Tulip Yokohama Tulip Berbau Permen

Tulip Yokohama Tulip Berbau Permen. Kalau biasannya bunga tulip yang saya jumpai selalu tidak berbau, nah kali ini saya senang sekali, tulip Yokohama milik saya berbau permen (karamel). Jadi senang berulang-ulang mendekatkan hidung saya ke kelopak bunganya, supaya harumnya lebih terasa ;-).

 

Tulip Yokohama ini saya tanam bersama bibit bunga Schneeglanz. Sayang hingga saat ini Schneeglanz belum muncul bungannya, batangnyapun masih kecil sekali.

Tulip Yokohama Tulip Berbau Permen. Menanam Tulip Yokohama
Menanam Tulip Yokohama

Klasifikasi Bunga Tulip:
Kerajaan: Plantae
Kultivar: Yokohama
Ordo: Liliales
Famili: Liliaceae
Upafamili: Lilioideae
Genus: Tulipa

Mulai Terlihat Pertumbuhan yang Signifikan dari Tulip Yokohama.
Mulai Terlihat Pertumbuhan yang Signifikan dari Tulip Yokohama.

Deskripsi Tulip Yokohama (berdasarkan pengamatan saya):
• Bibit ukuran 10/11cm. Saya tanam 19 Oktober 2012, baru kelihatan pertumbuhannya awal Januari 2013, bunga muncul dibulan Februari (setelah 3,5 bulan penanaman)
• Tinggi tanaman 35 cm
• Dedaunan berwarna hijau
• Bunga berbentuk cangkir berwarna kuning, bunganya tunggal, kelopak bunganya runcing, helain bunga berjumlah 6, umumnya selalu menguncup, kecuali jika terang (matahari) akan sedikit membuka (melebar). Tinggi kelopak bunga 5-6 cm, diameter bungga 4 cm.
• Benang sarinya ada enam helai, berwarna putih kehijauan.
• Bunga berbau/harum permen (karamel).
• Jika dilihat dari bunganya mirip Triumph tulpen (kuning), namun Triumph tulpen tidak berbau.

Galeri Tulip Yokohama yang masih kuncup

 

Jika dilihat dari bunganya Tulip Yokohama mirip Triumph tulpen (kuning), namun Triumph tulpen tidak berbau.

 

Setelah tulip selesai berbunga, biarkan di pot 2 hingga 3 bulan, sampai bunga dan daunnya mengering, baru bisa kita bersihkan dan ambil umbinya.

Tulip Yokohama pada 12 Februari 2013

 

Jika beruntung 10 bibit kita tanam maka kita bisa mendapat 12-14 umbinya. Jika tanamannya dipelihara dengan baik bisa bertahan 10 tahun.

Happy Valentine day, tidak usah repot-repot memberikan bunga buat saya, saya sudah punya banyak nih :).

Tulip Yokohama pada 14 Februari 2013

 

Cantiknya Tulip Yokohama hari ini 15 Februari 2013

 

Video Tulip Yokohama dari Bibit Hingga Berbunga

Karena ada yang menanyakan kamera apa yang saya gunakan untuk memotret tulip-tulip koleksi saya. Saya tambahakan sedikit informasinya. Kamera yang saya gunakan hanya kamera digital biasa, merek sony 4x optical zoom steadyshot dsc-w310. Hasil foto terlihat bagus ya karena saya mematikan flashnya, hanya mengandalkan sinar matahari yang masuk melalui jendela besar di kamar taman. Jam pemotretan mulai jam 10 pagi hingga sore hari.

Tips penanaman tulip (Baca: Tips Penanaman tulip di iklim tropis Jakarta)

Selamat Datang Musim Semi di rumahku. Tamanku 15.02.2013
Selamat Datang Musim Semi di rumahku. Tamanku 15.02.2013

Saya suka warna kuning, kalau sahabat blogger suka warna bunga tertentu?

 

Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

 

Baca juga: Kumpulan Artikel Aneka Tulip yang Indah

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

94 thoughts on “Tulip Yokohama Tulip Berbau Permen

  • March 3, 2013 at 2:25 pm
    Permalink

    hwaduhhh mba beberapa hari ini mantengin blog mu tentang tulip, njuk malih kepengin nanemm……
    wish me luck yaa… *siap berburu bibit tulip*

    • March 3, 2013 at 3:18 pm
      Permalink

      iya soalnya pada berkembang nih tulip2ku. Siap2 besok muncul judul baru lagi tentang tulip :).

  • February 24, 2013 at 5:45 pm
    Permalink

    dari bunga-bunga yang dipajang paling suka juga warna kuning Mba Nel.. cantiik.. 🙂

  • February 22, 2013 at 3:48 am
    Permalink

    laah unik banget wanginya permen 🙂 warnanya juga mentereng euy. bikin melek. 😀

    • February 22, 2013 at 6:20 pm
      Permalink

      Bisa aja deh Ilham, warnanya bikin melek ingin memandanginya terus ya hehehe

  • February 20, 2013 at 4:08 am
    Permalink

    lam kenal mba, aku pemula di blog, pengen deh punya domain sendiri kayak punya mba, saya juga lagi ngejar mimpi nih mba, tapi kayaknya susah banget, berat mba, …. pengen jadi penulis, sudah coba kirim naskah ke penerbit tapi ditolak terus, mesti ditulis ulang barangkali, masih berjuang sih, belum menyerah, tetap menulis, tapi juga mesti banyak belajar kayaknya …. thanks ya mba, inspiring me, pengen banget ke Jerman, dulu waktu sekolah saya ambil ekonomi karena ada bahasa jermannya, di ijazah dapat nilai sembilan, tapi sekarang sudah lupa semua, ……

    • February 20, 2013 at 10:01 am
      Permalink

      Hai Aditya salam kenal juga ya. Mengejar mimpi panjang jalannya, kalau ditolak penerbit coba lagi .. lagi dan lagi jangan pernah menyerah :D. Hebat bahasa Jermanmu 9, bahasa asing harus sering digunakan kalau ga pernah dipakai ya 2-3 bulan langsung hilang :D.

  • February 18, 2013 at 10:09 am
    Permalink

    Di indo ada ga ia? Jadi penasaran sama baunya hehe 😀

    • February 18, 2013 at 10:12 am
      Permalink

      Hai Putri, saya kurang tahu apakah di Indonesia ada tulip seperti ini :D.

    • February 17, 2013 at 10:18 pm
      Permalink

      Aku belum pernah lihat langsung tulip biru. Bibit tulip biruku belum muncul bunganya :D.

      • February 18, 2013 at 4:50 pm
        Permalink

        Masa di sekitaran kota disana ga ada yang tanam Nel?

        • February 18, 2013 at 10:30 pm
          Permalink

          Jarang Den warna biru, yang banyak merah, kuning, putih, ungu.

  • February 17, 2013 at 3:26 pm
    Permalink

    Warna kuning bunganya bagus banget. Eh tapi terus terang aku baru tahu ada tulip bau karamel nih, Mbak. Aromanya kuat, Mbak?

    • February 17, 2013 at 3:32 pm
      Permalink

      Baunya tidak sekuat hyacinth. Terasa sekali harumnya kalau kita dekatkan hidung ke kelopak tulipnya :D.

  • February 17, 2013 at 3:24 pm
    Permalink

    Banyak sKALi manfaatnya nich bunga tuLip yach soBB…

  • February 17, 2013 at 3:04 pm
    Permalink

    wooww tamannya bagus banget mba.. aku suka bunga tulip.. cantikk..

  • February 17, 2013 at 2:36 am
    Permalink

    Kuningnya bagus banget ya Nel… cerah gitu…
    Thanks foto-fotonya… menghibur mata banget… keren

  • February 17, 2013 at 1:05 am
    Permalink

    Cantik banget mbaaakkk…

    aku juga suka segala sesuatu yang warnanya kuning. tapi gak addict seh 😀

  • February 16, 2013 at 2:09 pm
    Permalink

    Apa kabarnya sahabatku…kangen sekali menyapa mbak Nella…dan mejeng di blog mbak ini…Tulipnya cantik-cantik sekali…ingin sekali merasakan langsung aromanya…

    • February 16, 2013 at 4:07 pm
      Permalink

      Hai mbak Jean aku juga kangenn, lama ya kita bertegur sapa :D.
      Terima kasih buat kunjungan mbak ya. Semoga mbak sekeluarga sehat selalu.
      Salam Persahabatan! :).

  • February 16, 2013 at 1:32 pm
    Permalink

    coba blog bs ngasih fasilitas mencium aroma… penasaran euy!! suka deh taman kecilnya.. ^^„

    • February 16, 2013 at 1:36 pm
      Permalink

      hehehe kalau majalah sih sudah ada tester bisa cium harum parfum. Blog sapa tau di masa depan bisa ya :D.

  • February 16, 2013 at 11:50 am
    Permalink

    Kelopak tulipnya megah banget Kak…. Tamannya juga cantik banget :3

  • February 16, 2013 at 9:10 am
    Permalink

    Tulip yokohama.. bisa bertahan 10 tahun mbak?? kereen bgt mbakk.. warna kuning itu favorit warna temen saya mbak,, kalau dia liat pasti suka.. kalau saya suka tulip yang kmaren-kmaren yang warna biru keunguan apa ya,hehe.. pokoknya yang agak biru-biru gitu pernah diposting fotonya.. yang tulip item masih belum mekar kah?? 😀

    • February 16, 2013 at 10:03 am
      Permalink

      Hai Evan klo perawatannya baik umbi tulip bisa bertahan 10 tahun bahkan lebih.
      Tulip hitam asal Volendam Belanda, sepertinya belum akan berbunga tahun ini karenanya umbinya masih kecil. Saya punya tulip hitam lain namanya “Queen of Night” semoga bisa keluar tulisannya minggu depan :).

      • February 16, 2013 at 10:22 am
        Permalink

        asiik…asikk.. aku tunggu lho ya mbak,hehe

    • February 16, 2013 at 10:01 am
      Permalink

      Terima kasih pak Asmat :).
      Kamera yang saya gunakan hanya kamera digital biasa, merek sony 4x optical zoom steadyshot dsc-w310.
      Flashnya saya off kan jadi hanya mengandalkan sinar matahari mulai jam 10 hingga sore hari.

  • February 16, 2013 at 6:44 am
    Permalink

    Jadi pengen makan bunga tulipnya,mbak.hehehehehe…peace…^_^v

    • February 16, 2013 at 9:53 am
      Permalink

      Waduuuhh jangan dimakan ah, cukup dinikmati saja keindahannya :D.

  • February 16, 2013 at 5:22 am
    Permalink

    warna merah ke orange an jenis Tulipa kuschkensis
    dan warna putih bunga peony yang dikata orang wangi 😀

  • February 16, 2013 at 4:13 am
    Permalink

    whuuuaaaa……jual donk bibit ny sis nella!
    #ngiler#

    • February 16, 2013 at 4:16 am
      Permalink

      sis,stlh sy intip2 tanaman sis nella di foto,kyk ny sis nella ada nanam narcissus y?
      bunga wrn putih kuning gt!

      • February 16, 2013 at 9:39 am
        Permalink

        Wahhh sis Wany jeli sekali memperhatikannya difoto :D.
        Iya sis saya punya 3 macam narcissus, 2 yang besar, dan 1 yang kecil belum muncul bunganya.
        Belum sempat cerita diblog! aku juga punya Allium, Camasia, Krokus, Muscari apa lagi ya… buanyakk :D.

    • February 16, 2013 at 9:36 am
      Permalink

      2 bulan lagi ya sis, sampai bunganya rontok sendiri baru bisa kubongkar dan keringkan umbinya :).

      • February 18, 2013 at 2:21 am
        Permalink

        ok sis!
        di msk kn ke waiting list y?hahaha….
        jgn lupa lo!
        oh y,bibit lavender sy uda mulai tumbuh sis!ada 2 d.
        senang ny!hihihihi…….

        • February 18, 2013 at 9:21 am
          Permalink

          Ok aq booking tulip Yokohama yang kuning ini kan yg ada harumnya ya :).
          Aq belum bisa nanam lavender masih dingin :(.

  • February 15, 2013 at 10:45 pm
    Permalink

    wah baru tau ada tulip yang berbau karamel.. lucu banget… 😀

    • February 15, 2013 at 8:54 pm
      Permalink

      Kurang tahu juga Mess, baru yang tulip Yokohama ini wangi :).

  • February 15, 2013 at 6:00 pm
    Permalink

    waaah..saya juga suka kuniing Mba..yg Triumph kmrn aja udah mempesona..Yokohama ini udah kuning beraroma pula..hmm pgn jilat #lhoh? 😀

    • February 15, 2013 at 5:45 pm
      Permalink

      Iya Chit, tulip pertama nih yang ada baunnya :). Bingung nebak baunya, pokoknya bau manis gitu :D.

      • February 15, 2013 at 5:57 pm
        Permalink

        waaaa, itu memang jenisnya atau gimana ya. jadi pingin nyoba nyium wanginya juga >_<
        oia mba, itu nanti cara nge bersihin benih bunga tulip sehabis mekar gimana ya?
        harus di bersihin ya mba. =D, tanamannya gak bisa terus hidup seperti bunga bunga yang lain?

        • February 15, 2013 at 6:02 pm
          Permalink

          Klo sudah kering daun dan bunganya, gunting saja sampai dekat umbinya. Sebenarnya kalau tulip2 di taman tidak dibongkar sih Chit jadi dari tahun ke tahun ya tumbuh semau bibitnya kalau cuacanya cocok. Kalau di Pot aku bongkar kan supaya potnya bisa di pakai untuk tanam bibit lain. Bibit tulipnya juga spy istirahat bbrp bulan sblm ditanam kembali.

          • February 15, 2013 at 6:06 pm
            Permalink

            hmm, terus mba, kalau tulip yg di taman itu, daunnya juga kering ya??
            hehehe belum pernah nanam tulip sebelumnya mba, jadi mau nanya mba dulu nih, sebelumnya.

          • February 15, 2013 at 6:20 pm
            Permalink

            terus mba? nanti akarnya di bagaimanakan??
            terus terus, kan mba bilang tadi, kalau beruntung, misalnya 10 bibit bunga tulip yg kita tanam nantinya bisa jadi 14. nah tu. diliat dimananya mba.
            =D
            macem bawang gitu kah nantinya? kita kupas dulu kulit arinya baru nampak sisi bulb yang baru? 😀

          • February 15, 2013 at 6:23 pm
            Permalink

            Kalau bibitnya memang mau dibersihkan, ya semuanya dibongkar, bersihkan daun, bunganya, dan akarnya, jadi sampai bersih seperti bibit awalnya. Kalau dibongkar tanamannya kan kelihatan umbinya seperti bawang :D. Hyacinth saya yang lalu ada anaknya loh cuma satu sih, masih kecil :).

          • February 15, 2013 at 6:31 pm
            Permalink

            hmm terus akarnya di kupas seperti bersihin bawang yaa?
            terus untuk anakannya yang masih kecil mba, itu langsung di tanam atau di simpen dulu? takutnya nanti menciut pula dia karna dibiarin 🙂

          • February 15, 2013 at 6:37 pm
            Permalink

            Iya akarnya juga buang, anaknya kalau masih kecil sekali, bairkan saja menempel pada induknya. Nanti umbi2 tsb masukkan dalam plastik berlubang-lubang dan taruh tempat gelap & sejuk.

          • February 16, 2013 at 1:50 am
            Permalink

            umm, gitu ya mba. gpp tuh umbi-nya di biarin? ga di kasi makan selama di simpan 😀

          • February 16, 2013 at 9:34 am
            Permalink

            iya Chit dibiarkan saja taruh gudang yang gelap, tp harus pastikan bibitnya sudah kering ya. Bibit saya ada busuk tnyata msh basah saya masukin plastik :(.
            Bibitnya tidur ko :D. Digudangku banyak bibit2 tanaman tahun lalu, bibit bunga musim panas spt dahlia, Calla dll masih digudang. Awal Maret sptnya mulai hangat baru aku mau tanam.

          • February 16, 2013 at 11:39 am
            Permalink

            oohh bibitnya tidur ya mba, jadi gak bakal menciut ya mba. kalau mengeringkan bibitnya dengan menggunakan saputanganatau pakai kain kering/ tissue boleh ga mba??
            waaa….ternyata ada bibit bunga musim panas ya mba.
            bibit apa aja tuh mba?? 😀

          • February 16, 2013 at 11:40 am
            Permalink

            Kalau umbinya terlalu kotor bisa cuci dengan air, trus angin-anginkan saja 1-2 minggu sampai benar2 kering baru masukkan plastik atau wadah berlubang2 siap disimpan deh.

          • February 16, 2013 at 11:46 am
            Permalink

            hmm kemudian disimpan selama 3 bulan ya mba.
            😀
            waaa nambah ilmu nih jadinya.
            terus mba kalau bibit dahlia itu bagaimana ya??

          • February 16, 2013 at 11:53 am
            Permalink

            Klo di negara 4 musim, kita ambil contoh tulip, klo tulip2 saya sudah selesai berbunga, bulan Maret atau april bisa saya bongkar trus umbinya dibersihkan dan simpan di gudang, bulan September keluarin dari gudang dan tanam lagi deh. Kalau di Indonesia ya ga tergantung musim, jadi kalau sudah selesai berbunga dan Chitra mau bongkar umbinya ya bisa saja. Kalau terus2an dalam tanah kita mungkin lupa atau bisa juga bibitnya jadi rusak.

            Dahlia tanaman berumbi juga, saya sudah keluarkan bibitnya tapi belum ku tanam karena masih dingin, awal Maret baru mau tanam :).

          • February 16, 2013 at 12:56 pm
            Permalink

            oo gitu ya mba, aku kira di bulan april juga. XD dibersihin. sesuai waktu di negara eropa.

            dahlia ada umbinya ya mba?
            aku kira cuma bibitnya aja. XD
            belum pernah liat umbinya mba. 😀

          • February 16, 2013 at 1:08 pm
            Permalink

            oke mba ditunggu 😀
            poto poto juga ya mba, mulai dari benihnya.
            oia, nanti kalau mba bersihin bibit tulip tulis juga ya mba. ^_^

  • February 15, 2013 at 5:36 pm
    Permalink

    Aku suka warna biru

    • February 15, 2013 at 5:44 pm
      Permalink

      Biru, hmm aku punya ga ya bunga warna biru: Jarang warna biru :D.
      Tulipku asal Volendam ada sih cuma belum kelihatan bunganya, masih kecill tanamannya.

      Ah yaa aku punya bunga Hortensia belum muncul bunganya, tapi berdasarkan etiket warnanya nantinya biru :).

      • February 15, 2013 at 6:38 pm
        Permalink

        Ditunggu fotonya mbak

  • February 15, 2013 at 5:12 pm
    Permalink

    uda Nell, cantik2 yah..dirimu berbakat bercocok tanam, aku menyusul ahhh tar klu uda tinggal di sn dan punya space buat nanam2, hehehe

    • February 15, 2013 at 5:19 pm
      Permalink

      Aku satu tahun belajar Hen, browsing sana sini :D. Siiipp natar kita share cerita2 kebun kita yaa :).

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: