Curhat Berkebun 2015 – Tergila-gila Nanam Sayuran

loading...

Curhat Berkebun 2015 – Tergila-gila Nanam Sayuran. Sahabat berkebun, tahun ini saya lagi suka sekali menanam sayuran, alasannya: ingin nanam yang tidak perlu merawat dan menunggu lama bisa menikmati hasilnya . Selain tidak pakai lama menunggu panen, saya suka kalau hasilnya bisa dinikmati beberapa kali, contohnya tanaman tomat dan cabai bisa berkali-kali panen :mrgreen:.

Saat musim gugur ketika cuaca mulai dingin seringkali tanaman-tanaman tomat saat malamnya saya tutupi koran, kalau salju datang ya tamat riwayatnya alias mati. Selagi musim panas begini, saya tidak mau melewatkan kesempatan menanam yang bisa ditanam.

Sayuran apa saja yang saya tanam tahun ini:

1. Tomat

Tahun ini hanya satu jenis yang nanam dari bibit (benihnya), yakni tomat cherry. Itupun sudah telat nanam, sampai agustus ini masih kecil sekali, saya ragu apakah akan sempat menikmati panen atau tidak 🙄 .

4 jenis tomat lainnya saya beli tanamannya saat masih kecil sekali. Alasan tidak tanam sendiri karena paling tidak butuh 3 bulanan dari nanam benihnya hingga tanaman agak besar dan siap dipindah ke pot besar atau tanah langsung.

Tomat-tomat sudah mulai merah, beberapa sudah siap dipanen. Foto 07.08.2015. Curhat Berkebun 2015 – Tergila-gila Nanam Sayuran
Tomat-tomat sudah mulai merah, beberapa sudah siap dipanen. Foto 07.08.2015

 

Tahun-tahun sebelumnya saat nanam dari benih, saya lakukan dari musim dingin. Mulai Januari saya semai bibitnya, bulan April atau Mei bisa dipindah ke pot besar. Saya punya lampu tanaman (growing lamp). Nah karena sudah ada Benjamin, kamar tanamannya dijadikan kamar tidur Benjamin, saya tidak bisa leluasa lagi menyemai bibit dalam rumah, karena akan di ganggu jagoanku tercinta 😀 .

*klik gambar untuk melihat ukuran penuh

 

4 jenis tanaman tomat yang beli, yakni tomat telur (eiertomate), tomat daging (fleischtomate), tomat kuning (gelbetomate) dan trelbtomate, jenis trelb ini saya tidak tahu terjemahannya, bentuk tomatnya bulat dan tidak terlalu besar warna buahnya merah.

kiri tanaman tomat cherry, kanan chilli habanero, keduanya nanam dari bibit
kiri tanaman tomat cherry, kanan chilli habanero, keduanya nanam dari bibit

 

Video tomat-tomatku 2015

 

2. Cabai

Kalau beli cabai di supermarket rasa cabai disini tidak pedas. Saya pakai 5 cabai buat bikin sambal sama sekali tidak terasa pedasnya. Jenis cabai yang dijual cabai yang besar. Nah di salah satu supermarket (REWE) ternyata ada cabai yang pedas sekali yakni cabai habanero, ada pula jalapeno (hijau). Karena level kepedasan habanero diatas jalapeno makanya saya beli habanero saja.

Beli disupermarket REWE Cabai Habanero besar sekali, rasanya pedas. Buat sambal 3 cabai 3 tomat sudah pedas sekali
Beli disupermarket REWE Cabai Habanero besar sekali, rasanya pedas. Buat sambal 3 cabai 3 tomat sudah pedas sekali

 

Jerawat saya pernah banyak muncul karena tiap kali makan pakai sambal. Makan tambah mantap kalau pakai sambal 😆 . Sudah sebulanan makan sambal setiap hari, eh malah jerawat jadi hilang dengan sendirinya hehe. Saya buat sambal pakai 3 cabai habanero dan 3 tomat yang besar, 3 siung bawang putih dan 2 siung bawang merah, untuk mengurangi kandungan air sambal, sambal saya panaskan pakai penggorengan kira-kira 15-30 menit (api sedang). Satu botol sambal bisa untuk 1 minggu.

Dikebun saya punya tanaman cabai. Yang sudah berbunga ada 2 tanaman, untuk habanero lebat daunnya tapi belum berbunga. Ada 3 lagi belum lama saya semai, masih kecil tanamannya.

Nanam cabai dan tomat di satu tempat. Yg tengah daunnya lebat adalah habanero. 2 depan chilli cayenne sudah berbunga
Nanam cabai dan tomat di satu tempat. Yg tengah daunnya lebat adalah habanero. 2 depan chilli cayenne sudah berbunga

 

Tanaman cabainya setelah agak besar, saya pindahkan dan satukan ke tempat nanam tomat.

*klik gambar untuk melihat ukuran penuh

 

Ada kah diantara pembaca yang tidak suka cabai? 😀 .

Fakta mengenai cabai:
• Cabai mengandung berbagai macam senyawa yang berguna bagi kesehatan.
• Cabai mengandung antioksidan yang berfungsi untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas.
• Kandungan terbesar antioksidan ini adalah pada cabai hijau. Cabai juga mengandung Lasparaginase dan Capsaicin yang berperan sebagai zat antikanker.
• Kandungan vitamin C yang cukup tinggi pada cabai dapat memenuhi kebutuhan harian setiap orang, namun harus dikonsumsi secukupnya untuk menghindari nyeri lambung. (sumber wiki)

 

3. Buncis dan kacang kapri

*klik gambar untuk melihat ukuran penuh

 

Fakta mengenai sayur buncis:
• Buncis adalah sayur yang kaya dengan protein dan vitamin membantu menurunkan tekanan darah serta mengawal metabolisme gula dalam darah dan amat sesuai dimakan oleh mereka yang mengidap penyakit diabetes atau hipertensi.
• Kandungan serat dan enzim yang tinggi dapat membantu penurunan berat badan. (sumber wiki)

Kacang kapri yang saya tanam adalah yang berbiji bulat.

 

4. Selada

Sayuran yang paling singkat masa tanamnya jadi bisa cepat dipanen adalah selada. Dalam 1-2 bulanan sudah bisa dipetik.

 

Yang sebelah kiri sudah besar siap panen. Kenapa yang sebelah kanan masih kecil?. Jadi ceritanya saat menyemai pertama kali, potnya kena hujan deras, banyak seladanya hancur (mati). Yang masih bagus saya pindahkan ke tepi kiri pot, jadi dibagian kosong saya bisa semai benih yang baru.

Selada ini baru 3 hari sudah numbuh Eruca sativa, rocket herb salad
Selada ini baru 3 hari sudah numbuh Eruca sativa, rocket herb salad

 

Eruca sativa jenis selada yang lain. Dalam tiga hari sudah pada numbuh 🙂 .

 

5. Pack coy

Sayur Pak Choi Minggu depan bisa dipanen nih
Sayur Pak Choi Minggu depan bisa dipanen nih

Pack coy yang nanam ala hidroponik tidak sukses 😥 .

 

Saya kira bisa nanam 5 packoy di pot panjang tersebut, ternyata dua saja sudah sesak, akhirnya beberapa pack coy yang masih sangat kecil saya pindah ke pot lain.

 

6. Daun bawang

Daun bawang sudah siap dipanen
Daun bawang sudah siap dipanen

 

Kalau perlu daun bawang buat goreng telur atau buat sup-sup an, tinggal gunting daun bawang dari kebun sendiri 😉 .

 

Video berbagai tanaman sayuran saya

 

Bagaimana saya melindungi tanaman sayuran dari panas terik matahari?

Caranya simpel dan gratis hehe, saya hanya tutupi pot-pot dengan kertas tebal ataupun koran. Maunya beli semacam kanopi balkon, ya ko mahal sekali 🙁 . Nabung dululah buat proyek tahun depan kanopinya.

Cara sederhana melindungi tanaman dari sinar matahari terik. Begitu sinarnya lewat baru dibuka
Cara sederhana melindungi tanaman dari sinar matahari terik. Begitu sinarnya lewat baru dibuka

 

Kalau tanaman tomat-tomat tidak saya tutupi koran, ajaib tahun ini tidak pernah layu walaupun kena matahari yang panasnya hampir 40 derajat c.

Rahasianya tanaman tahan panas terik adalah saya siram saat masih pagi, saat matahari belum terasa panasnya.Saya bangun jam 06.30 ya siram tanaman dulu, baru melakukan kerjaan rumah tangga lainnya. Atau saat malam hari ketika udara sudah hilang hawa panasnya. Seringkali saya siram jam 10 atau 11 malam sebelum tidur, kalau lagi rajin begitu, kalau malas ya disiram pagi hari saja 😉 .

Menyiram tanaman saat masih sejuk, jadi akar tanaman masih bisa bekerja dengan baik untuk menyerap air dan mengantarkan ke seluruh bagian tubuh tanaman, kalau sudah terik mataharinya, akarnya sudah tidak bisa maksimal kerjanya. Kalau mataharinya terik sekali malah jangan kena air daun-daun tanamannya, karena daun tanaman yang tidak tahan panas bisa gosong saat airnya menguap kena sinar matahari 😀 .

Tahun ini saya tidak menanam ketimun, terong, jagung dan paprika karena saya jarang makan sayuran tersebut. Ketika buahnya siap panen, malah saya biarkan sampai tua di pohon, malas panen 😆 .

Anda suka berkebun juga? tunjuk tangan yang hobi nanam-menanam seperti saya? :mrgreen: . Tahun ini nanam sayuran apa saja?. Saat panas terik bagaimana cara kamu melindungi tanaman-tanaman dikebun?, barangkali saya bisa dapat ide baru buat dikebun saya 😉 .

 

Salam hijau selalu! :mrgreen: .

 

Artikel terkait:
Cara Menanam Sayuran dari Bibitnya
Menanam Tomat dari Bibitnya
Tanamanku Subur Menggila karena ..

 

Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

Advertisements

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

57 thoughts on “Curhat Berkebun 2015 – Tergila-gila Nanam Sayuran

  • November 23, 2015 at 6:08 am
    Permalink

    salam kenal mbk,,awalnya padahal baca artikel tentang WA tp justru malah q tertarik ma artikel berkebun nya 🙂 karna q juga suka bercocok tanam ,,,salam hijau mbk semangat berkebun yaa

  • September 10, 2015 at 6:04 am
    Permalink

    hi Kak Nella, aq lagi nanem bayam, sawi dan mint dengan hidroponik udah sebulan, tapi masih kecil2 ajah nich
    kalau tomat dan kucai coba nyemai dari bibit, ga muncul kecambahnya dalam 3 minggu, trs aq buang jadinya :((

    • September 10, 2015 at 8:20 am
      Permalink

      Hai Ika, kalau hidroponik aku ga sukses, ga ada nutrisinya, cuma ada pupuk cair. Tomat tuh cepat ko sproutnya 1-2 minggu an biasanya. Media tanam harus selalu basah. Coba ngulang lagi deh. Nanam di wadah/pot kecil dulu misalnya bekas air mineral.

      • September 11, 2015 at 6:37 am
        Permalink

        aq pke rockwoll utk semai tomatnya Kak, nanti dicoba dengan tanah kalau gitu..thanks ya Kak

        • September 11, 2015 at 6:57 am
          Permalink

          Hai Ika, di forum hidroponik sering saya lihat penggunaan rockwoll untuk penyemaian bisa ko, gpp coba kedua cara dengan rockwoll dan juga dg tanah. Paling penting waktu menyemai media tanamnya jangan sampai kering namun jangan sampai juga ada air tergenang. Kalau berhasil beritahu saya yaa :mrgreen: .

  • August 19, 2015 at 3:56 am
    Permalink

    saya..saya suka menanam sambil angkat tangan paling tinggi padahal belum mandi…hehehe maafkan ya mba nel

  • August 11, 2015 at 6:56 am
    Permalink

    Aku klo makan jarang banget pke cabe mbak. Gak tahan pedas soalnya. Hahahaha.
    Seru juga ya mbak klo berkebun gini. Boleh kapan kapan dicoba ?

    • August 11, 2015 at 8:33 am
      Permalink

      Iya Niee ada yang tahan ada yg tahan pedas. Sekali nyoba kalau ketagihan maka ketahanan terhadap rasa padas akan meningkat juga hehe 😀 . Hayooo coba berkebun juga :mrgreen: .

  • August 11, 2015 at 4:44 am
    Permalink

    Itu cabe yang pada poin nomor dua bisa dibuat sambal ya mbak,… bentuknya kayak tanaman cabe hias 😀

    ( link newbietora.com dihapus karena domain tidak aktif lagi. 15.09.2016 )

  • August 11, 2015 at 3:48 am
    Permalink

    hai kak nella, udh lama saya baca blog kakak, dari kakak blum punya benjamin, hehhe, tapi baru skrg berani komen, gak nyambung sih sama tema blog nya, tapi org indonesia yg sering bgt ngepost tentang jerman stau saya kaka nellaa, oia kak, bisa dibuat gak tentang angela merkel (kalo sempet ya kaaak), dan gimana rasananya ekonomi jd org jerman? apalagi katanya jerman itu ekonomi nya kuat bgt, dan nolongin negara2 tetangga nya yg lagi krisis parah..makasih info nya ttg jerman ya kak sebelum nyaaa:*

    • August 11, 2015 at 8:41 am
      Permalink

      Hai Dinda, salam kenal, makasih ya sudah sering baca postingan2 saya 🙂 . Oalahhh kalau bahas bu Angie tuh takut salah ah, klo dari perspektif sendiri takut dibilang pembaca klo saya menyesatkan hehe. Makasih buat ajuan tema mu, saya akan coba kumpulin data2nya dulu ya. Ga berani ah ngomongin soal ekonomi, topik berat hehe. Selain nolongin negara tetangga, makin hari makin banyak pengungsi di Jerman ini, suamiku belum lama komen, pemerintah sibuk ngurus pengungsi kenapa ga bantu lansia wn. sendiri dalam hal rumah jompo difasilitasi supaya lebih baik lagi.

  • August 10, 2015 at 1:57 pm
    Permalink

    Saya baru mulai nanam sayuran dari akhir juli… yg sdh tumbuh daun itu kecipir dan timun. Yg baru berkecambah kacang panjang, gambas, kangkung sama terong. Yg blm ada tanda2 cabe.. rasanya kayak melihara bayi hihi… senang melihat perkembangannya tiap hari, tapi ga sabar juga nunggu waktu panen.

  • August 10, 2015 at 12:16 pm
    Permalink

    Seru juga ya kalau bisa panen tanaman dalam pot. Sayang aku coba tomat gagal terus. Satu-satun ya yang pernah berhasil cuma sawi dan itu juga jadi awal anak-anakku doyan sayur 😀

    • August 10, 2015 at 10:22 pm
      Permalink

      Walau satu-satunya yang berhasil pasti bahagia sekai ya Chris 🙂 . Semoga nantinya anakku jadi suka sayuran juga krn aku suka nanam sayuran 😉 .

  • August 10, 2015 at 9:39 am
    Permalink

    Akuuu mulai nanam lagi kaaakkk…
    Udah mulai turun hujan di Pekanbaru, jadi bersemi lagi tanaman-tanaman ku…
    Kalo cuaca udah baik semangat mau nanam-nanam lagi….

    • August 10, 2015 at 10:30 pm
      Permalink

      Hai Sus, ahhh senengnya aku dapat teman berkebun lagi. Dipostingan ini sudah 2 yang bilang mulai berkebun lagi 😉 .
      Hahaha semangat berkebun tergantung cuaca ya. Klo musim kemarau begini aku kesel, tanaman pada mati.
      Thanks God semalam hujan, paling ga bak penampung air hujan terisi separuh buat nyiram tanaman 😀 .

      • August 11, 2015 at 1:39 am
        Permalink

        Iya kk, habis kalo cuaca gak bagus agak susah ngerawatnya kak…
        Di tempat q juga udah mulai hujan, makanya semangat lagi….
        Betkebun itu seru kak, apa lagi kalo yg ditanam tumbuh subur, sehat, berbunga atau berbuah, bahagia rasanya…

        • August 11, 2015 at 8:42 am
          Permalink

          Kamu nampung air hujan ga Sus?, lumayan air gratis dari alam buat tanaman tuh 😀 . Selain itu berkebun melatih kesabaran, sabar menunggu hasilnya hehe.

  • August 10, 2015 at 7:42 am
    Permalink

    Sama tergila-gilanya kita dengan sayuran mbak.. 😀
    Tapi disini lagi rempong banget mesti nyiram mulu.. kemarau hiks..

    • August 10, 2015 at 10:33 pm
      Permalink

      Stroberiku banyak yg pada mati kering 😥 sedih banget krn bbrp yg mahal . Iyalah mbak Ami musim kemarau nih ekstra perhatian buat tanaman2 kita ya :mrgreen: .

  • August 9, 2015 at 2:28 pm
    Permalink

    Rasanya aku ingin nanam juga tapi malas…
    Aku suka pohon tomatnya nell.

    • August 9, 2015 at 6:35 pm
      Permalink

      Kalau udah cape kerja kadang males sih hobi gardening ya Ria. Sama spt dulu pas aku di Indo, beli mawar, ambil dipindah yg rawat mamaku hehe.

  • August 9, 2015 at 10:10 am
    Permalink

    salad bio jadi tenang ya makannya mbak 🙂

    btw saya lagi kepengen banget bisa nanem kencur dan kunyit, request nih mbak nella..,

    salam
    /kayka

      • August 10, 2015 at 10:23 am
        Permalink

        siiip ditunggu mbak nel, kadang saya perlu daun kuyitnya. kalo kunyitnya sih ada di toko asia. curcuma namanya mbak nel. klo kencur Gewürzlilie.

        salam
        /kayka

        • August 10, 2015 at 10:28 pm
          Permalink

          Mbak Kay kalau boleh tahu daun kunyit dipakai buat masak apa?, kalau kencur dulu saya rajin bikin jamu kencur 😀 . Makasih yabuat nama Jermannya 😉 .

  • August 9, 2015 at 9:46 am
    Permalink

    Bentuk tomat nya lucu ya, beda sama disini ? .

    ( link bukarahasia.com dihapus karena domain tidak aktif lagi. 06.08.2016 )

    • August 10, 2015 at 10:39 pm
      Permalink

      Di Indonesia ada juga ko yang unik2, dijualnya secara online, klo dipasar atau supermarket mungkin jarang atau tidak ada, krn harga tomat yg unik dobel harganya 😀 .

  • August 9, 2015 at 9:41 am
    Permalink

    Aku ga suka berkebun tp suka liat foto2 mbak. Seger yaaa! Kebayang itu selada dijadiin lalapan sama nasi anget + sambel + ayam ungkep 🙂

    • August 10, 2015 at 10:41 pm
      Permalink

      Hai Tyk, gpp kalau senang lihat foto2nya dulu siapa tahu nantinya kepengen coba berkebun juga hehe 😀 . Wahh aku jadi pengen menu tsb 😆 .

      • August 10, 2015 at 11:04 pm
        Permalink

        Benernya udah mulai ada sedikit keinginan untuk memulai berkebun 🙂 tp ntar deh nunggu suami fix dulu, penempatannya di kota mana 😉

  • August 9, 2015 at 7:01 am
    Permalink

    Huhuhu. Aku jadi pengen nanem tomat lagi kak. Sekarang aku ada tanaman cabe doang. Tapi bingung kok ga berbuah-buah >.<

  • August 9, 2015 at 5:51 am
    Permalink

    Mbak Nella sama spt alm. ayahku, hobi berkebun. Ayah dulu punya kebun bunga sendiri, tumbuhnya bagus2. Sayangnya hobi berkebunnya gak nurun ke anaknya ini, aku cuma hobi metik2 bunganya hahaha. ?

  • August 9, 2015 at 2:52 am
    Permalink

    Tidak diperbolehkan menyiram tanaman saat siang hari karena pada saat itu tanaman sedang proses fotosintesis. Bukannya seger, tanaman malahan bisa mati. Itu yang dikatakan Guru Biologi pas jaman SMP dulu 😀
    Aku nanamnya didalam rumah Nel, dipot2 gitu. Tapi sinar matahari bisa masuk banyak ke rumah soalnya pot2nya aku taruh pas depan pintu kaca gede penghubung ke balkon. Males naruh balkon soalnya sering banget hujan disini. Karena baru pindah Belanda, jadi baru dimulai pengalaman tanam2nya. Cabe rawit merah, bawang pre, paprika, buncis, terong, tomat ijo merah, rucula, strawberry, basilicum, kemangi, pok choy, stevia, mint, koriander, petersely. Pengen nanem kangkung belum ketemu benihnya. Yg sudah bisa dinikmati basilicum, kemangi sama buncis 🙂 duh lihat sayuranmu seger2, pengen bikin lalapan sambel trasi.

    • August 9, 2015 at 9:16 am
      Permalink

      Hai Den, makasih yaa, iyaa ya karena proses fotosintesinya 😀 . klo lagi proses tsb sebaiknya ga bongkar2 (pindah) tanaman juga, pengalamanku tuh tanaman sering mati saat fotosisntesis diganggu. Klo hujan lebih dari sehari, aku pindahin pot2 tanaman yg ga tahan hujan, repot sih pindah2 habis taruh rumah ga bisa algi ada Benjamin hehe. Wahhhh banyak banget kamu nanam Den :mrgreen: .

      Mengenai kangkung, 2 hari aku nyari2 yg jual seedsnya di internet, baru semalam ketemu dan langsung order 2 bungkus. Kalau di Belanda namanya waterspinazie bisa juga cari pakai nama latinnya Ipomoea aquatica.

      • August 9, 2015 at 6:32 pm
        Permalink

        Aku sudah berburu ke pasar dan garden center buat benih kangkung. Ga pernah ada. Ah iyaaa bener, aku belum pernah cari online. Ntar ah cari online. Thanks ya Nel 🙂

        • August 9, 2015 at 6:34 pm
          Permalink

          Coba cari online saja Den, klo ditoko aku sih belum pernah lihat. Krn kan biasanya org asia aja yg cari jd kuatir ga laku kali ya hehe.. Seneng sih akhirnya sdh beli online, tinggal nunggu datang aja.

  • August 9, 2015 at 2:45 am
    Permalink

    kk lagi pengen nanam singkong Nel
    dari ladangnya kk ipar udah bawa batang singkongnya, pas lebaran
    tapi karena masih panas banget di luar, makanya cuma dicucuk aja satu pot dgn pohon alpukat, udah tumbuh tunasnya
    nggak tau nih kapan harus dipindah he..he..

    kepengen makan daun ubi tumbuk dari tanaman sendiri sih

    • August 9, 2015 at 9:17 am
      Permalink

      Aku cari dimana yaaa bibit singkong heheh pengen juga 😆 . Wah daun ubi ternyata bisa dimakan ya kak?, tahun lalu aku nanam ubi lebat banget daunnya :mrgreen: .

    • August 10, 2015 at 10:44 pm
      Permalink

      Kak Monda, aku mampir ke blog kk yg mondasiregar.com gak bisa, domainnya habis tgl 9 kemaren kak, ada tulisan NOTICE: This domain name expired on 8/9/2015 and is pending renewal or deletion.

  • August 9, 2015 at 12:40 am
    Permalink

    Mantap jd sayuran organik ya nel… Sehat… 🙂

  • August 8, 2015 at 10:09 pm
    Permalink

    impianku nih, menanam sayuran2….lirik harga sayur2an organik

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: