Bawa Anak Naik Komedi Putar di Jerman dan Lihat Bunga Musim Panas

Bawa Anak Naik Komedi Putar di Jerman dan Lihat Bunga Musim Panas. Akhir pekan bersama dua bocah biasanya kita ke pusat kota, paling sering memberi makan bebek. Di kota tempat tinggal kita, hari Sabtu bus jalan hanya sampai jam 15 saja (hari minggu bus tidak ada), makanya kita pergi paling tidak dua jam sebelumnya, kalau terlewat bus terakhir ya jalan kaki pulangnya, Lisa kadang ngedumel bilang cape minta gendong yang pasti saya tolak karena bisa turun berok haha.

Bawa Anak Naik Komedi Putar di Jerman dan Lihat Bunga Musim Panas

Saya ingin ajak kalian melihat aneka bunga musim panas yang cantik di Jerman dalam edisi weekend bersama dua bocah. Masa pandemi begini tetap jaga jarak dan pakai masker kalau masuk toko.

Beberapa bulan lalu (sejak Maret) rada parno kalau ke tempat umum, belakangan mulai reda rasa takut saya, tapi tetap jaga jarak dan pakai masker, di jalananpun seringkali masker saya pakai.

Tulisan Terkini

Sebelum ada yang nanya ko Benjamin dan Lisa tidak pakai masker, karena di Jerman usia wajib pakai masker adalah 6 tahun. Di TK anak-anak tidak pakai masker dan tidak ada aturan jaga jarak, dan anak-anak lebih punya daya tahan terhadap covid-19 ketimbang orang dewasa (lansia), kalau kalian bilang „lebih baik menjaga diri, anak dipakaikan masker“ fyi di kota tempat tinggalku tidak ada kasus positif Corona.

Ku jelaskan sedikit begitu soalnya kadang ada aja yang komen di saluran Youtube ku nganjurin pakai masker, pdahal sudah lihat itu saya sama anak-anak ke tempat sepi, jadi beberapa video yang tadinya mau ngomongin Corona di Jerman tidak ku posting daripada dapat komen nasehat yang saya tidak butuh hihi.

Oke deh sekarang saya mau ngomongin tentang bunga-bunga yang saya dan anak-anak lihat di pusat kota:

  • Petunia termasuk bunga yang tahan panas, makanya  termasuk summer flower yang banyak diminati di Jerman, Setiap tahun ada saja silangan baru yang menghasilkan bunga Petunia cantik. Dikebun balkonku saya punya beberapa Petunia, ada yang dobel flower, ada pula petunia single flower. Bentuk petunia yang selapis saja bunganya ramah buat lebah, sedangkan petunia berlapis, hanya untuk menyenangkan pemilik bunganya saja haha, karena lebah sangat sulit mencapai serbuk sari bunganya. Lebah sangat dibutuhkan untuk melakukan penyerbukan, sebisa mungkin hindari pestisida atau pembasmi hama kimia supaya lebah sudi mampir ke kebun kita.   Petunia ini bunga penyemarak summer, tanaman ini akan mati tanpa adanya matahari. Sebenarnya tidak rela membuang bunga petunia ini saat musim gugur, namun dipertahankan juga akan mati tanamannya, tidak tahan dingin, dan kalau dimasukin kedalam rumah saya ogah banget bakalan datang kutu daun yang hijau dan putih. Lebih baik beli tanaman muda nya setiap musim semi tiba, atau kalau rajin nanam benihnya.
  • Selain petunia, adapula geranium sebagai summer flower. Bunga Geranium ada yang geranium gantung ada pula geranium tegak. Tahun ini saya hanya punya 3 pot Geranium saja, 2 pot geranium gantung berwarna merah beli jadi, dan 1 pot geranium tegak warna pink, katanya sih jenis baru tahun ini. Pada video saya perlihatkan bunga-bung dipusat kota ya, kalau koleksi sendiri akan saya perlihatkan di lain waktu. Kalau ingin bunga petunia dan geranium rajin berbunga tanpa henti, kita sebaiknya buang bunga yang telah layu deadhead istilah bahasa Inggrisnya.

 

  • Bunga Oleander dalam bahasa Indonesia dikenal Nerium atau bunga Jepun adalah genus tumbuhan berbunga yang berasal dari keluarga Apocynaceae. Seluruh bagian tumbuhan ini beracun dan dapat mengakibatkan kematian.
Bunga Oleander dalam bahasa Indonesia dikenal Nerium atau bunga Jepun

Ben dan Lisa dengan latar belakang bunga Oleander dalam bahasa Indonesia dikenal Nerium atau bunga Jepun

Selain 3 bunga yang saya sebutkan diatas, kita melihat juga bunga fuchsia, bunga dahlia dan bunga musim panas lainnya yang bisa dilihat pada video dibawah ini ya.

Baca juga: Menjadi Ibu Rumah Tangga di Jerman

Lihat Bunga Petunia Summer Flowers dan Ajak Anak Naik Odong Odong Jerman

Anak-anak dan saya melihat toko bunga di pusat kota, ada tanaman tomat cherry di depan tokonya, dan Lisa langsung petik dan memakan buahnya dengan lahap haha, sedangkan Benjamin hanya senang memetik tomatnya saja dan memberikan ke adiknya.

Baterai kamera saya sekarat ohhh Nooo, padahal kegiatan akhir kita Sabtu itu adalah anak-anak minta naik odong odong komedi putar. Beberapa hari sebelumnya dari dalam bus yang kita naiki, Benjamin dan Lisa melihat ada komedi putar dekat kali tempat kita bisa melihat bebek.

Saya beli 4 koin (sekitar Rp.80.000), masing-masing dapat jatah dua kali muter. Selesai naik odong-odong saya berikan cairan desinfektan buat Ben dan Lisa sambil bilang gosok-gosok tangan 30 detik.

Baca juga: Kumpulan Cerita dari Jerman – Living in Germany

Komedi putar ini hanya sementara saja, biasanya ada komedi putar saat pasar malam saja, disebelahnya ada kios makanan cepat saji, saya tak sempat melihatnya.

Family time naik komidi putar tanpa bapaknya anak-anak yang lagi kerja hehe, pak suami kerja kita yang gunakan duitnya begini haha.

 

Demikianlah cerita saya mengenai Bawa Anak Naik Komedi Putar di Jerman dan Lihat Bunga Musim Panas. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan cerita dari Jerman berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

 

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: