Untung Rugi Mengganti Permalink Blog

loading...

Sejak blog saya pindah ke self hosted akhir Oktober 2016, saya lebih banyak pusingnya 😥 . Mau tidak mau terpaksa harus belajar banyak hal karena di self hosted ibaratnya harus mau tangan kotor buat mengurusi blog, beda halnya saat masih di wordpress.com kita hanya mikir mengisi blog dengan konten yang baik dan urusan mempercantik blog atau SEO blog adalah tugas happiness engineer wp.

What is a permalink WordPress?

Permalinks are the permanent URLs to your individual pages and blog posts, as well as your category and tag archives. A permalink is the web address used to link to your content. The URL to each post should be permanent, and never change — hence the name permalink.

Settings Permalinks Screen « WordPress Codex

https://codex.wordpress.org/Settings_Permalinks_Screen

 

Sebelum pindah ke self hosted saya tertarik (penasaran) kalau baca blog yang judul tulisannya tanpa tanggal, bulan dan atau tahun, jadi hanya nama blog dan judul tulisan, menurut saya kesannya keren dan artikel jadi tidak keliatan basi walaupun misalnya dibaca 2 tahun kemudian.

Perhatian: Pengguna wordpress.com tidak bisa mengganti Permalink Blog, jadi tulisan ini untuk self hosted atau bloger wordpress com yang pindah ke self hosted. Saya beritahu diawal supaya kamu tidak merasa terjebak sudah baca sampai akhir eh ternyata tidak bisa mengganti Permalink Blog kamu hehe
(Baca: Permalink changes – Forum WP.com )  .

Permalink pengguna wordpress.com menggunakan  pengaturan Day and name ( misal: https://namablog/2017/02/22/judul-tulisan-artikel )

Untung Rugi Mengganti Permalink Blog
Permalink Awal Bawaan dari WordPress.com ada tahun, bulan dan tanggal lalu judul artikel, katanya Permalink begini tidak seo friendly

 

Bagaimana cara ganti Permalink Blog supaya SEO friendly?

Ganti Permalink Blog kamu dari yang awalnya pakai angka menjadi judul postingan saja. Cara gantinya:

Dasbor blog – pengaturan (Setting) – Permalinks – pilih post name lalu dibagian bawah klik simpan (save change).

Cara Merubah Permalink Settings WordPress Self Hosted supaya SEO friendly
Cara Merubah Permalink Settings WordPress Self Hosted supaya SEO friendly

 

Begitulah tutorial dari beberapa blog yang saya baca dan saya praktekkan.

Eh ternyataaaa …

Drama terjadi haha ..

Sahabat berkebunku mba Ami kirim email bilang dia kan daftar newsletter blogku dan klik link cerita baru blog saya nah tuh linknya di klik tapi postingan/judul cerita tidak ditemukan (broken link).

Setelah ganti permalink saya tes daftar newsletter blog sendiri eh ternyata broken link, harus cari ilmu lagi deh
Setelah ganti permalink saya tes daftar newsletter blog sendiri eh ternyata broken link, harus cari ilmu lagi deh

 

Saya coba tes daftar newsletter blog sendiri dan memang ternyata setelah ganti Permalink ko link di newsletter tidak bisa dibuka. Beberapa blog yang saya baca kasih tutorial bagaimana sih apa mereka tidak tes dulu? Hiks 🙁 .

Terpaksa saya kembalikan Permalink Blog ke pengaturan semula yang ada tahun, bulan dan tanggal sambil saya cari tahu lebih lanjut bagaimana mengganti Permalink Blog yang benar dan baik.

Browsing sana sini nah singkat cerita lagi baca-baca banyak artikel belajar Adsense di blog Juragan Cipir ketemulah satu judul mengenai mengganti  Permalink,  Cara Mengganti Permalink WordPress Tanpa Hilang Trafik .

Saya jadi tahu kesalahan saya sebelumnya, ternyata harus nambahin kode tertentu di htaccess cp panel hosting blog saya.

Blog saya hosting pakai one.com.

Pertama masuk ke cp panel hosting lalu file manager dan pilih htaccess tambahkan kode berikut ke bagian atas htaccess nya:

RewriteEngine on

RedirectMatch 301 /([0-9]+)/([0-9]+)/(.*).html$ /$3/

Masuk cp panel hosting pilih htaccess masukkan kode untuk ganti Permalink Blog
Masuk cp panel hosting pilih htaccess masukkan kode untuk ganti Permalink Blog

 

Setelah berada di htaccess masukkan kode untuk ganti Permalink Blog. Kode taruh dibagian paling atas
Setelah berada di htaccess masukkan kode untuk ganti Permalink Blog. Kode taruh dibagian paling atas

 

Ternyata ..

Lagi lagi drama besar terjadi

Hahaha 😯

Semua postingan sudah hilang angkanya, namun kalau gambar pada postingan/artikel di klik maka muncul kode 404 Not Found Error halaman tidak ditemukan.

Saat gambar akan dimasukkan ke artikel ada beberapa pilihan tampilan, ada yang bisa dikasih url gambar dan ada yang polos artinya kalau gambar di pasang di artikel/tulisan tidak akan bisa diklik. Nah untuk postingan semacam ini tidak menjadi masalah dengan kode diatas yang dimasukkan ke htaccess.

Jadi masalah besar buat saya karena sejak awal ngeblog saya hampir selalu aktifkan klik pada gambar, karena saya tidak tampilikan gambar dalam ukuran penuh pada artikel-artikel blog saya.

Selama 2 minggu saya perbaiki manual gambar-gambar di artikel blog, mabokkk deh karena saya kan sering sekali masukkan banyak foto-foto pada tulisan saya. Nah jadi semua gambar saya ubah pengaturannya tidak bisa diklik, saya buat tampilan ukuran penuh.

Artikel blog sudah ada sekitar 600 judul, saya pilih postingan yang merupakan tops post duluan untuk perbaiki manualnya. Jujur saja saya jadi enek haha karena banyak sekali yang harus dikerjakan.

Oke deh baca sana sini blog tutorial self hosted lagi ..

Di akhir tahun 2016 saat saya baca-baca yoast.com ketemu jawabannya. Puji Tuhan! Ketemu artikel permalink helper yoast.com https://yoast.com/research/permalink-helper.php

Dapat kode berikut:

RedirectMatch 301 ^/([0-9]{4})/([0-9]{2})/([0-9]{2})/(?!page/)(.+)$ https://www.pursuingmydreams.com/$4

Suksessss semua gambar kalau di klik ke direct langsung ke Permalink post a name baru uhuyyy 😉 . Girang bukan kepalang karena tidak perlu perbaiki semua gambar lagi secara manual, kalau gambar-gambar postingan di klik akan terbuka otomatis dan hilang kode 404 Not Found Error jadi bounce rate blogku akan bisa stabil lagi.

Baca juga: Bounce Rate Apa Gunanya buat blog

Postif negatifnya mengganti Permalink Blog

Positif:

  • Tulisan (blog) menjadi SEO friendly  https://yoast.com/seo-friendly-urls/ akan bagus di mesin pencari karena kode tanggal post hilang.
  • Kesannya artikel tidak basi karena sudah tidak ada tanggal. Dibaca 2 tahun kemudianpun untuk postingan tips-tips kesannya up to date.

 

Negatifnya:

  • Trafik akan anjlok beberapa minggu atau bulan karena mesin pencari akan melakukan penyesuaian ulang (index ulang) post yang ada kode tanggal menjadi nama (name post) saja. Mungkin ada juga blog yang tidak mengalami penurunan trafik (mohon konfirmasi di komen ya benar atau tidak) kalau blog saya trafiknya jadi terjun bebas turun 50% haha. (Ditambah selama 2 bulan saya hilangkan feeds blog saya https://en.support.wordpress.com/feeds/ , trafik makin hancur haha, kalau ada waktu akan saya ceritakan topik ini ya)
  • Share artikel yang sudah pernah dilakukan waktu belum mengganti permalink maka setelah permalink  diganti menjadi Post name (tanpa tanggal, bulan atau tahun) maka angka sharenya akan hilang karena dianggap sebagai artikel baru. Social tools menghitung share dari url aslinya. Pantas saja banyak sekali artikel top saya polos jumlah angka sharenya. Contoh judul heboh tanaman dolar penyebab leukimia yang mematikan, waktu url asli dari wp.com yang Permalink masih dengan tanggal sudah diangka 1.000 share, nah pas saya ganti Permalink ke post name jadi polos (nol) angka share nya  haha ibaratnya ngisi bensin petugasnya akan bilang dimulai dari angka nol ya pak haha. Banyak postingan top saya polos deh angka sharenya.
  • Mengganti Permalink akan membuat “like” tulisan menjadi nol. Akan menghitung dari awal lagi. Kalau komen tidak berpengaruh tetap terpajang.
  • Perubahan Permalink hanya akan mengganti seluruh judul postingan saja secara global, namun untuk gambar di setiap postingan kalau di klik pembaca (misal mau lihat ukuran besar) nah jadi broken link “Oops! That page can’t be found” Karena gambar tersebut masih ada tanggalnya. Akhirnya setelah baca artikel dari yoast.com dan pakai kode baru dari yoast.com masalah saya ini terpecahkan.

 

PERHATIAN: Kalau blogmu sudah berumur lebih dari 6 bulan dan atau sudah ada banyak sekali tulisan sebaiknya JANGAN ganti Permalink blogmu, karena ternyata lebih banyak negatifnya di awal. Namun kalau kamu berani ambil resiko trafik anjlok silakan dilakukan.

Mengganti/membuat Permalink menjadi Post name bagus dilakukan kalau kamu buat blog baru (self hosted), bukan pindahan blog dari wordpress.com ke self hosted seperti yang saya lakukan ini, apalagi kalau artikelnya sudah diatas angka 100 ya siap-siap banyak kerjaan ngedit ini itu.

Sebagai penutup tulisan saya ini, untuk menghindari kode 404 Not Found Error halaman tidak ditemukan saya pakai plugin All 404 Redirect to Homepage plugin ini perlu kalau artikelmu saat pindahan ke self hosted sudah banyak jumlahnya.

 

Sumber bacaan kalau ada yang tertarik:

 

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

42 thoughts on “Untung Rugi Mengganti Permalink Blog

  • May 26, 2017 at 7:34 pm
    Permalink

    Wah bikin nambah ilmu perbloggingan. Saya juga sempat pengen punya link nggak ada tanggalnya soalnya link jadi panjang dan ribet. Ternyata harus self hosting. Kan bayar… heheh. Trims sharingnya mbak Nella

    Reply
    • May 27, 2017 at 6:08 pm
      Permalink

      Hai Jessmite iya harus yang self hosted baru bisa ganti permalink, eh klo ngeblog di blogspot gratisan bisa juga ko ganti permalink.

      Reply
      • May 28, 2017 at 12:58 am
        Permalink

        Self-hosting itu bayar per tahun selama kita tetap ngeblog ya mbak? Bukan sekali beli aja?
        Saya dulu pakai blogspot tapi sekarang lebih suka wordpress 🙂

        Reply
  • May 17, 2017 at 4:34 am
    Permalink

    Hahaha… Memang begitu juga sih penerapan aturan main di blog saya… ? Ok, saya tunggu artikel selanjutnya… Happy blogging! ???

    Reply
  • May 16, 2017 at 8:50 pm
    Permalink

    Sebelumnya, saya minta tolong dihapus link ss pada komen saya di atas. Tadi source-nya nggak sengaja ke hapus. ☺

    Saya tadi cek ulang, itu error jetpack cuma nongol kalau saya mengakses komen kamu pake aplikasi wordpress for Android. Sekarang juga masih nongol. Kalau pakai browser biasa (saya coba Chrom), error itu nggak pernah muncul.

    Di monitor smartphone dan tablet saya, theme lama merepresentasikan blog kamu lebih baik dan fleksibel dibanding yang baru. ☺

    Reply
    • May 17, 2017 at 1:37 am
      Permalink

      Pak Omar sudah saya hapus ya pak link ss nya. Error jetpack spt nya karena saya non aktifkan Jetpack Mobile Theme pada WP Super Cache Setting, ada yg bilang klo diaktifkan ngaruh ke google analytic. Barusan saya aktifkan dulu mau lihat bedanya.
      Saya keburu jatuh hati dg theme baru ini hehe sayang mau ganti ke yg lama, check di theme check yg baru ini hasilnya lebih bagus tdk banyak errornya.

      Reply
  • May 15, 2017 at 9:27 pm
    Permalink

    Saya jadi ingat dulu waktu buka blog ini pertama kali Oktober, selalu eror2 terus, ternyata ini masalahnya.
    Banyak negatifnya mbak, positifnya cuma 2, ?,, saya juga berpikir mau ganti permalink, takut kalo dihapus sama google, soalnya kan saya pakai blogger, ?,, tapi membaca ini, belum sanggup mengatasi keribetan yg akan terjadi ,,, wuuduhh,,,
    Aku suka banget postingan mbak Nella kalo sharing pengalaman ngeblog, jadi punya motivasi diri sendiri,,,

    Reply
    • May 15, 2017 at 11:05 pm
      Permalink

      Hai Girindra, iya saya pindahan blognya bulan okt thn lalu. Puyeng bbrp hari, eh sampai skrg juga berlanjut puyengnya haha.
      Klo blogmu mau dimonetasi di wordpress lebih bagus krn lebih SEO friendly di mesin pencari, tapi klo hanya ingin nulis2 saja tetap di bloger oke juga ko.

      Reply
  • May 9, 2017 at 2:06 am
    Permalink

    Wah selalu nambah ilmu baru bertandang ke blog Jeng Nella. Ananda juga menyarankan saya pindah ke self hosting tapi emaknya nasih kekeuh dg wp.com yg tinggal nulis saja.
    Semangat belajar Jeng Nella luar biasa berbagi ilmu berkebun maupun ilmu ngeblog. Salam

    Reply
  • May 9, 2017 at 12:23 am
    Permalink

    Nella,

    Thanks ya, artikelnya sudah memberikan saya persepsi baru mengapa artikel di blog saya yang ditulis di page bisa bertahan lama di SERP daripada yang ditulis di post.

    O iya, gara-gara masalah copas juga saya dulu mau pindah ke self-hosted. Setelah dipikir-pikir, saya pilih belajar lebih banyak tentang memanipulasi gambar buat mengatasi copas. Jadi, saya bermain dengan gambar yang disisipkan di setiap artikel bikin supaya artikel copasan jadi kuda-tunggangannya bantu ngumpulin keywords baru. ???

    Reply
    • May 10, 2017 at 7:10 pm
      Permalink

      Hai pak Omar salam kenal ya 🙂 . Saya pindah ke self hosted gara2nya krn nemu artikel2 berkebun di copas hiks. Manipulasi gambar maksudnya bgm pak? apa dimasukin alt tag pada gambarnya?.

      Reply
      • May 10, 2017 at 11:46 pm
        Permalink

        Oops… sorry… Saya main langsung aja yaaa… ??? Salam kenal juga, Nella. Saya ikutin blog kamu dari thn 2014. Cuma statusnya jadi silent visitor aja. Karena ngerasa udah terbiasa, jadi pas komen maen langsung aja… ???

        Soal gambar, saya belajar memperdalam pemakaian software graphics editor (mis. PhotoShop). Setelah lumayan mahir, saya kembangkan ciri khas saya. Jadi, setiap gambar yang disisipkan di setiap artikel harus berkesan “itu kepunyaan listrikdirumah dot com” dan sangat sulit untuk di crop.

        Efeknya, kemana pun artikel copasan muncul di SERP, selalu diikuti artikel asli. Kalau copasan bisa mendapatkan keywords baru, artikel asli bakal kecipratan juga. Dalam enam bulan, artikel copasan bisa bantu mendongkrak penambahan visitor artikel asli hingga 100%. Tidak perlu utak-atik description maupun alt tag-nya ataupun ngelaporin pencopas ke si Mbah.

        Beban terberatnya hanya diawal saja, perlu sedikit bersabar nahan keki ngeliatin artikel copasan nongol di SERP dengan posisi di atas artikel asli. ???

        Reply
        • May 13, 2017 at 11:29 pm
          Permalink

          wah ternyata pak Omar salah satu silent reader blogku hehe. Oohh begitu ceritanya, saya baru tahu ada trik begitu 😉 . Klo penambahan visitor dari artikelku yg di kopas ada aja sih 1-2 gitu. Klo melaporkan ke mbah saya sdh males haha krn harus isi form laporannya makan waktu, trus laporan terakhir saya tahun lalu kesannya saya disuruh urus sendiri dg yg copas, lapor yg kali ini setelah pindah ke blog self hosted, saya mikirnya berarti yg cepat dan dibantu dmca ya wp.com aja klo blog self hosted silakan urus sendiri malsah artikel copas.

          Reply
          • May 14, 2017 at 12:24 am
            Permalink

            Iya ya, si Mbah makin tua makin nyebelin ?

            Btw, display pursuingmydreams dot com hari ini jauh lebih baik dr kemaren (balik spt semula). Lebih responsive dari sebulan lalu. Mumpung lagi bebenah, ini saya dapat ss yang bilang respond jetpack blog kamu kagak bisa di verified.

            Nggak bikin masalah apa-apa sih, cuman nongol sebentar terus ngilang. Performa blog kamu juga tetap ok. Ntar saya kabarin kalo ada yg unusual lainnya. ☺

          • May 15, 2017 at 11:50 pm
            Permalink

            ss tsb pas saya lagi utak atik blog pak, duuhh puyeng deh 3 hari berturut-turut saya utak atik blog mau naikkin speednya, trial error sendiri sambil masuk forum wp dan baca sana sini. Akhirnya speed mobile dan dekstop bagus hijau semua, tapi ko saat plugin butuh di update jadi gagal, trus google analytic jadi rusak muncul kode2 aneh, tampilan home blog jadi aneh, lalu saya hapus plugin2 barunya, ngulang upload lagi. Pasrah lah pusing saya haha skrh dengan theme baru ini mobile speed nya 56/100 dan dekstop 70/100 .

  • May 8, 2017 at 3:42 pm
    Permalink

    Salut deh Nell.
    Saya ribetnya ini yg ga sanggup pindahan ke self hosted.
    Mikir yg mau ditulis aja lama, gimane mau ngurusin tetek bengek lainnya 😀

    Reply
    • May 8, 2017 at 7:27 pm
      Permalink

      Hai Sal, samaaa aku juga mau nulis lama mikir dan bolak balik ngedit haha. Sejak pindahan okt thn lalu sampai skrg pusing utak atik melulu hehe.

      Reply
  • May 8, 2017 at 8:31 am
    Permalink

    Wah makin kesini makin belibet ya ilmu tentang nge blog.
    Saya sih dah sejak 2008 nge blog tp masih sangat sangat abal”. Baru setahun ini aja aktif nulis lagi. Dipikir cuma tinggal nulis sm upload gambar.Eh ada lg yg namanya SEO, DA/PA, dll. Duh lah.

    Tapi asyik tapi ya melelahkan. Tiba” gambar pada kegedean dr timeline misalnya, lgsg stress XD

    Eh mba, kalo sm blogspot, wp lebih SEO friendly ya? Memangnya knp? Bukannya blogspot anaknya google lgsg?

    Reply
    • May 8, 2017 at 7:39 pm
      Permalink

      Dulu sih pasa saya ngeblog di wp.com tinggal nulis aja ga perlu pusing mikirin SEO krn bagian tsb sudah ada yang ngurusin di wp.com nya. Harus banyak baca berbagai tutorial blog dalam dan luar negeri spy bertambah ilmu kita 🙂 .

      Kalau mau ngeblog tidak untuk di monetasi blogspot bagus ko, namun klo mau cari duit dari ngeblog wp lebih seo friendly. Ga ada hubungannya blogpost anaknya google, krn SEO itu bagaimana kita mengkonfigurasi blog kita secara lengkap untuk mesin pencari. Detailnya bisa baca/klik WordPress vs. BlogSpot : Which Is Better & Why? .

      Reply
  • May 7, 2017 at 4:51 pm
    Permalink

    aku juga ganti permalink Nel…, dan ngalamin broken link.. akhirnya dibantu sama Dani buat masuk ke cpanel…, Nella mah jagi semuanya dikerjain sendiri..
    kalau foto2 kayaknya belum ngecek deh.. coba nanti diperiksa lagi..

    trafik memang jadinya turun jauh, tapi biarlah buat sesaat aja

    Reply
    • May 8, 2017 at 7:44 pm
      Permalink

      Hai kak Monda kalau sudah ada kode yang di tambahin di cp panel semoga sudah beres permalinknya 😀 . Iya kak aku ngerjain sendiri wong nanya sama hosting dikasih tahu garis besarnya aja, cara detail disuruh cari di google haha. Trafik yang turun katanya sih bisa disiati dengan meningkatkan kecepatan akses blog kita, nah nih juga lagi pusing krn blog speedku untuk versi mobile scorenya 53/100 jelek banget.

      Reply
  • May 7, 2017 at 2:28 pm
    Permalink

    ini salah satu alasan kenapa saya masih belum berani pindah ke self hosting mbak, masalah permalink yang akhirnya banyak halaman not found.

    BTW makasih banyak lo mbak infonya, bisa buat panduan ini kalau sewaktu-waktu mau migrasi ke WP self hosting. Soalnya dah mulai bosan pakek blogspot terus, biar rada maju gitu blognya. hehe

    Reply
    • May 8, 2017 at 8:07 pm
      Permalink

      Hai pak Imam, kalau halaman not found itu bisa diatasi dengan pakai plugin rediret to homepage. Klo blog mau di monetasi wordpress lebih baik pak karena lebih SEO friendly.

      Reply
  • May 7, 2017 at 9:51 am
    Permalink

    Redirect bisa membuat kekuatan seo turun hingga 15%. Tapi gak masalah sih klo dilakukan dengan benar nanti akan normal kok traffiknya. Kebetulan saya juga pikir-pikir mau pindahan juga. Tapi tunggu sampai 1000 pageview per hari baru beli domain. Rencananya saya mau setia sama wordpress.com saja. Malas ngatur dari awal lagi. Klo udah banyak menghasilkan, tinggal upgrade ke bussiness plan saja agar bisa install plugins.

    Reply
    • May 7, 2017 at 11:52 am
      Permalink

      Hai Shiq terima kasih komennya :). Sepertinya di blog saya banyak link bermasalah ga tahu pasti juga sih, makanya saya pakai plugin redirect aja daripada klo pembaca klik munculnya text halaman tidak ditemukan malah nanti bisa bikin bounce rate tinggi hehe.

      WP.com SEO nya kuat banget, blog kita bakalan cepat ke indeks di mesin pencari, sayangnya di wp.com tidak ada plugin anti copas, saya sebel banget bolak balik nemuin artikel berkebunku di copas hiks 🙁 makanya pindah lah ke self hosted .

      Reply
  • May 7, 2017 at 7:51 am
    Permalink

    Mba Nella, Layout blognya belum diapa-apain2 ya? Kalo aku buka di laptop, tetep ngikut versi mobile XD Kurang user friendly rasanya 😉 Btw, kalo butuh bantuan, aku boleh loh di pm. Hohohoho.

    Reply
    • May 7, 2017 at 11:57 am
      Permalink

      Hai Aftri, kalau di laptop memang kebukanya termasuk versi mobile 😀 . Memang untuk laptop bisa dibikin versi dekstop?. Kamu ngerti utak atik blog ya?? asyikk ntar ku email ya.

      Reply
  • May 7, 2017 at 6:52 am
    Permalink

    iya mba Nel, pindahan self-hosting memang jadi banyak belajar hal baru. terima kasih ilmunya
    namanya juga belajar belajar jatuh bangun kalau kata bang Oma..hahaha.

    Reply
    • May 7, 2017 at 11:58 am
      Permalink

      Hai Fiberti kalau aku banyak jatuhnya hahaha, sejak pindahan blog jadis ering tidur diri hari karena utak atik sana sini ko ga ngerti juga haha parah gapteknya 😀 .

      Reply
  • May 7, 2017 at 2:19 am
    Permalink

    ini persis saya alamai bulan lalu, case kita sama mbak saya ganti jadi self hosted saya pindahkan ke penyedia domain indonesia, dan saya shock traffic terjun bebas setiap klik kata kunci kok ada 404 ternyata saya pernah ganti permalink nya jadi name post, jadi sy dibantu admin kembalikan permalink sprti semula… sy butuh 1 bulan buat recovery kembali dan subscribernya pada hilang semua, benar benar buat stress.. skrg baru mau rubah sana sini kayak membuat blog baru .. saya butuh 1 bulan marah2 sm team server hosting supaya bantu saya , mereka sih bilangnya aman aman saja ternyata prosesnya panjang dan melelahkan ……………

    Reply
    • May 7, 2017 at 12:10 pm
      Permalink

      Hai mba Siti, saya sudah 6 bulan sejak pindahan masih pusing juga haha, beginilah klo di self hosted ya ngurusin sendiri beda kan klo di wp.com tuh tinggal nulis2 aja, urusan SEO blog yang sdh dikerjain supprot wp.com nya. Mengenai permalink tidak bisa hanya ubah di dasbor aja mba harus ada kode yang ditambahkan di cp panel hosting kita. blog wp.com mba masih ada kan? maksud saya tidak di delete? jadi di setting private saja?. Klo blog wp.com masih ada bisa tanya2 via email ke happiness engineer, emailnya: help@wordpress.com . Saya waktu itu email minta pindahin blog follower dan data trafik saya ke blog self hosted, termasuk halaman pendapatan word ads sudah dipindahin juga.

      Reply
  • May 7, 2017 at 12:32 am
    Permalink

    saya juga pas awal-awal ngeblog di self hosted jadinya postingan lama nggak bisa diedit mbak. tapi kemarin langsung hubungin penyedia hostingnya sih jadi nggak tahu kalau ada langkah-langkah begini. dan iya nih blog saya trafficnya terjun bebas dan bahkan ini benar-benar mulai dari nol lagi ngumpulin viewnya :((

    Reply
    • May 7, 2017 at 12:15 pm
      Permalink

      Hai Aya, blog wordpress.com mu di setting private saja kan sudah ada yang self hosted, supaya ga dikria mesin pencari ada dobel konten postingan. Oh ya kalau ada yang mau ditanyain mengenai wp.com bisa via email ke happiness engineer, emailnya: help@wordpress.com . Saya waktu itu email minta pindahin blog follower dan data trafik saya ke blog self hosted.

      Reply
      • May 7, 2017 at 12:34 pm
        Permalink

        Sudah saya setting private tapi kyknya nggak ngaruh mbak. Dia tetap ketemu sm google. Yg email td biayanya brp mbak?

        Reply
        • May 7, 2017 at 1:25 pm
          Permalink

          tanya-tanya ke support wp.com tuh gratis ko 🙂 .

          Blog wp.com Aya masih bisa dibuka belum di private.
          Untuk bikin wp.com private begini :

          Dasbor – setting – reading. Pilih Site Visibility klik/ tandai kalimat I would like my site to be private, visible only to myself and users I choose. Lalu klik save changes dibagian bawah.

          Reply

Leave a Reply

error: Content is protected !!