknya aneh mbak, rasanya?

    • December 3, 2012 at 2:29 pm
      Permalink

      Rasanya manis ‘Ne, itu biskuit ko cuma dibentuk bulat :D.

    • December 3, 2012 at 2:28 pm
      Permalink

      iya pak Lambang yang di Bad Wimpfen pasar malamnya meriah :D.

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: