Tag: bibit stroberi

  • Tergila-gila Menanam Stroberi

    Tergila-gila Menanam Stroberi

    Tergila-gila Menanam Stroberi. Siapa yang suka makan stroberi?, yang suka makan apa termasuk suka menanamnya juga?. Bagi saya petik stroberi dari kebun sendiri memberikan rasa kepuasan tersendiri. Baca juga: Tergila-gila Menanam Strawberry (Bagian 2)

    Tahun lalu saya sukses menanam stroberi dari bibit (benihnya). Tanamannya saat umur 6 bulan sudah menghasilkan bakal buah. Nah karena kalau dari bibit stroberi terbatas pilihan jenisnya, maka tahun ini saya beli stroberinya yang sudah berupa tanaman.

    Jangan dikira tanaman jadinya yang sudah besar ya, masih kecil sekali, makanya harganya tidak terlalu mahal. Bisa hidup dan berbuah saja sudah hebat tuh, karena ada beberapa stroberi yang saya pelihara itu mati menggenaskan *hiperbola 😛 . Saya pilih tanamannya yang sudah ada bunganya, jadi kemungkinan besar akan segera keluar buahnya. Saat-saat musim panas nah tuh banyak stroberinya yang sudah berbunga, syukur-syukur malah sudah ada buahnya.

    Tulisan Terkini

    Stroberi yang paling sering dibiakkan adalah stroberi kebun (Fragaria ×ananassa). Saat ini saya memiliki 10 jenis stroberi. Buahnya ada yang tunggal (satu batang 1 buah), ada yang 1 batang rimbun buahnya alias lebih dari 2 buah, banyak pokoknya 🙂 .

    Strawberry atau tepatnya stroberi kebun (juga dikenal dengan nama arbei, dari bahasa Belanda aardbei) adalah sebuah varietas stroberi yang paling banyak dikenal di dunia. Seperti spesies lain dalam genus Fragaria (stroberi), buah ini berada dalam keluarga Rosaceae.

     

    10 jenis Stroberi yang ada dikebun balkon saya seperti berikut :

    1. Strawberry Fraise

    Lama penyemaian (germination ) 12-20 Hari.
    Tahun lalu saya beli bibitnya untuk coba-coba nanam stoberi. Bibit ini merupakan bibit proyek berkebun anak kecil (die maus saatgut) . Nah ternyata saya sukses menanamnya. Saya tiga kali memindahkan tanamannya. Umur 6 bulan sudah berbunga dan menghasilkan buah. 1 cabang ada beberapa buahnya. Rasa buah manis, ukurannya kecil.

    Pot stroberi sudah saya bungkus supaya tidak mati saat musim dingin
    Pot stroberi sudah saya bungkus supaya tidak mati saat musim dingin

     

    Saat musim dingin, potnya saya tutup rapat dengan kain tebal. Sebelum ditutup tanamannya saya berikan air agak banyak. Tanaman baru dibuka kembali saat musim semi.

    Tanaman stroberiku saat dibuka bungkusnya ketika musim semi. Segar bugar hijau dan lebat. Foto bawah setelah dipangkas
    Tanaman stroberiku saat dibuka bungkusnya ketika musim semi. Segar bugar hijau dan lebat. Foto bawah setelah dipangkas

     

    Saya bahagia sekali saat membukanya, saya kira tanamannya kering karena sama sekali tidak disiram 3 bulan saat winter, eh ternyata subur dan tetap hijau daunnya.

    Tergila-gila Menanam Stroberi. Menanam Stroberi dari bibitnya
    Menanam Stroberi dari bibitnya

     

    Sayangnya semua tanamannya kini sudah mati huhuhu 😥 *nangis kejer. Saya tidak ke balkon beberapa hari, karena cuaca sejuk dan tidak perlu disiram. Pas mengecek, eh semua tanaman stroberiku tersebut kena kutu (hijau) banyak sekali. Saya semprotlah dengan anti hama minyak canola (rapsöl). Karena sudah 2 kali penyemprotan tidak hilang kutunya, saya kesal, jadi saya pangkas ekstrim. Potnya kena matahari langsung pas terik sekali, ya sudahlah gosong tanamannya.

    Pelajaran lain kali, kalau tanaman sedang sakit dan dipangkas ekstrim jangan dijemur dipanas terik, karena daun mudanya tidak tahan panas.

     

    2. Strawberry Elsanta

    Saya beli dua tanamannya. Ditanam ditempat stroberi saya yang sudah mati.

     

    3. Strawberry Putih

    Saya sih sudah sering melihat dimajalah mengenai stroberi warna putih. Sepertinya asyik juga kalau punya sendiri. Jadilah saya beli satu tanaman saja, saya lihat etiket tanaman, gambar stroberinya putih. Saya yakin saja kalau akan muncul stroberi putih.

    Senang sekali karena bakal buahnya banyak sekali. Jenis ini yang satu cabang bunganya bisa lebih dari 5. Tanamannya kena kutu, tidak saya pangkas ekstrim kuatir bernasib seperti stroberi saya yang sudah mati.

    Katanya Stroberi putih. Ternyata yang muncul ko malah merah. Kalau putih ya berarti belum matang dong ya haha
    Katanya Stroberi putih. Ternyata yang muncul ko malah merah. Kalau putih ya berarti belum matang dong ya haha

     

    Tunggu ditunggu akhirnya bunga menjadi buah. Ternyata buahnya dari putih berubah menjadi merah saat matang. Berarti bohongan dong, bukannya stroberi putih hiks. Hal ini saya ceritakan ke bapakanya Benjamin hanya ditertawakan saja hehe.

     

    4. Strawberry Sweet Mary XXL

    Namanya saja yang xxl dan gambar produk buahnya besar, kenyataan buah stroberinya kecil (tidak sekecil stroberi liar). Buahnya mulus dan manis, tanamannya bebas hama. Saya beli 3 tanamannya saat masih kecil.

    Stroberi sweet mary xxl. Ada kacang kapri numbuh di pot stroberinya
    Stroberi sweet mary xxl. Ada kacang kapri numbuh di pot stroberinya

     

    Strawberry sweet mary xxl. Sesuai dengan namanya, rasa buahnya manis. Ukuran biasa tidak xxl deh
    Strawberry sweet mary xxl. Sesuai dengan namanya, rasa buahnya manis. Ukuran biasa tidak xxl deh

     

    5. Strawberry Raspberry (Erdbeer-Himbeere). Katanya bentuk stroberinya seperti raspberry. Tanamannya belum berbuah. Saya penasaran, beneran atau bohongan lagi nih haha. Kalau lihat dari wikipedia atau dari google terlihat bentuk buahnya seperti Raspberry.

    Tidak saya potret karena belum muncul bakal buahnya, kalau lihat daunnya sama saja seperti stroberi lainnya.

     

    6. Strawberry Gantung

    Saya beli dua tanaman, ditanam dipost yang sama. Buahnya menurut saya tidak terlalu kecil. Saya sudah beberapa kali mencicipi mnaisnya stroberi gantung ini.

    Strawberry gantung Fragaria ×ananassa. Disatu pot ada 2 tanaman
    Strawberry gantung Fragaria ×ananassa. Disatu pot ada 2 tanaman

     

    7. Strawberry Toni Merambat (Hummi KletterToni)

    Beli satu tanaman saja, ada dijual ditoko dekat rumah. Kalau beli di olshop aslinya hummibeeren.de minimal pembelian 3 tanaman dan kena ongkos kirim. Pas banget ada yang berbunga, saya tidak sabar nunggu buahnya.

    Strawberry Toni Merambat (Hummi KletterToni). Senang banget banyak bakal buahnya. Kalau sudah lebat daunnya baru akan saya berikan alat buah merambatnya
    Strawberry Toni Merambat (Hummi KletterToni). Senang banget banyak bakal buahnya. Kalau sudah lebat daunnya baru akan saya berikan alat buah merambatnya

     

    Fyi. Stroberi merek Hummi tersebut ada hak ciptanya, kamu bisa beli di webnya langsung https://www.hummibeeren.de atau kalau beruntung cari di toko terdekat.

    8. Strawberry Mieze

    Awalnya saya pesan stroberi Aroma, beli diolshop itu karena ada jenis yang aroma, ya walaupun sebenarnya saya ingin yang dari Hummi, karena tidak ada saya pikir aroma merek lain okelah yang penting jenisnya sama.

    Pas email pengiriman saya terimapun masih tertulis stroberi aroma yang akan dikirim, eh pas nyampe rumah ko datangnya yang jenis Mieze (tertulis ganti yang aroma). Kecewa berat, padahal saya awalnya belanja disitu karena pengen stroberi aroma, jadi banyak beli lain-lain juga 🙁 .

    1 paket stroberi Mieze isi 6 tanaman. 2 saya tanam dipot sweet mary dan 4 disatukan di pot gantung. Saya taruh pot gantung karena saya lihat bentuknya yang model buat digantung. 2 tanaman mati huhu, tinggal yang dipot gantung. Kalau lihat daunnya yang kecil, sudah ragulah sama jenis ini. Sampai sekarang belum berbuah.

    Strawberry Mieze, sudah sebulan sejak beli sampai saat ini belum berbunga, sudah ada yang mati disebelah kiri tuh huhuhu
    Strawberry Mieze, sudah sebulan sejak beli sampai saat ini belum berbunga, sudah ada yang mati diseblah kiri tuh huhuhu

     

    Saya ingin banget punya Hummi® Aroma warna buahnya tuh merah maron, katanya sih stroberi paling gelap didunia. Jenis ini tidak ada ditoko terdekat, kalau beli di web hummi minimal pembelian 1 paket isi 12 tanaman, ada ongkos kirimnya juga. Memang murah kalau dihitung satuan, tapi 12 tanaman mau taruh dimana, secara stroberi saya sudah banyak. Seandainya ada teman dekat rumah nih saya ajak beli berdua deh hehe.

    *saat tulisan ini diposting, Strawberry Mieze nya sudah tinggal kenangan alias mati 🙁 . Disuatu hari yang gila sekali panasnya, saya lupa menurunkan pot gantung tersebut. Keesokan harinya saya tengok, semua daun-daun stroberi Mieze gosong tidak bisa diselamatkan lagi 😥 .

     

    Demikianlah cerita saya mengenai Tergila-gila Menanam Stroberi, Kalau tulisan saya ini berguna untukmu dan pencinta berkebun lainnya, silakan klik tombol share/berbagi dibawah postingan ini, terima kasih 🙂 .

    Jangan lupa subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

    Baca juga :
    Ladang Bunga di Jerman
    Mengunjungi Pameran Flora di Jerman
    Jalan-jalan ke Taman Wilhelma Stuttgart
    Bunga Peony Raksasa di Jerman
    Pengalaman Menanam Stroberi dari Bibitnya
    Petik Buah Strawberry Putih Pineberry | Berkebun di Balkon Rumah

    Sumber :
    https://en.wikipedia.org/wiki/Fragaria
    https://id.wikipedia.org/wiki/Stroberi_kebun
    http://strawberryplants.org

  • Pengalaman Menanam Stroberi dari Bibitnya

    Pengalaman Menanam Stroberi dari Bibitnya

    Pengalaman Menanam Stroberi dari Bibitnya. Menurut salah satu website gardening yang pernah saya baca, katanya stroberi adalah buah paling mudah ditanam dari bibitnya. Kenyataannya tidak benar tuh. Ya setidaknya pengalaman saya menanam stroberi dari bibitnya susah alias saat itu belum berhasil. Waktu berlalu dan hilanglah keinginan menanam sendiri. Saat musim stroberi tiba, saya bisa tinggal beli dan langsung santap. Jadi buat apa toh susah-susah menanam sendiri? hehe 😛 .

    Pengalaman Menanam Stroberi dari Bibitnya. Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas
    Sukaa banget kalau sudah musimnya stroberi. Manis banget, puas-puasin makan stroberi selama musim panas

     

    Saat musim semi tahun lalu, saya pergi ke toko tanaman. Saya melihat bibit stroberi untuk proyek anak kecil. Di Jerman pernak pernik berkebun (gardening) untuk anak-anak juga banyak loh. Mulai dari sepatu, baju, alat berkebunya dan bibit-bibitnya ada yang khusus untuk anak-anak. Jadi ceritanya saya mau coba dulu, kalau berhasil barulah saya akan nanam dari bibit stroberi bukan punya anak-anak, soalnya bibit proyeknya anak-anak tidak mahal hehe 😀 .

    Tulisan Terkini

    1. Penyemaian

    Bibit stroberi ukurannya kecil sekali seperti pasir, jadi kemungkinan besar tidak akan bisa tumbuh langsung kalau hanya disebar saja ditanah, atau langsung disebar bibitnya di pot besar susah tumbuhnya. Sebaiknya gunakan tray penyemaian, atau pot wadah kecil untuk menyemainya. Wadah kecil untuk penyemaian paling mudah ditemui dan murah adalah bekas air mineral.

    Untuk media penyemaian stroberi saya gunakan coco peat (bahasa Jermannya : kokos pellets) yakni sabut kelapa yang dipadatkan dan dibentuk kecil. Media tanam ini bagus sekali menyimpan air, saya tidak perlu menyiramnya setiap hari.

    Saat mau digunakan Coco peat direndam dalam air hingga mengembang. Setelah mengembang (bisa 3 kali lipat bentuk awal) beri lubang ditengahnya lalu masukkan bibit stroberi dan tutup perlahan lubang Coco peat nya. Bibit stroberi ambil sejumput (seujung jari) pokoknya sedikit sekali, sangking kecilnya bibit stroberi tidak bisa hanya ambil 1 bibit/benihnya. Kalau misal nantinya dalam satu media tanam tumbuh lebih dari satu, ya bisa pilih tanaman yang paling baik tumbuhnya, lainnya dibuang.

    media penyemaian stroberi saya gunakan coco peat. Benih stroberi di sebelah kiri dalam kemasan cantik ya
    media penyemaian stroberi saya gunakan coco peat. Benih stroberi di sebelah kiri dalam kemasan cantik ya

     

    Coco peat yang sudah berisi bibit stroberi saya taruh dalam pot-pot kecil, karena pikir saya kalau hanya dalam Coco peat saja kuatir media ini akan hancur.

    Saya menyemai bibit stroberi 12 April 2014 lalu saya cek pada 25 April 2014 mulai tumbuh, cepat juga ya hanya sekitar 2 minggu. Numbuh bibitnya saja saya sudah girang sekali hehe.

    Menanam bibit Stroberi 12 april 2014, dua minggu kemudian mulai kelihatan titik hijau
    Menanam bibit Stroberi 12 april 2014, dua minggu kemudian mulai kelihatan titik hijau

     

    2. Penyiraman (Pemberian Air)

    Keliatan dong kalau daun bibit stroberinya kecil sekali. Nah kuatir rusak saat penyiraman, jadi pot-pot kecilnya saya taruh di wadah plastik (bekas wadah daging giling). Jadi air saya taruh di wadah plastik tersebut hingga tinggi separuhnya, nanti akan terserap ke coco peatnya. Saya tidak berikan air setiap hari, bisa 3 hari sampai seminggu sekali. Kalau terlihat coco peatnya kering baru saya berikan air.

    Bibit Stroberi yang saya tanam setelah satu bulan seperti ini makin besar
    Bibit Stroberi yang saya tanam setelah satu bulan seperti ini makin besar

     

    3. Kebutuhan sinar matahari tanaman strawberry

    Selama masih kecil stroberi yang telah tumbuh tersebut saya taruh ditempat teduh, tidak kena matahari langsung.

    Bibit stroberi yang saya tanam per 26 Mei 2014
    Bibit stroberi yang saya tanam per 26 Mei 2014

     

    Bibit stroberi yang saya tanam per 7 Juni 2014
    Bibit stroberi yang saya tanam per 7 Juni 2014

     

    stroberi yang disemai sudah tumbuh. Saya taruh di lokasi tidak kena matahari langsung. Pada gambar itu saya taruh disamping green house mini
    stroberi yang disemai sudah tumbuh. Saya taruh di lokasi tidak kena matahari langsung. Pada gambar itu saya taruh disamping green house mini

     

    4. Memindahkan ke Wadah Lebih Besar

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

error: Content is protected !!