Saat ini apakah ada perbaikan dari layangan pos tanah air?. Kalau cerita yang negatifnya nanti dibilang tidak nasionalis, tidak cinta produk Indonesia. Namun kenyataannya kalau masuk ke facebooknya pos Indonesia banyak yang komplain tuh, banyak yang ngamuk-ngamuk tanya paket mereka https://www.facebook.com/posindonesia .
Kalau saya kirim-kirim paket. Kalau masih maksimum 1 kg kirimnya dengan layanan surat (Brief International) kemudian gunakan yang tercatat (Einschreiben). Eh untuk berat sampai 2 kg masih bisa masuk kategori kiriman surat, tapi kalau sudah diatas sekilo mahal sih, apalagi kalau masuk kategori paket biayanya 1 kg bisa 25 Euro.
Di Jerman kalau paketnya maksimum sekilo biayanya 9,5 Euro, lalu beli dusnya dari kantor pos supaya kuat dan ukurannya sesuai peraturan pihak pos. Harga dus tergantung ukurannya. Ada yang 1,49 Euro, 1,69 Euro dan lain-lain. Selalu gunakan yang pos tercatat supaya bisa dilacak keberadaan barangnya melalui internet.

Pada gambar saya beri no. 1-3
1.Isi paketnya sebagai apa?, beri tanda silang. Geschenk = hadiah ; Dokumente = dokumen ; Warenmuster = contoh barang ; Sonstiges = lainya. Kalau kirim paket saya pilih sebagai hadiah.
2.Isi paketnya berupa apa?, jelaskan detailnya. Kanan nya kolom untuk berat paketnya dan paling kanan berapa nilai paketnya.
3.Tanggal dan tanda tangan kamu sebagai pengirim
Kenapa kirim dengan layanan pos tercatat?. Supaya bisa cek barangnya melalui internet. Di Jerman cek kirimannya di https://www.deutschepost.de/sendung/simpleQuery.html?locale=en_GB masukkan no pengiriman, tanggal, bulan dan tahun ke kolom tersedia. Biasanya dalam 2 hari sudah langsung terbang ko.

Setelah kira-kira 7-10 hari kerja. Cek barangnya sudah sampai di Indonesia di http://www.posindonesia.co.id kalau link pos Jerman diatas, paling untuk cek barang sudah keluar Jerman. Biasanya selalu โga pakai lamaโ deh 2 hari juga sudah terbang, yang jadi masalah yang bikin lama tuh di Indonesia.

Seperti yang saya bilang diatas, kalau paket yang saya kirim maksimal 1 kg, jadi masuk kategori surat, yang mana kodenya adalah RT. Untuk kategori begini harusnya tidak perlu dibongkar-bongkar dong. Sayangnya tetap saja ada petugas yang mungkin terkagum-kagun dengan dus paketnya ko cakep banget motif bunga-bunga :D.

Setelah cek di websitenya Pos Indonesia, kalau paket kamu tidak dapat kode EMS, ya selamat deh, tinggal duduk manis dirumah menunggu paketnya datang. Kalau dapat kode EME, ya harus ke kantor pos karena petugasnya mungkin mau ngopi-ngopi kali dengan pemilik paketnya, apapun bisa dimusyawarahin toh? ๐ .
Saya baru tahu loh kalau barang masuk bea cukai, nilai pajaknya bisa minta dinego. Saya baca ceritanya mbak Siti di blog dia. Suaminya kirim paket dari Amerika berupa alat-alat buat bertukang seperti obeng, driller dan sejenisnya yang beratnya 8 kg.
Bule tuh memang kebanyakan jujur ya, nilai barang selalu ditulis tinggi gitu, kalau kita sih tulis serendah-rendahnya supaya pajaknya tidak mencekik hehe ๐ .
Nilai barang ditulis 300 USD, yang mana pajaknya katanya Rp.540.000 setelah perjuangan yang membosankan pastinya (bolak balik dan pimpong sana sini) akhirnya pajaknya diterima Rp.150.000. Tahu ga sih yang bikin saya ketawa pas baca blog mbak Siti. Masa kuintansi cuma ditulis di selembar kertas HVS kosong, apa bisa dipertanggung jawabkan itu duit pajak yang sudah diberikan, atau malah masuk kantong penerimanya?. Entahlah ..
Saya mau cerita yang lain-lain lagi sih, tapi berhubung sudah kepanjangan. Jadi lain kali saja ya cerita mengenai kiriman pos.
Sebagai penutup saya pernah baca ini perhitungan pajak barang masuk Indonesia http://ems.posindonesia.co.id/custom.html Peraturan ini entah berjalan atau tidak ๐ .

Apakah kamu punya pengalaman kirim barang atau menerima barang luar negeri melalui kantor pos? Sukses atau malah kena palak?. Cerita suksesnya dibagikan dong?. Cerita yang kena palak boleh juga cerita di sini ko ๐ .
โ Grab this Headline Animator



Leave a Reply