Tag: anak kecil berkebun

  • Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar. Pada video dibawah ini saya ingin share keadaan kebun di balkon saat musim panas 2020, panasnya sampai hampir akhir Juli ini menurutku menyenangkan, tidak terlalu panas, semoga tidak sampai ada panas lewat 35 an derajat C supaya bisa lihat-lihat kebun saat matahari menyinari balkon.

    Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Selain menyiram tanaman, dua anak kecil Benjamin dan Lisa yang juga asisten berkebunku saya ajari merapikan tanaman. Mencabut dedaunan yang sudah kering dan saya kasih tahu abang Ben untuk cabut tanaman liar juga.

    Kalau Lisa lebih suka memetik apa aja yang terlihat mulai merah dan bisa dimakan haha, disuruh cabut daun kering, daun yang hijau dan bunga ikutan dia cabut juga.

    Namanya anak kecil biasalah suka ngeyel kalau diajari, ada tanaman yang tidak perlu digunting, melainkan hanya dicabut pelan saja sudah akan lepas itu daun kering dari tanamannya, eh si Ben maunya gunting daun keringnya haha.

    Benjamin suka berkebun, ini anak tidak bisa lihat buah ada bijinya, apa-apa mau minta ditanam. Saya makan apel, pir dia minta bijinya, adiknya makan plum dan cherry dia bilang „bijinya buat aku yaa“ ; padahal kalau nanam buah dari bijinya paling tidak butuh waktu 10 tahun lihat bakal buah pertamanya.

    Baca juga: Pohon Buah Depan Rumah yang Umumnya ditanam di Jerman

    Si bocah sih tidak terlalu peduli hasil akhir (buah), dia suka lihat prosesnya. Mulai dari nanam benih/bijinya, trus disiram, kalau numbuh dia girang banget, trus setiap hari ada 1 cm numbuh daun baru aja dia pamerin itu hasil tanamnya ke bapaknya haha.

    Saya kasih tahu juga si bocah, kalau bibit baru numbuh kecil begitu taruh ditempat teduh, kalau kena sinar matahari terik akan mati kepanasan. Sejauh ini ada sih nasehat ku yang dia ikuti, tapi kalau menurut dia tidak masuk akal, tidak diikuti anjuranku haha, misalnya kalau panas terik tanaman disiram kan tidak ada gunanya, itu tanaman lagi kerja melakukan proses fotosintesa, percuma mau disiram akarnya tidak bisa menyerap air dengan baik, lebih baik siram tanaman pagi sekali atau sore setelah sinar matahari tidak mengenai tanamannya lagi, eh dia malah rajin siram tanamannya siang saat panas terik.

    Tulisan Terkini

    Saya kadang puyeng si bocah banyak maunya, mau nanam macem-macem ya bagaiman tempatnya terbatas, trus bagaimana merawatnya kann semakin besar tanamannya harus dipindah ke pot besar, kita hanya punya lahan sempit, berkebun di balkon rumah saja guys.

    Sejauh ini yang berhasil Benjamin tanam dan numbuh seperti biji bunga matahari, biji bunga wisteria, biji tomat hitam dan lainnya bibit bunga-bunga yang saya lupa karena tidak diberi nama.

    Video Ngajarin Anak Kecil Berkebun Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar

    Saya suka sekali berkebun, tergila-gila pokoknya 🙂 . Walau cuma berkebun di balkon, berkebun di lahan sempit begini tetap bisa ko tanaman yang saya rawat berbakti alias bibit yang saya tanam berbunga, sayuran yang saya tanam dari bibit menghasilkan.

    Rumah saya ada 2 balkon nya. Balkon depan ukuran kecil saja, ditempat ini kena matahari sore, yang kalau summer ampuun deh panasnya bisa sampai 40 derajat C. Makanya saya pilih aneka tanaman yang tahan garangnya sinar matahari sore di balkon ini.

    Baca juga: kumpulan merawat bunga anggrek agar subur berbunga

    Balkon belakang ukurannya 2 kalinya balkon depan. Di balkon ini kena matahari pagi dan siang. Kalau summer saya juga menaruh koleksi bunga anggrek saya di balkon. seperti anggrek Dendrobium, Cattleya dan Vanda tahan panas.

    Demikianlah cerita saya mengenai Asisten Berkebun Saya beri Tugas Anak Kecil Ini Cabut Daun Kering dan Tanaman Liar. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

     

  • Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang. Hai pengunjung setia blogku, khususnya sobat berkebun, semoga tidak bosan ya, kalau saya bakalan sering update keadaan kebun balkonku. Mumpung cuaca bersahabat, kalau winter, kebun balkon bakalan tutup 3-4 bulan kan, nah mumpung cuacanya bagus jadi akan lebih sering pamerin keadaan kebun balkonku 🙂 .

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Musim panas begini, kebun balkonku semakin hijau. Cuaca sudah panas harus makin rajin siram tanaman. Kedua anakku yang rajin mengingatkan untuk menyiram tanaman. Kita hanya sekali menyiram tanamannya, yakni siram disore hari saja.

    Kenapa kedua bocah suka menyiram tanaman?, karena mereka senang berantakin kebunku haha. Kalau Benjamin sih sudah bisalah dikasih tahu mana yang sudah bisa dipetik buahnya, dan mana yang hanya boleh dipandangi saja.

    Ada satu tanaman paprika hasil proyek berkebun Benjamin di TK, ditanam bibitnya di TK kan, begitu agak besar, kira-kira 10 cm deh baru dikasih ke murid TK, untuk lanjut dirawat dirumah masing-masing. Waktu Benjamin terima tuh tanaman paprika belum berbunga, lalu saya repotting/ganti media tanamnya, eh sekarang sudah banyak sekali bunga paprikanya, dan sudah kelihatan beberapa pentil buahnya, si Benjamin senang bangetlah!.

    Menanam Paprika di pot
    Jagoanku dengan tanaman paprika yg dia tanam dari bijinya. Proyek berkebun dari taman kanak kanak

    Setiap hari dia ngocehin tuh tanaman, dipegang-pengang juga. Karena diajak ngobrol tiap hari kali ya makanya tuh paprika tumbuh subur haha. Apakah kamu yang hobi berkebun kadang berbicara dengan tanamanmu? 🙂 .

    Tugas Benjamin menyiram tanaman-tanaman, saya kasih tahu mana yang boleh disiram dan mana yang menjadi bagian saya menyiram. Selesai menyiram tanaman, Benjamin suka memetik tomat-tomat yang sudah matang. Kita punya 4 pot tanaman tomat, ada 2 jenis tomatnya yakni tomat kecil lonjong ‘Dolly’ F1 (Lycopersicon esculentum) warna kuning dan tomat Cherry ‘Sakura’ F1 berwarna merah, keduanya beli di onlineshop baldur.de .

     

    Video Balcony Garden Tour 2018 – Bulan Juli di Balkon Belakang

     

    Sudah beberapa tahun terakhir saya puas belanja bibit tanaman (youngplants) di baldur.de . Tomat pasti saya beli deh, tahun lalu saya beli jenis yang lain. Pengennya tiap tahun coba nanam tomat yang berbeda. Tomat yang saya beli yang bentuknya unik, karena kalau tomat biasa yang bulan buat bikin sambal tuh, wah buanyak sekali di supermarket dan summer begini melimpah murah meriah, makanya saya lebih suka punya sesuatu yang berbeda.

    Saya beli bibit/tanaman yang kecil youngplants istilahnya, karena kalau nanam sendiri dari bibit/biji kadang lama, belum sempat panen, atau baru sebentar panen eh sudah keburu winter. Beli berupa youngplants juga bukan gampang merawatnya loh. Ibaratnya merawat bayi nih tanaman youngplants ukurannya mini, kecil imut-imut, kalau tidak tahu merawatnya, bakalan mati!. Kalau mau lihat ukuran youngplants tanaman-tanaman yang kubeli tahun 2018 ini silakan dibawah ini:

    Video Unboxing Bibit Bunga & Tomat Baldur Garten 2018

     

    Bisa dilihat youngplants tomatnya kecil banget ya, begitu dirawat dengan tender love care (TLC), akhirnya mereka berbakti, memberikan banyak sekali tomat yang lezat. Lisa dan saya yang selalu menikmati kelezatan 2 jenit tomat tersebut, sedangkan abang Benjamin lebih suka jadi tukang petiknya saja haha, dia tidak suka makan tomat dan buah-buahan!, yang Benjamin mau makan hanya buah apel dan pir.

    Cherrytomate 'Sakura' F1 dari satu ranting menghasilkan sampai 20 tomat, keren banget deh
    Cherrytomate ‘Sakura’ F1 dari satu ranting menghasilkan sampai 20 tomat, keren banget deh

    Selain 2 jenis tomat, saya juga beli beberapa jenis bunga bentuk youngplants juga. Video keindahan bunganya akan menyusul kemudian ya, karena kalau bunga-bunga saya taruh di tangga mau masuk rumah. Kalau mau lihat hasil yang kutanam tahun lalu silakan di Video Young Plants From Baldur Garten 2017 .

    Lisa belum bisa menyiram tanaman (yang disiram baju dan kaki dia haha), jadi dia saya kasih kesibukan tersendiri. Ada pot besar yang sudah tidak ada tanamannya, jadi buat mainannya Lisa. Saya sediakan beberapa pot kosong dan sekop kecil untuk digunakan dia.

    Saya kasih kesibukan supaya saya leluasa menyiram tanaman, tanpa gangguan dan tanpa saya terus-menerus teriak „jangan petik itu, jangan dicabut name tag bungannya, Lisa jangan dimakan daunnya!“ haha cerewet banget saya deh!.

    Baca juga: Lisa Marie Anak Kecil yang Suka Berkebun

    Si adik saya kasih kesibukan, ternyata si abang mau main tanah juga, padahal abang sudah saya kasih tugas siram tanaman. Alhasil, adik teriak-teriak karena mainan dia di garap abangnya juga. Abang adik bikin drama di balkon! Lalu saya teriak: „..selesai kerjaan hari ini, masuk dan mandi“! Haha.

    Gile bener dah rusuh hampir setiap hari di balkon. Biarlah kedua anakku puas-puasin main dibalkon, kalau musim gugur dan winter bakalan 4 bulan tidak bisa main dibalkon. Paling ya saya jadi sering bawel saja. Berkebun dibalkon bukan seperti berkebun di lahan yang luas. Dibalkon tuh sempit, tanaman-tanaman juga rapat-rapat nanamnya, kebun dikunjungi 2 anak kecil, buat kedua bocah seperti melihat tempat bermain yang menyenangkan haha.

    Kalau dirumah omanya, bebas mereka petik apapun yang mereka mau, karena kan lahannya luas, dan oma juga tidak melarang kedua abang adik ini kalau petik-petik daun. Seringkali saat saya melarang malah oma bilang biarin saja, itu bikin mereka senang.

    Abang Adik Bebas Main di Taman Rumah Oma

    Harapanku, semoga bibit-bibit dan tanaman yang kurawat banyak yang berbakti sampai menjelang musim dingin nanti.

    Video seri balkon tour 2018:

     

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Oh ya saya punya blog khusus buat cerita-cerita tentang tanaman, soalnya kalau cerita di blog utama ini, kalau yang tidak suka tanaman bakalan enek kali kalau saya cerita tanaman melulu hehe, jadi yang suka tanaman bisa follow atau sesekali mampir ke Blog Kebun Emaknya Benjamin .

     

  • Mengenai Putriku Anak Kecil yang Suka Berkebun

    Mengenai Putriku Anak Kecil yang Suka Berkebun

    Mengenai Putriku Anak Kecil yang Suka Berkebun. Untuk kesekian kalinya si bocah kulepas main di balkon. Baru buka pintu saja sudah girang bukan kepalang.

    Lisa Marie Anak Kecil yang Suka Berkebun
    Sexy Lady yang Suka Banget Berkebun

    Karena kita tinggalnya diatas (dachwohnung) jadi saya berkebunnya di balkon. Rumah ini ada dua balkon, balkon belakang didepan kamar tidur utama ukurannya lebih besar, sedangkan balkon depan rumah, ukurannya kecil.

    Sudah hampir 6 tahun kita tinggal dirumah ini, jangan ditanya deh ya saat musim panas, karena diatas ya panas banget!. Seingatku paling menyiksa adalah 3 tahun terakhir ini. Bulan Juli dan Agustus adalah bulan terpanas, dimana cuaca diluar bisa mencapai 40 an derajat C. Didalam rumah pernah 30 derajat C, Benjamin mandi keringat.

    Baca juga: Musim Panas Enaknya Ngapain?

    Kembali ke soal berkebun, anak-anak saya izinkan ke balkon, saat saya akan bongkar tanaman, kalau tidak wah bakalan dirusak deh tanaman-tanamanku. Misalnya saat saya ambil air kedapur buat siram tanamn, balik kebalkon, Sudah kulihat umbi bunga lily yang mulai numbuh sudah tercabut umbi bunganya. Benjamin tidak mau mengaku kalau dia yang melakukannya, sedangkan adiknya jauh dari posisi Benjamin saat itu, jadi saya tidak bisa menuduh si kecil 😀 .

    Kalau tidak ada acara bongkar tanaman, setiap hari Lisa saya gendong saat saya meniyram tanaman, kalau si bocah dilepas, bisa dilihat tingkah lucunya seperti video dibawah ini 😀 .

    Persis saya emaknya, sepertinya kedua anakku bakalan suka berkebun. Saya tidak kuatir dengan baju dan sepatu/sendal anak-anak yang menjadi kotor saat berkebun. Kebahagian mereka, membuat saya bahagia. Saya tidak cerewet jangan begini, jangan begitu, asal tanah tidak dimasukkan kemulut, ya saya bebaskan kedua anakku pegang tanah.

    Mawar-mawar saya sudah mati semua 🙁 . Saat masih ada bunga mawar, saya jauhkan dari jangkauan anak, karena bahaya kalau tertusuk durinya. Benjamin sudah bias diberitahu, jangan pegang sambil ditunjukkan duri mawarnya, sedangkan si kecil Lisa belum mengerti jadi saya taruh pot mawarnya jauh dari jangkauan dia.

    Kuku kedua anakku selalu kuperhatikan potong pendek, jadi tidak ada alasan tanah yang menempel di kuku anak. Saya lebih suka anak-anak bermain bebas diluar rumah, ketimbang mereka bikin kacau didalam rumah dan berteriak atau berlari-lari didalam rumah.

    Pada video dibawah ini Lisa marie berumur 14 bulan. Dia Lahir pada Maret 2017.

    Video Sexy Lady yang Suka Banget Berkebun

     

    Pada video dibawah ini ada gaya abangnya dulu saat pertama dilepas ke balkon saat Benjamin usia 16 bulan.

    Video Gaya Kedua Anakku yang Suka Berkebun

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Baca juga: 4 Tanaman Pembawa Rejeki Di dalam Rumah

error: Content is protected !!