Tag: WordPress tips

  • 5 Tips Etika Berkomentar di Blog

    5 Tips Etika Berkomentar di Blog

    5 Tips Etika Berkomentar di Blog. Sahabat blogger saya mau tanya, komentar bagaimana yang kamu lebih sukai muncul di blogmu?

    Blogging hands (Foto: gettyimages
    Blogging hands (Foto: gettyimages

    Artikel yang bagus!. ditunggu kunjungan baliknya ke → sudimampir.wordpress.com

    atau

    “Mamaku punya bunga lili yang ditaruh di pinggir jalan depan rumah, kalau lagi berbunga, penuh dan cantik banget. Sayangnya, sekarang kalau pulang gak pernah bebarengan sama masa berbunga si Lili. Mana mama orangnya rajin, diatur satu warna satu warna.
    Aku malah nggak pernah menghadiahi bunga, paling banter bawa sedap malam ditaruh di ruang keluarga. Wanginya menyenangkan!“.

    5 Tips Etika Berkomentar di Blog. Contoh Komentar yang Baik
    Contoh Komentar yang Baik

    Saya pribadi tentunya lebih suka komentar kedua. Kenapa? Karena mengikuti pedoman berkomentar yang baik. Namun yang lebih penting, komentar kedua diatas ditulis untuk menjalin hubungan antara penulis dan pembaca, bukan untuk mempromosikan diri (blog) kita.

    Membangun hubungan adalah jauh lebih efektif dan merupakan strategi yang jitu untuk menarik pengunjung baru ke blog kamu, daripada komentar yang berupa spamming. Jadi jika kamu tertarik untuk meningkatkan pembaca (pengunjung) blogmu, tips berikut ini berguna ketika kamu berkomentar di postingan blog lain:

    1. Spesifik. Komentar yang baik menunjukkan ke si penulis bahwa kamu benar-benar tertarik pada tulisan yang kamu komentari, dan kamu meluangkan waktu untuk membaca artikelnya sebelum berkomentar. Ini tidak berarti kamu perlu menuliskan komentar yang panjang, pastikan dirimu mengapa terdorong untuk berkomentar. Apakah kamu belajar sesuatu yang baru? Apakah kamu memiliki pengalaman serupa dengan penulis? Apakah kamu malah ingin menyuarakan perspektif yang berbeda?.

    Bahkan jika kamu ingin memberikan pujian pada tulisan seseorang, jelaskan bagian mana yang kamu sukai. Hindari komentar samar seperti „Artikel yang menarik!. Terima kasih telah berbagi“. Jika kamu tidak yakin apa yang ingin kamu katakan, tidak tahu mau berkomentar apa. Kamu bisa ko menggunakan tombol “Like” untuk menunjukkan dukungan kamu.

    Tombol “like” terkadang dituding sebagai tempat numpang “tenar”?, ko menurut saya tidak tuh. Justru dengan adanya tombol tersebut, saya bisa melihat daftar hadir teman-teman yang sudah berkunjung ke blog saya 🙂 .

    Kadang saya tidak mengerti mengapa seseorang menonaktifkan tombol “like”, padahal dengan adanya tombol “like” pemilik blog bisa melihat ada yang mendukung dia, ada yang menyukai postingannya. Jika pembaca merasa nyaman hanya dengan membaca, kenapa harus dipaksa untuk berkomentar?.

    2. Jangan meninggalkan link ke blog kamu. Ketika kamu memberikan komentar pada postingan blog WordPress.com Blogspost, nama kamu akan secara otomatis terhubung (link) ke blog kamu. Jadi tidak ada gunanya kamu menyertakannya dua kali. Silakan lihat gambar dibawah ini:

    Kolom Komentar Blog
    Kolom Komentar Blog

    Kolom 1. Tuliskan emailmu, ini tidak akan terlihat di umum, hanya pemilik blog yang bisa melihatnya.
    Kolom 2. Tulis nama kamu
    Kolom 3. Tulis alamat blog kamu.

    Ada fitur baru di WordPress, selain dengan id WP kita bisa juga memberi komentar dengan id twitter dan Facebook.

    Pada bagian bawah kolom komentar ada 2 pilihan lain. Pertama pilih centang jika kamu ingin balasan komentar dikirim ke emailmu, bawahnya lagi jika kamu ingin ada postingan baru dikirim pemberitahuannya ke emailmu, maka di centak juga kolom kecilnya. Jika kamu berkomentar pada blog yang ramai pengomentarnya, sebaiknya kosongkan kolom pertama, kalau kamu tandai juga, siap-siap saja kebanjiran email kalau ada yang berkomentar di tulisan yang kamu komentari tersebut :mrgreen: .

    Promosi diri yang terang-terangan, biasanya lebih banyak di abaikan (dicuekin). Jadi hati-hati, jangan rusak reputasimu dengan menciptakan persepsi bahwa kamu adalah seorang spamer.

    Sebagai catatan, jika kamu menyebutkan postingan penulis lain di di artikelmu, sertakan juga link blog mereka, tidak hanya menyebutkan judul atau nama blog saja. Ketika kamu menyertakan linknya, ini akan menghasilkan pingback dan mereka akan mendapatkan informasi kalau kamu menyebutkan mereka di artikelmu.

    3. Tetap pada Topik. Berhati-hatilah untuk tidak menyimpang terlalu jauh dari subjek artikel asli. Jika kamu berkomentar dengan orang lain pada tulisan yang kamu komentari, dan membicarakan hal lain, sebaiknya gunakan jalur pribadi.

    4. Bersikap Ramah. Bahkan jika kamu tidak setuju dengan komentar seseorang, sangatlah tidak bijak untuk menghina atau menggunakan bahasa yang kasar. Komentar yang kasar tidak bernilai apapun dalam diskusi, dan hanya akan mengalihkan perhatian pembaca dari karya penulis (pemilik blog). Boleh saja mengritik asal sopan. Ketika kamu melihat orang lain menulis komentar tidak sopan atau mencoba menciptakan perdebatan tidak sehat, atau menerima komentar tersebut di blog kamu sendiri, sebaiknya abaikan, atau hapus komentar tersebut. Meladeni orang semacam ini hanya akan membuang waktu!.

    5. Tuliskan Singkat & Jelas. Semakin ringkas komentar kamu, semakin mudah bagi orang lain untuk membaca dan menanggapinya. Salah satu contoh artikel di blog saya ini yang berjudul Menetap di Belanda, melalui MVV. Pengunjung yang benar-benar butuh informasinya, jadi sangat terbantu dengan mereka yang sudah memberikan informasi melalui komentar mereka yang baik dan jelas.

    Tetapi bagaimana jika kamu merasa harus menuliskan komentar yang panjang. Contohnya saya nih kamu pas baca artikel seputar tanaman, tangan rasanya gatal tidak bisa berhenti menulis komentar yang panjang 😀 hehe. Apakah tepat menuliskan komentar yang bertele-tele?. Atau kita perlu menuliskan pemikiran kita di blog kita sendiri kemudian merangkum postingan tersebut?.

    Hal ini tergantung. Jadi ada beberapa blogger yang merasa bahwa komentar luar biasa panjang sangat mengganggu. Yang lain malah senang, mereka memilih untuk membuat komentar berbalasan (panjang) pada satu tempat.

    Bagaimana menurut kamu?. Suka dengan komentar yang singkat atau komentar yang sangat detail panjang?.

    Jika 5 tips diatas masih dirasa kurang, silakan membaca komentar-komentar dari para blogger di Are you well-versed in comment etiquette?.

    Happy Blogging! 🙂

  • Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog

    Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog

    Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog. Sahabat blogger, siapakah diantara kalian yang sering (suka) memperhatikan trafik blog kamu?. Tentunya kamu suka dong kalau trafik blog kamu semakin bertambah dari hari kehari. Oke kalau kamu sama sekali tidak tertarik dan hanya berharap blogmu sebagai layaknya buku diari, sebaiknya tutup tulisan ini, karena saya hanya akan berbicara dengan mereka yang tertarik membahas trafik blog, eh tapi kalau kamu penasaran juga ya silakan baca hingga akhir tulisan ini 😀 .

    Team di WordPress mereka juga ingin ko kalau kita sebagai penguna WP bisa mendapatkan lebih banyak trafik dan mereka membangun fitur dan membantu kita untuk hal tersebut. Nah berikut ini Top rekomendasi untuk mendapatkan lebih banyak trafik:

    1. Update halaman „About me“ atau info mengenai blog kamu. Intinya ada informasi mengenai siapa pemilik blog. Salah satu yang diinginkan pengunjung blog kamu tentunya untuk mengenalmu terlebih dahulu. Kalau kamu tidak memperbarui halaman „About me“ dan hanya ada informasi sesingkat-singkatnya ya pengunjung kecewa.

    Namun jika kamu secara singkat mungkin minimal dua palagraf menjelaskan siapa kamu, aliran blogmu (hehe pakai aliran segala) iya kamu paling suka menulis mengenai apa? :P. Intinya kalau halaman „About me“ berkesan, bagus apalagi tulisannya yang lucu-lucu yang membuat pengunjung suka, nah mereka akan kembali berkunjung lebih sering lagi. Syukur-syukur kalau pengunjung baru tersebut langsung follow blog kamu.

    2. Hidupkan Fitur Publikasi. Kamu bisa dengan mudah menghubungkan blogmu dengan media sosial. Nantinya jika kamu posting tulisan baru, secara otomatis akan muncul ke media sosial yang kamu ikuti. Yang tersedia saat ini Twitter, Facebook, Yahoo dan Linkedln accounts.

    Caranya, lihat dashboard blogmu. Pilih Pengaturan → Sharing

    Tips Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog. Hidupkan Fitur Publikasi untuk Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog
    Hidupkan Fitur Publikasi untuk Mendapatkan Lebih Banyak Trafik Blog

    Penjelasan satu persatu untuk menghubungkan blog kamu dengan media sosial silakan klik disini.
    3. Hidupkan Fitur Sharing.
    Caranya, lihat dashboard blogmu. Pilih Pengaturan → Sharing. Fitur sharing ini letaknya pas dibawah “Publikasi”. Ada tulisan “Layanan yang tersedia”, kamu arahkan mouse mu misal ke Twitter, nanti muncul tanda + tinggal tarik Twitternya ke bagian bawahnya ada tulisan “Enabled Service”. Kalau sudah selesai pilih, jangan lupa klik “Simpan Perubahan” tombol dibagian paling bawah.

    Gunanya fitur ini adalah pembaca blogmu kalau suka bisa berbagi ke media social yang mereka ikuti. Atau kalau ada yang butuh bisa kirim ke email. Untuk urusan mencetak sebisa mungkin diminimalkan. Kalau tidak butuh sekali lebih baik baca secara online, ya hitung-hitung hemat kertas dan tinta printer kan ;).

     

    Lebih Banyak Trafik Blog bisa didapat melalui fitur Sharing
    Lebih Banyak Trafik Blog bisa didapat melalui fitur Sharing

    4. Aktifkan Fitur Berlangganan melalui Email. Jangan salah loh, email juga bisa menjadi salah satu sumber trafik blog. Tidak semua pengunjung blog adalah blogger juga, jadi dengan adanya fitur ini di blog kamu, maka pengunjung bisa tetap terhubung dengan blogmu. Jadi segera aktifkan widget berlangganan melalui email.

    Caranya: lihat dashboard blogmu. Pilih Tampilan → Widget → Follow Blog

    Aktifkan Fitur Berlangganan melalui Email
    Aktifkan Fitur Berlangganan melalui Email

    Tinggal seret (bawa) fiturnya ke sisi blog bagian mana kamu mau. Kalau saya letakkan fitur ini di bagian paling atas dan paling bawah. Kenapa 2?. Menurut saya begini: ada pengunjung yang melihat tampilan awal langsung suka, maka mereka tanpa ragu langsung berlangganan melalui email, namun ada juga yang buka dan baca-baca beberapa tulisan terlebih dahulu, setelah sampai bagian bawah tulisan, dan mereka suka dengan tulisan kita, maka mereka bisa melihat fitur berlangganan melalui email ini pada bagian bawah blog.

    Saya letakkan Fitur Berlangganan melalui Email di bagian paling atas dan paling bawah Blog
    Saya letakkan Fitur Berlangganan melalui Email di bagian paling atas dan paling bawah Blog

    5. Posting secara teratur. Pilih jadwal yang tepat untuk kamu. Sekali sehari, seminggu sekali, dua minggu sekali, dan tepatilah. Saya sih semoga paling sedikit bisa seminggu sekali ada judul baru di blog ini. Jika kamu butuh ide-ide untuk posting, bisa baca dan berlangganan DailyPost.

    6. Menulis yang Baik.

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

error: Content is protected !!