5 Penyebab Buah Timun Bengkok dan Cara Mengatasinya

5 Penyebab Buah Timun Bengkok dan Cara Mengatasinya. Buat pehobi rumahan seperti saya tidak masalah bentuk timun bengkok, namun kalau kamu tidak suka lihat bentuk timun bengkok atau memang nanam timun buat dijual, tentu saja pasaran mau nya bentuk buah timun yang bagus dan lurus.

5 Penyebab Buah Timun Bengkok dan Cara Mengatasinya

Bentuk timun yang tidak bagus membuat harga jual nya akan jatuh. Dibawah ini dijabarkan apa penyebab buah timun bengkok dan mengatasinya.

Tulisan Terkini

Berikut 5 Penyebab Timun Bengkok:

1.Karena tidak dilakukan pemangkasan. Tanaman ketimun saya banyak sekali bunganya. Jika dilakukan pemangkasan tunas, maka nutrisi akan fokus diedarkan ke buah dan buah mentimun tidak akan bengkok.

Dengan memangkas tunas tanaman timun, hanya menyisakan tiga tunas nantinya akan menghasilkan buah. Semakin banyak tunas yang dipelihara maka akan semakin lama tanaman dapat menghasilkan buah, jika pun menghasilkan buah maka jumlah dan ukurannya tidak akan optimal.

Pemangkasan tunas ini dapat mulai dilakukan pada umur 1-1,5 bulan setelah tanam saat tanaman belum berbunga.

2. Pengendalian buah. Mendapatkan buah yang lebat tidak serta merta harus memelihara semua buah yang muncul, sebab kemungkinan yang terjadi malah adalah tanaman dapat mengalami rebah karena terlalu berat meyangga buah timun yang semakin lama akan semakin membesar.

Oleh sebab itu maka penjarangan buah harus dilakukan yakni dengan membuang buah yang tidak masuk kriteria atau berkualitas jelek seperti tumbuh abnormal, berukuran kecil, cacat hingga terpapar hama dan penyakit.

Bunga timun jantan dan betina

Bunga timun nya banyak harus dikenali mana jantan dan betina lalu bantu penyerbukannya

3. Tidak mendapat tiang rambat (tiang ajir). Jika tanaman timun dirambatkan sembarang misal ditanah, jadi mempengaruhi kualitas buah.

Baca juga: Tips Menyimpan Timun Tetap Segar Awet

4. Kurang air. Apalagi saat musim kemarau (summer kalau di 4 musim), tanaman ketimun membutuhkan air yang banyak. Perlu disiram pagi sore saat cuaca panas (jangan siram tanaman saat panas terik!).

5. Kurang unsur hara. Nitrogen (N), kalsium (Ca), Kalium (K), Phosfor (P) dan Magnesium (Mg), Kurang unsur hara tersebut bisa juga menyebabkan rontoknya bakal bunga timun dan bakal buah yang sudah jadi (ukuran kecil sudah rontok).

Tanaman timun saya siram air cucian beras. Kandungan air cucian beras Mg, N, Ca,. Air cucian beras putih memiliki kandungan unsur hara nitrogen, fosfor, magnesium, dan sulfur.

Air cucian beras atau sering disebut sebagai leri (bahasa Jawa) berwarna putih susu, hal itu berarti bahwa protein dan vitamin B1 yang banyak terdapat dalam beras juga ikut terkikis. Secara tidak langsung protein dan vitamin B1 banyak terkandung di dalam air leri atau air cucian beras.

Vitamin B1 merupakan kelompok vitamin B, yang mempunyai peranan di dalam metabolisme tanaman dalam hal mengkonversikan karbohidrat menjadi energi untuk menggerakkan aktifitas di dalam tanaman. (sumber: https://jurnal.ugm.ac.id/jbp/article/viewFile/1516/1313 )

Baca juga: Masak Sayur Pak Coy Kenapa Pahit, apa penyebabnya?
Video dibawah mengenai timun bengkok saya upload ke Youtube pada Nov. 2019, nah karena per Mei 2021 video tersebut masuk daftar 10 video yang paling banyak ditonton di saluran berkebun saya, maka saya buat bentuk postingan blog 🙂 .

Video Penyebab Timun Bengkok dan Cara Mengatasinya

 

 

Panen Timun

Ketimun dapat dipanen saat memasuki umur tanam 75-85 hari dengan ciri-ciri buah yang siap panen adalah telah masak penuh dengan warna seragam dari pangkal sampai ujung buah.

 

Baca juga: Klik disini semua postingan kebun emaknya Benjamin

Demikianlah pengalaman saya mengenai 5 Penyebab Buah Timun Bengkok dan Cara Mengatasinya. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

 

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: