Tag: Deutsche Apotheken Museum

  • Museum Farmasi Jerman Bagian 2

    Museum Farmasi Jerman Bagian 2

    Museum Farmasi Jerman Bagian 2. Setelah selesai melihat-lihat ruangan 5 Museum Farmasi Jerman, sekarang kita lanjut yuk ke Ruang 6.

    ::: Ruang 6 :::

    Toko Farmasi sebagai tempat kerja.

    >> Farmasi Officina
    Apotik umum pertama dikembangkan dari warung abad pertengahan di lingkungan gereja atau di pasar pada toko-toko yang terbuat dari bangunan permanen, kemudian semakin meningkat terletak ke daerah pusat seperti pasar, dan kota-kota. Berbeda dengan situasi toko obat saat ini, pada abad 17-18 OFFICINA (area penjualan dan produksi) atau officine tidak menawarkan akses ke klien. Dia harus menyerahkan resep dokter kepada apoteker melalui jendela. Jadi meja di tengah ruangan tidak dapat dianggap sebagai counter tetapi sebagai meja persiapan dimana obat tersebut dicampur sesuai resep. Jika klien tidak bisa masuk ruangan, maka ia setidaknya bisa melihat ke dalam toko.

    *klik gambar untuk melihat ukuran besar

    Pengunjung dibawa ke latar belakang sejarah abad ke 18, yang disebut Bamberg-officine terdiri dari furnitur asli, misalnya meja persiapan yang sangat berharga dari periode usang dari “Farmasi Pengadilan” di Bamberg, dan penyelesaian dibuat dalam gaya yang sama, diperuntukkan pertama bagi apotik untuk pengadilan pangeran-uskup dan nantinya untuk publik.

    Dari Biara Ursulin di Klagenfurt Offizin lain di koleksi museum sebagai contoh apotek farmasi biara tidak terbuka untuk umum . Tahun 1730 di massa penobatan arabesque menunjukkan waktu pembuatannya sedangkan IHS huruf adalah simbol untuk Yesus Kristus.

    ::: Ruang 7 :::

    >> Ruang Herbal dan Penyimpanan (Gudang)
    Pertama bahan baku obat dalam jumlah besar dimasukkan dan disimpan disini. Sebagai gudang untuk menyimpan bahan herbal dan bahan-bahan padat lainnya, ruangan dipenuhi dengan bau harum rempah-rempah segar dan kering, yang kebanyakan dibuat pada abad ke-18.

    Beragam peralatan yang bisa dipergunakan tangan untuk pengolahan bahan disimpan di sini, seperti pisau dan papan yang digunakan untuk memotong-motong akar dan kulit kayu, lalu mortir dan mangkuk untuk menghancurkan juga merupakan bagian-bagian penting dari peralatan.

    ::: Ruang 8 dan 9 :::

    Mohon maaf saya hanya punya foto-foto dibawah ini, bingung juga nih, mungkin lupa masuk ke ruang 8 dan 9 , karena di foto-foto saya tidak ada keterangan ruangan tersebut, di website museum pun tidak ada bahasan tentang ruang 8 dan 9.

    ::: Ruang 10 :::

    Sekarang mari kita lanjutkan perjalanan ke ruang yang tak kalah penting bagi tenaga Farmasi, yakni Laboratorium.

    Ruang Laboratorium terletak di “Menara Apoteker “, merupakan bagian dari benteng yang dibangun pada abad 15. Memberikan kesan mendalam bagi pengunjung ketika melihat arsitektur menara dengan dinding yang kuat dan kubah tinggi

     

    ::: Ruang 11 :::

    Toko Belanja Museum

    Disini pengunjung bisa membeli berbagai macam souvenir untuk koleksi atau untuk diberikan sebagai hadiah, seperti miniatur pot untuk sirup dan salep. Permen, sabun buatan tangan, berbagai macam miniatur alat-alat farmasi yang terbuat dari kaca dan kayu. Miniatur mortir dan timbangan, bahkan miniature interior ruang apotik dalam ukuran kotak korek api menjadi salah hal yang sayang untuk dilewatkan sebagai oleh-oleh dari Museum Farmasi Jerman.

    Miniatur Ruang Apotek di Museum Farmasi Heidelberg, Jerman. Museum Farmasi Jerman Bagian 2
    Miniatur Ruang Apotek di Museum Farmasi Heidelberg, Jerman

    Sumber : German Pharmacy Museum dan pengalaman penulis.

     

    Baca juga: Catatan Tinggal di Jerman

  • Museum Farmasi Jerman di kastil Heidelberg

    Museum Farmasi Jerman di kastil Heidelberg

    Museum Farmasi Jerman di kastil Heidelberg. 10 Juli lalu saya dan Frank mengujungi Heidelberg. Sebenarnya pertama harus membahas mengenai kastil Heideilberg dahulu, namun karena museum farmasi Jerman lebih menarik perhatian saya, maka cerita mengenai kastil akan menyusul kemudian ya 😉 .

    Museum Farmasi Jerman berada didalam area Kastil Heidelberg, dengan lebih dari 20.000 objek, koleksi museum ini terbesar dan terbaik di seluruh dunia yang mana mencakup dua ribu tahun sejarah ilmu kedokteran khususnya sejarah farmasi.

    >>Jam Buka Museum

    Bulan April – Oktober : tiap hari Jam 10.00 – 18.00, terakhir masuk jam 17.40

    Bulan November – Maret : tiap hari Jam 10.00 – 17.30, terakhir masuk jam 17.10

    >>Tiket Masuk
    Dewasa : 5 Euro
    Anak/pelajar : 3 Euro

    *Kalau sudah beli tiket masuk kastil Heidelberg, maka masuk museum farmasi Jerman gratis.

    Pengunjung diperbolehkan memotret seluruh koleksi didalam museum namun ada catatan penting, kita tidak boleh menggunakan lampu cahaya (blitz) pada kamera.

    Pintu Masuk Museum Farmasi Jerman. Museum Farmasi Jerman di kastil Heidelberg
    Pintu Masuk Museum Farmasi Jerman

    Mari kita mulai perjalanan menikmati Museum Farmasi Jerman yang menakjubkan!

    ::: Ruang 1 :::

    Diruang ini selain ada meja resepsionis, kita juga bisa melihat satu lemari dengan empat rak berikut delapan pintunya dari periode Baroque, didalamnya terdapat banyak bagian potongan furnitur dan perlengkapan lain dari apotik. Tanggal tertua mebel adalah dari gudang farmasi kota Mosbach, Abad 17.

    Rak, Schongau biara, berisi produk farmasi asli dalam botol kaca, sekitar tahun 1750
    Rak, Schongau biara, berisi produk farmasi asli dalam botol kaca, sekitar tahun 1750

    >>Sejarah Apotek dan Profesi Apoteker

    Prinsip-prinsip kuno dari pengobatan, terutama hal-hal yang menarik dari abad 13 sampai abad 21 akan dibahas sebagai pengantar di ruang 2.

    ::: Ruang 2 :::

    Pengantar Sejarah Farmasi

    Koleksi Ruang 2 - Pengantar Sejarah Farmasi
    Koleksi Ruang 2 – Pengantar Sejarah Farmasi
    Koleksi Ruang 2 - Pengantar Sejarah Farmasi
    Koleksi Ruang 2 – Pengantar Sejarah Farmasi
    Selamat Datang di Museum Farmasi Jerman. Koleksi Ruang 2 – Pengantar Sejarah Farmasi
    Selamat Datang di Museum Farmasi Jerman. Koleksi Ruang 2 – Pengantar Sejarah Farmasi
    Koleksi Ruang 2 - Pengantar Sejarah Farmasi
    Koleksi Ruang 2 – Pengantar Sejarah Farmasi
    Koleksi Ruang 2 - Pengantar Sejarah Farmasi
    Koleksi Ruang 2 – Pengantar Sejarah Farmasi

    Diruang ini pengunjung akan disuguhi penjelasan mengenai apotek pertama dan profesi apoteker di negara-negara berbahasa Jerman, pengembangan undang-undang Farmasi, peran apotek biara, pengaruh pengamatan alam dan alkimia lebih dari pengetahuan medis, perubahan intensif disebabkan oleh berkembang pesatnya ilmu alam, pengaruh signifikan dari kepribadian para ilmuwan, dan juga perubahan pelatihan akademik dan diferensiasi profesi farmasi di abad ke-19 dan 20, industrialisasi, farmasi tahun 1933-1945, pengembangan setelah perang, perubahan pendirian posisi farmasi dan apoteker adalah kata kunci hari ini di topik area pengantar.

    Farmakope Jerman
    Farmakope Jerman
    Mesin Destilasi Uap
    Mesin Destilasi Uap
    Etiket Obat
    Etiket Obat
    Etase koleksi Ruang Dua Museum Farmasi Jerman
    Etase koleksi Ruang Dua Museum Farmasi Jerman
    Wadah dosis tunggal dalam ampul
    Wadah dosis tunggal dalam ampul
    Etase koleksi Ruang Dua Museum Farmasi Jerman
    Etase koleksi Ruang Dua Museum Farmasi Jerman
    Aspirin
    Aspirin

    Setelah puas berada di ruang pengenalan, mari kita memasuki area interaktif di ruang 3.

    ::: Ruang 3 :::

    Sejak tahun 2007 ada daerah yang menarik untuk dikunjungi anak-anak yang juga berada di dalam museum farmasi Jerman, yakni ruang Farmasi Anak.

    Interior ruangan dibuat sedemikian rupa dengan nuansa cerah khas anak-anak. Terdapat lemari dengan laci-laci yang bisa dibuka yang berisi berbagai macam bahan obat. Kita bisa meminta resep teh sehat di meja petugas di pintu masuk museum lalu kita bisa meracik sendiri teh dengan rasa sesuai dengan keinginan kita.

    Farmasi Anak di Museum Farmasi Jerman
    Farmasi Anak di Museum Farmasi Jerman

    Semua teh mengandung tiga bahan, kita bisa mengambil bahan-bahasnya dari rak obat. Kita bisa menggunakan mortir granit besar untuk mendapatkan minyak esensial dari bahan yang kita racik. Setiap anak dapat mengambil produk, menyiapkan teh yang lezat yang dikemas dengan label museum yang indah untuk dibawa pulang.

    Farmasi Anak di Museum Farmasi Jerman
    Farmasi Anak di Museum Farmasi Jerman

    Selanjutnya mari kita melangkah ke toko farmasi dari awal abad ke 19 yang berada di ruang 4.

    ::: Ruang 4 :::

    Disini terdapat perabotan yang terbuat dari kayu Ceri yang pembuatannya berdasarkan instruksi pemiliknya Chr. J. Faulhaber. Koleksinya tersebut menghiasi “Farmasi Crown” di kota Ulm merupakan bagian dari “Farmasi sebagai tempat kerja” dan kini menjadi bagian dari museum farmasi Jerman.

    Toko Farmasi Awal Abad 19
    Toko Farmasi Awal Abad 19

    Setelah melewati kanopi menutup apotek di ruang 4, mari kita menuju ruang 5.

    ::: Ruang 5 :::

    Tema besar berikutnya muncul setelah “Farmasi Crown”. Dengan bantuan dari koleksi yang luar biasa obat berharga dari abad 17 ke abad 19, Anda akan menemukan dasar produksi farmasi di 28 kasus. Lebih dari 1000 koleksi bahan baku yang mewakili berbagai zat medis dari periode ini: “materia medica”.

    Ruang 5. Dedikasi terhadap Obat. Museum Farmasi Jerman
    Ruang 5. Dedikasi terhadap Obat. Museum Farmasi Jerman
    Ruang 5. Koleksi obat-obatan (abad 17-21). Museum Farmasi Jerman
    Ruang 5. Koleksi obat-obatan (abad 17-21). Museum Farmasi Jerman
    Ruang 5 Koleksi obat-obatan (abad 17-21.). Museum Farmasi Jerman
    Ruang 5 Koleksi obat-obatan (abad 17-21.). Museum Farmasi Jerman

    Ada obat lama ajaib yang terlupakan seperti unicorn, mumi, atau obat universal yang disebut “theriac” mengandung opium dan lebih dari 200 bahan lainnya. Koleksi di ruang ini membawa pengunjung kembali ke masa lalu. Ruangan dibagi menjadi tiga “kerajaan alam” (regnae Naturae) sesuai dengan klasifikasi sejarah: kerajaan mineral, tumbuhan, dan hewan.

    Ruang 5. Dedikasi terhadap Obat. Museum Farmasi Jerman
    Ruang 5. Dedikasi terhadap Obat. Museum Farmasi Jerman

    Penerapan zat tumbuhan, mineral, atau hewan seringkali tampaknya aneh bagi kita, tapi itu terlibat dalam sistem medis konklusif sesuai dengan pengetahuan pada waktu itu.

    Ruang 5. koleksi bahan baku untuk obat-obatan abad 17-18
    Ruang 5. koleksi bahan baku untuk obat-obatan abad 17-18
    Ruang 5. koleksi bahan baku untuk obat-obatan abad 17-18
    Ruang 5. koleksi bahan baku untuk obat-obatan abad 17-18
    Ruang 5. koleksi bahan baku untuk obat-obatan abad 17-18
    Ruang 5. koleksi bahan baku untuk obat-obatan abad 17-18

    Setelah mengamati gambaran dari obat farmasi dan penerapannya, mari kita lanjutkan tur ke sebuah ruangan besar yang dibuat sedemikian rupa sehingga menampilkan rupa toko obat, dengan tema utama “Toko Farmasi sebagai tempat kerja“. Disini akan disajikan tiga bagian penting : OFFICINA, ruang untuk mengolah tumbuh-tumbuhan atau bahan lainnya, dan laboratorium.

    masih ada ruang 6 – 11 (Baca: Bagian 2 Museum Farmasi di Kastil Heidelberg, Jerman).

     

    Baca juga: Catatan Tinggal di Jerman

error: Content is protected !!