Mengenai usim Dingin di Jerman (4)

Mengenai usim Dingin di Jerman (4). Beberapa hari belakang ini saya sering chating dengan teman saya yang baru saja datang ke Eropa. Dia datang untuk menikah dan menetap di luar Indonesia. Teman saya ini datang tanggal 6 atau 7 Maret lalu, dan saat itu cuaca sudah cerah sekali. Suhunya sudah mencapai 19 derajat C.

Beberapa hari kemudian ternyata salju turun lagi dan temperatur turun drastis. Teman saya ini bisa lihat salju tebal deh πŸ˜‰ . Berhubung cuacanya dingin kembali, ya kami berbincang-bincang mengenai cuaca dingin. Teman saya bilang dia merasa kedinginan di rumahnya.

Mengenai usim Dingin di Jerman (4)

13 Maret 2013 jam 22.20 Oo God minus 4,2 derajat C. Untung Tanamanku sudah dalam rumah (Foto dok. pribadi)

Saya tanyalah: “.. temperatur ruangnya berapa, pakai baju apa?”

Dia bilang suhu ruang 20 derajat C. Dia pakai celana jeans, kaos biasa, kaos kaki dan sendal hotel, dan pakai sarung tangan (dalam rumah hihihi).

Karena saya sudah hampir 2 tahun di Jerman dan sudah 2 kali melewati musim dingin, maka saya sedikit tahulah bagaimana mengatasi rasa dingin. Kalau tubuh kita kedinginan benar-benar tidak enak untuk melakukan aktifitas :?.

Saran saya untuk teman saya untuk mengatasi dingin:

    • Naikkan temperatur penghangat ruang menjadi 23 derajat C. Temperatur segitu nyaman buat saya. Saya sering loh bolak balik melihat temperatur ruang, kalau suhunya 22 derajat C, mulai deh merasa β€žko dingin yaβ€œ lalu cek penghangat ruang apakah berfungsi. Suami dan saya biasanya cek semua pemanas di semua ruangan rumah kita. Kalau suhunya 24 derajat β€žko gerah yaβ€œ hehehe tidak ada puasnya :mrgreen:. Pokoknya 23 derajat C nyaman buat saya.
    • Jangan pakai celana jeans karena jeans menyerap dingin (saya pernah baca dimana lupa deh, google beberapa menit tidak ketemu penjelasan ilmiahnya). Pakai celana training kalau tidak ada ya celana bahan.
    • Kaos kaki wol.
    • Sweater dan jaket training.
    • Sendal rumah, kalau ada yang wol ya lebih bagus. Saya sih pakai sendal yang solnya agak tinggi, pemberian mama mertua. Punya sendal wol jarang dipakai, karena terbiasa pakai yang tinggi jadi merasa pendek pas pakai yang ceper. Pernah beli sendal rumah, bahan wol, tapi alasnya biji kapuk, jadi kalau jalan berisik. Suami komplain disuruh beli yang lain hehehe.
    • Makan yang banyak 😐 ; dengan makan maka tubuh kita akan bekerja dan menghasilkan panas.
    • Minum wine. Lebih sering dulu ketika saya baru sampai Jerman. Mau yang langsung ces pleng seglek vodka yang 30% keatas

πŸ˜† .

    • Jangan berjam-jam hanya berkutat didepan komputer. Harus sering bergerak, jalan mondar mandir kelilingi semua ruangan di rumah, ya beraktivitas lah jadi tubuh juga membakar kalori.

Perlengkapan tempur kalau mau keluar rumah:

  • Pakai long john dulu baru celana bahan.
  • Atasannya bisa 2-3 lapis.
  • Kaos kaki yang wol.
  • Syal, penting dipakai supaya leher tetap hangat.
  • Sepatu yang sesuai.
  • Jaket tebal.
  • Sarung tangan.
  • Penutup kepala, semacam topi tapi dari bahan wol.
  • Pelindung telinga (saya belum punya) belum butuh banget.

 

Kalau saya, bagian tubuh yang paling tidak tahan dingin, tangan dan leher. Kalau keluar rumah harus pakai syal dan sarung tangan. Pelindung telinga dan penutup kepala tidak terlalu berpengaruh buat saya, jarang pakai.

Pemanas Ruangan di Jerman

Ada yang pakai kayu bakar, gas, listrik, minyak dll. Kalau di kontrakan saya gunakan District heating atau teleheating halahh apa pula itu :?:. Singkatnya ya: teleheating atau dalam bahasa Jerman disebut FernwΓ€rme adalah sistem untuk mendistribusikan panas yang dihasilkan di lokasi tertentu (pusat), biasanya untuk kebutuhan pemanasan perumahan dan komersial seperti pemanas ruangan dan pemanas air. Panas diperoleh dari tanaman kogenerasi, pembakaran bahan bakar fosil, pemanasan panas bumi dan matahari juga digunakan, serta tenaga nuklir. Energi panasnya disalurkan melalui pipa-pipa ukuran raksasa ditanam dijalanan. Detailnya silakan disini.

Video Model Pemanas Ruangan Pakai Minyak

 

Kata suami, untuk wilayah tempat kami bermukim ini (Sinsheim), energinya diperoleh dari pembakaran sampah. Biaya kontrakan sudah termasuk biaya pemanas ruang, jadi ya kami tidak irit-irit pakainya, pokoknya bikin ruangan sehangat mungkin.

 

Penggunaan air di Jerman

Semua keran air dirumah ada pengatur panas dan dinginnya. Jadi kalau mau cuci piring, mandi, mesin cuci semuanya pakai air hangat. Kita tinggal atur mau seberapa panas. Kalau air sudah termasuk biaya kontrakan, jadi bisa agak boros air ya hehehe. Nah listrik harus bayar sendiri, jadi hemat penggunaannya.

Pakai mesin cuci, jangan lupa atur air panasnya, tergantung bahan baju yang mau dicuci. Jangan bahan wol dicuci dengan suhu tinggi, bias-bisa celana panjang yang dimasukin keluarnya celana pendek :p . Kalau saya biasanya gunakan 30-40 derajat C.

Demikianlah cerita saya Mengenai usim Dingin di Jerman (4). Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

Baca juga:

70 Comments

  1. pursuingmydreams October 16, 2013
  2. sarvat October 16, 2013
  3. pursuingmydreams March 22, 2013
  4. h0tchocolate March 22, 2013
  5. pursuingmydreams March 21, 2013
  6. dedy oktavianus pardede March 21, 2013
  7. pursuingmydreams March 20, 2013
  8. Jessicaj March 20, 2013
  9. pursuingmydreams March 19, 2013
  10. @p49it March 19, 2013
  11. pursuingmydreams March 18, 2013
  12. @p49it March 18, 2013
  13. pursuingmydreams March 18, 2013
  14. danirachmat March 18, 2013
  15. pursuingmydreams March 18, 2013
  16. Pypy March 18, 2013
  17. pursuingmydreams March 17, 2013
  18. megamegimegu March 17, 2013
  19. pursuingmydreams March 17, 2013
  20. ardika March 17, 2013
  21. pursuingmydreams March 17, 2013
  22. Marc March 17, 2013
  23. Fascha March 17, 2013
  24. pursuingmydreams March 17, 2013
  25. Fascha March 17, 2013
  26. pursuingmydreams March 17, 2013
  27. pursuingmydreams March 17, 2013
  28. niee March 17, 2013
  29. ronal March 17, 2013
  30. Ika Koentjoro March 16, 2013
  31. pursuingmydreams March 16, 2013
  32. pursuingmydreams March 16, 2013
  33. pursuingmydreams March 16, 2013
  34. pursuingmydreams March 16, 2013
  35. pursuingmydreams March 16, 2013
  36. pursuingmydreams March 16, 2013
  37. nyonyasepatu March 16, 2013
  38. pursuingmydreams March 16, 2013
  39. pursuingmydreams March 16, 2013
  40. pursuingmydreams March 16, 2013
  41. monda March 16, 2013
  42. Max Manroe March 16, 2013
  43. whysooserious March 16, 2013
  44. cutisyana March 16, 2013
  45. bebe' March 16, 2013
  46. bebe' March 16, 2013
  47. nyonyasepatu March 16, 2013
  48. Riri March 16, 2013
  49. pursuingmydreams March 16, 2013
  50. pursuingmydreams March 16, 2013
  51. pursuingmydreams March 16, 2013
  52. pursuingmydreams March 16, 2013
  53. mylittlecanvas March 16, 2013
  54. pursuingmydreams March 16, 2013
  55. pursuingmydreams March 16, 2013
  56. pursuingmydreams March 16, 2013
  57. pursuingmydreams March 16, 2013
  58. pursuingmydreams March 16, 2013
  59. pursuingmydreams March 16, 2013
  60. pursuingmydreams March 16, 2013
  61. Fascha March 16, 2013
  62. monda March 16, 2013
  63. monda March 16, 2013
  64. Ika Koentjoro March 16, 2013
  65. ninarahmaizar March 16, 2013
  66. nyonyasepatu March 16, 2013
  67. bundamuna March 16, 2013
  68. Arman March 16, 2013
  69. oppie83 March 16, 2013
  70. sulitnih March 16, 2013
error: Content is protected !!
%d bloggers like this: