Musim Dingin di Jerman

loading...

Kalau tahun lalu (2011) salju tebal datang pertama kali tanggal 20 desember klik disini, dan itupun salju tebalnya hanya dua kali, di bulan desember dan di bulan Februari 2012. Nah tahun ini salju datang lebih awal dan lebih parah!.

Pemandangan Salju Tebal Pertama dari Balkon Rumah di Sinshein. 02.12.2012
Pemandangan Salju Tebal Pertama dari Balkon Rumah di Sinshein. 02.12.2012

Tahun ini salju mulai turun tanggal 2 Desember, hampir setiap hari. Kalau hanya salju saja, ya senang sih, bisa jalan-jalan sambil potret sana sini, sebelnya kalau turun hujan (air), udaranya jadi amat sangat dingin.

Kalau Parkir Mobil di Jalanan.  Sebelum Berangkat Harus dibersihkan dulu Saljunya
Kalau Parkir Mobil di Jalanan. Sebelum Berangkat Harus dibersihkan dulu Saljunya

Kereta jadi sering telat, ya tidak parah-parah amat si, paling telat 5-7 menitan. Telat juga karena keretanya melaju tidak secepat biasanya, karena salju jadi keceptannya berkurang. Menunggu (diluar ruangan) ketika musim dingin adalah sesuatu yang menjengkelkan karena satu alasan : DINGIN!.

Pemandangan Salju di Bad Rappenau. 6.12.2012
Pemandangan Salju di Bad Rappenau. 6.12.2012

Jalanan jadi licin, saljunya mencair lalu sepatu kemasukan air hiks!. Pakai baju harus berlapis-lapis, celana panjang dua lapis, syal, topi, sarung tangan. Perlengkatan tempur sudah lengkap baru keluar rumah :D.

Ladang Pertanian Kini Tertutup Salju Tebal. Bad Rappenau arah Zimmerhof 06.12.2012 Jam 17.19
Ladang Pertanian Kini Tertutup Salju Tebal. Bad Rappenau arah Zimmerhof 06.12.2012 Jam 17.19

Frank, suamiku bilang, musim dingin sangat menyebalkan, naik mobil harus hati-hati karena jalanannya jadi sangat licin. Kemudian saya bilang dia ”..buatku salju menyenangkan ko, kalau di Indonesia cuaca panas baru tuh menyebalkan” :D.

Seorang Bapak Menaburkan Garam untuk Mencairkan Salju. Zimmerhof Bad Rappenau 06.12.2012
Seorang Bapak Menaburkan Garam untuk Mencairkan Salju. Zimmerhof Bad Rappenau 06.12.2012

Ada pertanyaan bagus dari Chris Kenapa salju bisa mencair setelah ditaburi garam?.

Saya hanya tahu “garam bisa menurunkan titik lebur salju/es“.

Coba cari infonya di internet ketemu penjelasan berikut:

Untuk mencairkan salju di jalanan dilakukan dengan meleburkan garam dapur atau urea. Penambahan garam dapur akan menyebabkan titik beku (titik lebur) air akan turun di bawah 0° C. Air murni akan membeku pada 0° C, sehingga bila suhu udara mencapai 0° C air hujan akan berubah menjadi -10° C, maka pada suhu -6° C air hujan berubah menjadi salju, dan salju yang ada di jalanan akan segera mencair bila di taburi garam dapur. Referensi Indonesiakutercinta

Buat yang jago kimia, kalau mau kasih tambahan ditunggu penjelasannya ;-).

Pemandangan Salju Tebal Depan Rumah di Sinsheim 07.12.2012
Pemandangan Salju Tebal Depan Rumah di Sinsheim 07.12.2012

Kalau salju tebal, dan suami pergi kerja, ya saya pergi jalan-jalan sendirian ke kota. Main salju sepanjang jalan, bikin cetakan kaki kita, potret pemandangan sepanjang jalan. Orang-orang pakai payung untuk menepis salju yang turun, kalau saya ya dinikmati saja dong ;-).

Siap Jalan-jalan Sendiri Keliling Sinsheim. 07.12.2012
Siap Jalan-jalan Sendiri Keliling Sinsheim. 07.12.2012

Selamat menikmati foto-foto lainnya ;-).

Pemandangan Salju Tebal di Sinsheim Jerman. 07.12.2012
Pemandangan Salju Tebal di Sinsheim Jerman. 07.12.2012

I can’t wait for winter…the snow, the ice skating, hot chocolate, days off school, snowball fights, winter clothes. Agh I love it. -Unknown quotes

Wasserschloss Bad Rappenau. Kiri 12 Nov 2012 Ketika Musim Gugur, Kanan 10 Desember 2012 Musim Dingin
Wasserschloss Bad Rappenau. Kiri 12 Nov 2012 Ketika Musim Gugur, Kanan 10 Desember 2012 Musim Dingin

Kadang-kadang saya masih sering ke Bad Rappenau untuk berbagai keperluan, salah satunya seperti hari ini mengambil sertifikat kursus Integrasi. Salju di Bad Rappenau lebih parah dari di Sinsheim. Kaos kaki basah lagi karena air dari salju yang mencair merembes kedalam sepatu.

Video Pemandangan Musim Dingin di Bad Rappenau.

“Every winter, When the great sun has turned his face away, The earth goes down into a vale of grief, And fasts, and weeps, and shrouds herself in sables, Leaving her wedding-garlands to decay – Then leaps in spring to his returning kisses.”
– Charles Kingsley

Pemandangan Taman di Bad Rappenau ketika Musim Dingin. Foto 10 Desember 2012
Pemandangan Taman di Bad Rappenau ketika Musim Dingin. Foto 10 Desember 2012

I love the first snowfall of the year; with the arrival of winter I feel close to home. We have our Christmas rituals and family dinners. And as I reflect, I smile at the nostalgia of my life. -Unknown quotes

Siap-siap Kaos Kaki Basah Lagi. Derita Musim Dingin at Bad Rappenau 10 Desember 2012
Siap-siap Kaos Kaki Basah Lagi. Derita Musim Dingin @ Bad Rappenau 10 Desember 2012

You are warmer then the summer time, so I hold you threw the winter time and the love inside your eyes can turn a cloudy day to sunshine. -Trey Songz

Menunggu Kereta untuk Pulang Ke Sinsheim. at Stasiun Kereta Bad Rappenau Penuh Salju.
Menunggu Kereta untuk Pulang Ke Sinsheim. @ Stasiun Kereta Bad Rappenau Penuh Salju.

Welcome, winter. Your late dawns and chilled breath make me lazy, but I love you nonetheless. ~Terri Guillemets

Temperature 8 Desember 2012. Jam 9 pagi suhunya minus 1,5 ; jam 3 sore 0,9 Derajat C ; hampir jam 9 Malam minus 7,8. Kamis ini Ramalannya lebih minus 12 derajat. Tarikkk Selimuttt
Temperature 8 Desember 2012. Jam 9 pagi suhunya minus 1,5 ; jam 3 sore 0,9 Derajat C ; hampir jam 9 Malam minus 7,8 Derajat Celcius. Kamis ini Ramalannya lebih minus 12 derajat. Tarikkk Selimuttt

I love the look of Winter, but hate the temperature. -Unknown quotes

Video Pemandangan Musim Dingin di Sinsheim

I love the feeling of winter, when you know it’s getting closer to Christmas. -Unknown quotes

Video Pemandangan Musim Dingin di Jerman (naik mobil).

I wonder if the snow loves the trees and fields, that it kisses them so gently? And then it covers them up snug, you know, with a white quilt; and perhaps it says “Go to sleep, darlings, till the summer comes again.”
― Lewis Carroll, Alice’s Adventures in Wonderland & Through the Looking-Glass

Tulisan Terkini

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

112 thoughts on “Musim Dingin di Jerman

  • May 10, 2013 at 8:50 am
    Permalink

    hai mbak gra.gra aku sering liat blog mba jadi mimpi tinggal d Jerman ni,,, hahaha tpi pas musim gugur..serasa bneran 🙁

    • May 10, 2013 at 2:14 pm
      Permalink

      Hai Mirna, dulu saya juga ngimpi pengen tinggal di LN, eh terwujud. Semua diawali punya impian ;).

  • January 17, 2013 at 9:09 am
    Permalink

    Nice blog. Salam kenal Nella.

    ternyata salju di Jerman bagus2 ya, gak seperti di East coast Amerika sini (saya di White Plains,New York), salju hanya turun seharian biasanya campur dengan hujan. akibatnya ya winter feel nya tidak terlalu berasa karena 2-3 hari sudah mencair lagi. paling dingin sih kadang bisa minus 6 pernah minus 10 celcius cuma jarang sekali. kemarin monday saja naik jadi 12 celcius eh 1 hari kemudian turun ke 1 celcius. drastis hehehe. bisa saja sih liat salju yang agak bagus di kota yang agak arah ke Canada cuma ribet bener ya hahaha.

    • January 17, 2013 at 5:55 pm
      Permalink

      Hai Fufu Christie salam kenal juga ya :). Baru tahun ini salju tebalnya berhari-hari. Kalau malam pernah sampai minus 4.
      Wahhh ko bisa drastis gitu dari 12 langsung 1 celcius, kalau disini bertahap dalam seminggu perlahan turun suhunya.

  • December 30, 2012 at 12:17 am
    Permalink

    kalau musim salju berarti kulkasnya dimatiin dong mba? *hemat listrik* 😀

    • December 30, 2012 at 9:25 am
      Permalink

      Nga dong, paling kalau mau dinginin sesuatu taruh aja di luar rumah :D.

  • December 21, 2012 at 9:53 pm
    Permalink

    Beli boots yang tinggi tapi tebel Nel, biar hangat. Dan jangan lupa yang sol sepatunya gak licin, biar gak meluncur hihi… Disini angin lagi menderu-deru…

    • December 22, 2012 at 10:06 am
      Permalink

      Gw sudah punya Nel, tapi kalau jalan berjam-jam sakitt, jadi kupakai kalau pas naik mobil aja hehehe.
      Gw bbrp kali hampir jatuh krn jalanan licin, untung selalu gandengan dg suami :D. Disini hujan mulu.

  • December 19, 2012 at 1:17 am
    Permalink

    Ya Nel, kemarin ini saya di New York paling dingin belum sampai 0 derajat C, karena belum biasa saya pakai baju berlapis-lapis, jaket dengan lapisan bulu angsa, di dalam pakai longjhon (meskipun hanya baju nya saja), celana panjang dua lapis, syal, topi, sarung tangan, belum lagi kalau kita baa kamera untuk potret sana sini.
    Kebayang apa lagi kalau suhunya begini, dengan salju setebal ini ?
    Jadi ribet sendiri….he3x

  • December 18, 2012 at 10:28 am
    Permalink

    Wah pasti seru ia kak, disana 🙂
    kapan aku bisa rasain salju langsung turun ke tangan 😐

  • December 17, 2012 at 2:15 pm
    Permalink

    kapan bisa jalan-jalan melihat kondisi secara nyata ….???

  • December 17, 2012 at 2:12 pm
    Permalink

    Putih bersih ya kalau udah salju. Tapi kotanya memang dasarnya bersih sih ya.

  • December 17, 2012 at 7:09 am
    Permalink

    mana foto mbak Nella close-up iming2 makan es puter salju! kenjan, ndak abis-abis. ada banjir salju?

    • December 16, 2012 at 4:10 pm
      Permalink

      Ditunggu saja Ta, coba naik ke gunung deh ataua dataran tinggi gitu hehehe :D.

  • December 16, 2012 at 3:26 am
    Permalink

    halloooo mbaaakk.. huwaaaa aku baru berkunjung disini >..<

    kalau salju aku suka banget lihatnya. kalau merasakanpun pasti seneng banget deh, soalnya disini cuma bisa merasakan panas. Mungkin orang eropa gak suka salju karena merasa merepotkan buat beraktifitas yak. seperti kita gak suka hujan karena buat becek dan kotor..

    • December 16, 2012 at 7:28 am
      Permalink

      Haiiii Niee :). Benar banget Niee orang2 banyak yg ga suka salju krn kadang bikin repot misalnya pas di jalan raya kan jadi licin, kalau anak.anak sih tetep aja senang tuh :D.

  • December 15, 2012 at 5:58 am
    Permalink

    Hallo mba, salam kenal ya. Asli itu foto2 salju bikin pengen nyobain hehe

    • December 15, 2012 at 11:02 am
      Permalink

      Hallo Nonik aka nyonyasepatu (namanya unik deh), salam kenal juga ya :).

  • December 14, 2012 at 8:58 pm
    Permalink

    Hi mba Nella, salam kenal dari Jakarta 🙂
    Wah berarti kalo disana AC malah bikin ruangan jadi anget ya mba? hehehe..

    • December 14, 2012 at 9:02 pm
      Permalink

      Hai OMG salam kenal juga ya :).
      AC sangat jarang, karena biaya listrik mahal. Rumah-rumah di Jerman punya nya penghangat ruangan,
      setiap ruangan ada alat penghangatnya, ada yang pakai minyak, kayu, gas dan listrik.

      • December 15, 2012 at 2:01 am
        Permalink

        ooo listrik mahal gitu ga pada demo mba kayak di sini? 😛
        kalo gitu selamat bersalju-salju ria ya mba di sana,
        salam buat suami 🙂

        • December 15, 2012 at 10:59 am
          Permalink

          Perusahaan listrik di Jerman banyak pilihannya, klo tarifnya naik, bisa pindah ke perush listrik lain, jadi masyarakat tinggal pilih saja yag mereka sukai :).
          Bensin naik juga ga pernah ada demo, adem2 aja :D. Thanks ya nanti saya sampaikan salam dari OMG :).

  • December 14, 2012 at 6:26 am
    Permalink

    belum pernah ane rasakan pengalaman di musim dingin

  • December 14, 2012 at 6:24 am
    Permalink

    salam kenal saja dulu ya admin blog keren ini

  • December 14, 2012 at 6:15 am
    Permalink

    Jadi kepengen ke Jerman mbak. Pasti seru tuh, main salju setiap hari..
    Tapi, dinginnya juga ga kalah 😀

    • December 14, 2012 at 4:54 pm
      Permalink

      Kalau matahari bersinar cerah ya seru, klo mendung malas keluar rumah :D.

      • December 15, 2012 at 3:34 am
        Permalink

        Uah…
        kok nggak ada fotonya Mbak ?? nggak nyoba di foto ??

  • December 14, 2012 at 5:39 am
    Permalink

    tak terbayang dinginnya seperti apa,
    pernah merasakan suhu 7 derajat aja tanganku sudah beku…..
    salam kenal ya

    • December 14, 2012 at 4:45 pm
      Permalink

      Hai Monda harus pakai sarung tangan :D,
      aku pernah 2 kali ngumpulin salju di balkon ga pakai sarung tangan,
      tangan langsung merah membeku.

      Salam kenal juga ya :).

  • December 13, 2012 at 10:56 pm
    Permalink

    aku suka saljuuuu.. di italy selatan saljunya ga turun2.. hik

    • December 14, 2012 at 4:43 pm
      Permalink

      Mungkin di dataran rendah kali ya, sabar pasti datang :).

  • December 13, 2012 at 4:01 pm
    Permalink

    Thanks Nella, foto-fotonya seperti menghadirkan salju dihadapan saya nih, bikin do’anya makin kenceng biar bisa menghirup dan merasakan sendiri winter plus salju….

  • December 13, 2012 at 1:54 am
    Permalink

    mba tgl 17 des ini aku mo keliling eropa….sampe jerman tgl 30 des…hotel ku di daerah Sohren…jauhkan dg tempat tinggal mba? aku selalu memantau tulisan mba spy tau perkembangan di sana….siapa tau nanti kita bs ktemuan ya mba…thx

    • December 13, 2012 at 11:06 am
      Permalink

      Hai Rina, saya tinggal di Sinsheim. Sohren Sinsheim jaraknya 170 an km, naik mobil hampir 2 jam. Naik kereta barusan check http://www.bahn.de ada yg hampir 3 jam dan 4 jam trus di Sohren ada 6 stasiun kamu yg dimana ya? :D. Rencananya di Jerman mau ke kota mana saja Rin? kunjungi pasar Natal deh seru liat stand2 yg jualan, trus lampu2 hiasnya, trus makanan2nya :). Kalau misal naik kereta trus lewat Sinsheim HBF(Elsenz) bisa mampir ke rumahku :).

  • December 13, 2012 at 1:50 am
    Permalink

    mba …aku selalu memantau tulisan mba…secara desember aku mo keliling eropa…berakhir di jerman…di jerman aku di hotel daerah Sohren, jauh kah dengan tempat tingggalnya mbak? thx

  • December 12, 2012 at 3:30 pm
    Permalink

    Indah banget ya keliatannya… Jadi pengen tau gimana rasanya. Tapi gak berani ah sama suhu udaranya 😀

    • December 12, 2012 at 10:38 pm
      Permalink

      Hai Prita, dua tiga kali indah, kalau cuma salju saja alias ga pakai hujan ya indah, kalau hujan jadi dinginnn :(.
      Kalau mau tau rasanya masukkin tanganmu ke freezer pasti menggigil. Saat ini diluar suhunya minus 7,2 derajat C jam 22:39. Dalam rumah hangat ko 22 derajat :).

      • December 13, 2012 at 12:43 pm
        Permalink

        Wooow. Di sini 22 derajat adalah suhu kamar kalo pake AC 😀 suhu luar >30 derajat. Adaptasi ke cuaca super dingin gitu susah nggak Mbak? Ehehe

        • December 13, 2012 at 8:06 pm
          Permalink

          Aku ketika di Jakarta 24 derajat suhu pakai AC :D, adaptasi ga susah ko, paling kalau dingin pakai pakaian tebal saj. Dalam rumah aja nih pakai celana panjang, lengan panjang, kaos kaki wol :D.

  • December 12, 2012 at 3:12 pm
    Permalink

    Saljunya banyak banget, Mbak. Di mana-mana ada, sampai itu sawahnya kok jadi sawah salju gitu. Kasihan sama petaninya, bisa ga panen tuh.
    Coba salju ada di Indonesia pasti lebih putih deh. 🙂

    • December 12, 2012 at 10:35 pm
      Permalink

      Hai mas Gie, petaninya harus istirahat dulu sambil memperbaiki alat-alat pertanian hingga cuaca hangat untuk bertani :).

  • December 12, 2012 at 3:07 pm
    Permalink

    Kalo di PIM mau maen salju mesti bayar…udah gitu bayarnya mahal banget…nyerah deh…!

    • December 12, 2012 at 10:34 pm
      Permalink

      Yg saya tau kalau main ice skating di mall Taman Anggrek ada sih. Wah PIM ya pasti mahal, tapi sekali-kali ya gpp Akang, kalau pengen lihat salju langsung ke Eropa tiketnya lebih mahal lagi :D.

  • December 12, 2012 at 8:42 am
    Permalink

    waahhh saljuuuu…dingin banget yah mbaa

    • December 12, 2012 at 10:04 pm
      Permalink

      Hai Laras, kalau dingin pakaian harus lengkap. Pakai baju dobel trus jaket, sarung tangan, penutup kepala, kaos kaki wol dan sepatu. Kalau di dalam rumah hangat ko, 22 derajat C; tapi diluar lagi dingin sekali minus 6,9 derajat C, saat ini jam 10 malam lewat 5 menit.

  • December 12, 2012 at 6:59 am
    Permalink

    Kalo pas musim dingin, petani sana kegiatannya apa? Khan ga’ bisa nanem2 khan?

    • December 12, 2012 at 10:02 pm
      Permalink

      Tanam menanam stop dulu. Kalau musim dingin para petani memperbaiki alat-alat pertaniannya. Oh ya saya pernah bbrp kali lihat ternyata petani membajak ladangnya di musim dingin dengan truk, mungkin supaya tanahnya tidak mengeras akibat cuaca dingin.

  • December 12, 2012 at 6:13 am
    Permalink

    mbak… salju itu bisa terbakar nggak mbak, koq seperti kapas gitu…

    • December 12, 2012 at 9:59 pm
      Permalink

      Wah pak Harits masih penasaran dengan salju terbakar, besok saya coba bakar deh, pasti langsung mencair :D.
      Iya seperti kapas, setelah lama semakin menumpuk jadi mengeras saljunya :).

  • December 12, 2012 at 5:58 am
    Permalink

    aaaaahh cantiknya… cantik-cantik tapi dingin ya kak hihihiii 😀 beginilah orang Asia yang seumur hidup belum pernah lihat salju secara langsung 😀 excited 😀 waaaw.. selamat menikmati winter aja kak.. btw, di quote nya ada namaku hot chocolate hihihiii 😀

    • December 12, 2012 at 9:58 pm
      Permalink

      Sekarang jam 10 malam, diluar suhunya minum 6,8 derajat C. Dingin-dingin enak nih minum hot chocolate :D.

  • December 12, 2012 at 4:59 am
    Permalink

    mbak… salju itu bisa terbakar ga mbak… koq di syair lagunya amy searc malaysia itu ada kalimat “salju terbakar kehangatan”….

    • December 12, 2012 at 9:56 pm
      Permalink

      Hai pak Harits, Kalau di bakar ya mencair dong saljunya. Saya beberapa kali pegang salju tanpa sarung tangan, kalau kelamaan rasanya seperti terbakar karena dinginnya.

  • December 12, 2012 at 4:51 am
    Permalink

    mbak Nella…sahabat terkasih, maafkan aku ya mbak baru sempat berkunjung silaturahmi disini…lagi ngambek didpn monitor nih aku…hahaaha…sebetulnya sangat rugi besar apalagi kalau enggak berkunjung kemari…berasa banget saljunya mbak disni walaupun lewat foto…bener mbak harus banyak disyukuri musin salju yg sangat mengagumkan di sana ya…daripada panaaasss dan gerah banget nunggu hujan turun disini… 🙂 salam utk suami ya mbak Nella…

    • December 12, 2012 at 9:54 pm
      Permalink

      Hai mbak Jean lama tak bersua :D. Setiap musim mesti disyukuri, ada enak dan ga enaknya.
      Nanti saya sampaikan salam mbak ya :). Oh ya ganti blog mbak Jean?

  • December 12, 2012 at 2:39 am
    Permalink

    serba putih mbak, adem.. paling banter di Indonesia dinginnya dingin2 puncak hehe
    oya kunjungan perdana mbak, salam kenal 🙂

    • December 12, 2012 at 12:39 am
      Permalink

      Terima kasih buat penjelasan Ilmu Kimia, kini saya mengerti :).

  • December 12, 2012 at 12:05 am
    Permalink

    Kalo orang sana merasa sebal banyak salju.. Kalo aku mungkin girang, soalnya gak pernah lihat salju..
    😆

  • December 11, 2012 at 9:38 pm
    Permalink

    Huaaaa.. Tahun ini emang lagi tebel banget ya Nel saljunya. Soalnya di sini juga sama, tahun lalu sepi2 aja saljunya. Tapi entah kenapa aku sampai sekarang masih gembira aja loh tiap kali liat salju, padahal udah tahun ke-3… Ahahaha..

    • December 11, 2012 at 10:01 pm
      Permalink

      Hai Bebe, aku tahun kedua melihat salju, masih takjub pas hari pertama turun salju, cuma kalau saljunya melelh karena guyuran hujan, jadi becek dan sebel aja jadi makin dingin.

      • December 11, 2012 at 10:09 pm
        Permalink

        Hahaha iya.. Kalo turun salju juga suka nyolok2 mata.. 😛

  • December 11, 2012 at 8:27 pm
    Permalink

    Mbak, Sinsheim itu dekat Berlin bukan mbak?

    • December 11, 2012 at 9:47 pm
      Permalink

      Hai Ardika, Sinsheim jauh ke Berlin sekitar 6 jam naik kereta (cepat). Dekatnya ke Frankfurt sekitar 1,5 jam.
      Kamu rencananya keliling Jerman ke kota mana saja?.

  • December 11, 2012 at 8:06 pm
    Permalink

    Kalo di Wuppertal sini, kebetulan apartemenku di puncak bukitnya. Kalo hujan saljunya pas lagi kenceng, wah bus Campus Freudenberg-nya nyerah di Sandhof saja. Masih 1 km lagi berjalan mendaki puncaknya. Dan dingin sekali, apa lagi kalo abis jalan2 dan bawa belanjaan banyak.

    • December 11, 2012 at 9:43 pm
      Permalink

      Namanya derita musim dingin ya Ardika :). Saya biasanya kalau jalan-jalan sendirian beli yang ga berat-berat :D.

  • December 11, 2012 at 1:32 pm
    Permalink

    Ga kebayang dinginnya sampe minus Sukabumi. Padahal kalo di Sukabumi di musim hujan saja saya sudah kepayahan nih mba Nella. Kalo dingin bawaannya laper melulu. Gak tau ya mba ngerasain gitu gak?
    Fotonya indah-indah mba. Dg baca blog ini saya jadi sedikit tahu kehidupan di negeri dgn 4 musim.
    Makasih telah sharing…
    Salam persahabatan selalu…

    • December 11, 2012 at 6:53 pm
      Permalink

      Hai mas Asa, kalau dingin ya pasti lapar, baru makan pengen makan lagi dan lagi :D.
      Salam persahabatan selalu! :).

  • December 11, 2012 at 12:37 pm
    Permalink

    Makasih sama foto-fotonya ya mbak, jadi berasa deket padahal jauh di Jerman 🙂
    Smoga mbak dan keluarga sehat selalu *hug

      • December 12, 2012 at 2:48 pm
        Permalink

        Aku kmaren baca berita, di Jerman (gak tau bagian mana), saljunya sangat parah. Bandara aja sampai ditutup beberapa jam…..

  • December 11, 2012 at 5:36 am
    Permalink

    salam kenal mba 🙂
    wah aku pengen bgt maen salju. Mba, apa ga kangen hangatnya matahari di indonesia? 🙂 (unisyifa.blogdetik.com linknya dihapus karena tidak aktif lagi. 04.10.2015)

    • December 11, 2012 at 6:23 pm
      Permalink

      Hai Uni salam kenal juga ya. Kalau di Indonesia bukan hangat, tapi panas :D, saya lebih suka disini adem, bulan Maret mulai hangat lagi ko :).

  • December 11, 2012 at 3:49 am
    Permalink

    brrrr……. dingin banget kayaknya ?

    Saya lihat foto foto itu jadi pingin kesana. Kalau orang kesana lihat foto foto hutan tropis pingin datang kemari tidak yah ?

    • December 11, 2012 at 6:20 pm
      Permalink

      Hai Pak Lambang, pada umumnya orang-orang ingin sesuatu yang tidak biasa. Dulu saya selalu kepanasan di Jakarta, pengen tinggal di negara bermusim dingin. Nah justru orang-orang yang tinggal di musim dingin contohnya suami saya, malah pengen tinggal di negara tropis supaya bisa menikmati hangatnya mentari sepanjang tahun :D.

  • December 11, 2012 at 3:34 am
    Permalink

    Wah serba repot jadinya ya Mbak. Ngomong-ngomong itu ditaburin garam koq bisa ya saljunya jadi mencair?

    • December 11, 2012 at 5:59 pm
      Permalink

      Hai Chris pertanyaan yang bagus ;-). Fungsi garam pada salju adalah untuk menurunkan titik beku (titik lebur) salju/es.

  • December 11, 2012 at 3:30 am
    Permalink

    waduuuhh mau lah bentar maen2 di salju,,
    bawa sirup ‘kurnia’ hehe

    • December 11, 2012 at 5:16 pm
      Permalink

      Iya Ita kalau anak kecil bisa main warung-warungan nih, ada yg jadi tukang es nya :D.

  • December 11, 2012 at 3:26 am
    Permalink

    fotonya keren …
    winter enaknya emang hibernate, ngekingker di kasur …

  • December 11, 2012 at 2:40 am
    Permalink

    salju emang cakep banget ya… bikin semuanya putih.
    tapi kalo tinggal disana emang jadi ribet ya. temen gua juga bilang gitu. awal2nya sih seneng, karena bagus diliat. tapi lama2 jadi sebel karena ribet. hehehe

    • December 11, 2012 at 5:14 pm
      Permalink

      Iya Arman, salju pertama dan kedua aku masih senang, hari-hari berikutnya jadi sebel, pengen seketika juga ada di kehangatan Jakarta :D.

  • December 11, 2012 at 2:28 am
    Permalink

    wawww..pingin dong menikmati salju jg mbak ^_^

    • December 11, 2012 at 5:13 pm
      Permalink

      Hai Uwie, setau saya di Indonesia ada mal-mal tertentu yang bisa main ice skating coba kesana paling nga bisa merasakan dinginnya salju :D.

      • December 12, 2012 at 1:03 pm
        Permalink

        iya mba..tapi pengen aslinya kaya mbak nel gitu. hihihii mauu dongs nyusul ksana,maen ke rmhnya mba nella gituu ….*ngarepreprepp…aamiin 😀

  • December 11, 2012 at 2:24 am
    Permalink

    aaaak.. cinta banget sama gambar dan quotes-quotesnya. Bikin kangen ama keluarga jadinya Mba Nella.. Makasih udah sharing keindahan saljuu.. 🙂

    • December 11, 2012 at 2:27 am
      Permalink

      Sama-sama Dani. Terima kasih juga sudah meluangkan waktu meengunjungi blog saya :).

  • December 11, 2012 at 2:20 am
    Permalink

    Haduuuuh….indahnya……Kalo tabunganku dah penuh, aku main ya ke tempatmu Mbak Nella…hehehe…:D

  • December 11, 2012 at 2:18 am
    Permalink

    foto-fotonya bikin pengen ke sana mbak.. beruntung ya bisa mengalami 4 musim.. meski kalau pas musim salju gitu agak repot ya.. hehe

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: