Budidaya Tomat dalam Pot

loading...

Budidaya Tomat dalam Pot. Sahabat berkebun, saya mau pamer hasil kebun kecil saya, boleh ya πŸ˜€ . Kemarin panen terong 3 biji, Ketimun 1 biji besar sekali, 1 Zucchini dan lumayan banyak Tomat Koktail yang unik bentuknya, dan beberapa biji tomat lonjong.

Hore Panen dari Kebun Sendiri dong
Hore Panen dari Kebun Sendiri dong

Berkebun itu mengasyikan loh, senang sekali kalau bibit yang kita tanam tumbuh dan bisa menghasilkan buah & bunga (panen). Berkebun tidak harus di tanah yang luas, saya berkebun memanfaatkan area balkon karena saya tinggal di lantai satu. Semua tanaman saya tanam dalam pot.

Penampakan tanamannya sebelum panen:

Terong

Ketimun

Ketimunnya sudah siap dipanen nih
Ketimunnya sudah siap dipanen nih

Zucchini

Zucchini juga Siap di Panen. Enaknya dibikin apa ya
Zucchini juga Siap di Panen. Enaknya dibikin apa ya

Tomat

Saya kasih lihat yang tomat koktail dan tomat lonjong dulu nih yang sudah panen.

Tomat koktail ini namanya Radana, sepertinya jenis hibrida karena subur sekali dan tidak ada penyakitnya. Tidak terjangkit penyakit dari tanaman tomat disebelahnya juga, hebat deh si Radana 😎 . Saya beli bibitnya dari supermarket (sekarang sudah tidak ada), 1 kemasan hanya isi 5 benih Huh pelit banget hehe. Tanam 5 benih dan satu berhasil tumbuh subur.

Tomat lonjong, benihnya dari tahun lalu. Namun tomatnya tidak sesubur Radana. Si lonjong hanya menghasilkan beberapa tomat. Eh belakang ini sejak cuaca jadi adem, tanaman-tanaman jadi makin subur loh.

*****

berikut ini saya ingin share pengalaman saya dalam menanam tomat. Selain berdasarkan pengalaman sendiri ..

 

untuk ke halaman berikutnya klik β‡’ Next/Lanjut

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

107 thoughts on “Budidaya Tomat dalam Pot

  • March 1, 2014 at 7:37 pm
    Permalink

    Saya berencana membuat sepetak rumah kaca utk budidaya hibrida / hidroponik,
    Jika saya tanam tomat, suhu yang cocok berapa ya !

    • March 1, 2014 at 11:14 pm
      Permalink

      Tomat tidak perlu rumah kaca ko, ditanam ditempat terbuka juga ga masalah, karena tanamannya butuh matahari.
      Suhunya sampai 30 drajat C tahan. Jangan kena hujan, kelebihan air bisa menyebabkan busuk buahnya.

      • March 2, 2014 at 1:01 am
        Permalink

        Oh iya,
        Terima kasih masukannya.
        Baru saja beli buku ttg budidaya tomat.. Heheh

        • March 2, 2014 at 8:30 am
          Permalink

          Sipp kalau sudah dibaca tuntas bukunya, langsung dipraktekkan ya πŸ˜‰ .

  • February 22, 2014 at 2:54 am
    Permalink

    Mbak make pupuk apa buat itu tanaman biar subur n berbuah kebat?

    • February 22, 2014 at 8:44 am
      Permalink

      Hai Emilia karena pupuk kimia mahal, dalam setahun saya hanya beli 1 kali yg ukuran 1,5 L pakai diirit-irit untuk semua tanaman-tanamanku :lolo: . Saya lebih suka membuat kompos misal dari sampah dapur (kupasan bawang, sayuran dan kulit telur) pernah saya bahas silakan klik Tanamanku Subur Menggila karena .. Ada air cucian beras saya siraman ke mawar jadi suburr, jadi ampas kopi saya taburi juga di tanahnya jadi suburr silakan klik Pupuk dan Nutrisi untuk tanaman.

  • December 18, 2013 at 5:22 am
    Permalink

    Dulu pernah iseng tanam tomat dipekarangan, sudah besar batangnya, tapi tidak sampai berbuah. mati karena ada warna putih2 didaunnya. itu kira2 kenapa ya mbak ?

  • October 4, 2013 at 3:59 am
    Permalink

    Mbak nella,,, aku juga lagi pamerin terong aku tuh,,, hehehe..

  • September 28, 2013 at 7:52 pm
    Permalink

    Mba Nellaaaaa…..
    Kangen euy udah lama ga blogwalking.Aku juga belum sempet posting apa2an padahal bahan udah numpuk.Itu tomatnya mantap2 bgt.Tanamanku masih belum jadi apa2 karena setelah kejadian dimakanin ayam,kemaren dirusak tikus πŸ™ Ini baru semingguan pad disemai.Aku nanem bunga matahari,daisy dan poppy.Utk tanaman sayur dkk,aku tanam cabe (macem2 jenis),baby cucumber,terong,daun mint,kemangi,tomat (macem2 jenis).
    Semoga kloter ke-3 ini baik2 aja ya.Ntar aku update di postingan aaah.
    *Ngiler banget liat tomatnya…maaoooooooo*

    • September 28, 2013 at 8:20 pm
      Permalink

      Hai Nisa kangen jugaaa πŸ™‚ aku bbrp kali mampir ke blogmu, belum ada judul baru πŸ˜€ . Ditunggu ya update an nya hehe.

  • September 27, 2013 at 7:01 am
    Permalink

    Aku suka liatnyaaa mbak, meski aku belum ada minat nanem πŸ˜€ πŸ˜€

  • September 25, 2013 at 4:32 pm
    Permalink

    Naksir tomat yang berbentuk ‘buah pier’ nya Jeng Nella, lucu menarik. Untuk ajir penyangga tanaman menggunakan apa Jeng, kalau di lahan kita kan cukup bambu dan ditali. Salam

    • September 25, 2013 at 6:52 pm
      Permalink

      Gunakan besi spiral khusus tanaman tomat bu, berhub. mahal baru beli 3 buah πŸ˜€ . Lainnya gunakan stik bambu lebih murah.

  • September 25, 2013 at 12:11 pm
    Permalink

    Aaiiihhhhh seru sekali. Gambar tomatnya yg paling atas seger2 banget mba. Apalagi itu mie gorengnya kok uenak yooo. Nyam nyam

    Aku suka banget konsumsi tomat cherry buat campuran smoothies. Plus klo lagi iseng suka aku jadiin camouran sambal juga sie mba πŸ™‚

    • September 25, 2013 at 2:36 pm
      Permalink

      Tomat Cherry terlalu kecil, malas saya ngolahnya, paling langsung dimakan begitu saja πŸ˜€ .

  • September 25, 2013 at 5:43 am
    Permalink

    Tomatnya subur dan mengkal-mengkal. Dikasih pupuk apa nih?

      • September 25, 2013 at 3:12 pm
        Permalink

        Ia itu juga yang sering saya lakukan terhadap tanaman hias saya di Solo. Air leri beras memang bermanfaat untuk kesegaran tanaman hias atau tanaman buah.

  • September 25, 2013 at 4:04 am
    Permalink

    Wiiiihh hebaaat si kakak. Btw, tomatnya koq hijau itu kak?

  • September 24, 2013 at 9:51 am
    Permalink

    Mba, kalau kultur jaringan untuk sayuran pernah nyoba ngga? saya kepingin mencoba ngembangin cuma belum tau pengetahuannya..

    url ascomycotina.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 20.01.2017

  • September 24, 2013 at 7:18 am
    Permalink

    suka banget liat gambar-gambarnya… pengen nanam juga cuma -biasanya- males ngerawat. hehehe

  • September 23, 2013 at 5:43 pm
    Permalink

    Wah… Aku baru lihat tomat retak. Aku nggak punya kebun mbak, maklum anak beton. Dulu pas di Malang, di rumah banyak tomat dari hasil biji yang dibuang serampangan di halaman. Hebatnya tanah negeri ini, buang biji langsung jadi.

    • September 24, 2013 at 1:23 am
      Permalink

      Kalau di supermarket otmat2nya pasti sudah di sortir πŸ˜€ . Aku juga punya nih tomat yg numbuh sendiri, sptnya bijinya dari tahun lalu.

  • September 23, 2013 at 12:58 pm
    Permalink

    Wah tomatnya lucu :). Baru sekali ini lihat tomat model gitu.
    Kalau aku sekarang yang lagi mau siap panen belimbing sayur, Mbak. Bakal buahnya banyak banget.

    • September 23, 2013 at 2:27 pm
      Permalink

      Wah assyiik dong Chris, panennn belimbing sayur, biasanya diolah sbg apa? Atau dicampur dg daging kah?.

      • September 24, 2013 at 3:26 am
        Permalink

        Nah itu dia, aku punya pohonnya tapi gak tahu buat masak apa πŸ™ Biasanya sih aku bagi-bagikan ke teman-teman aja, Mbak. Katanya sih kalau bikin garang asem pakai belimbing sayur ini.

        • September 24, 2013 at 9:48 am
          Permalink

          Mungkin campuran menu makanan yg pakai asam ya diganti dg belimbing saja ya πŸ˜‰ .

          • December 24, 2013 at 5:02 am
            Permalink

            ikut nimbrung walau terlambat, karena kebetulan lg pengen berkebun tomat juga..
            salam kenal para senior…
            betul mbak belimbing sayur buat pengganti asam, bisa dimasak sayur asem, asem-asem daging, garang asem, seger rasanya. lebih seger lagi ditambah sambel atau masukin aja cabe merah ato cabe rawit di sayurnya. πŸ™‚

          • December 24, 2013 at 10:43 am
            Permalink

            Hai Dita terima kaish untuk infonya πŸ™‚ .Seandainya ada belimbing sayur ditempatku, bakalan kucoba deh πŸ˜‰ .

  • September 23, 2013 at 12:06 pm
    Permalink

    Ngiler memandangi tomat-toma koktail dan lonjong itu, Mbak Nella..Subur sekali ya tanaman mu, sekalipun berkebunnya cuma di teras. Pasti yang merawat telaten )

    • September 23, 2013 at 2:25 pm
      Permalink

      Ini saya suka berkebun supaya banyak kegiatan, supaya betah nih mbak πŸ˜‰ .

  • September 23, 2013 at 9:54 am
    Permalink

    Tomat itu favorit saya Mbak…
    Jua tomat di siang hari membuat saya lbh segar, sedang tomat cherry enak sekali dibuat campuran salad….

    Senang sekali bisa memiliki kebun seperti Mbak, hasilnya bisa dinikmati dan juga menandakan Mbak orang yang telaten.

    • September 23, 2013 at 2:23 pm
      Permalink

      Iya Hani aku sering bikin juice tomat mumoung musimnya jd murah, klo tomat2 yg kecil langsung aku makanin aja pas petik πŸ˜€ .

  • September 23, 2013 at 8:51 am
    Permalink

    tomat di sana beda ya bentuknya sama tomat indo.

    • September 23, 2013 at 2:22 pm
      Permalink

      Klo di supetmarket sama ko tomatnya2 sot di Indonesia. Ini yg kutanam yg unik2 aja πŸ˜‰ .

  • September 23, 2013 at 7:05 am
    Permalink

    mba nella kenapa ya Zucchini sy daunnya byk kutu2 hijau gt dan daun hijau tp disentuh kek krupuk n hancur gt…itu penyakit ya mba nella?? padahal tanamannya da gede bgt lo… πŸ™

    • September 23, 2013 at 2:19 pm
      Permalink

      Kutunya semprot dengan air sabun. Klo ga mempan haluskan bawang putih trus rendam dan saring. Semprot deh ke kutunya. 1 mawarku juga lagi kena kutu nih πŸ˜₯ . Waduhh klo daunnya ga tau aku, klo kepanasan pasti jadi coklat kan.

      • September 25, 2013 at 12:56 pm
        Permalink

        wah gt ya…bole coba nih…lagsung d nanti semprot…
        karena uda besar bgt jadi sayang kalau sempet matehok…
        awalnya subur bgt eh rupanya kena kutu daun dan byk semut kerubungi kutunya…stresss d gue…. πŸ™
        thanks mba nella atas infonya….

        • September 25, 2013 at 2:36 pm
          Permalink

          Berarti semutnya menghalau kutu-kutunya dong. Iya coba semprot dulu ya πŸ˜‰ .

  • September 23, 2013 at 5:56 am
    Permalink

    Itu foto mie goreng ya mbak? Menggoda sekali hihihi.
    Aku orangnya ga terlalu suka berkebun, tapi aku suka liat-liat kebun orang hihi. Tomatnya mba Nella seger-seger yaaa.. Trus itu timunnya gede juga ya mbaaa πŸ˜€

    • September 23, 2013 at 2:14 pm
      Permalink

      Iya aku juga sukaa lihat kebun2 orang, makanya suka banget jalan kaki dibanding naik bus πŸ˜€ .

  • September 22, 2013 at 8:23 pm
    Permalink

    Kami cuma punya jeruk purut (yg daunnya rajin diminta tetangga yg tukang bikin kue nastar sama tukang jamu yg lewat) dan cabe rawit , Nel. Ih Nel aku napsir semuanya, kecuali zuccini karena aku nggak tau juga resep masakan apa yang pake itu. Bahkan MPASI anakku yg biasanya jadi bahan percobaan aneh aja aku nggak pernah nemu resepnya. Aku lagi suka-sukanya makan tomat buat campuran salad, aduuh itu kayaknya cekris banget deh. Di sini kalo organik mihil banget, Nel. Tapi emang beda rasanya sama tomat biasa, ini manis gituh.

    • September 22, 2013 at 11:44 pm
      Permalink

      Oo daunjeruk bisa untuk nastar toh πŸ˜€ . Klo tomat aku suka di juice aja cuma klo keci2 langsung makan, enak ga asam πŸ˜‰ .

      • September 23, 2013 at 10:40 pm
        Permalink

        bisa nel, katanya biar wangi. Ini kata si tukang kue ya bukan kataku,jadi agak valid lah infoya hihi

  • September 22, 2013 at 8:37 am
    Permalink

    mba Nel, aku kemaren dikasih bibit2 ama istri temen si matt. kita tanam tapi koq gak keluar ya? stress deh. apa tangan aku panas??

    • September 22, 2013 at 10:43 am
      Permalink

      Bibit-bibitnya ukurannya besar atau spt pasir? Bibit apa saja Non?. Untuk bibit yg kecil disemai di wadah yg kecil dulu klo langsung ke pot besar jarang tumbuh.
      Isi wadah dg tanah separuhnya taruh selapis tissu, taburi bibitnya semprot air dg perlahan trus timbun dg tanah kira2 1 cm, semprot lagi.

      • September 22, 2013 at 10:46 am
        Permalink

        ada macem2 mba. ini sekarang sisa yang mint ama basil. belon berani aku tanam lagi mba Nel

        • September 22, 2013 at 11:41 pm
          Permalink

          Tanahnya jangan sampai kering, trus jangan kena matahari yg terik πŸ˜‰ .

  • September 22, 2013 at 6:39 am
    Permalink

    Tanamannya aneh2 ya mbak? Hehe…

  • September 22, 2013 at 1:19 am
    Permalink

    Tomatnya kayak strawberry ya nel.
    Saya punya kebun nel, sdh psnen cabe, daun seledri, daun bawang, pohpohan, buncis dan kacang panjang menggunakan pupuk kotoran kambing saya sendiri.
    Oh ya, saya punya kambing 3 biang, 1 bandot. Dua biang baru saja melahirkan minggu lalu, yang satu anaknya kembar.
    Jadi saya sudah punya 7 ekor kambing. Seruuuu… nel
    Klo di pekarangan rumah ssya tambah cabe dan psre, tapi msh kecil2. Ada banyak pohon pepaya, daunnya untuk sayuran…… πŸ™‚

    • September 22, 2013 at 10:38 am
      Permalink

      Wah pasti sibuk dan seru ya pak berkebun dan beternak πŸ˜‰ .

  • September 21, 2013 at 6:58 pm
    Permalink

    Klo aku pilih eksekusi zuccininya wkt msh ada kuncup atau msh jd zucchinni blossom…
    enaknya di stufed sm keju, jamur sama daging kak….
    tomatnya dijadiin sun dried tomato trus dibikin saus pesto deh…

    • September 21, 2013 at 11:14 pm
      Permalink

      Oo gitu ya. Tahun depan petk waktu masih ada kuncup deh. Ini iseng nanam zucchini trus bingung enaknya dimasak apa πŸ˜€ .

  • September 21, 2013 at 2:55 pm
    Permalink

    Waaah, ketimunnya gede! Bikin sambel, mbak. Buat lalap, hihi… eh, mr Frank jangan2 nggak doyan pedes, ya? πŸ™‚

    • September 21, 2013 at 11:11 pm
      Permalink

      Aku lagi berhentimakan samel nih, tiap hari maka sael duuuhhh jerawat jadi banyak banget padahal dulu2 nga πŸ™ . Frank ga bisa makan pedes πŸ˜† .

  • September 21, 2013 at 11:52 am
    Permalink

    Keren mbak.. πŸ™‚ aku suka bangt tomat yg begitu hehehe

  • September 21, 2013 at 10:10 am
    Permalink

    bentuk tomatnya lucu ya Kak Nel.. Rasanya sama gak kak?
    danaku baru tahu ternyata kalau tomat panen sebanyak itu yaaa..

    nyapurnama.com linknya dihapus karena domain tidak aktif lagi. 22.02.2016

    • September 21, 2013 at 11:28 am
      Permalink

      Yang kecil-kecil ga asam loh, enak deh sambil dikebun periksa tanaman2, petik langsung makan tomatnya πŸ˜† . Diambil sedikit dulu ko tomatnya, klo banyak kuatir busuk.

  • September 21, 2013 at 9:27 am
    Permalink

    Aduuuh..aku senang sekalingelihat terongnya. Bagus banget hasilnya Mbak. Juga tomat yang bentuknya sperti buah pir itu. Bagus dan kayanya enak banget deh..

  • September 21, 2013 at 5:09 am
    Permalink

    huwiiihhh terongnyaaa…. Pengen makan terong tapi disini lagi $5 aja harga sebuahnya πŸ™ Harusnya nanem sendiri ya mba hehehe πŸ˜€

    • September 21, 2013 at 11:24 am
      Permalink

      Waduhh mahal sekali pak. Iya ayoo nanam sendiri πŸ˜‰ .

  • September 21, 2013 at 3:55 am
    Permalink

    Jadi inget pelajaran pas SD dulu, ada yg namanya tambulapot. Tanaman buah dalam pot, hehe….

    Di belakang rumah saya ada kebun salak, tapi belum berbuah lagi…. Belum musimnya sih….

  • September 20, 2013 at 9:04 pm
    Permalink

    ternyata perlu ketelatenan supaya tomat mulus ya. selama ini lihat hasil jadinya kok mulus n menggiurkan gitu.. jadi taken for granted gitu deh, hihihi

  • September 20, 2013 at 8:50 pm
    Permalink

    Wahahaha perut aku langsung kruyuk-kruyuk ngeliat foto mie gorengnya..

    • September 21, 2013 at 11:21 am
      Permalink

      2 minggu lalu pas di Belanda, aku borong indomie πŸ˜€ .

      • September 21, 2013 at 12:18 pm
        Permalink

        di jerman banyak indomie juga kan ya mbak?

        • September 21, 2013 at 1:21 pm
          Permalink

          Adanya di toko indonesia belinya online, pakai ongkos kirim mahal pula harga indomienya πŸ˜€ . Di Itali bgm, harus beli online juga?.

          • September 21, 2013 at 4:59 pm
            Permalink

            di roma sama milan ada toko asia yang jual mie sih.. tapo kita2 yang di selatan (ihik) biasanya beli online..

  • September 20, 2013 at 7:55 pm
    Permalink

    itu indomie kak? kasih terong? aku doyan terong, apalagi dibikin balado, tapi makannya kudu pake nasi hehehehe… kalo makan terongnya doang, ga gitu suka hahahaha…

    • September 21, 2013 at 11:20 am
      Permalink

      Karena aku malas masak nasi biar cepat bikin mie goreng instan aja 😳 .

  • September 20, 2013 at 7:46 pm
    Permalink

    jadi laper liat mie buatan mba Nella.. Mmmmmm…!!!

  • September 20, 2013 at 6:51 pm
    Permalink

    segerr bangett kakk.. jadi pen bikin jus nya.. baru kli ini liat terong hitam kak.. Mantap deh kak hobinya bikin mata py selaluu berasa lebih segar walau lewat foto doang.

    • September 21, 2013 at 11:16 am
      Permalink

      Py sepertinya foto-foto jadi tambah bagus klo di upload ke blog πŸ˜€ .

  • September 20, 2013 at 6:11 pm
    Permalink

    Mba Nella ini rajin banget bertanam ya. Dari berbagai bunga sampe tomat. Salut banget mba, pantas ditiru juga bertanam di pot secara rumah saya tidak punya halaman yg luas dan bertanah.
    Itu mba, terong sama mie goreng ya? Ngiler lihat ya…

    Salam,

    • September 21, 2013 at 11:15 am
      Permalink

      Terima kasih mas Asa πŸ˜€ . Berkebun kegiatan mengasyikan untuk saya mengisi waktu luang πŸ˜‰ . Iya mas mie goreng pakai terong πŸ™‚ .

  • September 20, 2013 at 4:21 pm
    Permalink

    bikin ngiler, jadi pengen, seger bangettt.
    dipasarkan ga itu frau?

    • September 20, 2013 at 5:41 pm
      Permalink

      Mungkin nanti-nantilah pak, karena harus di keluarkan biji2nya lalu di jemur, repott πŸ˜€ .

  • September 20, 2013 at 3:10 pm
    Permalink

    Aaa salut banget dengan ketelatenan mbak Nella menanam sayuran. *kasihjempol*

  • September 20, 2013 at 3:04 pm
    Permalink

    Hmmm,,,,
    unik betul bentuk buah tomat & terung nx.:)
    oya mba’ low rasa buah nx, sm ga dgn tomat n terong yg biasa dijual dipasaran?
    Trus btuh wkt brp lama dr menanam smpai bs panen?
    Soal nx saya blm prnh menanam buah tomat.
    Hehehe…

    • September 20, 2013 at 5:38 pm
      Permalink

      Tomat yg kecil-kecil tdk seasam yg dipasaran. Tomat saya semai bibitnya ketika masih winter pada bulan Feb. Klo tgu sampai summer kuatir pas mau panen malah sdh winter πŸ˜† . Jadi sejak februari hingga pertengahan april taruh dirumah, akhir april dikeluarkan. Klo summer cepat sekali pertumbuhannya pak πŸ˜‰ .

  • September 20, 2013 at 2:24 pm
    Permalink

    mba nel aku baru liat lhoo terong hitam,,warnanya bagus yaa
    senang nih kalau udah bisa panen πŸ™‚

    • September 20, 2013 at 5:34 pm
      Permalink

      Kelihstan hitam ya? Aslinya ungu tua sih ya hampir item πŸ˜€ .

  • September 20, 2013 at 1:43 pm
    Permalink

    Kog bisa tahu banyak sih Ka? Punya buku tanam-menanam ya? Baru tahu ada infeksi tomat, aq emang ga ahli tanaman nih

    • September 20, 2013 at 5:32 pm
      Permalink

      Di sosial media aku join bbrp grup berkebun πŸ˜€ teman-teman yg suka tanaman juga sering email2an dg aku, trus rajin browsing juga termasuk beli buku berkebun klo pas diskon πŸ˜† .

  • September 20, 2013 at 1:13 pm
    Permalink

    luar biasa Ibu yang satu ini… pecinta tanaman sejati

    url angkringankusir.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 08.01.2017

  • September 20, 2013 at 12:57 pm
    Permalink

    wah kalau teman aku nel Zucchini biasanya dia diletakkan di atas atau bawah daging atau ayam trus di panggang, tp aku blm pernah coba tp dia sering buanget kasih Zucchini di setiap masakanya.

      • September 21, 2013 at 1:32 am
        Permalink

        your welcome..

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: