Tag: cerita bertemu jodoh yang unik

  • Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule. Mumpung Benjamin sedang tidur pulas, asyikkk jadi saya bisa internetan nih 😀 . Jadi bisa menceritakan satu hal kalau saya mejeng lagi di media cetak & online.

    Jadi ada wartawan yang mengirim email ke saya, bilang kalau dia mau buat liputan dengan tema orang-orang yang mendapat jodoh melalui dating service (biro jodoh online). Pak wartawan bilang agak sulit mencari narasumber yang mau berkisah tentang hal tersebut, dan ybs membaca postingan saya yang berjudul Cinta via Biro Jodoh Online . Pada postingan tersebut saya panjang lebar membahas mengenai bagaimana saya bertemu Frank melalui media online.

    Nah pak wartawan ingin mengutip postingan saya dan mewawancarai saya melalui email, telp bahkan ingin bertemu langsung. Email pak wartawan saya balas 3 hari kemudian, saya bilanglah kalau wawancara via email saya tidak bisa, ribet ada si bocah (Benjamin) yang setiap saat bisa saja rewel jadi tidak bisa berlama-lama di depan komputer, kalau mau telp silakan, tapi kalau bertemu langsung ya silakan datang kerumah saya hihi tapi kan jauhhh ya 😆 . Jadi saya katakan “..jika ingin mengutip tulisan saya silakan saja, asal menyebutkan sumbernya dari blog saya”.

    Baca juga: Pengalaman Mejeng di Majalah

    Senin, 15 September lalu bangun tidur seperti biasa online sebentar dari tablet. Cek ricek email, sosmed dll. Ketika cek blog saya bingung sudah jam 8 ini trafik blog tumben cuma diangka 600. Ternyata oo ternyata 6.000 an saudara-saudara hahah maklum mata masih 5 watt bangun tidur. Kaget ada apa gerangan yaaa? . Arsip blog saya sudah dibuka 3 ribu kali sekitar jam 8 tersebut.

    Eh ada komentar dari ito Nandito di postingan Peran Ayah Dalam Keseharian Bayi katanya saya mejeng di tribunnews.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule
    Saya diberitahu salah satu blogger, kalau nama saya mejeng di koran online

     

    Saya klik link yang diberikan ito Nandito, lalu tablet saya berikan ke mama dulu karena saya lagi sibuk beres-beresin botol susu. Mama ngakak aja pas baca koran online tersebut.

    Mama : Huaahaha
    Saya : Napa ma? Ada yang lucu ? kenapa ???
    Mama : Masah nih namanya Frank ko ditulis Frank Benjamin hahaha
    Saya : (langsung ambil tablet dari mama dan membaca). Huahaha

    Kalian yang setia mengikuti blog saya ini tahu dong. Frank nama suami saya, Benjamin adalah nama anak saya.

    Pak wartawan tidak konfirmasi ke saya dulu sih, email sayapun tidak dibalas lagi, eh langsung tayang tulisannya di koran online hasil kutipan dari blog saya.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media. Mejeng di koran online
    Mejeng di koran online

     

    Bagi yang tertarik membaca tulisan di koran online tersebut silakan lewat biro jodoh mimpi …

    Efek dari masuk koran online tersebut, trafik blog saya melonjak luar biasa. Kalau biasanya sekitar 2.500-3.000 an perhari, nah pada 15 september tersebut blog saya page viewnya 12.900 . Entah kapan lagi best ever trafic akan tercapai, karena angka tersebut sangat fantastis buat saya :mrgreen: .

    12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog
    12.900 Trafik terbaik yang dicapai dalam sehari selama 6 tahun ini ngeblog

     

    Keesokan harinya (16 Sept), satu blogger lainnya bernama akang Gilang berkomentar di postingan saya. Akang membaca koran kalau ada tulisan mengenai saya 😀 . Ternyata turun versi cetaknya juga toh.

    Kedua Kalinya Mejeng lagi di Media karena Nikah sama Bule
    Diberitahu salah satu blogger kalau nama saya nonggol di koran

     

    Masih mantap trafik blog karena nama saya muncul di koran cetak.

    Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe
    Hari kedua trafik masih mantapp. Page view hingga 7.500 an. Efek nonggol di koran hehe

     

    Karena mejeng di koran online dan cetak, saya jadi mendapat banyak email. Ada yang curhat mengenai pencarian jodoh, punya impian lihat luar negeri, pernah ikutan biro jodoh online namun belum beruntung dan curhat lainnya. Blog saya jadi mendapat banyak follower baru juga 😀 .

    Seperti best ever trafic sebelumnya, kalau naik dratis begini 1-2 hari. Hari-hari berikutnya langsung terjun bebas dan nyungsep hahaha.

    Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya
    Trafik blog sudah normal kembali. Eh naik sedikitlah sekarang sudah di page view 3500 an perharinya

     

    Apakah kamu pernah mejeng juga di media ? kalau boleh tahu karena apa ya ?😀 .

    Baca Juga :
    Mereka yang Nyasar ke Blog Saya – Tema Bule
    yang Bikin Meleleh
    10 Pertanyaan Mengenai Emaknya Benjamin
    Babenya Benjamin Manis Banget kalau Begini. Du Bist so Suss adalah ..
    Our wedding – Pernikahan Kami
    Orang Jerman itu ..
    Aturan Internetan di Jerman
    Cerita ketemu sama suami di online dating

  • Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah

    Mejeng di Majalah. Apakah kamu pernah masuk majalah?, bukan majalah dewasa ya hehe 😆 . Beberapa waktu lalu saya diwawancarai untuk suatu rubrik majalah. Bukan majalah seputar gardening seperti hobi saya, melainkan seputar cari jodoh melalui media online.

    Berhubung saya sudah sering ditanya-tanya baik secara langsung atau per email, jadi pertanyaannya itu lagi itu lagi 🙄 . Jadi kali ini saya simpan, kalau ada yang tanya seputar cari jodoh lagi, *sstt jangan bilang-bilang, saya akan pakai jawabannya lagi 😉 .

    Berikut wawancaranya:

    1. Kapan Anda bertemu pertama kali dengan pasangan Anda? Jika ingat, boleh dengan tanggal dan bulan dan tahunnya, atau momen yang terjadi saat itu?. Ini maksudnya pertama kenalannya di online dating atau ketemuannya ya? kalau pertama kali bertemu langsung (copy darat) pada 26 Juni 2010.
    2. Bagaimana pandangan Anda tentang mendapatkan jodoh lewat website?. Saat ini banyak hal bisa dilakukan secara online. Termasuk mencari jodoh, jadi menurut saya sah-sah saja buat mereka yang mencari jodoh secara online. Rutinitas kesibukan sehari-hari mengurangi kesempatan kita untuk bergaul apalagi mencari jodoh, jadi dengan ada online dating sangat membantu mereka mencari pasangan yang cocok.
    3. Mengapa Anda memilih berusaha mencari jodoh lewat website?. Alasan karena saya mencari pasangan western alias bule. Berhubung di Jakarta saya tidak berada di lingkungan yang banyak orang asingnya, ya satu-satunya cara buat saya adalah mengikuti situs biro jodoh online.

    *besok-besok kalau ada pertanyaan ini lagi, akan saya sedikit revisi. “Berhubung wajah saya jauh dari kriteria CANTIK bagi pria Indonesia, tidak pernah ditembak (ha mati dong 😛 ), iyaa tidak pernah ada pria Indonesia yang mengajak saya pacaran, iihh kasihan banget ga sih?. Kemudian umur saya sudah lampu merah bagi pria Indonesia”.

    1. Mengapa Anda memilih website tersebut? Saya mengikuti 2-3 website serupa. Beruntung bertemu suaminya di asiandating.com. *sepertinya jawaban saya tidak nyambung haha.
    2. Dari mana Anda mengetahui website tersebut? Dari internet, lupa tepatnya dari mana. Iklan-iklan online dating semacam ini biasanya bisa muncul dihalaman depan website tertentu, atau iklan disisi kanan kiri email kita.
    3. Awalnya, apa harapan Anda dalam bergabung dengan website tersebut? Harapannya ya dapat jodoh yang cocok dong hehe.
    4. Sebelum dengan pasangan yang sekarang, apakah Anda sempat menjalin hubungan dengan orang dari website yang sama? Tidak.
    5. Siapa yang pertama kali menyatakan ketertarikannya? Si pria.
    6. Berapa lama sejak ‘berkenalan’ lewat website sampai akhirnya jadian? 4 bulan. Setelah pertemuan pertama kali di Jakarta kita saling suka, trus jadian deh.
    7. Setelah itu, bagaimana proses pendekatan yang terjalin antara Anda dan pasangan? Karena LDRS jadi pendekatannya melalui komunikasi melalui media online, misal email, ym, skype atau berkirim surat.
    8. Apa yang paling Anda suka dari pasangan Anda? Saya paling suka sifat dia yang sangat perhatian ke saya, dia romantis, termasuk dia membantu urusan rumah tangga seperti masak, cuci piring dll.
    9. Bagaimana Anda menyesuaikan diri dengan karakter pasangan Anda? Saya tidak kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan karakternya. Sejalannya waktu saya tambah mengenal sifat si dia.
    10. Apa trigger yang membuat Anda berujar, “Ya, saya menerimanya sebagai jodoh saya.” ketika bertemu dia secara langsung, saya merasa nyaman, kita nyambung komunikasinya. Itu yang menjadi triggernya.
    11. Setelah itu, apakah jalan menuju pernikahan berlangsung mulus? Apakah ada hambatan-hambatan tertentu? Apa saja? Puji Tuhan jalannya lancar hingga pernikahan.
    12. Bagaimana mengatasi hambatan tersebut? Tidak ada hambatan.
    13. Peristiwa atau momen apa yang paling berkesan selama Anda menjalin relationship? Momen paling berkesan bagi saya ketika si dia bisa berbaur dengan keluarga saya.
    14. Sekarang, bila menoleh ke belakang, apa yang Anda rasakan dengan kisah ‘berjodoh’ lewat website yang Anda alami?. Yang saya rasakan, saya sangat beruntung akhirnya bertemu jodoh saya melalui online dating.
    15. Apakah Anda menyarankan menggunakan media ini untuk wanita lain?. Iya saya sangat menyarankan untuk bergabung dengan online dating seperti yang saya ikuti. Asal kita tahu rambu-rambunya, misal kalau ada yang bilang suka (cinta) jangan langsung percaya 100%, harus gali informasi si calon dulu hingga bertemu keluarga si dia. Banyak scammer cinta, jadi kita harus hati-hati juga jangan langsung termakan rayuan gombal.

    Saya tidak tahu kapan majalah tersebut sudah beredar, karena saya kan di Jerman, jadi tidak bisa beli. Saya minta yang mewawancarai saya kirim soft copy nya ke email saya. Untung dia baik hati :smile:. Kemarin saya sms adikku minta belikan majalahnya, cihuyy adikku bilang sudah dibeli :mrgreen: .

    Mejeng di Majalah. Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe
    Kami Mejeng di Majalah ini, Jarang-jarang kan bisa eksis begini hehe

    Di wawancara tersebut saya menyebut situs dimana saya bertemu Frank, hmm seharusnya saya dapat bonus dong ya dari situs tersebut, karena belakangan jadi banyak yang nanya-nanya dan saya promosiin situs tersebut melulu.

    Saya telp mamaku di Indonesia, minta kirim majalahnya minggu kedua September bulan depan. Terjadilah percakapan singkat:

    Anak: “Ma, sudah lihat fotoku mejeng dimajalah ga?, sudah dibeli Roy majalahnya kan?” (*Roy adikku).
    Mama: “Iya sudah, kok bisa, kapan diwawancara, dapat honor berapa?”.
    Anak: “Eh busyett pertanyaannya borongan. Bisalah ma diwawancara lewat email, anakmu kan eksis lewat blog :D, ga dapat honor, biar tenar aja”.
    “Mak, cakep ga aku terlihat di majalah itu???” hahaha.
    Mama: “Cakep lah, cuma pendek banget”.
    Anak: “Yaelah iya lah pendek. Mamaku pendek bagaimana aku bisa tinggi?, dikira anak tetangga nanti, itu si Frank aja yang jangkung”.

    Teman-teman, maaf ya kolom komentar judul ini saya nonaktifkan, tolong berikan jempol “like” kalian saja sudah membuat saya senang sekali 😀 . Oh ya kalau mau memberikan komentar, silakan ditunggu di tulisan saya yang ada bunga-bunganya.

    Haha kamu masih pada nunggu link majalah yang ada nama saya dimuat? Penasaran melihat saya? *mulainarsis lagi 😛 . Oke daripada saya dibilang ngoceh tanpa bukti, silakang disini ya → Akhirnya Bertemu Jodoh setelah masuk klik lagi linknya, cerita bagian saya di halaman paling terakhir.

    Ecclesiastes 4: Two are better than one, because they have a good return for their work: If one falls down, his friend can help him up. But pity the man who falls and has no one to help him up!.

     

    Artikel Terkait:
    Setelah Online, Saatnya Kopi Darat
    Kisah Cintaku
    Cinta via Biro Jodoh Online
    101 Romantic Ideas
    Wanita Ciptaan Terindah
    Cinta vs Uang Hati-hati Love Scam
    Kekasih Online, Kapan Kita Kopi Daratnya?
    Mejeng di majalah, trafik blog melejit

error: Content is protected !!