Tag: anak alergi

  • Cerita Benjamin dan Urusan Makanannya

    Cerita Benjamin dan Urusan Makanannya

    Cerita Benjamin dan Urusan Makanannya. Halo pembaca setia, kalau sebelumnya saya pernah cerita mengenai Benjamin dan Macam-macam Mainannya, nah kali ini mau lanjut lagi cerita mengenai jagoanku mengenai tema “makanan”.

    #Makananbayidananak

    Untuk urusan makan sejak lahir sampai sekarang usia 24 bulan (2 tahun 15 Juli 2016 🙂 ) tidak ada kendala apapun. Sejak Ben mulai diperkenalkan dengan makanan padat hingga saat ini saya selalu masak sendiri. Kalau ke rumah oma nya kadang makan makanan sama dengan orang dewasa dibuat lebih kecil potongannya, sering juga dikasih makanan botolan.

    Kenapa saya masak makanan anak, kenapa tidak beli jadi aja simpel tinggal suap toh hehe?. Begini alasan pribadi saya:
    1. Lebih hemat biaya loh! 😀 . Kalau beli makanan jadi botolan 1 gelas 1 euro Rp. 15.000 sehari makan 2 kali, dalam sebulan 60 euro bo!. Ya ada juga yang dibawah satu euro tapi ko hati ragu-ragu entah apa isinya, beli buat anak ko yang murahan? makanan bergizi atau tidak dengan harga segitu?.

    2. Mengetahui isi/bahan makanan yang saya kasih. Si Benjamin alergi berat dengan kacang tanah dan putih telur.

    Cerita alergi pada anak. Waktu usia Benjamin 10 bulan, si Benjamin minta cemilan yang saya lagi makan, ya saya kasihlah beberapa biji tuh snack kacang (bukan murni kacang loh). Eh besoknya ko badannya merah-merah. Saya nanya bapaknya apa kena campak ya nih anak. Saya teringat waktu Benjamin bayi pernah juga satu kali begitu, saya sampai google cari tanda-tanda anak kena campak.

    Lah si Ben baik-baik saja tidak demam. Saya ingatlah sehari sebelumn menyusui saya santap kacang goreng, karena saya pernah baca postingan seorang blogger yang bilang kalau makan kacang bisa menambah asi makin banyak. Setelah Benjamin kedua kalinya badannya merah-merah begitu jadi saya simpulkan nih anak alergi kacang tanah. Saat itu kita tidak pergi ke dokter karena masih ringan alerginya.

    Gatal alergi karena Benjamin sehari sebelumnya santap sncak kacang sama emaknya. Benjamin 10 bulan. Foto Mai 2015
    Gatal alergi karena Benjamin sehari sebelumnya santap sncak kacang sama emaknya. Benjamin 10 bulan. Foto Mai 2015

     

    Saat Benjamin 18 bulan saya pernah satu kali kasih 1 butir telur rebus (baru mau coba), saya campur ke makanannya dalam beberapa menit bagian atas dan bawah bibirnya langsung merah, beberapa jam kemudian anaknya lemas, bentol-bentol, muntah dan akhirnya tengah malam bawa ke rumah sakit. Dibawah kerumah sakit beberapa kali kita tunda karena bentol-bentol alerginya hilang timbul.

    Setelah beberapa suap sih saya lihat bawah bibirnya ko merah, sayang makanannya kalau tidak dilanjutkan dikasih, jadi saya teruskan sampai habis (saya belum sadar nih anak kena alergi). Setelah makan bapak dan anak pergi mengunjungi omanya Ben. Kalau tidak salah ingat sejam kemudian omanya telp katanya Benjamin tidak bergairah, lemas dan hanya mau tiduran di lantai, plus badannya bentol-bentol.

    Gatal alergi karena Benjamin dicoba kasih makan telur rebus. Benjamin 18 bulan. Foto des 2015
    Gatal alergi karena Benjamin dicoba kasih makan telur rebus. Benjamin 18 bulan. Foto des 2015

     

    Untuk makanan kemasan jadi kalau ada kandungan kacang dalam persentase sangat kecil bisa saja tidak ditulis. Bisa juga minyak kacang misal dalam campuran salad dressing kalau kandungannya sangat kecil biasanya tidak tercamtum dalam label makanan. Minyak kacang di gunakan karena harganya yang lebih murah.

    Waktu Benjamin tes alergi, dokter anak menceritakan kisah yang tragis berhubungan dengan alergi kacang ini. Ada orang yang sampai meninggal saat jamuan makan karena adanya campuran minyak kacang dalam salad dressing. Biasanya orang-orang alergi berat siap sedia dengan obat-obat atau alat medis disamping mereka, sayangnya sudah telat untuk dipakai pada orang yang di ceritakan pak dokter ini. Seperti yang saya bilang diatas, kalau untuk jumlah sangat amat kecil biasanya minyak kacang tidak ditulis pada label makanan.

    Baca juga: Teka Teki Antara Keracunan Jamur Liar atau Keracunan Kerupuk Udang

    Waktu pak dokter bicara kita ko jadi agak serem gitu hahaha. Tes alerginya gratis, termasuk dokter memberikan 1 tas isi alat medis dan obat-obatan untuk pencegahan atau pengobatan darurat. Bahkan ada alat suntik khusus yang kalau misal ada kejadian shock anafilaksis maka langsung di suntikkan ke paha si anak untuk pencegahan sesegera mumgkin.

    Peralatan medis dan obat Benjamin kalau misal terkena akibat alergi berat
    Peralatan medis dan obat Benjamin kalau misal terkena akibat alergi berat

     

    Ada juga alat isi obat hirup. Beberapa bulan pertama tas medis ini selalu kita bawa kalau ke luar rumah, belakangan sih sudah tidak pernah lagi karena kita sebagai orangtua selalu ada di samping Benjamin. Oma opanya Benjamin juga sudah tahu mengenai alergi Ben, jadi pasti menghindari kasih kacang dan telur. Emak mertuaku sih agak parno kalau kasih makanan jadi, sering beliau nanya dulu ke saya ini bisa gak ya, kandungan ini boleh gak ya.

    Pernah kejadian disuatu acara kumpul-kumpul, ada teman kita mau kasih snack kacang, nah untungnya bapaknya Benjamin disebelah Ben dan bilang kalau Ben ada alerginya.

    Sebelum punya anak saya tidak kepikiran loh kalau mau kasih sesuatu buat anak kecil. Misal kasih permen atau snack lainnya. Sekarang malah mikir kalau bikin acara ultah begitu berarti harus tanyain ortu anak-anak para undangan ya, apa anak yang diundang punya alergi atau tidak.

    Baca juga: Baru Kepikiran Masak Mpasi dengan Rice Cooker ternyata Simple Banget

    Balik mengenai membuat makanan anak. Di internet banyak sekali aneka resep mpasi yang bisa di praktekkan. Saya tidak pakai resep lagi, tinggal kreasi sendiri saja.

    Pertama kali Ben dikasih mpasi usia 4 bulan, sama dokter sudah disarankan kasih, toh saya juga tidak full asi (asi sedikit siap-siap diceramahi ibu-ibu pro asi haha)

    Cerita Benjamin dan Urusan Makanannya. MPASI Benjamin, pertama kali kasih wortel 2 sendok. Minggu berikutnya porsi makin ditambah, berikutnya campur kentang dll
    MPASI Benjamin, pertama kali kasih wortel 2 sendok. Minggu berikutnya porsi makin ditambah, berikutnya campur kentang dll

     

    Dokter bilang pertama kali berikan sayuran karena kalau pertama kali dikasih buah-buahan, maka si bayi sudah tahu rasa buah yang manis dan akan menolak sayuran yang tidak ada rasanya.

    Saat mpasi pertama Benjamin makan wortel halus, hanya 2 sendok saja untuk memperkenalkan dulu. Puas saya karena anaknya makan. Hari berikutnya menu masih sama. Bulan depannya tambah kentang. Bulan kedua atau ketiga lupa tepatnya hehe mulai diperkenalkan dengan buah, mulai dari pisang lalu pepaya dan apel.

    Setelah Benjamin tidak makan hanya wortel saja, saya buat makanan untuk 1-2 minggu. Makanannya saya taruh di botol gelas dan simpan di freezer. Separuh pakai daging dan separuh lagi menu ikan. Masak awalnya di satu panci, nasi dan sayuran (kalau sayuran hijau masak saat mau makan jadi fresh). Lalu bagi dua untuk campur dengan menu daging dan satunya lagi menu ikan. Kalau lagi bayi pakai blender menghaluskan makanannya. Giginya Benjamin sudah banyak jadi saya gunakan mixer tangan untuk buat hancur kasar.

    Video Benjamin makan (durasi 1:56)

    Saat makan ya Benjamin duduk manis di bangku makannya, kita tidak punya asisten rumah yang bisa disuruh kejar mengejar anak saat makan, atau bawa ke jalanan supaya si anak mau makan 😆 . Sejak dikasih mpasi pertama kali nih bocah sudah di biasakan kalau makan duduk ditempat bangku. Kalau sore hari mau kasih snack atau cemilan ya bolehlah di ruang tamu sambil kita nonton atau ke balkon sambil lihat bunga-bunga yang indah.

    Biasanya saya kasih makan Benjamin duluan baru saya masak buat sendiri. Saat Benjamin sudah lewat usia setahun ternyata nih anak celamitan haha. Saya duduk santai sambil nonton tv makannya, kadang-kadang sih sambil nonton ini kalau lagi banyak film rekaman yang belum ditonton 😀 . Lah si bocah belum setengah jam sudah makan, dia malah minta makanan saya lagi gggrrrhhh cerewet nih bocah bilang “mamam mamam” sambil dia duduk di kaki saya. Kalau begini saya jadi tidak bisa campur makanan saya dengan sambal kan :/ . Saya makan nasi goreng, mie goreng apapun yang saya makan sering sekali Benjamin minta jatah makanan saya 😆 .

    Kalau mau makan tenang ya saat Benjamin tidur siang, artinya makan saya telat banget jam 2 atau 3 sore.

    Cerita Jurnal Benjamin lainnya bisa dilihat pada Jurnal anak-Benjamin.

  • Perkembangan Benjamin Usia 11 ke 12 Bulan

    Perkembangan Benjamin Usia 11 ke 12 Bulan

    Perkembangan Benjamin Usia 11 ke 12 Bulan. Sampailah kita di milestone Benjamin 11 ke 12 bulan. Horeee Benjamin jagoanku sudah 1 tahun usianya <3 . Sama seperti bapak dan emaknya yang tidak pernah merayakan ulang tahun, cuma menerima kado saja haha, begitu juga Benjamin, tidak dirayain ultahnya. Benjamin lahir 15 Juli 2014 melalui operasi sesar, ceritanya (baca: Cerita Melahirkan Melalui Operasi Caesar ) .

    Entahlah apakah saya akan melanjutkan menuliskan milestone berikutnyanya (12 bulan ke 13 bulan), namun kali ini saya ingin menceritakan perkembangan Benjamin saat 11 bulan:

    • Benjamin bisa mengambil benda-benda yang lebih tinggi letaknya dari dia. Caranya si anak berjinjit meraih benda tersebut. Ben bisa loh ambil dompet saya diatas rak/lemari padahal lemari tersebut lebih tinggi dari Ben. Girang sekali si Ben saat berhasil mengambil dompet mamanya. Pas saya lihat, saya mau ambil dong domept tersebut, jadi kami kejar-kejaran dari ruang tidur ke dapur dan berakhir di kamar mandi.

    Perkembangan Benjamin Usia 11 ke 12 Bulan. Benjamin ambil dompet mama nih. Dari kamar tidur kabur ke kamar mandi. Susah sekali minta balik dompetnya tuh
    Benjamin ambil dompet mama nih. Dari kamar tidur kabur ke kamar mandi. Susah sekali minta balik dompetnya tuh

     

    • Bisa angkat benda yang berat. Misal botol air mineral kemasan 500 ml terisi penuh bisa di bawa kemana-mana. Sering juga menggeser mainan dari kayu. Buat saya saja tuh mainan agak berat, eh si Ben bisa geser atau pernah juga diangkat (pegang besinya). Kotak kayu mainan tersebut kami taruh sebagai penghalang meja dan sofa, karena Ben sering lihat kami ortunya angkat tuh mainan jadi dia tahu cara memindahkan mainan tersebut.

    Mainan dari kayu ini padahal berat banget, bisa didorong si Ben, atau gaya mau diangkat sambil teriak uhhhh
    Mainan dari kayu ini padahal berat banget, bisa didorong si Ben, atau gaya mau diangkat sambil teriak uhhhh

     

    • Mengerti instruksi/perintah sederhana. Kalau saya lihat Ben memungut sesuatu dari lantai (sampah, remah makanan atau benda kecil sekali), lalu saya bujuk minta sampahnya, dia akan kasih. Seringnya sih Ben nolak lalu kabur bawa sampah tersebut, lalu kami kejar-kejaran karena Ben sering masukin mulut tuh benda kecil yang dia pungut *gggrrrhhh bikin emosi jiwa.

    • Tiap kali mau kasih susu (dalam botol) saya bilang aja ke Ben „Ben minum susu yuk, sini sayang“. Nanti Ben akan mengikuti saya ke kamar tidurnya, Ben sudah mengerti jadwal dia minum, termasuk sudah mengerti omongan saya. Begitu pula saat makan siang, saya tinggal panggil dia sambil tunjukkan piring makannya, nanti Ben akan datang ke meja dia.

    • Ben sudah banyak ngomongnya, hanya kami orangtuanya banyak belum mengerti bahasanya si Ben haha. Paling sering Ben bilang „sudah“ dihilangkan huruf s nya jadinya „udah“, „mama“, „bababa“. Bilang mamam alias makan sudah lancar sekali.

    Tiap kali lihat makanan dia akan bilang „mamam“, kami pergi jalan-jalan lihat makanan entah ditoko atau pas lewat dia akan bilang „mamam“. Nah kalau minum si Ben menganggap makan juga kali ya, jadi minum (minuman) pun dibilang mamam sama dia. Setiap kali dia salah saya ralat terus, bilang „minum, bukan makan. Minummmmm Ben“, tetap saja dia jawab “mamam“.

    *klik gambar untuk melihat ukuran penuh

     

    • Minum dari gelas sudah lancar walau kadang bocor hehe alias keluar tuh airnya. Minum pakai sedotan juga sudah bisa, cuma jarang gaya ini karena sedotannya malah diambil buat mainan. Paling top adalah minum dari botol air. Sudah dari umur 7 bulanan Ben bisa minum dari botol air saya.

    Kalau lagi skype an sama opung di Jakarta jangan dikasih minum dari botol karea diomelin haha. Kata opungnya Ben nanti gigi Ben rusak kena botol beling. Kalau bapaknya yang kasih tidak bisa, selalu tumpah dan baju Ben jadi basah. Yang tahu kiatnya saya aja emaknya haha. Bagusnya posisi Ben digendong model berdiri, lalu botol pelan-pelan tuang airnya. Kalau anaknya duduk malah bocor alias keluar airnya, jadi basah bajunya Ben. Sudah sebulanan ini tidak pernah minum dari botol beling lagi karena saya tidak kuat gendong lama si Ben, sudah hampir 10 kg berat euy.

    Video Benjamin jago minum dari botol beling

     

    Pada video diatas, saya nyebut bier, bukan Ben minum bier ya, melainkan bapaknya yang minum. Dirumah kami minum jarang banget minum pakai gelas, langsung dari botol kami glek. Air minum beli yang botolan karena masak air mahal listriknya. Airnya namanya sprudelwasser air soda atau air berkarbonasi. 4 tahun di Jerman saya sudah jadi suka banget jenis air tersebut.

    • Usia 11 bulan ini bertambah 2 giginya Benjamin, yakni numbuh gigi atas. Jadi total sudah 4 gigi, 2 dibawah dan 2 diatas.

    Selain alergi kacang tanah, ternyata Ben kicik alergi telur!. Untuk pertama kalinya saya ingin memberikan telur rebus ke Ben, mau tahu apakah Ben alergi telur atau tidak, ternyata dia tidak bisa makan telur. Satu butir telur rebus saya campurkan ke makan siang Ben hari itu, saya blender halus.

    Makanan belum habis, sekeliling bibir Ben sudah merah. Bapaknya sih sudah bilang “merah tuh bibir si Ben”. Saya tetap lanjutkan kasih makanannya sampai habis, sayang sudah dimasak hehe. Pipi Ben jadi muncul bentol-bentol kecil, kulitnya merah, anaknya mulai garuk-garuk. Sama bapaknya dikompres air dingin, untunglah tidak sampai 30 menit hilang bentolnya.

    Lalu bapak dan anak pergi mengunjungi omanya Ben di kota sebelah. Biasanya paling sedikit 4 jam disana, lah ini baru 2 jam sudah pulang. Katanya Ben garuk-garuk melulu, dimandikan bentolnya malah tambah parah, lalu yang biasanya Ben ceriah tidak bisa diam main, hari itu lemes diam saja tidak bergairah.

    Mau ke rumah sakit, bentolnya sudah menghilang. Ternyata 2 jam kemudian saat tidur si Ben tidak bisa pules tidurnya, dia teriak-teriak (pasti karena gatal). Kami lihat bentolnya makin banyak, jadilah ke rumah sakit dekat rumah. 21.30 sampai rumah sakit, mengantri lama. Jam 12 malam baru dirumah kembali. Ben alergi putih telur.

    Sehari setelah hilang gatal alergi, Ben kembali ceria. 28 Juni 2015
    Sehari setelah hilang gatal alergi, Ben kembali ceria. 28 Juni 2015

     

    Kalau ada kesempatan pengen cerita khusus mengenai alergi telur ini dan alergi kacang. 13 Juli lalu jadwal pemeriksaan rutin (U6) ke dokter anak. 16 Juli nanti Ben akan diambil darah untuk dicek di lab, karena kata dokter alergi kacang berbahaya. Kalau telur malah disuruh coba kasih lagi buat ngetes. Kita sudah ada obat alerginya dirumah, kalau memang bentol lagi bisa langsung kasih obat penawarnya.

    Foto-foto dan video Ben saat usia 11 bulan seperti dibawah ini:

    Mamamaaa keluarkan Ben dong. Bos kecil ngamuk, semua barang dari boks dilempar.
    Mamamaaa keluarkan Ben dong. Bos kecil ngamuk, semua barang dari boks dilempar.

     

    Benjamin menjatuhkan wadah petikan kuntum bunga buat pembibitan gggrrr lalu dihancurin kuntum keringnya. Serius sekali nunjukin
    Benjamin menjatuhkan wadah petikan kuntum bunga buat pembibitan gggrrr lalu dihancurin kuntum keringnya. Serius sekali nunjukin

     

    Entah kenapa setiap kali Benjamin dipotret pakai tablet selalu gaya mulut terbuka lebar begitu. Manggap melulu Ben yaa. Benjamin 11 bulan.
    Entah kenapa setiap kali Benjamin dipotret pakai tablet selalu gaya mulut terbuka lebar begitu. Manggap melulu Ben yaa. Benjamin 11 bulan.

     

    Benjamin lagi suka main Ciluk ba
    Benjamin lagi suka main Ciluk ba

     

    Ben dan kuda pony kesayangan
    Ben dan kuda pony kesayangan

     

    Video Benjamin ceritanya dorong mobil

     

    Selamat ulang tahun Benjamin sayang jagoan mama dan papa, tetap jadi anak lucu yaa Ben supaya ada bahan cerita di blog emakmu ini haha <3 .

    Waktu cepat sekali berlalu, tak terasa jagoanku Benjamin sudah 1 tahun usianya. Foto kiri Ben usia 1 minggu saat kami mau pulang dari rumah sakit.
    Waktu cepat sekali berlalu, tak terasa jagoanku Benjamin sudah 1 tahun usianya. Foto kiri Ben usia 1 minggu saat kami mau pulang dari rumah sakit.

     

    Artikel terkait:
    Cerita Benjamin Bisa Jalan
    Berbagai Macam Gaya Tidur Benjamin
    Peran Ayah Dalam Keseharian Bayi

error: Content is protected !!