Membuat Paspor Jerman Anak Hanya Butuh 15 menit Saja

Membuat Paspor Jerman Anak Hanya Butuh 15 menit Saja. Saya ingin berbagi pengalaman saat mengurus pasor Jerman untuk putriku Lisa Marie. Kita ngurusnya di Stadverwaltung Bürgerbüro Rathaus (kantor pemda setempat) tempat tinggal kita di Jerman. Kalau mau mengurus paspor anak dwi kewarganegaraan, yakni anak bisa punya paspor Jerman dan Indonesia, maka yang terlebih dahulu dibuat paspornya adalah paspor Jerman, karena saat mau mengurus paspor Indonesia, salah satu syaratnya menunjukkan kalau si anak sudah punya paspor Jerman.

Membuat Paspor Jerman Anak Hanya Butuh 15 menit Saja

Syarat untuk membuat Paspor Jerman untuk anak:

  • Pemohon paspor adalah kedua orangtua anak yang akan mendapat paspor. Kedua orangtua harus menunjukkan Ausweis (kartu izin tinggal) atau paspor.
  • Lembar permohonan paspor harus ditandatangani kedua orangtua anak.

Atau

  • Kalau misal orangtua si anak tidak dalam ikatan pernikahan lagi, maka orangtua yang mendapat hak asuh anak dapat mengajukan permohonan paspor, dan ybs harus memperlihatkan berkas hak asuh ada padanya.
syarat membuat paspor jerman anak

syarat membuat paspor jerman anak

Berkas yang dibutuhkan untuk mengajukan permohonan paspor Jerman anak:

  • Akte kelahiran anak.
  • Pas foto. Foto Biometrik juga bisa. Saya pergi ke foto studio bersama Lisa, bilang mau bikin foto untuk membuat paspor anak. Kalau lagi Benjamin, anaknya digendong bapaknya, nah pas saya sama Lisa, si fotografer suruh Lisa duduk sendiri. Anak 19 bulan disuruh duduk sendiri, ya mana mau dia.

Hanya dengan 2 kali jepret aja, dan foto kedua akhirnya dipakai. Ini juga si fotografer agak maksa gitu, “sudah bisa kali ya..” dia bilang gitu, padahal sayanya agak tidak terlalu puas hasilnya, karena mata Lisa tidak beneran fokus ke kamera.

Untungnya sih tidak dipermasalahkan saat membuat paspornya. Bayar fotonya 14 Euro (Rp.231.000) dapat 4 buah foto. Saya scan fotonya dan cetak, kali aja dikemudian hari butuh, supaya hemat tidak ke studio foto lagi.

  • Orangtua menunjukkan ktp (Ausweis/kartu izin tinggal) atau paspor. Paspornya suami entah berada dimana, pusing nyarinya, ternyata bisa ko dia hanya nunjukkin ktp saja.
  • Biaya pembuatan paspor Jerman anak 13 Euro (Rp. 214.000), biaya tersebut naik 1 euro dibanding 2 tahun sebelumnya saat membuat paspornya Benjamin.
  • Paspor berlaku 6 tahun.
  • Kalau foto mau diperbaharui bisa saja setiap saat, biayanya 6 Euro. Paspor anak kan berlaku 6 tahun, nah bisa saja wajah anak sudah berubah, makanya bisa diganti fotonya. Benjamin bikin paspor saat usia 1,5 tahunan, nah baru dipakai paspornya saat Ben usia 4,5 tahun. Tadinya saya mikirnya mau perbaharui foto Ben, ternyata tidak sempat ke studio foto. Untungnya sih tidak dipermasalahkan di imigrasi Jerman saat keberangkatan, ataupun di imigrasi bandara Jakarta saat kedatangan kita.

Suami dan saya hanya mengisi 2 lembar permohonan, hanya isi formnya tinggal kasih tanda silang, lalu dibagian bawah tanda tangan. Kasih foto anak dan bayar.

Mudah sekali membuat kinderpass paspor Jerman anak dan prosesnya hanya 15 menit paspor Lisa Marie sudah jadi.

Kinderpass paspor Jerman anak

Kinderpass paspor Jerman anak

Sebaiknya cek jam buka kantor pembuatan paspornya, karena seperti ditempatku kalau jumat buka dari jam 8 sampai jam 12 siang saja. Hari Kamis paling lama bukanya dari jam 8 pagi hingga jam 18. Senin, selasa dan rabu kantor buka dari jam 8 sampai jam 16.

Untuk paspor anak dwi kewarganegaraan ini sampai anak berusia 18 tahun, maka si anak nantinya harus memilih mau jadi warga negara Indonesia atau Jerman. Kalau si anak belum juga bisa memutuskan, masih dikasih tambahan waktu untuk berpikir sampai usia anak 23 tahun.

Siapa yang sampai usia 23 tahun tidak melepaskan kewarganegaraan dari negara lain, tidak bisa lagi mendapat paspor Jerman. Mereka menjadi warganegara asing dan harus meminta ijin tinggal kalau ingin menetap di Jerman. Lebih lanjut baca: Aturan Jerman Tentang Kewarganegaraan Ganda-DW Indonesia

 

PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

↑ Grab this Headline Animator

Baca juga: Menjadi Ibu Rumah Tangga di Jerman

Advertisements

20 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Refresh
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: