Taman Bunga nan Indah di Jerman. Senin hingga Jumat setelah saya pulang kursus, saya selalu melewati dua taman bunga. Pertama taman dekat Wasserschloss, kedua arah yang ke Spielplazt.
Jarak dari lokasi kursus ke rumah sekitar 30 menit berjalan kaki. Pulang kursus saya selalu menikmati jalan kaki menuju rumah, tidak mau dijemput suami.
Berikut ini slideshow bunga-bunga di kedua taman yang saya lalui
Hampir dua minggu kemudian, dibawah rintik gerimis, saya kembali memotret kedua taman bunga yang saya lalui. Berikut ini slideshownya diiringi alunan saxophon Kenny G.
Sebelum pulang dari Belanda, kami (suami tercinta dan saya) singgah ke salah satu taman mawar di Lottum. Tempatnya luas sekali kira-kira 70.000 m2. Di taman ini kita akan menemukan ribuan mawar lebih dari 500 varietas yang berbeda dalam pot-pot.
Ternyata di dekat pintu keluar masuk, ada dua meja yang terdapat tanaman-tanaman yang dijual selain mawar. Harganya tidak mahal. Kami membeli 3 jenis bunga. Senang banget!, bunganya indah 😉 . Rosarium Lottum buka setiap hari senin hingga minggu, tidak ada biaya masuk!.
Kalau ada yang suka dengan tanaman dan bunga-bunga, silakan berkunjung ke:
Close-up Digitalis purpurea or Lady’s Glove (Foto: dok. pribadi)
Digitalis purpurea (umumnya dikenal sebagai: Foxglove, Foxglove Ungu atau Lady’s Glove), adalah tanaman berbunga termasuk keluarga Plantaginaceae. Sebagian besar asli Eropa.
• Digitalis purpurea merupakan tanaman herba dua tahunan, daunya berbentuk spiral sederhana beraturan, tinggi 10-35 cm. Bunganya berbentuk tabung dan independen. • Bunganya biasanya ungu tapi beberapa tanaman yang khususnya di bawah budidaya, mungkin berwarna pink, mawar, kuning, atau putih. • Periode berbunga adalah awal musim panas, kadang-kadang dengan bunga tambahan dimusim selanjutnya.
• Tanaman ini mengandung digitoxin glikosida jantung pada daun, bunga dan biji, sehingga beracun bagi manusia dan beberapa hewan dan bisa berakibat fatal jika dimakan. • Namun ekstrak dari daunnya secara klinis pengolahannya di rintis oleh William Withering, digunakan sebagai obat untuk gagal jantung, meningkatkan aliran urin dan memiliki pengaruh kuat pada jantung. • Gejala keracunan digitalis: denyut nadi rendah, mual, muntah, dan tidak terkoordinasinya kontraksi dari berbagai bagian jantung menyebabkan serangan jantung dan akhirnya kematian.
2. Mawar Favorite Hit
Favorite Hit Rosen (Foto: dok. pribadi)
3. Lupinus Perennis
Lupinus Perennis (Foto: dok. pribadi)
• Keluarga: Pea (Fabaceae) • Habitat: hutan terbuka kering • Tinggi: 1-2 kaki • Ukuran Bunga : 1/2 sampai 3/4 inci • Warna Bunga: biru atau ungu • Waktu Berbunga: Mei-Juli
Lupinus perennis merupakan tanaman obat dalam keluarga Fabaceae, tersebar luas di bagian timur Amerika Serikat (dari Florida ke Maine), Kanada (selatan Ontario). Tumbuh di bukit-bukit pasir. Perbungaan panjang. Bunga dapat berkisar dari biru menjadi merah muda, tetapi yang paling sering biru atau ungu kebiruan.
Jadi selesailah cerita saya mengenai jalan-jalan di Belanda, jika Anda tertarik membaca kisah sebelumnya, silakan klik judul berikut:
Penginapan Kami di Belanda. Selama tiga hari dua malam suami dan saya di Belanda, kami menginap di penginapan yang terletak di daerah pertanian dan peternakan. Nama penginapannya “Bed & Breakfast ‘Jonkershoeve’ lokasinya di: Loon 51 Liessel, Belanda. Tarif menginapanya 75 Euro per kamar per malam.
Suka banget pemandangan begini. hampir sampai Penginapan
Dibawah ini foto-foto tempat kami menginap
*Klik gambar untuk melihat ukuran penuh (Foto-foto: dok. pribadi)
Akhirnya Lihat Tulip Ungu Cantiknya. Hari ini adalah hari penting Frank dan saya, cerita dan foto-fotonya menyusul minggu depan ya 😉 . Kali ini saya jadwalkan tulisan yang muncul ini untuk memperlihatkan beberapa foto dua taman yang saya lewati setiap pulang kursus.
Pulang kursus selalu jalan kaki menuju rumah, tidak merasa lelah walau jalan kaki selama 30 menit, karena saya melewati dua taman yang penuh bunga-bunga yang menawan. Wasserschloss dan Spiel platz adalah dua taman yang selalu saya lalui setiap hari.
Foto-foto dibawah ini saya ambil 16 April lalu. Akhirnya saya menemukan tulip yang berwarna ungu. Kenapa saya repot-repot cari tulip ungu? Ada teman saya bernama mbak Marwanti Nuraini, dia menyukai tulip ungu dan biru, dan beberapa waktu lalu dia minta dipotret kalau ada warna tersebut. Jadi tulisan kali ini special saya tujukan untuk mbak Marwanti Nuraini tersayang ;-).
*klik gambar untuk melihat ukuran penuh
Tulip-tulip Ungu di Wasserschloss Bad RappenauTulip Ungu potret khusus untuk temanku mbak MarwantiTaman Menuju Spiel platz, ada satu Tulip Ungu 🙂si kuning Osterglocken bersama Tulip-tulipAneka Tulip dan OsterglockenBunga-bunga Cantik di Spielplatz in Bad Rappenau
Demikianlah cerita saya mengenai Akhirnya Lihat Tulip Ungu Cantiknya. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.