Tag: Tanaman Kaktus

  • Kaktus dan Pemeliharaannya

    Kaktus dan Pemeliharaannya

    Kaktus dan Pemeliharaannya. Sahabat berkebun, saya ingin memperlihatkan koleksi kaktus-kaktus saya. Jumlahnya tidak banyak ko. Hampir semuanya adalah punyanya Frank yang setelah kami menikah, malah jadi saya yang mengurus kaktus-kaktus tersebut. Ada kaktus yang beli, paling 2 atau 3 dan saya tidak berniat menambah kaktus lagi karena duri-duri kaktus menyeramkan! 😮 .

    Foto dibawah ini adalah foto tahun 2012 pada musim dingin. Saat itu masih dirumah lama di Bad Rappenau.

     

    Kaktus dan Pemeliharaannya. Kaktus-kasktus dipajang didepan Jendela supaya mendapat sinar matahari. Winter 14 Januari 2012 Bad Rappenau
    Kaktus-kasktus dipajang didepan Jendela supaya mendapat sinar matahari. Winter 14 Januari 2012 Bad Rappenau

    Saya suka model jendela yang panjang seperti pada foto diatas, bisa menaruh banyak pot tanaman. Tanaman mendapat banyak sinar matahari, sekalipun pada musim dingin. Tatakan (Tempat tanaman) didepan jendela tersebut namanya die Fensterbank, terbuat dari marmer, dibawahnya ada pemanas ruangan, jadi cocoklah untuk menaruh pot-pot kaktus. Sayangnya kontrakan saat ini Fensterbank nya kecil-kecil, jadi terbatas jumlah pot yang bisa ditaruh diatasnya.

    Foto dibawah ini sudah dikontrakan saat ini. Jadi ada beberapa pot yang saya taruh diruang tamu dan lainnya dikamar tanaman.

     

    Menurut cactiguide.com satu-satunya genus kaktus yang membingungkan adalah Echinopsis. Benar sekali, karena saya cari di wikipedia ada lebih 100 spesies dan tidak satupun sama seperti 2 milik saya dibawah ini.

     

    Foto pertama dan kedua adalah kaktus Echinopsis yang sama. Mengalami perubahan bentuk karena kaktus tersebut banyak tumbuh anakannya, jadi induknya semakin kurus. Saya sudah pernah coba memisahkan beberapa anakannya, namun entahlah hidup atau tidak karena anakannya tidak berwarna hijau.

    Tips Perawatan Kaktus

    Media Tanam
    • Beberapa bahan yang baik untuk membuat campuran media tanam kaktus meliputi: media tanam anggrek (orchid bark), perlit, tanah untuk pot, gambut , sabut, batu apung dan kerikil.
    cactiguide.com menemukan campuran yang bekerja baik pada koleksi kaktusnya, yakni: beberapa kulit anggrek kasar/ orchid bark (sekitar 25 %), campuran dalam beberapa pot tanah (25 %), gambut (25 %), dan sisanya sebagian besar perlit dengan 5 % kerikil kasar.
    • Aspek yang paling penting dari campuran adalah drainase yang baik . Perlit membantu menjaga tanah longgar dan ” lapang ” dan begitu juga dengan kulit anggrek (orchid bark) . Selain itu kulit anggrek cenderung untuk menahan kelembaban lebih dari perlit atau kerikil . Batu apung dapat digantikan untuk perlit . Perlu diketahui bahwa kulit anggrek akhirnya akan terurai menjadi tanah . Ini akan membuat tanah yang sangat kaya yang mungkin tidak efektif dalam menjaga akar sehat.
    • Media tanam bisa diganti setiap 2-5 tahun sekali. Dinegara 4 musim ganti media tanamnya pada musim semi. Sebelum atau selesai berbunga. Pada musim dingin kaktus JANGAN diganti media tanam, dibongkar atau diutak-atik, atau karena akan stress dan mati. Pada musim dingin masanya tidur alias istirahat (dormant).

    Pemberian Air
    • Air hujan merupakan yang paling baik untuk kaktus.
    • Berikan air menggunakan botol semprot, sehingga pemberiannya tidak berlebihan. Beberapa kaktus-kaktus saya ada yang busuk dan terpaksa di operasi hehe, itu karena awal-awal memelihara kaktus, saya berikan airnya menggunakan siraman air, jadi selalu berlebihan.
    • Berikan air seminggu sekali, atau kalau musim panas berikan lebih sering (2 kali seminggu), asal pemberian air berikutnya harus benar-benar ketika tanahnya sudah kering. Kaktus tidak suka air yang berlebihan.

    Di negara 4 musim
    Pada musim dingin mulai bulan November hingga akhir Februari kaktus TIDAK PERLU disiram SAMA SEKALI, jadi kaktus akan sehat selama masa istirahat (dormant).
    • Pada musim dingin diberikan air (semprot) jika kaktus di tempatkan (berada) dekat pemanas ruangan. Cukup siram sebulan sekali, sedikit saja.
    • Suhu 12 – 15 derajat C adalah suhu ternyaman untuk kaktus pada musim dingin, suhu tersebut masih bisa ditoleran kaktus. Kalau suhu ruangan 18 – 25 derajat C semprotkan sedikit air ke ruangan supaya kelembapan tidak terlalu rendah.
    • Kaktus mulai disiram dan dipupuk kembali pada bulan Maret.

    Cahaya
    • Kaktus membutuhkan banyak cahaya dan suka sinar matahari langsung. Kaktus suka cahaya matahari pagi dan sore. Perlu diperhatikan juga pada saat cuaca sangat panas (tengah hari), sebaiknya diberi pelindung atau dipindahkan ke lokasi tidak kena matahari langsung.
    • Suhu 32 derajat C adalah suhu tertinggi yang bisa ditoleran.
    • Kaktus yang masih kecil jangan terkena sinar matahari langsung karena akarnya belum kuat untuk menerima paparan sinar yang sangat terik. Sinar matahari akan memanaskan akar kaktus dalam pot ke temperatur yang lebih tinggi dibanding pada kaktus yang ditanam langsung pada tanah. Salah satu cara meminimalkan panas adalah hindari penggunaan pot berwarna hitam, sebaiknya gunakan warna putih.

    • Jika kaktus ditaruh dalam rumah dan tidak mendapat sinar matahari, kita bisa menggunakan lampu tanaman untuk menggantikan sinar matahari.
    • Di negara 4 musim, kaktus bisa ditaruh diluar rumah mulai bulan Mei hingga Oktober.
    • Kaktus yang tidak mendapatkan cukup cahaya akan seperti kaktusku dibawah ini bentuknya kurus dan tumbuh tidak lurus.

    Cleisto Cactus 18 Januari 2014. Kaktus yang tidak mendapatkan cukup cahaya akan seperti kaktusku ini bentuknya kurus dan tumbuh tidak lurus
    Cleisto Cactus 18 Januari 2014. Kaktus yang tidak mendapatkan cukup cahaya akan seperti kaktusku ini bentuknya kurus dan tumbuh tidak lurus

    Pemberian Pupuk
    • Jangan diberi pupuk terlalu sering.
    Phosphate dan Kalium penting untuk kaktus. Misal NPK: 1:3:5 (tiap buku/literatur biasanya memberikan perbandingan yanag berbeda.
    • Bisa juga berikan pupuk tomat (saya baru tahu nih, akan saya praktekkan pada musim semi nanti).

    Bunga pada Kaktus

     

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Kebunku di Musim Gugur

    Kebunku di Musim Gugur

    Kebunku di Musim Gugur. Sahabat berkebun, tak terasa di tempatku sini sudah masuk musim gugur. Cuaca sudah sangat dingin tidak bersahabat lagi untuk berkebun. Setiap hari suhunya sudah dibawah 15 derajat celcius, selalu mendung, hujan dan angin kencang 😥 .

    Ketika musim panas, matahari dikutuk-kutuk karena panas sekali, giliran sekarang, diminta datangpun sepertinya mataharinya ngumpet melulu 😀 . Disaat seperti ini, betapa saya ingin cuacanya tanah air tercinta, yang hangat sepanjang tahun. Bisa (puas) berkebun tanpa harus repot bongkar-bongkar tanaman karena cuaca dingin.

    Saya sudah mulai memasukkan tanaman-tanaman ke dalam rumah, seperti kaktus-kastus sudah dari pertengahan September taruh rumah dan tanahnya sudah diganti dengan yang baru.Tanaman Cabe Habanero kalau malam saya masukkan rumah, karena jadi layu kalau kedinginan. Habanero adalah cabe terpedas nomer 2 iya kan? 😀 .

    Baca juga: Kaktus dan Pemeliharaannya

    Beberapa pot bunga gladiol sudah saya bongkar (masih ada 3 pot lagi), bunga dahlia masih bisalah diluar sampai pertengahan November, baru akan saya bongkar. Tugas bongkar membongkar tanaman masih banyak. Saya malah belum sempat menanam bibit-bibit bunga musim semi seperti tulip, krokus, daffodil, alium dll pusinggg banyak nian kerjaanku 😆 .

    Berikut ini saya perlihatkan koleksi tanamanku:

    Dalam rumah dulu ya 😉

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Tanaman di Ruang tamu:

    Di depan jendela (Fensterbank), lokasi bagus untuk tanaman-tanamanku, karena matahari pagi bersinar ke bagian ini. Kemudian beberapa pot bergerombol adalah tiga jenis kaktus, lalu ada Zamio Palme dan pohon kecil itu Dracenbäume? Dikasih ibu mertuaku minggu lalu. Matahari pagi juga mengenai lokasi ini. Semua pot bagian ini sudah diganti tanahnya dengan yang baru, saya berikan juga pupuk bentuk batangan yang akan bertahan 3 bulan.

    Tanaman di Kamar tidur:

    Pada jendela kamar tidur ada 3 pot tanaman anggrek, yang satu pot berbunga lagi. Horee ini anggrek dendrobium, baru mulai membuka bunganya.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Tanaman di Kamar Mandi:

    Disini ada satu anggrek, crasula, kaktus dan Tradescantia Zebrina. Semua pot sudah diganti tanahnya dengan yang baru, saya berikan juga pupuk bentuk batangan.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Tanaman di dapur:

    Kebunku di Musim Gugur. Di Jendela dapur ini hanya ada kaktus dan tanaman mini ga tau mungkin palem
    Di Jendela dapur ini hanya ada kaktus dan tanaman mini ga tau mungkin palem

    Ruang tanaman:

    Saya punya ruang khusus untuk tanaman dong (Pflanzenzimmer), disini saya taruh rak bunga dan ada miniatur rumah kampung. Umbi-umbi bunga yang sudah saya bongkar saya taruh diruang ini dulu, kalau sudah kering akan saya bungkus Koran dan simpan di gudang, tahun depan akan ditanam lagi.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Sekarang mari keluar rumah. Ke balkon depan dulu ya 😉 .

    Di balkon depan ini ada satu tanaman tomat coklat, bunga lili, fingerhut, sempervivum di depan jendela dan lain lain banyak banget tanamannya hehe.

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Sekarang kita lihat balkon belakang yukk. Balkon ini lebih luas, jadi tanamannya pasti lebih banyak dong 🙂 .

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Masih ada lagi, yang pedas-pedas nih ya 😀 .

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Sisi lain balkon belakang

    (klik gambar untuk melihat ukuran besar)

    Bulan depan sepertinya masih bisa update sekali lagi cerita mengenai tamanku, setelah itu tutup kebun deh :mrgreen: .

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

error: Content is protected !!