Tag: blog tinggal di jerman

  • Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer

    Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer

    Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer. Tiga minggu tidak ada tulisan baru di blogku, apa daya kesibukan sehari-hari tidak bisa dibendung hehe 😀 . Senin sampai Jumat, paginya antar Benjamin ke TK, nyampe rumah lalu beberes rumah, masak, makan kecil aja, makan besar setelah Ben pulang, lalu jam 13 berangkat jemput Benjamin dari Taman Kanak-kanak. TK nya bubaran jam 13.45. Kita naik bus pergi dan pulangnya, nyampe rumah jam 14.30, bapaknya anak-anak kalau kerja pagi, jam 15.00 nyampe rumah, lalu kita makan bersama. Habis makan rusuh anak-anakku bermain, lalu saya lirik-lirik balkon kali aja bisa nyuri waktu beberes kebun sedikit, tanpa di ikuti anak-anak.

    Musim Gugur 2018 di Jerman | Musim Gugur Rasa Summer

    Kalau keadaan tidak memungkinkan ke balkon, saya paling tidur siang bersama Lisa atau ya ngedit-ngedit video untuk saluran berkebunku. Sampai saat ini masih bisa konsisten upload 2 video per minggunya, sedangkan saluran youtubeku lainnya tidak keurus euy! 😀 Walau tidak keurus juga tiap hari ada aja subscriber barunya, makanya saya jadi merasa bersalah juga sih tidak bisa menyenangkan para subscriber saluran-saluranku 😳 .

    anak-anak yang suka berkebun

    Hari Sabtunya seringnya anak-anak dan saya jalan-jalan ke pusat kota, entah kasih makan bebek atau sekedar menikmati udara segar tanpa ada yang kita beli. Minggu dirumah aja, tidak ada bus dan pusat perbelanjaan tutup di hari minggu, cape saya jalan kaki haha.

    Musim gugur dimulai sejak September, pertengahan September lalu, cuaca sudah mulai dingin, eh ternyata bulan Oktober ko cuaca kembali menghangat. Serasa masih summer, karena cuacanya hangat sekali untuk ukuran musim gugur. Beberapa hari lalu, bapaknya anak-anak nunjukin perbandingan foto 13 oktober 2018 suhunya 27 derajat C dan 13 Oktober tahun 1975 saljunya tebal bukan main. Semakin ngaco ajalah cuaca yaa.

    Masa musim gugur begini suhunya masih konstan 25 derajat C saat siang hari, malah pernah 27 derajat C, dan kalau lihat termometer di pusat kota malah lebih hangat lagi. Kalau malam dan pagi hari sih memang dingin banget, nah pas lewat jam 11 siang mulai deh mataharinya menghangat. Saya suka suhu nangung begini hehe.

    Mau berkebun juga masih enak banget, pakai sendal dan tanpa perlu pakai jaket tebal. Saya sudah bongkar-bongkar pot bunga-bunga musim panas, karena pot-potnya saya mau pakai nanam aneka bibit umbi bunga musim semi, seperti tulip, narsissus, krokus, allium dll.

    Menanam bibit umbi bunga tulip
    Persiapan Menanam Bibit Tulip dan bunga musim semi lainnya

    Nah kalau suhu musim gugur hangat begini, saya malah jadi bingung, sudah bisa nanam bibit bunga, atau belum ya, ada sih 3 pot sudah saya tanami bibit musim semi, cuma pas mau lanjut saya mikir-mikir karena cuaca yang belum stabil dinginnya. Biasanya nanam umbi bunga musim semi, saat suhu sudah 5 derajat C gitu, kalau malam dingin, lah siangnya hangat banget, jangan-jangan tanaman bakalan ikut bingung juga, numbuh cepat kali bibit-bibit musim seminya, eh pas musim dingin nanti bagaimana nasibnya yaa! 😀 .

    Pertama kalinya kita lihat balon udara yang dekat banget jaraknya. Kala itu Minggu 7 Oktober, entah Benjamin atau Lisa yang duluan lihat balonnya, mereka berdua heboh, dan Ben bilang pengen naik balon udara, dia bilang tidak takut 😀 .

    Pengen naik balon udara, mau tahu sensasinya gitu
    Pertama kalinya kita lihat balon udara yang dekat banget jaraknya

     

    Pertama kali nya lagi kita lihat jamur liar yang numbuh banyak sekali. Minggu kedua di bulan Oktober saat jemput Benjamin pulang TK, kita lewat jalan biasa menuju terminal bus. Nah disamping sekolahan ada sedikit lahan tidak keurus, disitulah kita lihat banyak jamur liar. Kalau lihat bentuknya mirip sekali dengan jamur yang sering saya beli di supermarket.

    lihat jamur liar tumbuh banyak
    liar tumbuh lumayan banyak di samping gedung sekolahan. Jmaurnya kulihat mirip seperti disupermarket deh. Oktober 2018 yang hangat

    Pengen ngambil deh, cuma tidak tahu ah apa boleh sembarangan ambil begitu dari alam, ntar malah ditangkap kena pasal perusakan alam haha, eh kalau di Indonesia penyuka anggrek malah banyak yang berburu ngambil anggrek dari hutan ya, kalau di Jerman dilarang dan bisa ditangkap polisi kalau ketahuan atau ada yang lapor hehe.

    Video Musim Gugur Rasa Summer | Musim Gugur 2018 di Jerman

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: 5 Kelakuan Unik yang Belanja di Supermarket Jerman, No. 3 Jagoanku

  • Apa Yang Saya Suka di Jerman

    Apa Yang Saya Suka di Jerman

    Apa Yang Saya Suka di Jerman. Setelah beberapa tahun tinggal di Jerman, saya merasa seperti punya kampung halaman kedua. Saya suka dengan cuaca di Jerman yang tidak sepanjang tahun summer haha. Suka dengan kemudahan menemukan pernak pernik berkebun, suka makanannya, suka keteraturan di jalanan dan masyarakatnya. Lain-lainnya cerita saya tentang tinggal di Jerman silakan lihat di kategori cerita tinggal di Jerman/living in Germany.

    Apa Yang Saya Suka di Jerman:

    • Setiap hari, pertama meluncur ke dunia maya, maka di laptop akan saya buka banyak layar, mulai dari renungan harian, email, blog pribadi, postingan baru dari blog teman, situs berita tentang Indonesia, rubrik kesehatan, rubrik taman, rubrik masak atau lainnya.

    Maka ketika suami tercinta pas ada dirumah dan melirik kegiatan saya ini, maka dia akan bilang: „.. satu, dua, tiga, …, delapan .., sepuluh, sebelas,.. empat belas, bravo!! Rekor, empat belas layar (website) terbuka.“.. Dalam hati iiihh biarin saja!, daripada lupa toh yang ingin dibaca, lebih baik dibuka semua yang penting! 😉 . Sampai saat ini saya tidak mengerti apakah membuka banyak sekali situs akan mempengaruhi kerja laptop? Selama ini baik-baik saja ko, kecuali kalau suami saya main game online, malah laptopnya jadi lelet, dan suamiku mulai deh ngedumel sendiri, laptop ko dimarahin, saya sih cuma bisa senyum-senyum saja, ingat adik saya yang di Jakarta, dulu kadang saya lihat adikku marahin laptopnya atau kalau kalah main game online.

    Buka banyak website penting. Apa Yang Saya Suka di Jerman.
    Buka banyak website penting

     

    Daftar website penting saya dan suami
    Daftar website penting saya dan suami

     

    Pertahanan Diri dari Cuaca Dingin
    Pertahanan Diri dari Cuaca Dingin dengan Berselimut

     

    • Sejak menetap di Jerman saya jadi suka bercocok tanam, nanam bunga, nanam sayuran dan lain-lain yang berhubungan dengan tanaman atau mempercantik si tanaman dengan pot-pot atau dekorasi tanaman. Di sini setiap satu atau dua minggu sekali setiap supermarket mempunya penawaran-penawaran menarik untuk tanaman atau bunga. Iklan-iklan supermarket dikirimkan ke rumah-rumah penduduk secara teratur. Tanaman atau bunga-bunga tersebut harganya mulai dari yang paling murah sampai yang paling mahal.

     

    Subscribe Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

    Siapa yang tidak lapar mata kalau 10 tangkai mawar atau tulip harganya hanya 1.99 Euro. Murahhhh euy !… dirupiahkan hanya sekitar 23 ribu untuk 10 tangkai bunga mawar, itupun sudah diberikan satu bungkus serbuk penguat tanaman. Suatu kali saya ingin pesan bunga di Jakarta, ingin kirim untuk mama tercinta, saya bolak-balik buka website toko bunga di Jakarta atau bertanya ke beberapa milis, OMG (*Oh my God) harganya mulai diatas 200 ribuan, ditawari pemilik tokonya dia bisa berikan harga 150 ribuan dengan bunga lokal, hiks gak jadi deh, mending beli kue untuk mamaku. Oh ya kalau musim panas kita bisa beli bunga, petik langsung dari kebunnya, ceritanya klik disini.

    Bunga Mawar Merah Merekah tidak sampai 2 Euro
    Bunga Mawar Merah Merekah tidak sampai 2 Euro

     

    Beberapa Koleksi Tanaman saya
    Beberapa Koleksi Tanaman saya

     

    Aneka pot tanaman di jendela
    Aneka pot tanaman Pembibitan di jendela

     

    Sedang Ada Matahari, Tanaman Dikumpulkan di Satu tempat
    Sedang Ada Matahari, Tanaman Dikumpulkan di Satu tempat

    • Walau sedang musim dingin, tetap keinginan untuk bercocok tanam tidak bisa di bendung, maka saya mempunyai kebun rahasia di belakang pintu dapur. Saya tanam dua buah bawang bombay ukuran jumbo, masing-masing satu buah bawang putih dan bawang merah. Satu pot khusus untuk kentang, saya hanya tanam beberapa mata tunas dan kini sudah banyak sekali batang kentangnya yang tumbuh.

     

    Bawang Bombay, bawang Putih dan Bawang Merah
    Bawang Bombay, bawang Putih dan Bawang Merah

     

    Sibuk di Kebun Rahasia
    Sibuk di Kebun Rahasia

     

    Pot Warna Orange adalah tanaman Kentang, Belakang aneka Bawang
    Pot Warna Orange adalah tanaman Kentang, Belakang aneka Bawang

    • Selain suka tanaman, saya juga jadi suka masak-masak, mencoba resep-resep baru. Kalau lagi ingat ya saya posting cerita dan resepnya ke blog saya ini. Contohnya Bolu Wortel Apple Pie Bolu Almond Perkedel Kentang Panir Hamburger. Lainnya, silakan lihat kategori „Food & Cooking – Dapur Emaknya Benjamin

    • Setiap seminggu atau dua minggu sekali saya bertemu dengan dua teman Indonesia saya. Eka dan Ni Luh nama sahabat saya di sini. Rumah mereka bisa saya capai dengan berjalan kaki. Eka berasal dari Surabaya dan Ni Luh berasal dari Bali. Keduanya sudah menikah dengan wn. Jerman dan masing-masing memiliki satu anak.

    Baca juga: Ke Jerman Modal Nekat? Bisa!

    Kalau cuaca cerah kami sering keluar bersama, kadang ke taman bermain anak, dan beberapa taman di sekitar rumah. Kadang ke supermarket kalau pas ada promosi produk-produk tertentu, atau hanya mengobrol di rumah mereka sambil saya disuguhi kue atau masakan mereka 😉 .

     

    Makan Bersama kedua temanku dan anak-anak mereka
    Makan Bersama kedua temanku dan anak-anak mereka. @Palast restaurant

     

    Asyikk, ditraktir makan oleh temanku Iluh
    Asyikk, ditraktir makan oleh temanku Iluh Nov 2011

     

    Palang Pintu Kereta Sudah ditutup, Mari Foto Dulu ya
    Palang Pintu Kereta Sudah ditutup, Mari Foto Dulu ya

     

    Para Turis Berfoto ria dulu, Sampai Mobil-mobilpun Berhenti Memperhatikan Kami hehehe
    Para Turis Berfoto ria dulu, Sampai Mobil-mobilpun Berhenti Memperhatikan Kami hehehe

    Apa lagi ya .. hmm, masih banyak yang mau saya ceritakan tapi dapur memanggil saya untuk segera masak, jadi sampai jumpa ke cerita saya berikutnya 😉 .

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga:
    Orang Jerman itu
    Aturan Internetan di Jerman
    Musim Dingin di Jerman

error: Content is protected !!