Jalan-jalan ke Hutan Yuk Melihat Hal yang Berbeda

loading...

Jalan-jalan ke Hutan Yuk. Halo pembaca setia blogku, apakah kalian suka jalan-jalan ke hutan atau lebih memilih ke mall? kalau ke hutan enaknya melakukan aktifitas apa ya?. Kalau versi saya sebagai berikut:

1. Olahraga

Di Bad Rappenau, kota tempat tinggal saya sebelumnya ada hutan yang namanya Vulpinuswald. Dinamakan begitu karena lokasi hutannya dekat klinik Vulpinus.

Suami tercinta menunjukkan, kalau di lokasi ini ada alat-alat untuk berolahrga. Seperti dibawah ini:

2. Lomba Lari dan Jalan Sehat

Ya sama saja seperti no 1 yakni berolahrga. Bedanya kali ini berolahrga bersama-sama 1300 peserta. Tujuannya untuk amal. Setiap orang yang turut serta akan bernilai sekian Euro yang akan dikumpulkan untuk menolong pengobatan seorang anak. Detail ceritanya klik Jalan Sehat untuk Robin.

Acara ini berlangsung pada Agustus 2011, sedangkan tahun 2012 hanya suami yang turut serta, karena pada tahun tersebut dua sahabat saya sedang datang ke Jerman, jadi saya ada acara lain dengan kedua sahabat saya 😉 .

Jalan-jalan ke Hutan Yuk
Walau semalamnya sempat hujan, untungnya lokasi Jalan Sehat tidak becek.

3. Picknik dan Belajar Bahasa

Setelah minggu-minggu sebelumnya selalu hujan, akhirnya pada Agustus 2012 kami dari kelas Integrasi bisa juga jalan-jalan ke hutan Vulpius. Di dalam hutan kami latihan untuk ujian akhir, lebih tepatnya melatih kemampuan berbicara. Thanks God kami semua sudah lulus ;).

“What we are doing to the forests of the world is but a mirror reflection of what we are doing to ourselves and to one another.”

 ― Mahatma Gandhi

Salah satu foto pada tulisan  ini, saya ikutsertakan pada Turnamen Foto Perjalanan Ronde 18 yang diadakan oleh Regy Kurniawan dengan tema HUTAN. (url/blog sudah tidak aktif . soputan.wordpress.com/2013/04/02/turnamen-foto-perjalanan-ronde-18-hutan update 10.01.2017 )

Jalan-jalan ke Hutan Yuk! :mrgreen:

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

112 thoughts on “Jalan-jalan ke Hutan Yuk Melihat Hal yang Berbeda

  • April 11, 2013 at 2:29 pm
    Permalink

    hutannya mirip tempat aku jalan2 dulu Nel.. rimbun banget. Sayang sekarang masih dingin aja siiih, jadi kalau ke hutan males juga yaaaa.. 🙁

    • April 11, 2013 at 3:41 pm
      Permalink

      Mungkin minggi depan mulai cerah & hangat ya Be. Sudah 3 hari matahari hilang muncul plus gerimis :(.

      • April 11, 2013 at 3:45 pm
        Permalink

        Semoga ya Nel.. tadi pagi malah masih hujan salju lagi.. T__T

          • April 11, 2013 at 4:40 pm
            Permalink

            Enaknyaaaa.. yang disini belum pernah nembus 10 huhuhuhu..

          • April 11, 2013 at 4:48 pm
            Permalink

            Klo summer biasanya brp derajat Be?. Di Jerman bisa hampir 40 derajat C.

  • April 9, 2013 at 12:16 pm
    Permalink

    aduhhhh enaknya ada hutan kecil begitu mba Nella 🙂
    sukaaaaa liatnya

    • April 9, 2013 at 12:43 pm
      Permalink

      Hutannya besar Non ;). Kita kalau mau keluar harus cari petunjuk jalan yang dibuat petugas. Klo pergi sendiri ga berani takut nyasar ga bisa keluar :D.

      • April 9, 2013 at 12:45 pm
        Permalink

        Ohhh huhaha tapi tetep seneng ada hutan. Ihhh kenapa ya mba nella, di luar negri hutan2 begini gampang nemunya.

        • April 9, 2013 at 1:11 pm
          Permalink

          Ya gampang nemu hutan disini. Hanya lokasi2 tertentu yang bisa dibangun untuk gedung2 atau perumahan.

  • April 9, 2013 at 7:08 am
    Permalink

    Keren … masih banyak hutannya ya. Kalo di Jakarta udah ga ada hutannya lagi, puanas, mesti olah raga pagi-pagi banget.

  • April 9, 2013 at 3:43 am
    Permalink

    keren y hutannya, di tengah kota lg.
    klo ane plng suka naek motor ke jalan2 pegunungan yg kri kanan nya hutan. g enaknya tiba2 hujan lebat turun..

    url kasamago.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 17.01.2017

  • April 9, 2013 at 1:36 am
    Permalink

    Jadi inget kegiatan saya di thn 91-95. Tiap hari jalan2 dihutan. Bukan untuk olahraga mbak, tapi survey eksplorasi batubara. Udaranya enak dan suara burung bersahut-sahutan. Sayang hutanku sekarang sudah kena kegiatan tambang, meskipun sudah dilakukan reklamasi tapi rasanya tidak seperti dulu lagi.

    • April 9, 2013 at 9:40 am
      Permalink

      Klo eksplorasi tambang di hutan berlangsung lama, mungkin sudah jarang ya burung2 berkicau, mungkin hewan2 liarnya pindah ke daerah lain.

  • April 8, 2013 at 7:12 pm
    Permalink

    wah.. seru ini outbound-outbound’an. ikutan donkkk 😀

  • April 8, 2013 at 8:18 am
    Permalink

    wah seru kayaknya, di Indonesia beberapa hutannya bener-bener lebih seru karena tanpa jalan setapa dll haha

    • April 8, 2013 at 9:28 am
      Permalink

      Penuh perjuangan tuh masuk hutannya, cocok bagi pecinta alam sejati :).

  • April 8, 2013 at 7:26 am
    Permalink

    seruunyaaa… seneng tuh jalan-jalan ke hutan menghirup udara segar dan menikmati suasana 🙂

  • April 8, 2013 at 12:29 am
    Permalink

    Kalo pas hijau ternyata indah juga ya Mbak. Pas ke sana kemarin ga ada daunnya je, jadi yang kelihatan indah saljunya.

      • April 8, 2013 at 1:09 am
        Permalink

        Iya mbak, di Wuppertal dulu malah serem kalo malam.

  • April 7, 2013 at 4:51 pm
    Permalink

    itu hutannya jarak berapa km dari rumah mbak Nella? itu hutan lindung gitu yaa mbak? bagus dan bersih yaa hutannya.. klo di Jogja mau jalan-jalan ke hutan musti naik-naik ke puncak gunung 😀
    yaitu ke Wonosari atau ke Kulon Progo.. hehe
    gak enaknya klo lagi jln2 di hutan kayak gitu, kalo pas hujan yaa mbak..

    • April 7, 2013 at 5:53 pm
      Permalink

      Hutannya dekat bunda, 10 menit dari rumah. Klo hujan bubar jalan hehehe

  • April 7, 2013 at 4:37 pm
    Permalink

    Di Jerman hutannya tertata rapi.
    Berbeda dng hutan tropis yg pernah saya kunjungi (tugas profesi) di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

    • April 7, 2013 at 4:39 pm
      Permalink

      Mungkin krn hutan disini ada petugas pengelolanya, jadi kelihatan teratur ;).

  • April 7, 2013 at 2:56 pm
    Permalink

    pasti seger banget beraktivitas di hutan… quote Gandhi-nya mantaf. 🙂

  • April 7, 2013 at 10:51 am
    Permalink

    Saya pastinya akan betah kalo olahraga di hutan.
    Lihat cara olahraga yang ditunjukkan suaminya mbak Nella okey juga tuh … alami banget 🙂

    • April 7, 2013 at 10:54 am
      Permalink

      Alat-alat olahrganya sudah tersedia di hutannya pak. Kira-kira ada 10 an titik untuk melakukan latihan2 tsb ;).

  • April 7, 2013 at 10:45 am
    Permalink

    Maaf, OOT dulu sebelum lupa.
    Barusan mengunjungi blognya mbak Nella, saya melihat ada iklannya. Padahal ini blog berbayar.

    • April 7, 2013 at 10:52 am
      Permalink

      Hai pak Iwan. Ya blog saya ada iklannya karena saya join wordads, sejak pertengahan Maret lalu saya punya domain sendiri, jadi bisa ikutan wordads.

      • April 7, 2013 at 10:54 am
        Permalink

        Ooo… syukurlah, saya kira mereka pasang iklan tanpa ijin yg empunya blog 🙂

        • April 7, 2013 at 11:00 am
          Permalink

          Kalau blog gratisan trafik tinggi banyak juga yang ada wordadsnya pak, salah satu contohnya yang ini tapi pemilik blog tidak mendapat apapun, karena biaya iklan yang didapat wp digunakan untuk operasional wp.

          • April 7, 2013 at 11:46 am
            Permalink

            Mantab juga nih, ngeblog dan dapat penghasilan 🙂
            Kalo ikut wordads apakah bisa milih iklan yg diperkenankan nampang di blog? Saya kuatirnya kalo yang tampil itu iklan yg ngasal banget, dan gak banget, misalnya yg berhubungan dg seksual.

          • April 7, 2013 at 3:59 pm
            Permalink

            Iklannya yg mengatur pihak wp pak. Tidak ada iklan seksual ko, klo ada iklan yang ngasal kita bisa lapor ke bagian support. Nah masalahnya ternyata dananya akan cair klo sudah terkumpul min. 100 USD. Cocoknya untuk blog2 trafik tinggi. Saya daftar pertengahan Februari, akhir bln dapat 90 cent hehe.

          • April 7, 2013 at 4:54 pm
            Permalink

            ikut menyimak.. siapa tau suatu hari nanti tertarik bikin domain sendiri.. hehe

  • April 7, 2013 at 5:34 am
    Permalink

    Hai, salam kenal mbak Nella 🙂

    Thanks for good words in my blog. Bener2 nyupport aku untuk nggak meduliin omongan orang dan terus berusaha mengejar mimpi.

    Link blog mba aku masukin ke blogroll jadi bisa sering2 main kesini. Cuma dengan baca tulisan2 mba di Jerman aku berasa ada disana, semoga suatu hari nanti bisa berkunjung ke Jerman ya mba. Amin.

    • April 7, 2013 at 9:00 am
      Permalink

      Hai Rosa, salam kenal juga ya :). Kalau ke Eropa lagi yukk kopdar :D.

  • April 6, 2013 at 7:21 pm
    Permalink

    entah kerna hutannya keliatan beda atau gimana. tapi hutan2 di eropa reminds me of Enid Blyton’s books yang tentang anak2 main ke hutan. hutan itu tampak begitu mirip dunia peri2an. sooo… beautiful!!!

    • April 6, 2013 at 9:05 pm
      Permalink

      Oo gitu ya bung Iwan. Berhubung ketika di Indonesia saya baru pernah mengunjungi kebun raya Bogor, jadi tdk terlalu paham keadaan hutan Indonesia. Hutan LN ya kelihatsnnya berbeda yaa ;).

  • April 6, 2013 at 6:20 pm
    Permalink

    saya sudah sering blusukan ke hutan di kalimantan..jadi agak jemu..pengen liat dunia luar mbak..

    url makjeglek.wordpress.com is no longer available.
    The authors have deleted this site. Update 09.01.2017

    • April 6, 2013 at 6:31 pm
      Permalink

      Kalau menurutku hutan dalam dan luar negeri sama saja mas, penuh pohon2 menjulang tinggi ;).

  • April 6, 2013 at 11:22 am
    Permalink

    asik banget deh kaaa tempatnya.
    sepintas kl di Bandung mirip Taman Hutan Raya di Dago Pakar.. suejuuukkk

    nyapurnama.com linknya dihapus karena domain tidak aktif lagi. 22.02.2016

    • April 6, 2013 at 12:10 pm
      Permalink

      Wah ada juga ya di Bandung, tambah ilmu saya mengenai nama hutan di Indonesia ;).

  • April 6, 2013 at 11:17 am
    Permalink

    Mantab bener Mbak, hutannya dapat dimanfaatkan sebagai area publik yang nyaman. Juga salut dengan kesadaran pemerintah dan penduduknya untuk mengelola hutan tanpa harus merusaknya.

    • April 6, 2013 at 12:09 pm
      Permalink

      Terkadang masih ada segelintir kecil orang2 yang tdk menjaga hutan. Misal ada bbrp orang yang merokok didalam hutan, sempat ditegor petugas supaya matikan rokoknya, entah dilakukan atau tidak.

  • April 6, 2013 at 8:42 am
    Permalink

    Baru lihat ada lintah warnanya gejreng begitu. Mudah dihindari dong, ya?

  • April 6, 2013 at 8:33 am
    Permalink

    sebenarnya lebih suka ke hutan kak, tapi belum ada kesempatan, jadi ya ke ‘hutan’ kota dululah 😀

  • April 6, 2013 at 6:02 am
    Permalink

    Jalan-jalan di Hutan itu memang mengasyikkan …
    nggak panas … seger …

    Dulu waktu SMA-Kuliah … saya sering jalan-jalan … (sekalian Camping) kalau ada kegiatan Pramuka, Cinta Alam atau kegiatan kemahasiswaan lain…

    namun demikian setelah bekerja ?
    saya udah jarang …
    jadi pengen jalan-jalan lagi nih

    salam saya Nella

    • April 6, 2013 at 10:56 am
      Permalink

      Sama om ketika saya sekolah, beberapa kali mengikuti kegiatan pramuka, kalau kegiatan pecinta alam belum pernah. Ketika bekerja tidak pernah lagi ke hutan.

  • April 6, 2013 at 12:58 am
    Permalink

    kalau saya suka juga jalan ke hutan mbak nella. asyik aja bercengkerama dgn pepohonan dan suasana lembab dari tanah 🙂

  • April 5, 2013 at 9:21 pm
    Permalink

    Wih, hutannya keren banget. Aku mau dong diajak jalan2 ke situ. Pertanyaannya kapaaaaan 🙁

  • April 5, 2013 at 7:24 pm
    Permalink

    halo, salam kenal 🙂
    karena di jakarta ga ada hutan, ya mau ga mau ke mall hehehehe… disana hutannya bagus ya… itu airnya bisa langsung diminum ya?

    • April 5, 2013 at 8:17 pm
      Permalink

      Hai Melissa salam kenal juga ya :).
      Saya lupa apakah dipenampungan air dihutan tsb ada tulisan boleh diminum atau tidak. Kalau air kran dirumah ya bisa langsung diminum ;).

  • April 5, 2013 at 4:18 pm
    Permalink

    Waduh… Kalau di jakarta, milih kehutan atau ke malll ?
    Nell… Aku milih ke mall.. Loh jakarta hutannya gimana gitu.. Kampung Hutan atau Utan Kayu… dua-duanya maceeet.

  • April 5, 2013 at 3:17 pm
    Permalink

    Indahnya hutan di Jerman ya. Di Indon mah hutan tropis yang paling bagus.

    • April 5, 2013 at 3:24 pm
      Permalink

      Saya belum pernah ke hutan di Indonesia, karena dulunya tinggal di pusat kota.
      Oh ya saya pernah 2-3 kali ke kebun raya Bogor, mungkin termasuk hutan ya pak kan banyak pohon-pohon besarnya ;).

      • April 5, 2013 at 3:32 pm
        Permalink

        Ha ha ha… Iya iya, KRB juga hutan (buatan) siy… malah kalau kita jalan di bagian dalam sebelah barat, sangat mirip dengan hujan tropis yg sebenarnya. saya paling seneng berada disitu sambil dengerin suara burung2. Cuma agak sulit difoto, mereka terlalu berada di ketinggian pohon. 🙂

  • April 5, 2013 at 2:21 pm
    Permalink

    kak nella, serem ya liat hutannya. apalagi lintah warna merah. langka sekali.. atau saya yang baru liat 😛
    tapi didalam hutan ada bangunannya. antik. dari kayu semua. pasti mahal kayu2 nya itu. masih asli semua. Jati kali kayu bulat yg terpajang itu ya kak ?

    airnya juga seger, belum tercemar. pasti bisa langsung diminum biasanya 😛

    • April 5, 2013 at 2:48 pm
      Permalink

      Jangan malam-mala ke hutan supaya ga serem :D. Saya juga baru lihat lintah berwarna orange. Iya bangunanya dari Kayu, asli dong.

  • April 5, 2013 at 12:14 pm
    Permalink

    luarrrrrrrrrrrrrr biasa indah hutan nya ……

    jadi pengen foto2 disitu 😀

  • April 5, 2013 at 11:31 am
    Permalink

    Jalan-jalan ke hutan lebih banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran, ketimbang jalan-jalan ke mal. Untungnya anak2 saya juga suka hiking, jadi klop 🙂

  • April 5, 2013 at 11:02 am
    Permalink

    aku sukaaa hutaan mbaa drpada mall, meskipun mall suka juga hahahaha 😀
    kalo ke hutan foto fotoooo hahahaa 😀

    • April 5, 2013 at 11:11 am
      Permalink

      Foto2 pohon2nya yaa :D. Oh ya hutan di Singapur bgm sih? sdh pernah cerita diblog mbak?.

      • April 5, 2013 at 11:55 am
        Permalink

        waahh belum cerita ahahahaaa. padahal lumayan banyak loh hutan buatan gitu
        kapan-kapan yah posting tentang hutan hihi 😀

  • April 5, 2013 at 9:24 am
    Permalink

    kapan yee ke hutan yang di luar negeri^^
    waktu ngampus praktek di hutan pendidikan, bahkan di hutan produksi.
    sekarang di hutan konservasi^^ namanya juga forester 😀

    • April 5, 2013 at 10:45 am
      Permalink

      Menurutku sama saja hutan dalam dan luar negeri, dipenuhi pepohonan, mungkin ada beberapa jenis tanaman liar yang berbeda ya :).
      Senang ya mbak bisa keluar masuk hutan ;).

  • April 5, 2013 at 8:23 am
    Permalink

    Aku juga suka ke hutan, Mbak. Biasanya sih sama keluarga, sekalian ngajarin anak-anak mengenai alam.

      • April 5, 2013 at 9:04 am
        Permalink

        Kebetulan anak-anakku suka, Mbak. Apalagi setelah mereka tahu bahwa di hutan juga banyak hal yang menarik 🙂

  • April 5, 2013 at 7:55 am
    Permalink

    Wahh.. Suka ikut Turnamen Foto Pejalan juga yah Mba? Aku suka menikmati hasil karya2nya..emang bagus2.. Semoga terpilih yah fotonya mba..

    • April 5, 2013 at 8:59 am
      Permalink

      Kalau pas lihat turnamennya, dan saya punya foto sesuai tema ya saya coba ikutan :D, Ini kali kedua saya ikutan ;).

  • April 5, 2013 at 6:47 am
    Permalink

    ada tempat buat mancing gak? Haha…

    Asik bgt tmptnya mbak…. Suka suka sukaa

    Fotonya jg asik bgt…

    (ferryparta.com linknya dihapus karena domain tidak aktif lagi. 22.05.2016 )

  • April 5, 2013 at 4:27 am
    Permalink

    Seru juga ya berolahraga di hutan. kan udaranya juga belum tercemar,masih asri…,tapi saya tetap ga berani ke hutan sendiri.hehehehe
    kalo lintah tetap saja saya geli walau berwana apapun…grrrr…,

    • April 5, 2013 at 8:29 am
      Permalink

      Kalau musim hujan ya banyak lintah di hutan, makanya kita harus pakai sepatu kets dan pakai celana panjang juga ;).

  • April 5, 2013 at 4:04 am
    Permalink

    di sini belum pernah jalan-jalan ke hutan, Nel.. rencananya nanti pas sudah musim panas.

  • April 5, 2013 at 3:14 am
    Permalink

    Seru banget itu kalo bisa nginap di pondok tengah hutan..

    • April 5, 2013 at 7:53 am
      Permalink

      Ya seru tapi kalau malam akan dengar binatang2 liar yang berkeliaran :D.

  • April 5, 2013 at 2:52 am
    Permalink

    hutan nya terang y mbk…
    bayanganku hutan itu angker 🙂
    salam kenal

    • April 5, 2013 at 7:52 am
      Permalink

      Hai mbak Wulan salam kenal juga ya :).
      Iya hutannya terang ko, dan ada petunjuk jalannya dari masuk hingga keluar, jadi kita tidak akan tersesat didalamnya.

  • April 5, 2013 at 1:22 am
    Permalink

    Eh komen sebelumnya ga masuk ya Mba? T.T
    enak di sana hutannya ramah buat dijelajahi. Deket rumah di sjni banyak sih tapi semaknya tinggi-tinggi. Takut ada ular. Hehehe.

  • April 5, 2013 at 1:20 am
    Permalink

    enak ya Mba Nel di sana hutannya ramah buat dijelajahi dan banyak. Di. ini deket rumah ada sih hutan tapi serem. Semak-semaknya tinggi banget. takut ular euy.

    • April 5, 2013 at 7:22 am
      Permalink

      Di hutan sini juga banyak binatang liar Dan, jadi pakaian dari bawah keatas harus ketutup. Kalau musim hujan banyak lintahnya. Kalau beruntung kita bisa lihat beberapa rusa dalam hutan ;).

  • April 5, 2013 at 1:12 am
    Permalink

    suka liat hutan2nya… pengen dah hiking ke hutan gitu. tapi belum pernah nyobain nih.. lagian disini gak banyak hutan. kalo hiking kayaknya di bukit2 doang…

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: