Beberapa Cara Membasmi Kutu Daun

loading...

Sahabat berkebun, tulisan saya berikut ini akan sangat panjang, membahas si kutu daun yang menyebalkan 😑 . Topik ini lagi dibutuhkan banyak sahabat berkebunku yang lagi pusing karena kebunnya (tanaman/bunga) kena hama kutu. Saya juga pernah dibuat pusing, dan mau berbagi pengalaman juga. Selain dari pengalaman sendiri saya juga mencari informasi dari internet campuran bahasa Inggris dan Jerman. Saya kadang pusing kalau baca-baca tulisan bahasa Indonesia (jadi jarang cari) soalnya bukan dapat penyelesaian malah hanya baca curhatan penulisnya, padahal niatku pengen cari solusi secepatnya loh πŸ˜€ hehe.

Sahabat berkebun apakah kamu punya pengalaman seperti saya, dimana tanaman-tanaman kesayangan kamu sering dihinggapi kutu?.

Kutunya ada yang warnanya hijau ada juga yang hitam, tapi biasanya yang hijau sih. Ada yang hinggap di ujung-ujung daun-daun yang baru tumbuh, ada yang bersembunyi di belakang daun-daun dan ada pula yang hinggap di bakal buah tanaman.

Sebenarnya ada foto-foto lain, cuma malas mencarinya karena pas lihat kutunya menjijikan! Kalau kutunya bergerombol iiihhh malas ah potretnya πŸ˜• .

Aphids Keluarga Aphididae, serangga berbentuk buah pir yang disebut kutu daun. Serangga ini sangat kecil (panjang beberapa millimeter). Memiliki mata yang sangat kecil, mulut penggisap dan antena yang panjang. Sangking kecilnya kutu ini bisa terbawa angin hingga ke tempat cukup jauh. Berwarna hijau, merah, atau coklat (saya nemu juga yang hitam/gelap). Kutu daun bergerak lambat dan tidak bisa melompat.

Kutu (Aphids) mengeluarkan cairan manis yang disebut (honeydew) yakni zat lengket kaya gula (mirip pada buah melon). Untuk memenuhi kebutuhan protein, si kutu menyerap sejumlah besar getah (tanaman) dan mengeluarkan kelebihan karbohidratnya. Maka dari itu sangat dianjurkan tidak memberikan pupuk tanaman secara berlebihan, supaya kutu tidak bisa dapat makanan hehe.

Pea aphid pada daun Selada (Salad). Koloni kutu yang kecil dan yang dewasa (pada bagian tengah) dan campuran kutu daun lain. Sumber foto: Wikipedia. Photographer: Whitney Cransh. Beberapa Cara Membasmi Kutu Daun
Pea aphid pada daun Selada (Salad). Koloni kutu yang kecil dan yang dewasa (pada bagian tengah) dan campuran kutu daun lain. Sumber foto: Wikipedia. Photographer: Whitney Cransh

Sedikitnya ada 4.400 spesies dari 10 keluarga kutu (Aphid) yang telah diketahui. Secara historis, keluarganya jauh lebih sedikit, karena sebagian besar species termasuk ke dalam keluarga Aphidae. Sekitar 250 spesies merupakan hama serius bagi pertanian dan hutan, termasuk membuat pusing pecinta tanaman seperti saya πŸ™„ .

Kutu adalah mimpi buruk setiap gardener (tukang kebun). Kutu ibaratnya vampir yang menghisap bunga dan tanaman menjadi kering, dan kutu berkembang biak dengan cepat sekali!. Mari kita cari cara untuk membantai kutu-kutu tersebut πŸ˜‰ .

Kalau saya lebih memilih membasmi secara alami, artinya mengundang serangga baik (predator) datang ke kebun kita, tapi pernah juga sekali beli anti hama (organik).

Musuh alami (predator) penghalau kutu (aphid) contohnya:
β€’ Ladybug atau kumbang koksi

Cara menarik perhatian kepik / Ladybug supaya datang ke kebun kita adalah dengan menanam bunga daisy dan rempah-rempah keluarga dill (misalnya ketumbar).

β€’ Lalat bunga (Hoverfly)

Larva Hoverflies, adalah insektivora dan memangsa kutu daun, thrips dan serangga penghisap tanaman lainnya. Sumber Foto: Wikipedia
Larva Hoverflies, adalah insektivora dan memangsa kutu daun, thrips dan serangga penghisap tanaman lainnya. Sumber Foto: Wikipedia

β€’ Tawon Parasit (Parasitoid Wasp)

Aleiodes indiscretus tawon parasitoid. Sumber Foto: Wikipedia oleh Scott Bauer
Aleiodes indiscretus tawon parasitoid. Sumber Foto: Wikipedia
oleh Scott Bauer

Parasitoid bertelur pada ulat atau spesies serangga lainnya . Tawon parasit semakin digunakan dalam pengendalian hama pertanian karena mereka sendiri sedikit atau tidak menimbulkan kerusakan pada tanaman. Cara menarik perhatian Parasitoid Wasp supaya datang ke kebun kita adalah dengan menanam bunga daisy dan rempah-rempah keluarga dill (misalnya ketumbar).

β€’ Kutu Larva Nyamuk (Aphidoletes aphidimyza)

Larva predator midge Aphidoletes aphidimyza (tengah) di antara kutu daun kacang. Sumber Foto: Wikipedia
Larva predator midge Aphidoletes aphidimyza (tengah) di antara kutu daun kacang. Sumber Foto: Wikipedia

β€’ Laba-laba Kepiting (Thomisidae)

Crab spider Xysticus spec. in Dresden, Saxony, Germany. Sumber Foto Wikipedia. Picture taken by Olaf Leillinger
Crab spider Xysticus spec. in Dresden, Saxony, Germany. Sumber Foto Wikipedia. Picture taken by Olaf Leillinger

Laba-laba Kepiting (Thomisidae) mampu beradaptasi dengan merubah warna tubuhnya sesuai tempat dia berada sehingga bisa mengecoh mangsanya

β€’ Neuroptera atau serangga bersayap jaring

Unidentified Chrysopidae (Green Lacewing). Sumber Foto Wikipedia
Unidentified Chrysopidae (Green Lacewing). Sumber Foto Wikipedia

Larvanya adalah predator khusus, dengan rahang memanjang diadaptasi untuk menusuk dan mengisap mangsanya. Memakan kutu daun dan hama serangga lainnya , dan telah digunakan sebagai pengendalian biologis

β€’ Cendawan Entomopatogen adalah organisme heterotroph yang hidup sebagai parasite pada serangga, merupakan salah satu jenis bioonsektisida yang dapat digunakan untuk mengendalikan hama tanaman. Contohnya Lecanicillium lecanii dan Entomophthorales.

Predator diatas yang sama sekali belum pernah saya lihat dikebunku adalah: Kutu Larva Nyamuk, Laba-laba Kepiting, Neuroptera dan cendawan. Lainnya sudah saya lihat dong πŸ˜‰ . Kita harus belajar (cari tahu) mana serangga yang baik mana yang merupakan hama.

Kalau kita gunakan antihama kimia, sekali libas bisa saja hama kutunya mati dan selain kutunya mati, kasihan dong kalau serangga yang baik (predator kutu) ikutan mati πŸ™ atau predatornya kapok tidak mau datang lagi ke kebun kita gara-gara bahan kimia.

Kamu tahu ga sih ternyata kita bisa membeli serangga baik (predator) loh, ada tawon, kupu-kupu, kepik dll. Bahkan dijual hotel serangga (rumah-rumahan), bentuknya lucu-lucu tapi harganya tidak lucu alias mahal hehe πŸ˜€ . Kalau kamu kreatif bisa buat sendiri hotel serangga seperti contoh dibawah ini. Kalau dibikin rumah-rumahannya serangga yang baik akan berdatangan sehingga hama di kebun kamu berkurang dong ya.

Kiri: Hotel Serangga di Kebun raya Heidelberg Jerman. Kanan Insektenhotel_Innenausbau. Insect Hotel. Sumber Foto Wikipedia
Kiri: Hotel Serangga di Kebun raya Heidelberg Jerman. Kanan Insektenhotel_Innenausbau. Insect Hotel. Sumber Foto Wikipedia

 

untuk ke halaman berikutnya klikΒ β‡’ Next/LanjutΒ 

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

71 thoughts on “Beberapa Cara Membasmi Kutu Daun

  • April 29, 2014 at 12:47 pm
    Permalink

    Baru baca postingan mba nella yg ini. Paprika saya kena kutu daun, cuma saya pangkasin saja. Siram air juga gak mempan. Besok mau nyoba kasih ramuan dapur bwg putih ditumbuk, skalian mau nanem bwg merah dan putihnya. Thanks untuk informasinya mba nel πŸ™‚

    • April 29, 2014 at 7:36 pm
      Permalink

      Dibawah daun paprika nya ya?. Disiram air ga mempan Lin, hanya basah saja kutu2nya, ya paling ngeganggu mereka sih hehe.. Iya silakan dicoba ramuan dapur πŸ˜‰ .

  • April 21, 2014 at 2:23 am
    Permalink

    I love close-up nature photography-I used to do a lot of it with a film camera and equipment. I never really learned to use the digital to the depth of my film cameraa, so it is nice to see some of this lovely. beebee

    • April 21, 2014 at 7:04 am
      Permalink

      Have you DSLR kamera Beebee?. Yes I love also close-up photography πŸ˜‰ .

  • March 16, 2014 at 5:36 pm
    Permalink

    hallo mba nella…sy sering mampir blognya.cari info buat taneman sy..hehe..mksh ya sdh memberikn tips yg bagus2
    saat ini mawar saya sedang kutuan…bnyk di kelopak bunga n kuncupnya.jd kadang g mau mekar kl mekar pun jd nya kecil.agak stress saya…td nya di bersihin manual.tp lama2 pegel jg.haha….kira2 racikn dapur nya bsa di semprotin k bunga nya ga y? mo nyoba tp takut tanemannya mati.cz sy sayang bgt ma mawar2 sy….

    • March 17, 2014 at 8:55 am
      Permalink

      Hai Lusi, awal bulan lalu saat cuaca mulai hangat, saya buka bungkusan tanaman mawar2ku wah banyak kutu (hijau) nya didaun2 muda nya:cry: . Sempat stress juga, eh pas ketemu teman yang nanam mawar juga, dia sarankan taburi ampas kopi di permukaan tanaman mawar, lalu siram air nanti kutu-kutunya akan pergi, mungkin kutunya ga tahan zat aktif dalam ampas kopi πŸ˜€ .

      Pada daun-daunnya: saya buat ramuan dapur. Bawang putih di geprek (tumbuk halus), rendam air setengah jam. Saring airnya dan taruh botol semprot, dalam botol semprot yang berisi cairan bawang putih kasih 2-3 tetes cairan pencuci piring, kocok dan semprotkan ke kumpulan kutu.

  • January 26, 2014 at 4:55 am
    Permalink

    terimakasih banyak sy dah nambah pengetahuan dari anda

  • January 14, 2014 at 5:35 am
    Permalink

    halo, salam kenal. saya menanam bawang merah dan digerogoti sama kutu. padahal di sekitarnya juga ada bawang putih.Kenapa masih digerogoti yaa πŸ™ . terus saya mau nanya, apakah sabun aman untuk tanaman?
    thx, saya tunggu jawabannya ^^

    • January 14, 2014 at 10:11 am
      Permalink

      Kutu suka menghisap bakal tunas, daun pokoknya yg baru tumbuh. Sabunnya gunakan bbrp tetes saja, oh ya sabun cair pencuci piring ya πŸ˜‰ .

  • December 6, 2013 at 7:43 pm
    Permalink

    wuih, informasinya lebih lengkap nih ..
    btw untuk pembasmian kutu daun pada point menggunakan sabun sudah pernah saya lakukan tp emang si kutu satu ini tahan segala sabun, jdi emang kagak mempan sama sekali ..
    si kutu tetep seger bugar aja,
    mungkin ama mereka dianggp mandi sore gratis y jeng..
    hehehe..

    besok ane mau coba make racikan dapur bawang putih nya..
    moga aja bisa sukses nih jeng.
    wish me luck πŸ™‚

    (sepatufutsaloriginal.net linknya dihapus karena tidak aktif lagi. 07.10.2015)

  • Pingback: Kebunku di Musim Gugur (Bagian 2) | Pursuing My Dreams

  • October 30, 2013 at 10:06 am
    Permalink

    kalo cara membasmi kutu kupret gimana Nella? Eh… πŸ˜€

  • October 30, 2013 at 8:16 am
    Permalink

    Kutu paprikaku kusiram sama blenderan lada putih plus cabe rawt yg disaring kak, hasilnyaq kutunya ilang…hahahaha

    • October 30, 2013 at 3:15 pm
      Permalink

      Aku ga punya cabe rawit, ga ada pula yg jual disini. Cabe merah dan lada bisa kali ya? πŸ˜€ .

  • October 29, 2013 at 2:27 am
    Permalink

    Dari sekian banyak saran yang ada di atas, yang nyangkut di otak cuma nanem bawang, soalnya gampang :D. Yang laen mah agak ribet, jadi bawang putih kita masukkin ke tanah di pot, gitu aja kan Kak Nell?

    • October 29, 2013 at 10:43 am
      Permalink

      Iya saya juga nanam gitu, bawang ditanam di antara cabe dan paprika πŸ˜‰ .

  • October 28, 2013 at 5:34 am
    Permalink

    Kak, mungkin sugesti kali yah.. Pas liat foto kutunya lgsg berasa gatel ni kepala..ahha :p Ehh. Atau emang ada kutunya/? *amit2* haha :p

    Keren banget kak, Py jadi tau kalo ada kepiting yg jadi predator alami.. πŸ˜€

    • October 28, 2013 at 4:46 pm
      Permalink

      Hahaha kutu daun Py bukan kutu rambut, coba deh kau keramas πŸ˜† .

    • October 27, 2013 at 8:40 pm
      Permalink

      Selamat ya mbak Andani, semoga si kutu ga datang lagi πŸ˜‰ . Sptnya ada musim-musimnya kutu datang, karena saat ini tanaman2ku bersih πŸ™‚ .

  • October 27, 2013 at 10:00 am
    Permalink

    Saya suka ilmu tentang pertanian, meski basic saya adalah dunia medis. Informasi ini sangat bermanfaat bagi saya, maklum saya juga suka berkebun. terima kasih mbak

  • October 26, 2013 at 4:14 pm
    Permalink

    Wah infonya lengkap, Mbak. Di tanamanku yang banyak kutu yang putih-putih, Mbak. Katanya sih keluarga aphids juga. Bandelnya minta ampun. Disemprot air sabun juga gak mempan. Biasanya sih aku bersihin manual, dicongkelin satu persatu atau kalau sudah bergerombol ya di sikat pakai sikat gigi sambil disiram air. Cuma memang repot sekali jadinya πŸ™

    • October 27, 2013 at 8:38 am
      Permalink

      Memang repot Chris πŸ™ biasanya saya sediakan hari khusus buat bersih2 kutu tsb, kuatir klo dibiarkan lama makin bertambah banyak.

  • October 26, 2013 at 1:15 pm
    Permalink

    Plit komplit Jeng Nella, mulai dari musuh alami, insektisida nabati, tanaman repellent hingga air sabun encer. Oh ya kepik cantik si koksi alias coccinella musuh alami kutu jadi sahabat pekebun Jeng Nella. Salam berkebun

    • October 27, 2013 at 8:37 am
      Permalink

      Iya bu Prih, si kumbang koksi selain bentuknya unik, baik juga untuk menjaga kebun kita nih πŸ™‚ .

  • October 26, 2013 at 10:54 am
    Permalink

    Memang penyakit kutuan menjengkelkan,tanaman kamboja jepang(adenium)ku daunnya cacat semua gara2 kutu,sekarang menyerang tanaman lainnya,pepaya,tomat sebagian sdh tamat riwayatnya,dulu pernah pake sabun,tembakau tapi kurang manjur Mbak apa krn kurang pekat ?,coba2 pake air kapur dioles2kan eh tanaman salamku mati juga,sekarang pake manual daun dilap dan dibuang klu sdh parah…..:)

    • October 27, 2013 at 8:36 am
      Permalink

      Hai mbak Ariani, kalau kutunya masih bisa dibersihkan manual seperti di lap ya bisa dilakukan, saya juga kerjakan hal tsb kalau lagi banyak waktu luang πŸ˜‰ .

  • October 26, 2013 at 3:56 am
    Permalink

    untuk membasmi kutu-kutu itu memang lebih baik pakai yg alami ya, mbak Nel. teman saya juga pernah pakai campuran air dengan cabe dan bawang merah untuk mengendalikan ulat daun dan belalang di persemaian. hasilnya lumayan. daun-daunnya nggak lagi berlubang beks dimakan ulat atau belalang.

    • October 26, 2013 at 9:28 am
      Permalink

      Terima kasih untuk masukkannya pak Yudhi. Ternyata bisa juga pakai cabe ya πŸ˜‰ .

  • October 26, 2013 at 12:21 am
    Permalink

    Ikut menyimak mbak

      • October 26, 2013 at 9:29 am
        Permalink

        Aku punya cerita panjang lho mbak selama di kalimantan. Simak deh mbak. he he he. Realita tentang negeri kita

  • October 25, 2013 at 6:05 pm
    Permalink

    Kalo hama yang disebelin ibu saya adalah ulat daun. Cepet banget ngabisin daunnya. Tahu-tahu daun tanaman ibu saya banyak yang rusak dan bolong-bolong…..

    • October 25, 2013 at 10:24 pm
      Permalink

      Tanamanku ada juga yang kena ulat tuh, klo ukurannya besar bisalah dicari. Nah ulat yang kecil paling pasrah saja, atau nunggu serangga baik memangsa si ulat πŸ˜‰ .

  • October 25, 2013 at 11:19 am
    Permalink

    ibu aku paling benci kutu yang putih2 kayak bedak gitu mba. sama dia dibakar aja pohon2nya hahaha

  • October 25, 2013 at 10:39 am
    Permalink

    keren bgt kakak yah, cara membasmi hama tanaman juga jd tahu, kayaknya asik klo bs nanam, gk kayak d jakarta susuah nyari tanah hehee

    • October 25, 2013 at 10:22 pm
      Permalink

      Cari tanah? maksudnya ga punya taman? samaaa makanya saya nanam2nya taruh pot semua hehe πŸ˜€ .

      • October 28, 2013 at 3:28 am
        Permalink

        Maksudnya nyari tanah sulit di jakarta kak hehehe

  • October 25, 2013 at 9:08 am
    Permalink

    ohh namanya kumbang koksi….(very cute bug)
    btw si kepik, tawon parasit dkk itu musti diberi umpan dulu toh… *manggut2* πŸ˜€
    one day berguna nih kalo punya taneman πŸ™‚

    • October 25, 2013 at 9:53 am
      Permalink

      Iya coba nanam tanaman yg menarik perhatian serangga baiknya πŸ˜‰ .

  • October 25, 2013 at 8:24 am
    Permalink

    Wah mbak Nel menjelaskan nx bagaikan seorang ahli & peneliti tanaman profesional aja yang udah lama berkecimpung didunia pertanaman,
    hehehehe…
    Thanks ya mbak udah kasih yg bermanfaat buat para pekebun. πŸ™‚
    oya, mbak di Indonesia juga ada ya serangga yg nama nx “lady bug”?
    coz saya belum pernah liat lg disekitar daerah saya.

    • October 25, 2013 at 9:48 am
      Permalink

      Hai pak Eddy terima kasih yaa, semoga berguna postingan ini πŸ˜‰ . Coba tanam tanaman/bunga yang mengundang lady bug. Saya sendiri ga perhatian ketika dulu di Indonesia, baru berkebun ketika di Jerman πŸ˜€ .

  • October 25, 2013 at 5:18 am
    Permalink

    Kalau pohon udah kena kutu, saya pasti pangkasin mereka. Salah satu penyebab mereka subur karena tanaman saya terlalu rimbun, jadinya suasana lembab, mereka pesta pora & berkembang pesat and akhirnya tanaman jadi keliatan sakit. abis dipangkas semua & diasepin tanaman saya subur lagi.
    Yang paling bingung tuh ama lalat buah mba. Sya punya 2 pohon belimbing, tp nggak pernah makan buahnya karena isinya ulat. Kalau mau bagus harus dibungkus ama plastik, suma kan susah, soalnya pohonnya 2-4 meter. Dulu penah agak berkurang karena tiap sore nenek saya rajin bakar sampah jadi lalat nakal sumber bencana itu berkurang. Tp sekarang sudah nggak lagi..
    Mau beli ladybug di Indonesia dimana ya? Manis deh

    • October 25, 2013 at 9:45 am
      Permalink

      Hai Silvie aku ga tau beli serangganya dimana, coba google deh πŸ˜‰ . Klo untuk menjebak lalat buah : botol plastik (buang/gunting bagian atasnya) lumuri lem bening (ga tau namanya) bagian luar dan dalam botol. Didalam botol taruh pisah yg mateng (baunya narik perhatian lalat) jadi lalat akan lengket deh. Botolnya bisa digantung juga.

      • October 25, 2013 at 12:18 pm
        Permalink

        oh iya, pernah denger cara itu. Nanti coba ah…

  • October 25, 2013 at 4:35 am
    Permalink

    wah thanks mba nella atas info nya ya heee
    sabun cuci ada sy ikuti sesuai ajaran mba nella cuma keknya kebayakan sabunnya hahahaha ampe kutu juga gosong dan daun juga gosong hahahaha….
    ampe stress ama kutu n daun nya sndri πŸ™ syukur tomat sy masi nga matehok hahaha
    nanti mau coba yang bawang putih d krn keknya nga gt tajam ditanaman kali ya…dan saking stress sy bakar2 pake mancis bagian berkutu nya ( *devil bertanduk xixixixixi ).
    thanks ya mba tips nya krn mmg sy ada planning tanam ketumbar karena buat sop jd pas d bs undang kepik cuma setau sy jaman skrg susah mau jumpa kepik cuma bole dicoba d undang tamu baik juga… πŸ™‚

    • October 25, 2013 at 9:39 am
      Permalink

      Sabun cairnya cuma beberapa tetes saja, jangan 1 botol πŸ˜† . Dicoba deh nanam tanaman2 yg mengundang serangga baik πŸ˜‰ .

  • October 25, 2013 at 4:11 am
    Permalink

    hama yang kumbang warna merah item itu tuh, mbak. Yang jadi favoritku. Maksudnya, kalo bentuknya gambar/boneka ya. Habis lucu, haha… dan oh, item dan merah kan warnaku bangeettt… πŸ˜€
    Dan hotel serangga…? ya ampun, aku baru tahu ada yg namanya hotel serangga. Mahal karena serangga2nya, apa karena rumah2annya sih, mbak?

    • October 25, 2013 at 9:34 am
      Permalink

      Kumbangnya klo di film kartun lucu bentuknya πŸ˜€ . Hotelnya saja yg dijual. Serangganya dijual terpisah πŸ˜‰ .

  • October 25, 2013 at 2:52 am
    Permalink

    Kemaren,,, Baru aja kemaren mbak…
    Taneman aq yang biasa nya aq semprot aer ajah,,
    Sehari sebelum nya aku kasih pupuk Npk, aq tabur sedikit2,,
    Keesokan harinya tiba2 klayu, n kering…
    Aq rada nyesel, kenapa yah, aq kasih pupuk… (niat ngasih nutrisi, malah rusak)

    • October 25, 2013 at 9:33 am
      Permalink

      Kebanyakan pupuk tuh, mungkin harus diencerkan. Tanamannya Jangan kena matahari dulu, semoga bbrp hari akan pulih πŸ˜‰ .

      • October 25, 2013 at 9:34 am
        Permalink

        telat mbak,,, udah aq cabut mbak,, aq ganti dengan yang lain…

  • October 25, 2013 at 2:38 am
    Permalink

    Ini semua penanganan hama secara organik ya Mbak Nella. Tak melibatkan zat kimia sintetis, cara yg sangat ramah pada alam πŸ™‚

    • October 25, 2013 at 9:29 am
      Permalink

      Klo masih bisa diatasi secara organik, masih akan terus saya lakukan. Disini bahan kimia mahal, klo di Indonesia pestisida mungkin murah ya.

  • October 25, 2013 at 1:58 am
    Permalink

    Mba nella telaten bgt ya ngurusi taneman….kl aku seneng ngeliat nya tp gak telaten kl harus ngurusi taneman hahaha

    • October 25, 2013 at 9:28 am
      Permalink

      Aku juga senang lihat tanaman2 orang lain, makanya jadi ikutan nanam2 πŸ˜€ .

  • October 24, 2013 at 10:55 pm
    Permalink

    ah aku suka banget yang racikan dapur hahahah, simpel dan kayaknya ‘gak galak-galak’ amat padahal efektif juga yak. Macam tetap cinta lingkungan gitu. Kalo di Indonesia kayaknya yang rokok itu bakal kulakukan dengan suka cita pas tulang-nya anak-anak mampir, dan bakal kujadikan senjata rahasia kasih tau ke mamakku biar rokok adikku cepat habis hahaha *ini kok motivasinya beda banget ya*

    • October 25, 2013 at 12:35 am
      Permalink

      Bisa menghemat duitlah klo bikin racikan dapur πŸ˜€ . Rokok murah pula di Indonesia yaa πŸ˜‰ .

  • October 24, 2013 at 9:24 pm
    Permalink

    belum tahu kalau ada resepnya untuk kutu daun πŸ˜€
    aku kira kalau yang putih2 itu jamur mbak, ternyata kutu ya

    • October 25, 2013 at 12:31 am
      Permalink

      Klo putih, mungkin kutu kebul serangan laba-laba tuh, ukurannya keillbanget, tau-tau tanaman sdh diselubungi lapisan putih.

  • October 24, 2013 at 8:15 pm
    Permalink

    Banyak banget ya hama kutunya, harus telaten menjaga biar ga habis sama hama nih.

    Tapi ya menurutku kumbang koksi itu yang paling keren, hehehe. Hama kok keren.

    • October 25, 2013 at 12:29 am
      Permalink

      Iya mas Gie, keren ya si kumbang. Warna merahnya bagus πŸ™‚ .

      • October 25, 2013 at 8:59 am
        Permalink

        Iya, jadi dilema kalau gitu, kalau ditangkep kasihan, kalau dibiarin daunnya habis. πŸ™

  • October 24, 2013 at 4:39 pm
    Permalink

    Lovely photos πŸ™‚ sorri though, Couldn’t read your writing πŸ™

    • October 24, 2013 at 4:52 pm
      Permalink

      Hello Andy you can use translator, see on the β€œHome” right side above πŸ˜‰ .

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: