Tag: bertemu jodoh lewat internet

  • Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule. Mumpung Benjamin sedang tidur pulas, asyikkk jadi saya bisa internetan nih 😀 . Jadi bisa menceritakan satu hal kalau saya mejeng lagi di media cetak & online.

    Jadi ada wartawan yang mengirim email ke saya, bilang kalau dia mau buat liputan dengan tema orang-orang yang mendapat jodoh melalui dating service (biro jodoh online). Pak wartawan bilang agak sulit mencari narasumber yang mau berkisah tentang hal tersebut, dan ybs membaca postingan saya yang berjudul Cinta via Biro Jodoh Online . Pada postingan tersebut saya panjang lebar membahas mengenai bagaimana saya bertemu Frank melalui media online.

    Nah pak wartawan ingin mengutip postingan saya dan mewawancarai saya melalui email, telp bahkan ingin bertemu langsung. Email pak wartawan saya balas 3 hari kemudian, saya bilanglah kalau wawancara via email saya tidak bisa, ribet ada si bocah (Benjamin) yang setiap saat bisa saja rewel jadi tidak bisa berlama-lama di depan komputer, kalau mau telp silakan, tapi kalau bertemu langsung ya silakan datang kerumah saya hihi tapi kan jauhhh ya 😆 . Jadi saya katakan “..jika ingin mengutip tulisan saya silakan saja, asal menyebutkan sumbernya dari blog saya”.

    Baca juga: Pengalaman Mejeng di Majalah

    Senin, 15 September lalu bangun tidur seperti biasa online sebentar dari tablet. Cek ricek email, sosmed dll. Ketika cek blog saya bingung sudah jam 8 ini trafik blog tumben cuma diangka 600. Ternyata oo ternyata 6.000 an saudara-saudara hahah maklum mata masih 5 watt bangun tidur. Kaget ada apa gerangan yaaa? . Arsip blog saya sudah dibuka 3 ribu kali sekitar jam 8 tersebut.

    Eh ada komentar dari ito Nandito di postingan Peran Ayah Dalam Keseharian Bayi katanya saya mejeng di tribunnews.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule
    Saya diberitahu salah satu blogger, kalau nama saya mejeng di koran online

     

    Saya klik link yang diberikan ito Nandito, lalu tablet saya berikan ke mama dulu karena saya lagi sibuk beres-beresin botol susu. Mama ngakak aja pas baca koran online tersebut.

    Mama : Huaahaha
    Saya : Napa ma? Ada yang lucu ? kenapa ???
    Mama : Masah nih namanya Frank ko ditulis Frank Benjamin hahaha
    Saya : (langsung ambil tablet dari mama dan membaca). Huahaha

    Kalian yang setia mengikuti blog saya ini tahu dong. Frank nama suami saya, Benjamin adalah nama anak saya.

    Pak wartawan tidak konfirmasi ke saya dulu sih, email sayapun tidak dibalas lagi, eh langsung tayang tulisannya di koran online hasil kutipan dari blog saya.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media. Mejeng di koran online
    Mejeng di koran online

     

    Bagi yang tertarik membaca tulisan di koran online tersebut silakan lewat biro jodoh mimpi …

    Efek dari masuk koran online tersebut, trafik blog saya melonjak luar biasa. Kalau biasanya sekitar 2.500-3.000 an perhari, nah pada 15 september tersebut blog saya page viewnya 12.900 . Entah kapan lagi best ever trafic akan tercapai, karena angka tersebut sangat fantastis buat saya :mrgreen: .

    12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog
    12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog

     

    Keesokan harinya (16 Sept), satu blogger lainnya bernama akang Gilang berkomentar di postingan saya. Akang membaca koran kalau ada tulisan mengenai saya 😀 . Ternyata turun versi cetaknya juga toh.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule
    Diberitahu salah satu blogger kalau nama saya nonggol di koran

     

    Masih mantap trafik blog karena nama saya muncul di koran cetak.

    Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe
    Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe

     

    Karena mejeng di koran online dan cetak, saya jadi mendapat banyak email. Ada yang curhat mengenai pencarian jodoh, punya impian lihat luar negeri, pernah ikutan biro jodoh online namun belum beruntung dan curhat lainnya. Blog saya jadi mendapat banyak follower baru juga 😀 .

    Seperti best ever trafic sebelumnya, kalau naik dratis begini 1-2 hari. Hari-hari berikutnya langsung terjun bebas dan nyungsep hahaha.

    Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya
    Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya

     

    Apakah kamu pernah mejeng juga di media ? kalau boleh tahu karena apa ya ?😀 .

    Baca Juga :
    Mereka yang Nyasar ke Blog Saya – Tema Bule
    yang Bikin Meleleh
    10 Pertanyaan Mengenai Emaknya Benjamin
    Babenya Benjamin Manis Banget kalau Begini. Du Bist so Suss adalah ..
    Our wedding – Pernikahan Kami
    Orang Jerman itu ..
    Aturan Internetan di Jerman
    Cerita ketemu sama suami di online dating

  • Kondangan ke Negara Tetangga

    Kondangan ke Negara Tetangga

    Kondangan ke Negara Tetangga. Halo sahabat blogger ada yang kangen dengan saya? 😀 . Saat ini saya sedang di luar negeri, ga jauh ko cuma hampir 4 jam perjalanan dari Jerman.

    Besok (Jumat) teman saya Eva akan melaksanakan pemberkatan pernikahan, catatan sipilnya kalau tidak salah dua hari lalu.

    Ketika kuliah saya punya 4 teman baik: GK, Tari, Indggrid dan
    Eva. Kita berlima sama-sama boru Batak, satu angkatan Ektensi Farmasi UI, dan kita sama-sama nambah kuliah satu semester lagi gara-gara ada 1 atau 2 mata kuliah yang nyangkut (ngulang) 😳 . Karena ngumpulnya selalu dengan teman-teman ini, termasuk pas kuliah kita sering duduk sederet, pokoknya kompak deh. Maka ada yang menjuluki kita “Penta girls” .

    Dari jamannya kuliah, obrolan Eva dan saya pasti di dominasi tentang “pengen tinggal di luar negeri (LN) dan punya pasangan bule”. Seringkali kita berdua curhatin bule mana yang sedang kita taksir atau naksir kita. Kita sering ke warnet kampus supaya bisa chattingan gratis atau bayar murah. Jaman dulu internet mahal, boro-boro punya gadget dengan koneksi internet 😀 .

    Sebenarnya yang Eva dan saya lakukan mungkin saat itu hanya hayalan tingkat tinggi abg kuliahan. Namun siapa sangka dari sekedar hayalan, kalau kamu berusaha untuk mewujudkannya bisa ko . Thanks God 🙂 .

    Dulu ketika tahu saya akan tinggal di LN, ada satu teman yang saya doain sungguh-sungguh supaya dia berjodoh dengan bule juga, maksudnya supaya saya punya teman dekat kalau tidak di Jerman ya di negara tetangga. Ternyata teman saya tersebut berjodoh dengan pria Indonesia.

    Pada akhirnya Tuhan tempatkan temanku satunya lagi ya si Eva, di negara tetangganya Jerman. Senang deh doa saya terkabul 🙂 .

    Dulu saya pikir Eva akan nikah duluan, secara dia punya kesempatan lebih banyak ketimbang saya. Speaking English Eva top markotop deh, sedangkan saya mungkin cuma level ala kadarnya 😆 .

    Ternyata oo ternyata malah saya yang nikah duluan. Eva nanya dimana dan bagaimana saya ketemu Frank. Nah saya kan orangnya baik hati dan tidak sombong haha 😆 . Jadi saya kasih tahu Eva dating online yang saya ikuti.

    Kalau kamu pada nitip minta dicarikan bule, beneran saya tidak punya “stoknya” (barang kali) 😀 . Pusing deh kalau ada teman ; temannya teman trus sodara ; sodaranya sodara minta dicarikan bule, masah iya kalau dijalan ketemu cowo bule ganteng atau cewe cantik trus saya tanya dia single atau tidak? Mau ga punya istri atau suami asal Indonesia 😆 . Pokoknya saya sudah kasih tahu caranya termasuk tips kopi darat silakan cari dan coba peruntungan kalian sendiri.

    Gk, Tari, Indggrid dan saya sudah menikah. Kemudian Eva menyusul. Siapa menyangka dulu yang sekedar “hayalan tingkat tinggi” Eva dan saya, setelah 7-8 tahun kemudian kami bisa meraih impian kami.

    Maaf ya seminggu belakangan ini intensitas blogwalking saya menurun dratis, maklum sibuk ngurusin persiapan buat ke kondangan, saya juga harus melakukan sesuatu supaya semua tanaman-tanaman saya tidak dehidrasi selama 3 malam saya tinggal!.

    Kolom komentar tulisan ini saya tutup ya, karena saya bakalan sibuk selama beberapa hari dan saya merasa bersalah kalau komentar teman-teman tidak segera saya balas. Jika berkenan, minta jempol “like” saja 😉 .

     

    Untuk sahabat berkebun, saya sudah siapkan satu postingan, artikel tersebut akan bisa dikomentari karena saya sudah akan dalam perjalanan pulang.

    Baca juga:
    Mengunjungi Keukenhof Kebun Dapurnya Belanda
    Penasaranku akan Red Light District Amsterdam

  • Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah. Apakah kamu pernah masuk majalah?, bukan majalah dewasa ya hehe 😆 . Beberapa waktu lalu saya diwawancarai untuk suatu rubrik majalah. Bukan majalah seputar gardening seperti hobi saya, melainkan seputar cari jodoh melalui media online.

    Berhubung saya sudah sering ditanya-tanya baik secara langsung atau per email, jadi pertanyaannya itu lagi itu lagi 🙄 . Jadi kali ini saya simpan, kalau ada yang tanya seputar cari jodoh lagi, *sstt jangan bilang-bilang, saya akan pakai jawabannya lagi 😉 .

    Berikut wawancaranya:

    1. Kapan Anda bertemu pertama kali dengan pasangan Anda? Jika ingat, boleh dengan tanggal dan bulan dan tahunnya, atau momen yang terjadi saat itu?. Ini maksudnya pertama kenalannya di online dating atau ketemuannya ya? kalau pertama kali bertemu langsung (copy darat) pada 26 Juni 2010.
    2. Bagaimana pandangan Anda tentang mendapatkan jodoh lewat website?. Saat ini banyak hal bisa dilakukan secara online. Termasuk mencari jodoh, jadi menurut saya sah-sah saja buat mereka yang mencari jodoh secara online. Rutinitas kesibukan sehari-hari mengurangi kesempatan kita untuk bergaul apalagi mencari jodoh, jadi dengan ada online dating sangat membantu mereka mencari pasangan yang cocok.
    3. Mengapa Anda memilih berusaha mencari jodoh lewat website?. Alasan karena saya mencari pasangan western alias bule. Berhubung di Jakarta saya tidak berada di lingkungan yang banyak orang asingnya, ya satu-satunya cara buat saya adalah mengikuti situs biro jodoh online.

    *besok-besok kalau ada pertanyaan ini lagi, akan saya sedikit revisi. “Berhubung wajah saya jauh dari kriteria CANTIK bagi pria Indonesia, tidak pernah ditembak (ha mati dong 😛 ), iyaa tidak pernah ada pria Indonesia yang mengajak saya pacaran, iihh kasihan banget ga sih?. Kemudian umur saya sudah lampu merah bagi pria Indonesia”.

    1. Mengapa Anda memilih website tersebut? Saya mengikuti 2-3 website serupa. Beruntung bertemu suaminya di asiandating.com. *sepertinya jawaban saya tidak nyambung haha.
    2. Dari mana Anda mengetahui website tersebut? Dari internet, lupa tepatnya dari mana. Iklan-iklan online dating semacam ini biasanya bisa muncul dihalaman depan website tertentu, atau iklan disisi kanan kiri email kita.
    3. Awalnya, apa harapan Anda dalam bergabung dengan website tersebut? Harapannya ya dapat jodoh yang cocok dong hehe.
    4. Sebelum dengan pasangan yang sekarang, apakah Anda sempat menjalin hubungan dengan orang dari website yang sama? Tidak.
    5. Siapa yang pertama kali menyatakan ketertarikannya? Si pria.
    6. Berapa lama sejak ‘berkenalan’ lewat website sampai akhirnya jadian? 4 bulan. Setelah pertemuan pertama kali di Jakarta kita saling suka, trus jadian deh.
    7. Setelah itu, bagaimana proses pendekatan yang terjalin antara Anda dan pasangan? Karena LDRS jadi pendekatannya melalui komunikasi melalui media online, misal email, ym, skype atau berkirim surat.
    8. Apa yang paling Anda suka dari pasangan Anda? Saya paling suka sifat dia yang sangat perhatian ke saya, dia romantis, termasuk dia membantu urusan rumah tangga seperti masak, cuci piring dll.
    9. Bagaimana Anda menyesuaikan diri dengan karakter pasangan Anda? Saya tidak kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan karakternya. Sejalannya waktu saya tambah mengenal sifat si dia.
    10. Apa trigger yang membuat Anda berujar, “Ya, saya menerimanya sebagai jodoh saya.” ketika bertemu dia secara langsung, saya merasa nyaman, kita nyambung komunikasinya. Itu yang menjadi triggernya.
    11. Setelah itu, apakah jalan menuju pernikahan berlangsung mulus? Apakah ada hambatan-hambatan tertentu? Apa saja? Puji Tuhan jalannya lancar hingga pernikahan.
    12. Bagaimana mengatasi hambatan tersebut? Tidak ada hambatan.
    13. Peristiwa atau momen apa yang paling berkesan selama Anda menjalin relationship? Momen paling berkesan bagi saya ketika si dia bisa berbaur dengan keluarga saya.
    14. Sekarang, bila menoleh ke belakang, apa yang Anda rasakan dengan kisah ‘berjodoh’ lewat website yang Anda alami?. Yang saya rasakan, saya sangat beruntung akhirnya bertemu jodoh saya melalui online dating.
    15. Apakah Anda menyarankan menggunakan media ini untuk wanita lain?. Iya saya sangat menyarankan untuk bergabung dengan online dating seperti yang saya ikuti. Asal kita tahu rambu-rambunya, misal kalau ada yang bilang suka (cinta) jangan langsung percaya 100%, harus gali informasi si calon dulu hingga bertemu keluarga si dia. Banyak scammer cinta, jadi kita harus hati-hati juga jangan langsung termakan rayuan gombal.

    Saya tidak tahu kapan majalah tersebut sudah beredar, karena saya kan di Jerman, jadi tidak bisa beli. Saya minta yang mewawancarai saya kirim soft copy nya ke email saya. Untung dia baik hati :smile:. Kemarin saya sms adikku minta belikan majalahnya, cihuyy adikku bilang sudah dibeli :mrgreen: .

    Mejeng di Majalah. Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe
    Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe

    Di wawancara tersebut saya menyebut situs dimana saya bertemu Frank, hmm seharusnya saya dapat bonus dong ya dari situs tersebut, karena belakangan jadi banyak yang nanya-nanya dan saya promosiin situs tersebut melulu.

    Saya telp mamaku di Indonesia, minta kirim majalahnya minggu kedua September bulan depan. Terjadilah percakapan singkat:

    Anak: “Ma, sudah lihat fotoku mejeng dimajalah ga?, sudah dibeli Roy majalahnya kan?” (*Roy adikku).
    Mama: “Iya sudah, kok bisa, kapan diwawancara, dapat honor berapa?”.
    Anak: “Eh busyett pertanyaannya borongan. Bisalah ma diwawancara lewat email, anakmu kan eksis lewat blog :D, ga dapat honor, biar tenar aja”.
    “Mak, cakep ga aku terlihat di majalah itu???” hahaha.
    Mama: “Cakep lah, cuma pendek banget”.
    Anak: “Yaelah iya lah pendek. Mamaku pendek bagaimana aku bisa tinggi?, dikira anak tetangga nanti, itu si Frank aja yang jangkung”.

    Teman-teman, maaf ya kolom komentar judul ini saya nonaktifkan, tolong berikan jempol “like” kalian saja sudah membuat saya senang sekali 😀 . Oh ya kalau mau memberikan komentar, silakan ditunggu di tulisan saya yang ada bunga-bunganya.

    Haha kamu masih pada nunggu link majalah yang ada nama saya dimuat? Penasaran melihat saya? *mulainarsis lagi 😛 . Oke daripada saya dibilang ngoceh tanpa bukti, silakang disini ya → Akhirnya Bertemu Jodoh setelah masuk klik lagi linknya, cerita bagian saya di halaman paling terakhir.

    Ecclesiastes 4: Two are better than one, because they have a good return for their work: If one falls down, his friend can help him up. But pity the man who falls and has no one to help him up!.

     

    Artikel Terkait:
    Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
    Kisah Cintaku
    Cinta via Biro Jodoh Online
    101 Romantic Ideas
    Wanita Ciptaan Terindah
    Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
    Kekasih Online, Kapan Kita Kopi Daratnya?
    Mejeng di majalah, trafik blog melejit

  • Cinta via Biro Jodoh Online | Bertemu Bule Jerman

    Cinta via Biro Jodoh Online | Bertemu Bule Jerman

    Cinta via Biro Jodoh Online. Ladies pernahkan kalian mengamati istilah-istilah mesin pencari yang masuk ke blog kalian?, tiap hari saya rajin mengeceknya, dan saya seringkali tersenyum-senyum membacanya. Saya coba menggumpulkannya dalam 2 bulan belakangan ini, seperti ini ya :

    Perkawinan beda Negara, pacaran bule online tidak pernah ketemu, wanita indo ditipu pria asing dari situs online, pengalaman berumah tangga sama bule, percintaan dgn pria bule, bule benci salju, penipuan pria asing dengan modus cinta, penipuan modus cinta, cara penipuan bule, penipuan modus cinta di internet, penipuan cinta lewat fb, penipuan pria asing dengan modus cinta, penipuan modus cinta di internet, jangan pernah percaya cinta di dunia maya dengan bule, penipuan pria asing lewat facebook, no telp bule penipu, contoh pernikahan orang indonesia jerman.

    Istilah-istilah mesin pencari seperti diatas cukup menyumbangkan trafik ke blog saya. Selain itu banyak juga yang mengirim email ke saya, menanyakan bagaimana saya bertemu suami, bagaimana caranya mencari pasangan bule, apa suka dukanya menikah dengan orang beda bangsa, ribet ga mengurus surat-surat untuk menikah dan pindah ke negara lain, bagaimana penyesuaian di negara baru dan lain-lain. Oh ya bahkan banyak yang nitip minta dicarikan cowo bule hehehe.

    Tulisan Terkini

    Daripada tiap kali jawab email, mengulang jawaban yang sama (saya ketik ulang loh!), menurut saya lebih baik saya coba membuat beberapa judul dengan tema: Dimana berkenalan atau cari jodoh orang asing, bagaimana mengetahui bule yang serius atau cuma main-main saja, bagaimana menghindari penipuan cinta di dunia maya. Tema-tema lain mungkin akan menyusul ya. Jadinya tulisan-tulisan tersebut nantinya akan saya buat di profile saya misalnya.

    Untuk bahasan awal saya mau cerita:

    • Pertemuan awal
    • Ketemu di situs apa

    Saya bertemu (mulai kenalan dengan suami) melalui Biro Jodoh Online (dating online) pada awal Maret 2010. Nama situsnya asianeuro.com sekarang menjadi asiandating.com kalau buka keduanya sama saja. Situs tersebut khusus orang asing (Western) yang mencari pasangan asal Asia. Hayoo yang single langsung penasaran buka deh! 😉 .

    Saya mendaftar di situs tersebut dengan member gratisan, prinsip saya, pria yang harus keluar modal alias member berbayar haha.. Saat itu untungnya calon saya berpikiran sama dengan saya, jadi dia upgrade membershipnya sehingga kami bisa berkenalan lebih jauh melalui email. Kalau sama-sama member gratisan tidak bisa mengetahui email calon target kita dan tidak bisa berkomunikasi lebih lanjut, jadi hanya bisa kirim-kirim simbol suka “like” saja sampai salah satu upgrade member berbayar.

    Tapi ya, kalau kamu (cewe) mau upgrade member berbayar ya gpp juga ko, daripada target yang kamu lihat lewat begitu saja kan hehe, silakan coba 3 bulan member berbayar.

    Beberapa tahun sebelumnya, sebenarnya saya sudah pernah mendaftar ke situs online dating ini, namun tidak pernah beruntung. Jadi saya tutup keanggotaan saya. Nah penghujung tahun 2009 doa minta jodoh makin kenceng. Mintanya bule yang baik hati, yang tidak mempermainkan hati wanita, yang punya kerjaan bagus dan TIDAK MEROKOK!.

    Setiap hari hati saya terus menggerakkan saya untuk mendaftar kembali ke asianeuro.com. saya selalu menepis kata hati saya, “..dulu sudah pernah daftar tidak dapat yang baik”. Akhirnya awal bulan Januari 2010 saya mendaftar kembali.

    Saya buat profile saya sebaik mungkin, saya tuliskan kriteria seperti apa calon yang saya inginkan. Saya menuliskan kalau saya seorang yang rohani, saya guru sekolah minggu (saat itu), pokoknya saya tulis detail mungkin untuk menghindari para pria iseng yang hanya akan membuat patah hati.

    Situs tersebut juga meminta kita mengisi banyak data mengenai diri kita, memang agak mengesalkan, tapi hal ini berguna supaya mesinnya bisa mencocokkan dengan calon yang kriterianya mendekati pilihan kita. Kalau malas menjawab semua pertanyaannya bisa dicicil kerjain setiap hari.

    Pertanyaan-pertanyaannya di online dating untuk mencari calon yang sesuai dengan kriteria yang kita cari, antara lain:

    What is your favorite movie?
    What is your favourite book?
    What sort of food do you like?
    What sort of music do you like?
    How would you describe your dress sense and physical appearance?
    How would you describe your sense of humor?
    How would you describe your personality?
    What are your hobbies and interests?
    What countries have you traveled to (or where would you like to travel to)?
    How adaptative are you to having a partner from a different culture to your own?
    How would you spend a perfect romantic weekend?
    What sort of person would be your perfect match?

    Baca juga: WASPADA Trik Baru Scammer Bule Penipu Cinta di Instagram Tahun 2022

    Selama sebulan setelah join, ko ga nemu yang sreg, padahal semua bule ganteng sudah di dikasih jempol “likehahaha. Yang masuk ke inbox saya malah kebanyakan yang tidak benar semua!, alias bukan kriteria yang saya cari.

    Contohnya pria Perancis umur 50 an, meminta saya ke negaranya, katanya semua pengeluaran saya bayar sendiri dulu, setelah bertemu dia akan diganti. Parahnya si cowo cuma bisa bahasa Perancis gubrak.com deh.

    Ada lagi bule kerja di Jakarta, beberapa kali kita kirim-kirim pesan. Saya ga sreg ah karena statusnya duda, punya satu anak, bakalan di damprat nyokap kan haha. Ada lagi orang-orang kulit hitam agggrhhh para pria iseng apakah tidak baca profile saya yaa. Pokoknya harus sabar kalau join biro jodoh yaaa.

    Akhirnya pada bulan Maret 2010 (lupa awal atau akhir), ada pesan yang masuk ke inboxku, kalau bisa kirim pesan berarti member berbayar nih, asyikk. Ganteng bo! tapi ko rambutnya agak hitam, bule beneran ga ya 😛 ; tunggu jangan kegirangan dulu, coba cek profilenya, kerjaannya sebagai apa, pendidikan, agama, dll.

    Oke sepertinya profilenya cocok dengan yang saya cari. Akhirnya kita bisa saling kirim email, lalu chat di msn. Setelah beberapa waktu, saya sreg kasih no hp saya, lalu dia sering telp dan sms saya.

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

error: Content is protected !!