Akhirnya Lihat Tulip Ungu

loading...

Akhirnya Lihat Tulip Ungu. Hari ini adalah hari penting Frank dan saya, cerita dan foto-fotonya menyusul minggu depan ya 😉 . Kali ini saya jadwalkan tulisan yang muncul ini untuk memperlihatkan beberapa foto dua taman yang saya lewati setiap pulang kursus.

Pulang kursus selalu jalan kaki menuju rumah, tidak merasa lelah walau jalan kaki selama 30 menit, karena saya melewati dua taman yang penuh bunga-bunga yang menawan. Wasserschloss dan Spiel platz adalah dua taman yang selalu saya lalui setiap hari.

Foto-foto dibawah ini saya ambil 16 April lalu. Akhirnya saya menemukan tulip yang berwarna ungu. Kenapa saya repot-repot cari tulip ungu? Ada teman saya bernama mbak Marwanti Nuraini, dia menyukai tulip ungu dan biru, dan beberapa waktu lalu dia minta dipotret kalau ada warna tersebut. Jadi tulisan kali ini special saya tujukan untuk mbak Marwanti Nuraini tersayang ;-).

*klik gambar untuk melihat ukuran penuh

Akhirnya Lihat Tulip Ungu
Tulip-tulip Ungu di Wasserschloss Bad Rappenau
Tulip Ungu potret khusus untuk temanku
Tulip Ungu potret khusus untuk temanku mbak Marwanti
Taman Menuju Spiel platz, ada satu Tulip Ungu :)
Taman Menuju Spiel platz, ada satu Tulip Ungu 🙂
Aneka dafofil dan bunga-bunga Tulip
si kuning Osterglocken bersama Tulip-tulip
Aneka Tulip dan Osterglocken
Aneka Tulip dan Osterglocken
Bunga-bunga Cantik musim semi
Bunga-bunga Cantik di Spielplatz in Bad Rappenau

Baca juga:

  • Asyiknya Beli Bunga Petik langsung dari Kebunnya
  • Burung-burung Ramai Mampir di Pekaranganku
  • Mekarnya Tulip Merah
  • Cantiknya Tulip Pink
  • Artikel Berkebun lainnya
  •  

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

    Advertisements

    Emaknya Benjamin br. Silaen

    Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany, however I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom. I have a lot of passions of gardening.

    20 thoughts on “Akhirnya Lihat Tulip Ungu

    • May 17, 2012 at 9:27 am
      Permalink

      woww i like tulps

      • May 17, 2012 at 11:41 am
        Permalink

        Kapan mau ke Belanda? masih bisa lihat tulip sampai bulan Juni.

        • May 17, 2012 at 12:52 pm
          Permalink

          agustus libur lebaran nella 🙂 tulipnya sdh ngak ada yaaa hikss. yahh beli tulip dari kayu aja dehh

    • May 2, 2012 at 10:36 am
      Permalink

      wah tulip ungu cantik banget. Tapi aku udah lama pengen liat tulip hitam. April kemaren sempat ke Keukenhof di Amsterdam. Tapi tulipnya belum blooming semua, hikz 🙁

      • May 3, 2012 at 7:39 am
        Permalink

        Hai Debbz, wah ada toh tulip warna hitam?? ntar pas lewat taman2 coba aku perhatikan deh :D, tulip2 Keukenhof kalau gak salah mekar2nya dibulan Mei.

    • May 1, 2012 at 5:11 pm
      Permalink

      nell..sorry aku baru up date niy..sibukk, hehe..aku tgg foto2 dirimu yah..oh ya mama dan papa uda plg ke Indo kah?aku uda dpt visa nya sist..mgg dpn brgkt 🙂 kita tukar2 foto n share yah..Have a great day Nell!

      • May 1, 2012 at 6:18 pm
        Permalink

        Hai Hen, senangnya selamat ya! visamu disetujui :-). Daku juga sibuk, 2 minggu ga sempat buka2 internet, selalu jalan2 dg keluarga, kursus bolos seminggu. Kalau ada waktu ini aku sempat2 in utak atik foto, karena foto2 banyak harus di resize dulu ke ukuran kecil. Keluargaku sudah sampai Jakarta tadi jam 10 malam.

    • April 25, 2012 at 12:41 am
      Permalink

      Cantiknya tulip ungunya. Mba pemberkatan nikah ya? Wah, selamat yaaaa…

    • April 23, 2012 at 4:42 am
      Permalink

      mbak, saya mau nanya visa apa yang mbak buat ketika mbak ingin ke Germany,
      Sedangkan Visa Schengen hanya berlaku 90 hari dalam jangka waktu 6 bulan. apakah bisa perpanjang disana?? dan berapa biaya yang dikenakan??

      • April 29, 2012 at 8:46 am
        Permalink

        Hai Frances, sebelum visa berakhir segera urus izin tinggal, datang ke Rathaus terdekat di Jerman. Biaya 100 Euro.

        • April 29, 2012 at 11:13 am
          Permalink

          walaupun kita tinggal di france, kita juga bisa urus disitu mbak?? ga harus ke indonesia lagi kan?? trus 100 euro ntuh untuk perpanjangan berapa lama
          ??

          • April 30, 2012 at 8:00 am
            Permalink

            Hai Frances, sebaiknya hubungi atau buka websites kedubes Perancis, karena tiap negara beda-beda ketentuannya untuk visa menetap.

      • April 29, 2012 at 8:43 am
        Permalink

        Sudah saya balas ya, keluarga saya lagi berkunjung ke Jerman selama 2 minggu, jadi tidak sempat sama sekali internetan ;-).

    • April 23, 2012 at 4:39 am
      Permalink

      selamat siang mbak. Horasss:)
      saya Frances asli Medan, tinggal di Lombok.
      Kebetulan saya ada rencana mau tinggal di France, kebetulan saya googling dan tertarik membaca blog mbak.

      yang saya mau tanyakan, ketika mbak ingin tinggal menetap di germany, mbak membuat visa Schengen, dan masa nya sampai berapa lama?? nah seandainya masanya dah mau habis, apakah muda untuk memperpanjang visa disana?? dan berapa biaya perpanjangan visanya?? terima kasih

      • April 29, 2012 at 8:42 am
        Permalink

        Hai Frances, dulu saya apply di kedubes Swiss karena suami saat itu menetap di Swiss. Untuk menetap di Jerman visa tinggalnya berlaku 3 bulan. Tahun lalu saya urus visa pindah ke Jerman melalui kedubes Jerman di Swiss, tidak ada biaya (gratis), masa pengurusan bisa sampai 2 bulan, namun saat itu karena izin tinggal Swiss saya akan berakhir, maka kedubes Jerman mempercepat proses, hanya dalam 2 minggu.

        Ketika tiba di Jerman segera urus izin tinggal di Rathaus di mana kita menetap. Izin tinggal pertama berlaku 1 tahun biaya 100 Euro. Tahun berikutnya sama pengurusannya, ke Rathaus juga.

    • April 20, 2012 at 8:59 am
      Permalink

      Hi mbak…happy wedding ya…
      Jadi penasaran mau lihat, mbak pake baju apa di pemberkatan nikah hari ini. Wedding gown kah atau kebaya ? Ditunggu nih, cerita dan foto-fotonya hahaha… Semoga acara pemberkatannya berjalan lancar dan semoga langgeng sampai kakek2 dan nenek2, ya….Tuhan Yesus memberkati…

      • April 21, 2012 at 6:30 am
        Permalink

        Hai Maria, makasih ya buat doanya:). Saya pastinya pakai kebaya dong :D. Sanggul mama yang buatkan, make up-an sendiri (adikku di Jakarta kirim lengkap alat2 dandan), foto2 menyusul kemudian ya.

    Comments are closed.

    error: Content is protected !!
    %d bloggers like this: