Paskah di Jerman

Paskah di Jerman. Biasanya Paskah identik dengan musim semi, cuaca cerah dan hangat. Tahun ini luar biasa, di hari paskah (minggu) ternyata salju masih turun, ya tipis sih. Cukup membuat menggigil karena suhu hanya diangka 5-7 derajat C dan anginnya kencang. Mungkin anak-anak tidak ada kegiatan mencari telur dialam deh, karena cuaca tidak bersahabat. Bisa-bisa anak-anak malah sakit.

Libur paskah di Jerman berlangsung dari tanggal 29 Maret hingga 1 April. Jumatnya adalah hari Jumat Agung di Jerman disebut Karfreitag. Hari minggu & seninnya adalah hari Paskah, kalau minggu disebutnya Ostersonntag dan Seninnya Ostermontag.  Hari sabtu 30 Maret tidak termasuk hari libur, namun bagi orang kantoran tentu saja jadi libur panjang dari hari Jumat hingga Senin, hari selasa baru normal kembali. Anak-anak sekolah sudah libur sebelum hari yang saya sebutkan diatas.

Seperti Natal dan tahun baru, maka hari Paskah juga menjadi salah satu ajang dimana masyarakat menjadi konsumtif.  Hadiah-hadiah, coklat, telur-telur hias, bunga-bunga dan 1001 macam lainnya.

Karena tanggalan merah, jadi supermarket tutup hari Jumat, Minggu dan Senin. Kalau banyak liburnya seperti ini, biasanya masayarakat kalap, seakan-akan supermarket tutup setahun! Semuanya mau dibeli :lol:.

  • Hari Paskah kami berkumpul di rumah mertua. Mama mertuaku mengundang orangtuanya dan dua saudarannya. Jam 6.30 saya sudah sampai rumah mertuaku untuk bantu-bantu masak. Kami mulai masak jam 7.30 baru kelar hampir jam 12.

Kue-kue di Hari Paskah semuanya bikin sendiri (bukan saya yang bikin :mrgreen: )

Meja makan mertuaku di Senin Paskah

Hadiah-hadiah Pasakah yang suami dan saya terima

  • Saya ada kerjaan, cuma tiap dua minggu sekali. Kerja apa Nel? Kerja babu :cool:, bersihkan rumah seorang lansia. Kerja tiga jam, lumayan ada pemasukan buat beli bunga. Di kali kedua bekerja dapat bonus paskah, yang penting isi amplopnya ya hehehe. Lebih dari gaji sehari kerja Puji Tuhan! :D. Lansianya ramah banget, dia tinggal sendiri dan maunya ngobrol melulu. Saya harus pintar-pinter stop obrolan supaya bisa kerja dan selesai tepat waktu. Oh ya rumahnya bersih, heran juga apanya yang saya bersihkan hehehe. Paling saya bersihkan semua ruangan dengan vakum cleaner, eh ya kamar tidur utama tidak perlu dibersihkan. Kata si oma tidak ada yang tidur disana, sipp mengurangi kerjaan.

Trus ngepel kamar mandi, dapur, dan tangga. Sudah 2 kali selalu selesai setengah jam sebelumnya, si oma bilang udah tulis aja 3 jam kerja, ahh asyiknya ;). Si oma ini tinggal di lantai 1, dilantai dasar ada dua rumah, punya dia juga dikontrakin, tamannya luas. Good newsnya, di dekat pagar ada tanaman bunga Hortensia, sudah jadi pohon tinggi besar. Sudah banyak keluar tunas-tunasnya, akan mulai tumbuh kembali. Kalau sudah rimbun akan di stek dan aku akan dikasih, horeee!! ;).

  • Suami kuliah lagi (kampusnya di Heidelberg), ambil jurusan managemen keperawatan. Mulai 2 April 2013. Moga-moga dia bisa gantikan bos yang pensiun nantinya di kerjaannya *ngarep.com :D. Kuliahnya akan berlangsung selama dua tahun. Kenapa kuliah lagi? Jadi sekarang kan kerjanya keliling-keliling mengunjungi pasien-pasien (lansia) ke rumah-rumah. Sehari bisa dapat 25-30 orang yang harus dikunjungi. Katanya kerjaan perawat sangat menguras tenaga. Nah dengan kuliah lagi, nantinya akan bisa kerja di kantorannya, masih seputar perawat juga tapi lebih ke managemen dan tentunya jabatan juga jadi meningkat.

Kuliahnya hanya di awal bulan. Hari Senin hingga jumat dari jam 8 hingga jam 5 sore. Jadi seminggu kuliah, hari lainnya bekerja. Hitung-hitung biaya kuliah hingga tamat sekitar 5800 Euro. Nah suamiku baru kasih tahu katanya hari senin dia akan ke Rathaus (semacam kantor walikota) jadi pemerintah ada program kasih bantuan untuk warga negaranya. Biaya pendidikan akan dibantu separuhnya, dan dananya akan dikasih setiap bulan. Puji Tuhan mungkin kita hanya akan keluarkan total sekitar 2500 hingga 3000 Euro saja, lumayan banget kan daripada tidak dapat sama sekali.

  • Dirumah kami air panasnya tidak keluar :(. Mesin pemanasnya rusak. Pemilik kontrakan (tinggal dilantai dasar) minta maaf berkali-kali. Tidak ada air panas mulai hari Jumat 29 Maret. Untungnya kamis malam kami sudah mandi. Menderita kalau cuci piring, airnya sedingin air es. Mau cuci muka juga dinginnn. Pantesan ko telapak tangan dan wajah jadi pecah-pecah, baru nyadar karena airnya super dingin!. Hari sabtu kami mandi di rumah mertua. Minggu merayakan paskah dan nginep di mama mertua jadi mandi disana juga, senin sebelum pulang dari mertua, mandi dulu. Hari selasa kan sudah hari kerja, jadi ya ada tukang yang datang bisa perbaiki mesinnya.

Baca juga: 10 Ucapan Selamat Paskah dalam Bahasa Jerman

Advertisements

73 Comments

  1. Friskila Damaris Aquila Silitonga
  2. ardika
      • ardika
  3. whysooserious
  4. cutisyana
      • cutisyana

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: