Random Dibuang Sayang (2). Berhubung belum ada cerita-cerita seputar tanaman (musim dinging tidak ada bunga atau tanaman diluar rumah), jadi harap maklum kalau saya jarang posting di blog ya 😐 . Bagi yang kangen dengan saya, iya deh saya mau cerita beberapa kegiatan harian yang saya lalui beberapa waktu lalu.
1. Bahagia itu sederhana
• Sesederhana bisa makan nasi pakai kecap dan bakwan udang bikinan sendiri. Udangnya mahal, tutup mata jangan lihat harganya
.

• Sesederhana bisa ngemil kerupuk sepuasnya. Untung pas ke Belanda September lalu dianterin ka Ephie ke toko Asia, saya borong banyak kerupuk, mie instan dan sambel botolan. Belanja hampir sejuta rupiah kalau di kurskan, biarlah persediaan juga kan. Berapa banyakpun kerupuk digoreng tetap aja langsung habis, jadi belakangan saya goreng sedikit-sedikit saja 😀 .

• Sesederhana makan nasi dengan ayam goreng dan sayuran.

• Sesederhana bisa nyambel dan bikin bihun goreng.

Cabenya hasil kebun sendiri dong 😉 . Cabe spanyol dapat 372 gram, kemudian ada cabe cherry, ya lumayanlah bisa buat 3 kali bikin sambel.
2. Berburu Barang Bekas di Flohmarkt
Flohmarkt atau Pasar loak adalah jenis pasar yang berisi lapak orang yang ingin menjual / barter berbagai barang mulai dari barang berkualitas rendah sampai barang berkualitas tinggi dengan potongan harga atau barang bekas pakai (wikipedia).

Flohmarkt ini di adakan sekolahan di kota tempat tinggal saya. Berlangsung hanya dua hari, sabtu dan minggu 30 Nov dan 1 Desember lalu. Saya pergi ketika hari minggunya. Tahun ini saya pergi sendirian, karena Frank tidak mau ikut, pusing dia melihat orang-orang berdesakan berburu barang bekas hehe. Kalau musim panas biasanya pasar loak lainnya banyak diadakan di tempat terbuka.

Kalau ke Flohmarkt yang disekolahan ini membuat lapar mata, terutama keramik untuk pajangan atau peralatan makan. Harganya sangat murah, asal jeli mengecek kita akan dapatkan barang-barang yang kualitasnya masih bagus, malah beberapa barang masih baru dalam kemasannya.
3. Mengunjungi Pasar Natal
Pasar Natal awalnya merupakan tradisi di Jerman dan Austria, namun sekarang meluas ke berbagai negara di dunia. Dalam bahasa Jerman, tradisi ini disebut Christkindlmarkt, Christkindlmarket, atau Weihnachtsmarkt. (wikipedia)

Lokasinya di kota tua Bad Wimpfen. Saya sudah tiga tahun berturut-turut ke pasar Natal ini. Sepertinya tahun depan malas kesini lagi, karena semuanya sama saja 🙄 . Lokasi stand-standnya sama, penjualnya sama, yang didagangkan sama, bahkan ramainya ampun deh sama!. Pengennya sih bisa ke pasar Natal di kota besar seperti di Berlin, Munchen, Stuttgart, Hamburg dll, pasti lebih meriah 😉 .
Stan-stan di pasar Natal berbentuk kios kecil yang dibangun dari kayu. Selain makanan dan minuman, di stan-stan pasar malam tersebut juga dijual mainan, kerajinan tangan, dan hiasan Natal. Ada pula panggung hiburan, paduan suara dan dansa. Komidi putar dan kincir merupakan permainan di pasar Natal yang digemari anak-anak (wikipedia). Di Bad Wimpfen hanya ada komidi putar, ramai melulu, banyak anak-anak merengek ke orangtuanya untuk naik berulang kali.
Saya keliling sendirian selama 2 jam, Frank turunin saya dilokasi jam 5 sore (sudah gelap gulita) lalu dia kerja mengunjungi pasien-pasiennya. Setelah lelah saya telp Frank untuk jemput saya. Tahun lalu saya juga jalan-jalan sendirian. Untung jugalah pergi sendirian, jadi tidak takut hilang atau saling mencari sangking ramainya lokasi.
Ke pasar malam begini membuat lapar mata, baru sampai beli Bratwurst sosis pedas pakai roti, lanjut jalan beli gebrannte mandeln (kacang bersalut gula), lanjut lagi beli magenbrot (roti jahe) jajan melulu 😆 . *maaf tidak ada foto makanannya, jalan sambil makan ya tidak bisa leluasa memotret.
Christmas Gift Suggestions:
To your enemy, forgiveness.
To an opponent, tolerance.
To a friend, your heart.
To a customer, service.
To all, charity.
To every child, a good example.
To yourself, respect.”
Oren Arnold
You may also like:
• Random Dibuang Sayang bagian I
• Jalan-jalan ke Wilhelma Stuttgart
• Brezeln, salah satu kesukaan saya di Jerman
• Taman Mawar di Lottum, Belanda
• Orang Jerman itu

