Tag: cara perawatan bunga hyacinth

  • Menanam Bibit Bunga Hyacinthus

    Menanam Bibit Bunga Hyacinthus

    Menanam Bibit Bunga Hyacinthus. Sahabat berkebun, berikut ini saya ingin cerita mengenai proyek saya menanam bunga musim semi. Berhubung bunga Hyacint yang lumayan cepat di rangsang pertumbuhannya, jadi kali ini saya ingin cerita khusus si bunga yang wangi tersebut.

    Tahun lalu sebelum menanam hyacinth, saya rendam umbinya 24 jam ceritanya klik disini. Ah ternyata menurut saya cara tersebut tidak terlalu baik, karena umbinya jadi terlalu banyak menyimpan air dan malah akan menjadi busuk (tergantung daya tahan masing-masing umbi).

    Setelah rajin browsing di internet, akhirnya saya menemukan cara kita bisa merangsang pertumbuhan umbi hyacinth lebih cepat tumbuh melalui “cold treatment”, jadi umbi hyacinthnya disimpan dulu selama 1-2 bulan didalam kulkas. Metode “cold treatment” ini juga bisa dilakukan di negara tropis.

    Cara cold treatment bibit umbi bunga Hyacint:
    • Bungkus umbi dengan Koran (koran lebih baik daripada plastik), kalau mau pakai plastik gunakan bentuk plastik ziplock.
    • Simpan 1-2 bulan di kulkas (JANGAN di freezernya ya karena umbi jadi beku). Jangan dicampur dengan buah-buahan, terutama apel. Buah-buahan yang telah matang akan mengeluarkan gas etilen yang akan membunuh / merusak bunga dalam bulb. Saya simpan umbinya 1 bulan saja.

    • Tiap 1-2 minggu cek, klo berjamur lap perlahan, semoga tetap kering ya, karena kan tidak ada media tanamnya, kemudian masukkan kulkas lagi.

    • Setelah lewat 1-2 bulan keluarkan dan tanam seperti menanam bibit biasa.
    • Sebelum ditanam, rendam bagian bawah umbinya (bagian akar) dalam air selama 1-3 jam, hal ini untuk merangsang akar cepat tumbuh. Untuk perendaman tersebut bisa juga gunakan fungisida ya untuk mencegah tumbuhnya jamur setelah nantinya umbi hyacinth ditanam.

    • Tanam umbi bunga hyacinth sedalam separuh ukuran umbi nya, jangan semua bagian umbi masuk tanah.

    • tutup bagian atas umbi supaya nantinya bunga tidak bantet. Kalau di negara 4 musim gunakan topi kerucut “penutup bunga hyacinth“, bisa juga bikin sendiri lihat bentuknya pada gambar di bagian bawah. Penutup umbi bisa dibuka kalau sudah terlihat bakal bunganya.

     

     

    Menanam Bibit Bunga Hyacinthus. Hyacinth 'Pink Pearl' Usia 3 dan 4 Bulan
    Hyacinth ‘Pink Pearl’ Usia 3 dan 4 Bulan

     

    Tulisan Terkini

    Ada 3 cara untuk menanam umbi Hyacint:

    1. Tanam di tanah
    • Potnya jangan terlalu kecil, apalagi kalau satu pot ada beberapa umbi harus ada jarak antara umbi-umbi tersebut karena nantinya akar-akar hyacinth akan tumbuh lebat sekali.
    • Umbinya tidak perlu tertanam semuanya dalam tanah, jadi cukup sekitar 1-1,5 cm umbinya masuk ke tanah.
    Pemberian air: kalau saya siramnya 6-10 hari sekali. Setelah ditanam saya taruh loteng dulu, kan dingin ya, jadi tidak perlu disiram tiap hari. Kalau kamu dinegara tropis bisa siram dua sampai tiga hari sekali. Hati-hati siramnya jangan terkena umbinya terus menerus karena bisa busuk. Jadi siramnya dari tepi (pinggiran potnya) atau pada bagian tengah langsung ke tanahnya. Kalau potnya ada bolongannya, malah lebih bagus, jadi kita bisa rendam potnya dalam ember berisi air, rendam sekitar 2-3 menit. Air akan menyerap langsung ke akar, jadi umbinya aman deh. Sebelum menyiram, pegang tanahnya, kalau masih sangat basah, tidak perlu disiram, kalau sudah tumbuh agak besar baru berikan air lebih banyak.

     

    2. Tanam dengan menggunakan air (forced in water)

    Saya baru mencoba tahun ini untuk metode ini. Sudah baca-baca caranya di internet, awalnya pesimis apa iya bisa tumbuh hanya dengan air hehe 😀 . Pas di pasar loak ada jual vas (kaca) khusus untuk hyacinth pula, jadi lanjut eksperimennya.

    19 November, umbi Hyacint Orange tidak di cold treatment dulu, hanya disimpan di tempat gelap, sudah seminggu sama sekali tidak tumbuh akarnya
    19 November, umbi Hyacint Orange tidak di cold treatment dulu, hanya disimpan di tempat gelap, sudah seminggu sama sekali tidak tumbuh akarnya

    • Niat coba-coba, umbinya tidak di cold treatment, hanya di celup-celupkan air, lalu simpan di tempat gelap. Hasil setelah seminggu tidak tumbuh sama sekali hahaha.
    • Akhirnya saya simpan di loteng yang dingin ibarat kulkas jadi samalah dengan metode cold treatment. Hasilnya akar mulai tumbuh setelah 10 hari.
    • Setelah 3 minggu, akarnya mulai banyak sekali, namun bagian atas belum tumbuh, jadi tetap saya simpan diloteng
    PENTING: umbi jangan terkena langsung dengan air, karena bisa busuk. Jadi kasih jarak kira-kira 0,5-1 cm (lihat foto saya). Akar akan tumbuh dan mencari air.

    Kalau kamu tidak ada tempat (ruangan gelap yang sejuk), bisa buat topi kerucut untuk menutup umbinya. Contohnya pada foto dibawah. Oh ya umbinya harus di cold treatment dulu baru dilanjutkan metode penanaman dengan air ini ya.

    Karena bagian atas belum tumbuh jadi umbinya di tutup topi kerucut ya
    Karena bagian atas belum tumbuh jadi umbinya di tutup topi kerucut ya

    Kenapa di tutup umbinya?” kan belum tumbuh jadi belum waktunya melihat sinar hehe. Kalau sudah terlihat bakal bunganya, baru ditaruh ditempat terang dan dibuka tutupnya.

    Contoh lain wadah botol atau gelas untuk menanam bisa dilihat pada video dibawah ini, nih di Amrik kalau tidak salah

     

    Oh iya kata temanku metode penanaman dengan air saja begini tidak bagus karena katanya tahun depan, umbinya kalau ditanam lagi tidak keluar bunganya. Berhubung saya belum menemukan informasinya di buku atau internet, benar atau tidak, jadi mau lakukan eksperimen sendiri, tahun depan saya kasih laporannya lagi.

    3. Tanam dengan menggunakan bebatuan

    Contoh pada video di bawah ini:

     

    Saya belum mencoba, karena harus beli batu-batunya lagi, tidak mau keluar duit hehe.
    Menurut saya metode ini mirip yang no.2 forced in water
    • Air jangan sampai terkena umbinya.
    • Agak susah melihat airnya ya, kalau potnya tidak bening

    Sampai disini dulu ya, kalau sudah ada pertumbuhan yang signifikan, akan saya ceritakan kembali di blog.

    PERHATIAN:
    Hyacint bulbnya beracun jangan dimakan ya, kalau punya hewan peliharaan hati-hati jangan sampai termakan. Bulb ini mengandung asam oxalat kalau ingin menanamnya gunakan sarung tangan, karena bisa menyebabkan iritasi kulit ringan (tergantung daya tahan tiap orang). Pantasan saja tiap kali saya bongkar kemasan Hyacinth gatal-gatal 😥 langsung mandi bablas gatalnya.

    Baca juga:
    Harum Semerbak Bunga Hyacinth
    Taman Mawar di Lottum, Belanda
    Pupuk dan Nutrisi untuk Tanaman

     

    comments are closed

  • Harum Semerbak Bunga Hyacinth

    Harum Semerbak Bunga Hyacinth

    Harum Semerbak Bunga Hyacinth. Berikut ini adalah bunga musim semi yang namanya Hyacinthus. Bunga ini mekar lebih awal, saya tanam yang warna pink dan putih.

    Harum Semerbak Bunga Hyacinth. Bibit Hyacinthus Ditanam 09 Sep. 2012
    Bibit Hyacinthus Ditanam 09 Sep. 2012

    Hyacinthus adalah genus tanaman berbunga kecil bulat, termasuk keluarga Asparagaceae. Umumnya dikenal sebagai bulbous flowering, di Jerman disebut Zwiebelnblumen, yakni tanaman berbatang pendek dengan daun berdaging atau basa daun. Daunnya sering berfungsi sebagai organ penyimpan makanan.

    Hyacinthus termasuk tanaman monokotil, yakni berbiji tunggal. Contoh lain yang termasuk bulb adalah bawang merah dan bawang putih.

    Tulisan Terkini

    Hyacinth 'Pink Pearl' Usia 3 dan 4 Bulan
    Hyacinth ‘Pink Pearl’ Usia 3 dan 4 Bulan

    Hyacinthus berasal dari Mediterania Timur (dari selatan Turki hingga Israel Utara), Utara-Timur Iran dan Turkmenistan. Mulai diperkenalkan ke Eropa pada abad ke 16.

    Hyacinthus Orientalis 'Pink Pearl' di Jerman
    Hyacinthus Orientalis ‘Pink Pearl’ di Jerman

    Terdapat 3 genus Hyacinthus : Hyacinthus litwinowii, Hyacinthus orientalis (Garden Hyacinth) dan Hyacinthus transcaspicus.

    Hyacinthus yang saya miliki adalah jenis Orientalis. Jenis ini dikenal sebagai garden hyacinth atau Dutch hyacinth. Ukuran bibitnya beragam, mulai yang kecil hingga yang besar seperti bibit yang saya punya ukuran 14/15 cm. Tinggi tanaman sekitar 20-35 cm.

    Foto Atas Hyacinth 'Pink Pearl' 20 dan 21 Januari 2013. Foto Bawah Kedua 22 Januari 2013
    Foto Atas Hyacinth ‘Pink Pearl’ 20 dan 21 Januari 2013. Foto Bawah Kedua 22 Januari 2013

    Tanaman (bunga) ini sering di pacu (dirangsang) pertumbuhannya jadi ketika Natal semarak dengan harum Hyacinthus. Saya tidak memacu pertumbuhannya, jadi bibitnya tumbuh normal. Saya tanam bulan September 2012 dan baru mekar di bulan Januari ini.

    Cantiknya Hyacinthus orientalis 'Pink Pearl'
    Cantiknya Hyacinthus orientalis ‘Pink Pearl’

    Bunga ini suka di tempat terang. Setelah bunganya muncul, jangan terkena sinar matahari langsung. Bunganya sangat harum!. Ruangan bisa harum semerbak kalau ada bunga ini :). Tanaman ini harus cukup disiram. Bunganya berbentuk lonceng dengan kelopak bunga bengkok.

    The Best Pic yang saya suka pada 24 Jan 2013
    The Best Pic yang saya suka pada 24 Jan 2013

    Hyacinthus adalah salah satu bunga yang termasuk early spring flowers. Jadi berbunga lebih awal sebelum musim semi tiba.

    Video Perkembangan Hyacinth Pink Pearl

    Saya baru mengetahui kalau bibit Hyacinthus ternyata beracun, bibit tersebut mengandung asam oksalat. Contoh asam oksalat ada dalam cairan pembersih rumah tangga. Asam oksalat bisa juga untuk menghilangkan karat. Jelasnya tentang asam oklsat klik disini

    Kalau tertelan bisa menyebabkan ketidaknyamanan parah dan iritasi kulit. Jadi untuk menghindari alergi sebaiknya menggunakan sarung tangan ketika menanggani bibit Hyacinthus dan bibitnya JANGAN coba dimakan ya :D.

    Hyacinthus termasuk bulb flower, jadi cara penanamannya sama seperti bibit tulip, pernah saya bahas sebelumnya. Klik tipsnya disini.

    Sama seperti tulip, : ketika Hyacinthus selesai berbunga, jangan dibuang karena bisa ditanam lagi tahun berikutnya. Jadi potong batang dan bungannya hingga dekat ke umbinya, kalau umbi kotor angin-anginkan selama beberapa hari hingga kering baru bersihkan tanah yang menempel. Jika dirasa sudah cukup kering simpan dalam wadah berlubang, misal plastik berlubang-lubang atau paling baik dibungkus koran, lalu simpan di tempat sejuk dan gelap, misalnya di gudang. Kalau bibitnya dirawat terus dengan baik bisa berumur hingga 15 tahun.

    Warna ungu, bibitnya saya beli dua tahun lalu. Bunganya tidak terlalu banyak, mungkin karena saya tanam terlalu padat dengan bibit lainnya dalam satu pot kecil. Cantik sekali ya si ungu ini ;-). Kalau saya perhatikan lebih lagi ternyata ungunya tidak gelap seperti dua tahun lalu, malah kini cenderung ke biru muda.

    Purple Hyacinths
    Purple Hyacinths

    Tertarik melihat Hyazinth time lapse?. Bagus sekali terlihat dengan jelas dan indahnya ketika mulai mekar hingga mekarnya penuh :). Ada yang membuat videonya selama 69 jam dan dibuat time lapse hanya 50 detik, ada juga 1 detik sama dengan 250 menit. Wah pada sabar ya bikin video singkat-singkat lalu disambung-sambung. Hebattt!. Saya belum mengerti cara pembuatan time lapse, jadi mari kita nikmati yang sudah ada di youtube :).

     

    Video Cara Menanam Bunga Hyacinth dari Umbi di Negara Tropis

    Sumber : Pengalaman penulis dan dari Wikipedia.org

    Demikianlah share saya mengenai Harum Semerbak Bunga Hyacinth, semoga kamu yang lagi ingin menanam bibit umbi hyacinth di Indonesia mendapat pencerahan yaa 🙂 ; Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta berkebun lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga: Suka Bunga Anggrek? Ayo Mengunjungi Taman Anggrek Ragunan

error: Content is protected !!