Berbagai Macam Gaya Tidur Benjamin. Menurut ahlinya antara usia 2 sampai 4 bulan bayi akan tidur sepanjang malam. Setiap bayi atau anak mempunyai keunikan masing-masing. Jadi jangan pernah ya membanding-banding mereka. Saya terkadang kesal sih kalau ada yang nanya-nanya Benjamin ko belum begitu, ko ga begini, mamaknya ini hanya bisa nelen ludah hehe.

Waktu tidur Benjamin ketika baru lahir tentu saja sama seperti bayi pada umumnya. Siang tidur pulas, malam terjaga sepanjang waktu. Untung mama tercinta berada disamping saya selama 3 bulan. Tanpa mamak mungkin saya akan stress kali itu mneghadapi pengalaman mempunyai anak pertama.
Kalau bayi lain ada waktu tidurnya di pagi atau siang hari ya, nah Benjamin jarang begitu. 12 sampai 14 jam tidur dia dipakai pada sepanjang malam saja. Tahan loh Benjamin pagi sampai sore tidak tidur. Alhasil sayalah yang dibuat kerepotan memenuhi keinginannya untuk beraktifitas terus. Pagi hingga siang hari kalau Benjamin tidur 1 sampai 2 jam saja wah merupakan anugerah teramat indah, saya jadi bisa melakukan kerjaan beberes rumah 😀 .

Saya senang sekali, pas usia 3 bulan Benjamin tidurnya sudah teratur (15 Desember 2014 nanti usia Ben akan menginjak 5 bulan). Tengah malam dan dini hari tidak lagi bangun untuk nenen (menyusui) atau minum susu. Jadi sudah tidur sepanjang malam. Nenen terakhir antara jam 17-18 lalu kami nonton tv sekitar 15 sampai 30 menit sampai Ben agak ngantuk.
Kemudian saya pakaikan baju tidur, ganti diapernya, olesi minyak telon lalu bawa Ben kekamarnya dan berikan susu 200 ml, belum habis susu sudah ngantuk sekali dia. Begitu susu habis langsung taruh tempat tidur deh. Bablas tidurnya sampai jam 7 atau 8 pagi.



Skenario lain, terkadang saat diberikan susu sudah ngantuk bahkan sudah tertidur si Ben, eh saat saya menaruh Ben ditempat tidurnya, bisa tiba-tiba melek seger matanya doooh! tepokjidat. Ya udah saya ladeni ajak ngobrol bentaran sambil bilang „..besok main lagi kita ya, lalu ke balkon juga ya melihat-lihat tanaman“ (Padahal tanaman mamaknya sudah banyak dibongkar kan sudah musim dingin hehe). Saya lipat tangannya Benjamin ajak berdoa, masih heboh ngoceh-ngoceh cenggegesan.
Selesai berdoa saya tarik selimutnya hingga ke dadanya, usap kepalanya dan bilang „Selamat tidur, Gute nacht sayang“. Saya rapatkan pintu kamarnya Ben dan tinggalkan dia sendiri. Kalau belum tidurpun biasanya Ben tenang, dia akan ngoceh sebentar dan lama-lama tidur dengan sendirinya. Berikutnya „ME time mamaknyaaa“ hahaha.



Beneran ga ada drama ga mau tidur?.
Jarang sekali. Masih segar nih Rabu 3 Desember lalu, babenya lagi dirumah (biasanya kerja hingga tengah malam) lalu ada teman sekolah babenya Ben menginap, mereka mau belajar bareng untuk ujian. Untuk pertama kalinya Ben bertingkah, ngamuk-ngamuk ga mau tidur. Ya sutra saya bawa ke ruang tamu, lalu kami nonton rekaman tayangan „traumhochzeit“ (Pernikahan impian).

Video Benjamin asyik nonton
Umur 1,5 bulan Benjamin sudah mulai tidur tengkurap. Terkadang dia begitu sendiri atau sengaja dibuat tidur tengkurap sama opungnya karena tidurnya jadi lebih lama loh kalau tengkurap. Cuma sama babenya belum boleh tengkurap, katanya dadanya Benjamin belum kuat. Nah jadi waktu itu kalau ada babenya Ben ya kita tidak buat Ben tengkurap hehe 😀 .
Masuk usia 4 bulan Benjamin sudah lincah bolah balik badan (tengkurang – telentang). Sayangnya kalau pas tidur malam, dan dia posisi tengkurap nah tidak bisa balik sendiri, mungkin tidak cukup punya tenaga kali ya hehe. Makanya ketika pagi hari bangun dia nangis pokoknya bersuara sekencang mungkin sampai saya datang dan membalikkan badannya ke posisi telentang.
Benjamin kalau tidur malam paling suka tidur tengkurap, saya ingin membalikan badannya ke posisi telentang ko ya kuatir anaknya terganggu tidurnya dan bangun bahkan kuatir kalau dia ngamuk saya malah jadi repot kan mendiamkannya. Jadi tiap kali saya lihat Ben tengkurap saya biarkan saja karena posisi tersebut membuat dia nyaman.
Menurut website parenting.co.id: tidur posisi tengkurap membuat bentuk kepala kepala bayi menjadi lebih bagus dan tidurpun jadi lebih lama, karena si bayi sedikit bergerak. Kalau bayi cewe pas besar bagus ya kepalanya jadi bagus pakai sanggul hehe.
Nah sayangnya tidur tengkurap begini beresiko untuk bayi dibawah usia 1 tahun karena bisa menyebabkan SIDS (Sudden Infant Death Syndrome atau kematian mendadak pada bayi).



Apapun gaya tidurnya Benjamin yang penting dia nyaman dan bisa lama tidurnya, jadi mamaknyapun bisa istirahat ya Ben 🙂 .

Baca juga:
• Pengalaman Para Orangtua Mengatasi Anak Tantrum
• Peran Ayah Dalam Keseharian Bayi

