Cara Menanam Bibit Benih Tanaman Ukuran Kecil. Halo teman-temanku yang hobi berkebun, saya mau kasih lihat tanaman sayuran saya nih 🙂 . Cuaca disini sudah bersahabat untuk menanam sayuran. Malah cenderung panas sekali. Dua hari lalu suhunya 36 derajat C dan kemarin 35 derajat C. Jam 12 malam saja masah suhunya 28-29 derajat C :roll:, padahal kalau di Jakarta pas malam tuh suhunya sekitar 25 derajat C ya?.

Beberapa kali saya gagal menanam benih sayuran, contohnya salat karena ukuran kecil sekali, seperti butiran pasir, jadi benih salatnya tidak tumbuh-tumbuh. Kalaupun tumbuh kadang lama-lama mati sendiri :cry:.
Tulisan Terkini
- Kenapa Beras Bisa Berulat? Pengalaman di Dapur dan Penjelasan Tentang Larva Kutu Beras
- Nastar Keju Lumer yang Saya Buat Bersama Benjamin Saat Usianya 5 Tahun
- Baking Soda untuk Cuci Baju: Kenapa Bisa Bikin Gatal? (Pengalaman 2 Tahun Baru Sadar)
Maka saya coba tehnik baru untuk menanam bibit tanaman berupa benih yang ukurannya kecil. Caranya:
• Pot saya isi tanah separuhnya
• Taruh satu lapis kertas tisu toilet diatas tanahnya
• Kemudian semprot sedikit air supaya kertas tisunya tidak terbang
• Taburi benih sayuran diatas kertas tisu
• Taruh satu lapis kertas tisu diatasnya sebagai penutup
• Semprot agak banyak, hati-hati jangan sampai kertas tisu nya robek
• Taburi tanah diatasnya, setebal kira-kira 1 cm
• Semprot air lagi
• Setiap hari semprot air, jangan sampai tanahnya kering
Benih (bibit) tanaman ukuran kecil sulit tumbuh karena akarnya lemah, jadi butuh media seperti kertas tisu untuk menopang akarnya.

Salat ada banyak macamnya, yang saya tanam tahun ini yang ukurannya kecil saja, supaya panennya cepat. Males juga ah kalau lama nunggu panen, malah ntar ke buru datang musim dingin hehe. Contohnya Schnitt Salat (Lactuca Sativa) 1,5 hingga 2 bulan sudah bisa panen.Saya sudah menikmati hasil kebon sendiri :D.

Sesudah panen, potnya di bongkar, lalu tanam bibit yang baru lagi, tanahnya juga pakai yang baru. Tanah lama bisa digunakan sebagai lapisan (dasar) pot besar.
5 Juni lalu saya tanam dua macam salat di satu pot, yakni Baby leaf (Eruca Sativa) dan Lettuce (Lactuca Sativa). Untuk bibit (benih) Baby leaf sudah dalam bentuk tape (pita) jadi lebih mudah bibit untuk tumbuh. Untuk Lettuce saya tanam dengan tehnik yang saya jelaskan diatas. Beberapa hari bibit-bibitnya sudah tumbuh. Salat jangan terkena matahari yang terik.
*klik gambar untuk melihat ukuran penuh
Selain salat, tanaman yang saya tanam dengan tehnik diatas antara lain: Lobak merah bentuk buahnya bulat merah, lalu tanam Seledri, daun Basil dan parsley. Di Jerman tanaman Seledri, daun Basil dan parsley tersebut disebut Küchenkräuter, semacam bumbu dapur atau herbal gitu deh, bisa buat campuran sup dan bumbu masak. Küchenkräuter ini jangan terkena matahari yang terik.
*klik gambar untuk melihat ukuran penuh
Tips penanaman bibit (benih) agak besar seperti bibit tomat, cabai, paprika, ketimun dll yang ukurannya agak besar supaya direndam dalam air dulu sekitar 15-30 menit sebelum penanaman.
Saya sudah mulai menanam bibit tomat, cabe & paprika sejak akhir Januari, supaya ketika masuk musim panas tanaman tersebut mulai bermunculan bakal buahnya, kalau mulai nanam bibit-bibitnya ketika musim panas, ya keburu datang musim dingin, kita belum bisa panen deh.
Ketika bulan Januari suhunya masih minus, jadi selain bibitnya direndam air, saya juga melakukan tehnik khusus mirip tehnik penanaman benih salat sih, tapi ditambah sedikit cara lain:
1. Kalau mau tanam beberapa bibit sayuran sekaligus, siapkan wadahnya dan buat teks untuk ditempel di wadah rendaman, supaya kita tahu bibit apa yang direndam dan akan ditanam.
2. Bibitnya Rendam air 15-30 menit.
3. Tepung terigu taruh diwadah kecil, beri beberapa tetes air, lalu aduk.
4. Siapkan kertas tisu toilet, supaya tidak terlalau lebar potong jadi dua bagian. Lipat dua jadi terlihat bagian tengahnya.
5. Totolkan campuran tepung terigu & air (Nomer 3) keatas kertas tisu. Totolkan dibagian tengah kertas tisu, lalu taruh bibit (benih)nya diatas totolan terigu, kertas tisu dilipat, jadi bibit ada dibagian tengahnya ;).
6.Siap ditanam deh.

Pot untuk penyemaian saya gunakan yang kecil-kecil dulu, setelah tumbuh 4-6 daun baru saya pindahkan ke pot lebih besar.

Bulan Maret lalu masih agak-agak dingin, jadi pot-pot penyemaian saya taruh di greenhouse mini. Taruh disini hingga akhir Juni ini. Greenhousenya buatan Frank tahun lalu ;).

Jika cuaca sudah bagus (tidak dingin) cukup lakukan seperti tehnik penanaman salat, tapi kalau tidak berhasil juga, silakan dicoba tehnik dengan campuran terigu 😉
untuk ke halaman berikutnya klik ⇒ Next/Lanjut

