Petunjuk Melakukan Pernikahan di Swiss

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Sebelum melakukan perjanjian melalui email, pemohon harus memastikan kelengkapan dokumen yang diperlukan. Permohonan yang tidak lengkap akan ditolak.

Berkas yang sudah diterima akan diteruskan ke Kantor Catatan Sipil yang berwenang di Swiss untuk di proses. Kantor Catatan Sipil tersebut kemudian akan menerbitkan Surat Izin untuk Menikah.

Permintaan akan dokumen tambahan yang diajukan oleh Kantor catatan Sipil yang berwenang mungkin saja akan terjadi apabila dibutuhkan.

Seluruh proses memakan waktu 3 bulan (Puji Tuhan untung saya cuma 2 bulan 🙂 ), kemungkinan memakan waktu lebih lama bisa saja terjadi apabila dibutuhkan dokumen-dokumen tambahan dari negara lain.

Surat izin untuk Menikah selanjutnya akan diteruskan ke Kedutaan Besar Swiss di Jakarta untuk di terjemahkan.

Biaya minimum untuk terjemahan, pengesahan dan pengiriman dokumen ke Swiss adalah kurang lebih CHF 215. Untuk biaya Pembuatan Surat Izin Menikah akan dikenakan biaya tambahan minimum sebesar kurang lebih CHF 200. Pembayaran dalam bentuk IDR dengan kurs yang ditentukan oleh kedutaan (biaya tersebut tahun 2011 ya).

Setelah pernikahan dilangsungkan, warga negara Indonesia harus mendaftarkan pernikahan tersebut di kedutaan besar republik Indonesia di Bern (Legalisasi Akta Nikah Luar Negeri di KBRI Bern) .

Semoga informasi ini berguna buat kamu. Sebagai penutup mau kasih nasehat nih.:
• Banyak berdoa.
• Rasa mual, mau muntah, tidak nafsu makan, mau marah, mau cekek orang akan timbul, siapkan dirimu dengan baik :mrgreen: .
• Siapkan mental buat bolak balik mengurus surat-surat, kalau ogah mengurus sendiri kasih ke agen, biaya ngurus 2 surat hingga legalisir sekitar Rp.3 juta, saya tidak tahu kalau sekarang. Saya juga tidak tahu agennya.
• Miliki kesabaran yang gedee. Kepala boleh panas 👿 , tapi hati harus adem. Hati boleh dongkol menghadapi petugas di kantor kelurahan, kementerian termasuk petugas di kedutaan tapi wajah harus tetap tersenyum menghadapi mereka, mulut harus manis mengucapkan kata-kata kepada mereka supaya surat cepat selesai.
• Beli banyak materai di kantor pos supaya murah.
• Foto kopi semua surat-surat yang penting di tempat murah.
• Semua berkas asli termasuk KK kamu akan dikirim ke Swiss, jadi jangan tanya ke petugas di kedutaan, karena kamu akan di maki-maki 🙄 . Tanyain KK kamu ketika sudah di Swiss (catatan sipil), minta aslinya kalau hilang repot toh.
• Dokumen tidak perlu di terjemahkan ke bahasa Jerman, karena kedutaan Swiss Jakarta yang akan melakukannya, kita cuma bayar saja, terima beres deh.
• Kalau ada duit lebih, akan dibalikkin kedutaan. Lumayan saya dapat balik 100 an CHF.
• Semua surat sudah selesai, sudah ditangan, sudah beli tiket pesawat, siap terbang ke Swiss. Sujud sykurlah perjalanan panjangmu berakhir. Teriak sekuat-kuatnya, bersyukur nafsu makan balik lagi 😀 .
• Dongkol di hati dengan petugas, saatnya maki-maki mereka, yang mau laporin, silakan laporin curhat ke email kantor-kantor diatas. Pokoknya kalau semua dokumen sudah beres dulu yaa 😉 .

Kalau pernikahannya akan dilakukan di Indonesia, persyaratannya sama saja seperti diatas. Untuk detailnya klik disini.

Note: pada saat mengurus surat izin untuk menikah di Swiss, saya juga mengurus Long Stay Visa ke Swiss (visa D) jadi begitu pernikahan selesai saya tinggal selamanya di Swiss dan urus izin tinggal disana, tidak perlu balik lagi ke Indonesia. Pengajuan pengurusan Long Stay Visa ke Swiss (visa D) silakan klik disini.

Pertanyaan melalui email tidak akan saya balas kalau jawaban yang Anda tanyakan sudah ada di tulisan ini. Silakan baca tulisan saya dari awal hingga selesai. JANGAN MALAS MEMBACA!. Kalau tidak puas silakan datang langsung ke kedutaan Swiss.

Oke sampai disini ya cuap-cuap saya. Dibawah ini boleh pamer foto saya ketika menikah ya 😆 .

Our Civil Marriaged (Foto: dok. pribadi)

Our Civil Marriaged. Menikah di catatan Sipil Swiss (Foto: dok. pribadi)

Met online April 1st 2010
Met in Real Life June 26th 2010
Official Proposal November 26th 2010
Civil Marriage July 20th 2011
Holy-matrimonial April 20th 2012
We made it Frank.
I love you,
-Nella-

Daisypath - Personal pictureDaisypath Anniversary tickers

Artikel Terkait:
Proses Pengajuan Long Stay Visa ke Swiss (visa D).
Pengalaman Pusingnya Apply Long Stay Visa Jerman.
Legalisasi Akta Nikah Luar Negeri di KBRI.

Advertisements

71 Comments

  1. Dewi fitria
  2. veronica
  3. ER
    • paulus suparjo
  4. mysukmana
  5. fufu christie
  6. Ria
  7. 'Ne
  8. Wie
  9. Ria
  10. Yun
      • Yun
      • Yun
  11. Ria
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: