Tag: pemandangan musim gugur

  • Cerita Musim Gugur 2016 – Late Post

    Cerita Musim Gugur 2016 – Late Post

    Hai pembaca setia, saya kembali lagi setelah dua minggu absen ngeblog hehe. Musim gugur tahun ini rasanya sudah seperti musim dingin saja  . Gelap cepat sekali datang, jam 5 sore sudah gelap gulita, padahal kalau mau bandingkan dengan musim semi apalagi musim panas, wah terangnya bisa sampai jam 9-10 malam.

    Suhu langsung ngedrop dibawah 10 derajat C dan saat saya ingat cek app cuaca kaget dong karena tengah malam bakalan 0 derajat dan hari berikutnya akan minus 1 derajat c (lupa tanggal berapa), padahal masih banyak kerjaan beberes balkon. Bagaimana mau beresin balkon karena hampir setiap hari  hujan deras euy! .

    Peringatan buat saya nih supaya tahun depan urusan bongkar membongkar pot-pot tanaman harus mulai dilakukan dari bulan September. Bulan November ini saya baru kejar setoran beberes balkon, hampir setiap hari walau cuma 1-2 jam saya beresin balkon, atau bongkar pot-pot tanaman bawa ke rumah (dapur) saat Benjamin tidur siang. Bibit-bibit bunga musim semi baru mulai saya tanam 14 November lalu, semoga tanah tidak sampai beku dulu supaya bibit-bibit tulip, krokus, dafodil dll sempat numbuh sedikit akarnya dan lanjut numbuh lagi tahun depan.

    1 Nov 2016 – lupa tanggal merah

    Benjamin dan saya setiap hari (Senin sampai Sabtu) selalu keluar rumah supaya kita menghirup udara segar, lagipula kalau hanya dirumah saja si Ben bawaannya bete aja bosan kali ya haha, pokoknya harus ada acara bisa lari-lari bebas si jagoanku ini. Hari Minggu kita dirumah saja karena bus tidak jalan dan semua toko-toko termasuk pusat belanja tutup di hari minggu. Saya sengsara kalau jalan-jalan bersama Benjamin tidak naik bus, cape ngejar si bocah haha  .

    Sehari sebelumnya saya mikir rencana kita mau ngapain dan mau kemana. Ada hari buat belanja ke supermarket, belanja kebutuhan Ben (susu, snack dll), kasih makan bebek, naik mobil-mobilan di pusat kota, kalau tidak ada rencana belanja ya biasanya kita melakukan aktifitas gratis aja yakni keliling kota naik 2 bus yang berbeda selama 1 jam haha. Saya bilang gratis karena tiket bus kan punya kartu bulanannya, jadi kita langsung naik saja.

    Selasa 1 November Benjamin dan saya mau naik bus dari halte yang berbeda, biasanya kita lakukan begini supaya ikut bus nya mutar agak jauh dulu jadi tidak cepat sampai pusat kota. Bawa Benjamin jalan kaki sebenarnya sengsara buat saya haha karena pasti saya akan kejar-kejaran sama Ben. Kereta dorong sudah lama tidak kita gunakan karena anaknya sering tidak mau duduk diam, maunya lari. Nah daripada saya pusing mikirin kereta dorong dan kejar si bocah, jadi sekarang jarang bawa kecuali kalau mau belanja yang berat (banyak).

    Tunggu ditunggu ko bus nya tidak lewat, “apa kita ketinggalan ya?” . Kita sampai di halte sebelum jadwal ko, sampai lewat 10 menit bus nya tidak datang juga. Ya sudahlah kita jalan kaki saja ke lapangan bolanya.

    Video Benjamin Main Bola

    Sekitar 20 menit main bola si Benjamin bosan dan dia keluar lapangan lalu dia ke seberang ke tempat bermain anak. Bola yang dibawa dari rumah asal dia lempar ke semak-semak ggrrr  serasa saya nih bodyguard   dia ya haha disuruh ambil bolanya si bocah.

    Tempat bermain anak ini sangat kecil, dan saya lihat ada pita garis polisi di alat bermain memanjat. Saya tidak sreg lagi dengan tempat ini karena kesannya kotor. Ada tempat bermain anak yang baru yang sangat luas, sayang lokasinya agak jauh ah saya gempor kalau bawa Benjamin tidak naik bus   .

    Gaya banget deh kamu nak :)
    Gaya banget deh kamu nak πŸ™‚

    Setelah dibujuk akhirnya mau Benjamin keluar dari tempat bermain tersebut.

    Video Benjamin di luar lapangan bola

    Suasana musim gugur ya begini banyak sekali daun-daun rontok. Saat hujan jalanan jadi licin, semakin kotor karena daun-daunan tersebut. Pada waktu tertentu ada petugas kebersihan yang membersihkan kota.

    Benjamin suka nih lari di dedaunan rontok, mutar-mutar terus tidak mau pergi dari tempat ini
    Benjamin suka nih lari di dedaunan rontok, mutar-mutar terus tidak mau pergi dari tempat ini

    Benjamin bermain daun-daun rontok

    Kita jalan lagi ke halte bus, menunggu dan menunggu sampai jadwal bus waktunya lewat, lah kenapa bus nya tidak datang ya?.

    Benjamin dan saya berjalan lagi ..

    Khasnya anak cowo kali ya ga bisa banget jalan manis sama saya, pasti banyak gayanya. Nih kali dia lepas tangan saya dan naik-naik
    Khasnya anak cowo kali ya ga bisa banget jalan manis sama saya, pasti banyak gayanya. Nih kali dia lepas tangan saya dan naik-naik

    Nih anak suka sekali petik bunga liar yang di jalan. Bunganya warna kuning. Ah saya lupa nama Jermannya. Asal lihat bunga ini pasti Benjamin berhenti dan petik.

    Benjamin dan saya duduk-duduk dulu, lalu lewatnya ibu lansia yang sering kita ketemu. Saya nanya dia mau kemana, katanya mau jalan ke rumah sakit, tapi tidak tahu juga mau besuk siapa haha. Intinya si ibu hanya mau jalan-jalan daripada dirumah bosan. Saya ngomong dalam hati “rumah sakit kan jauh sekali, kenapa tidak naik bus si ibu lansia ini” .

    Si ibu bilang dia mau petik bunga juga seperti punyanya Benjamin, lalu saya kasih tunjuk dimana tempat numbuhnya. Pergilah Benjamin dan si ibu untuk memetik bunga  , saya nunggu aja tidak ikut mereka.

    Setelah kami ngobrol sebentar, si ibu lansia pamit mau pergi duluan. Benjamin dan saya masih duduk-duduk sampai si bocah bosan.

    Benjamin ga takut jatuh

    Benjamin dan saya berjalan lagi, kami menuju halte bus berikutnya. Saya heran melihat toko-toko kenapa pada tutup ya. Kami tiba di halte bus, seberangnya ada bank tapi kenapa tutup kan hari selasa. Saya menduga pasti tanggal merah nih, pantas saja bus tidak ada yang lewat haha. Untung Benjamin dan saya belum jalan lebih jauh lagi .

    Pulang sajalah kami sudah cape jalan kaki 1,5 jam. Kami melewati pohon yang daun-daunnya belum rontok. Warna khas musim gugur, kalau masih oktober disebutnya warna begini golden oktober (oktober emas). Sungguh indah pemandangan setahun sekali ini  .

    Warna khas musim gugur, lihat warna pohonnya kan ada yang kuning emas tuh
    Warna khas musim gugur, lihat warna pohonnya kan ada yang kuning emas tuh

    Video warna khas musim gugur

    Cakep banget ya warna daun-daunnya. Pemandangan indah yang bisa dinikmati setahun sekali
    Cakep banget ya warna daun-daunnya. Pemandangan indah yang bisa dinikmati setahun sekali

    Tiba dirumah saya lihat kalender, oalah ternyata 1 November hari itu tanggal merah. Peringatan Allerheiligen (Hari Raya Semua Orang Kudus / All Saints’ Day ) . Pantas saja tidak ada bus yang lewat dan semua toko tutup. Ya beginilah kalau tidak kerja kantoran sering lupa hari tanggal merah, saya anggap semua hari sama saja haha   .

    9 Nov 2016 – lihat traktor

    Hari ini bukan tanggal merah, pasti bus datang haha. Kami ke halte depan rumah saja. Benjamin seperti biasa ngeledekin anjing kecil yang nangkring di jendela. Nih bocah niru suara monster, angkat kedua tangannya sambil teriak-teriak. Anjingnya jadi ribut karena diledekin Benjamin. Saya kebetulan bawa kamera, saya nge-zoom rekam dari jarak agak jauh. Nih anak memang iseng coba kalau ada pemilik rumah kena marah kali haha. Lain kali saya rekam lebih lama, soalnya nih kali kuatir ada yang punya rumah hehe

    Video anak iseng ledekin doggy

    Kegiatan kami berdua kali ini di pusat kota adalah memberi makan bebek lalu melihat traktor.

    Cuaca sudah dingin namun bebek-bebek masih terlihat banyak di kali. Kalau dikasih makan (remahan roti) wah banyak sekali teman-temannya berdatangan πŸ™‚ .

    Video lihat bebek

    Benjamin suka sekali melihat mobil, bus dan berbagai kendaraan lainnya. Dirumah dia punya banyak mobil-mobilan dengan aneka bentuk. Saat melihat aslinya mobil besar tidak ada takutnya si bocah, malah mau didekati. Kalau yang sedang berhenti ya tidak masalah di pegang atau berdiri dekat mobil besarnya, kalau yang truk pengeruknya sedang beroperasi ya tidak boleh dong didekati. Ada garis polisi disekeliling lokasi yang sedang dikerjakan.

    Baca juga: Cerita Benjamin dan Macam-macam Mainannya

    Video Benjamin lihat traktor

     

    Beberapa foto Benjamin saat kita jalan-jalan:

     

    Tumben nih anak mau disuruh diri didepan traktornya biasanya jarang bisa dapat foto yang bagus
    Tumben nih anak mau disuruh diri didepan traktornya biasanya jarang bisa dapat foto yang bagus

     

    Musim gugur 2016 daun-daun hampir rontok semuanya
    Musim gugur 2016 daun-daun hampir rontok semuanya

     

    Menunggu bus mau pulang. Lihat Ben pegang bunga lagi kan dia habis petik lagi tuh. Sudah dikasih satu bunganya buat seorang oma, eh dia minta lagi bunga haha
    Menunggu bus mau pulang. Lihat Ben pegang bunga lagi kan dia habis petik lagi tuh. Sudah dikasih satu bunganya buat seorang oma, eh dia minta lagi bunga haha 

     

    Sampai disini dulu ya cerita nya, nanti disambung lagi cerita musim gugurnya, bakalan late post juga  .

  • Random Dibuang Sayang – Musim Gugur

    Random Dibuang Sayang – Musim Gugur

    Pembaca setia, tanpa terasa musim gugur (Herbst) sudah datang. Dingin sekali hawanya, kalau dingin begini nikmat sih makan jadi banyak haha, Benjamin juga ngoceh “mamam .. mamam” (makan) melulu, maunya ngemil aja tuh anak.

    Pengennya tidak terlalu lama hawa dingin menggigil begini karena rasanya lapar dan ngantuk terus-terusan. Musim dingin mengemukan badan, semoga saat musim panas harus bisa membakar kalori.

    β€œAutumn is the mellower season, and what we lose in flowers we more than gain in fruits.” -Samuel Butler-

     

    Balkon belum selesai dirapikan padahal sudah saya cicil dari bulan September, saat Benjamin tidur saya kerjakan beberes balkon sedikit-sedikit. Bongkar pot dan nanam bibit-bibit musim semi kegiatan yang saya lakukan saat musim gugur ini. Saya tidak setiap hari nongkrong di balkon karena cuaca semakin tidak bersahabat. Gelap semakin cepat datang, dan hawa dinginnya membuat kulit mengkerut, serasa masuk lemari es πŸ˜† .

    1. Cuaca Jerman pada musim gugur

    Pada bulan September dan Oktober, cuaca di Jerman masih menyenangkan. Bulan Oktober disebut juga golden oktober karena warna daun-daun seperti warna emas. Kuning menyala atau coklat. Kalau bulan November pohon-pohon mulai gundul, daun-daunnya rontok.

     

    Orang Jerman menyebut saat-saat terakhir hari yang hangat ini dengan istilah “Altweibersommer” (musim panas India). Seperti biasa, cuaca Jerman tidak dapat diprediksi, jadi bersiaplah dengan segala kemungkinan. Kalau masih mau jalan-jalan, bulan September dan Oktober yang paling enak. Bulan November lebih baik dirumah aja deh, hujan sepanjang hari. Rasanya hari tidak hujan bulan tersebut bisa dihitung dengan jari, dan beberapa kali saya lihat kalender, untuk bulan November simbo/gambarnya payung πŸ˜€ .

    Pada bulan November, hari-hari semakin terasa lebih singkat, dingin, lembab, mendung, kabut tebal, matahari tidak bersinar, langit berwarna abu-abu. Terkadang bulan November bisa saja akan turun salju.

     

    Karena langit seringkali mendung, mau potret-potret hasilnya juga tidak memuaskan, walaupun kameranya sudah pakai blizt tetap saja agak buram, begitulah seperti kamu lihat agak gelap kan hasil foto-fotonya.

    Baca juga: Rasanya lebih Indah Warna Musim Gugur tahun lalu 2014

     

    Menurut gogermany.about.com rata-rata temperatur musim gugur di Jerman:

    Bulan September rata-rata suhu terendah 9 derajat C, rata-rata tertinggi 19 derajat C
    Bulan Oktober rata-rata suhu terendah 4 derajat C, rata-rata tertinggi 14 derajat C
    Bulan November rata-rata suhu terendah 1 derajat C, rata-rata tertinggi 8 derajat C

    Walaupun sudah dingin ternyata kali nya masih ada bebeknya yoii. Pemandangan musim gugur. Foto 04.11.2015
    Walaupun sudah dingin ternyata kali nya masih ada bebeknya yoii. Pemandangan musim gugur. Foto 04.11.2015

     

    Pohon Cerry tetangga sudah menguning daun-daunnya

    Pohon cerry tetangga sudah menguning daunnya, bakalan rontok nantinya
    Pohon cerry tetangga sudah menguning daunnya, bakalan rontok nantinya

     

    Musim semi tahun depan akan seperti foto dibawah ini pohon cerry tetanggaku

     

    Video musim gugur di Jerman

     

    2. Jalan-jalan bersama Benjamin

    Setiap hari Benjamin dan saya keluar rumah, anak ini bakalan rewel kalau tiap hari tidak melihat langit biru dan jalanan haha πŸ˜€ . Ben paling senang melihat bus besar dan bebek di kali. Paling sedikit kami jalan-jalan 1 jam, kalau banyak keperluan bisa 3 jam kami kelayapan. Terkadang naik bus dari halte depan rumah, seringkali juga kami jalan kaki. Musim panas sudah berlalu sungguh nyaman berjalan kaki (Benjamin tentu saja di kereta dorongnya).

    Biar cuaca musim gugur dingin, kami selalu jalan-jalan. Minimal 1 jam menghirup udara luar rumah
    Biar cuaca musim gugur dingin, kami selalu jalan-jalan. Minimal 1 jam menghirup udara luar rumah

     

    Saat kami lewat jembatan, Ben minta berhenti untuk melihat bebek-bebek. Kalau pas ada remah roti beruntung bebek-bebeknya dapat jatah makanan dari kami πŸ˜€ .

    Belum setengah jam keluar rumah, si Ben langsung minta cemilan “mamam .. mamam” teriaknya, kalau tidak langsung dikasih tambah keras bilang mamam nya. 1 sampai 3 jam kami jalan-jalan makan melulu si Ben. Cuaca dingin, angin berhembus sepoi-sepoi, ngemil sepanjang jalan, maka akan terjadi seperti pada foto berikut:

    Benjamin tidak tahan menahan kantuk. Musim gugur memang bikin cepat ngantuk
    Benjamin tidak tahan menahan kantuk. Musim gugur memang bikin cepat ngantuk

     

    Benjaminnya teler haha, tidak sanggup lagi dia menahan kantuk. Saya suruh rebahkan kepala ke belakang dia tidak mau, malah ngamuk, ya terserah kamu deh yang penting nyaman buat dia. Pada foto tersebut kami sudah sampai di rumah. Lihat bagian depan dan belakang kereta dorong Ben, saya habis borong bibit bunga dan pot besar itu ukuran 40 cm bisa muat 2 tanaman (bunga) :mrgreen: .

    Video jalan-jalan bersama Benjamin

     

    Kesalahan bukan pada layar komputer kalian, dan jangan bingung ya hehe, memang blog saya ini sementara ditutup kolom komentarnya, istirahat boleh dong πŸ˜€ saya kuatir tidak bisa membalas komen yang masuk jadi hiatus komentar dulu. Kolom komentar akan dibuka kembali mulai Januari 2016.

     

    Follow

    Siapa tahu masih betah di blog saya, silakan dibaca juga:
    β€’ Orang Jerman, Etika dan Kebiasaannya
    β€’ 11 Tanda kalau saya sudah terlalu Lama di Jerman
    β€’ Cerita-cerita Tinggal di Jerman

error: Content is protected !!