Tag: Gardener’s Tips

  • Tips Bunga Potong Tetap Segar

    Tips Bunga Potong Tetap Segar

    Tips Bunga Potong Tetap Segar. Anda suka menata rumah dengan bunga-bunga segar?. Berikut ini ada tips yang bisa Anda praktekkan ketika Anda membeli bunga potong dan menatanya dirumah.

    Tips Bunga Potong Tetap Segar
    Fairtrade-Rose (Foto: dok. pribadi)

    Pada saat membeli bunga potong, perhatikan beberapa hal berikut ini:
    • Lihat apakah kondisi keseluruhan tanaman bunga terlihat segar, baik dari bunga, tangkai dan daunnya. Pilihlah bunga yang masih kuncup (sedikit terbuka). Lihat apakah batang bunga terendam baik didalam air.
    • Setelah Anda membeli bunga potong pilihan Anda, persiapkanlah vas bunga yang akan digunakan. Vas bunga harus dalam keadaan bersih, Anda bisa membersihkan dengan air panas, deterjen dan sikat nilon untuk mencegah perkembangbiakan kuman.

    • Tuang air bersih kedalam vas bunga, masukkan bunga potong. Perhatikan jangan sampai ada daun yang menyentuh air di vas bunga, karena daun akan segera membusuk dan membuat air menjadi kotor. Sebaiknya potong daun-daun dibagian bawah tangkai sehingga tidak menyentuh permukaan air.
    • Potong ujung batang bunga potong Anda dengan pisau tajam kira-kira 2-3 cm. JANGAN gunakan gunting untuk memotong batang bunga!, karena gunting akan menghancurkan jalur air pada tangkai tanaman bunga tersebut. Bunga yang sudah selesai dipotong ujungnya, harus segera dimasukkan kedalam air, jangan sampai kotor.

    • Kalau Anda menggunakan obat penguat bunga potong, perhatikan dosis pengunaannya.
    • Jangan biarkan bunga potong terkena sinar matahari langsung, asap rokok juga buruk untuk bunga.
    • Jauhkan bunga potong dari buah dan sayuran, karena kandungan ethylene yang ada pada buah dan sayuran. (Ethylene adalah zat yang bisa memperpendek usia bunga potong).
    • Jika tidak ada cairan penguat bunga potong, bisa teteskan cairan pencuci piring ke dalam vas bunga yang telah berisi air secukupnya. Tips ini saya baca dari papan bunga matahari di Ladang Bunga.

     

    Sumber: terjemahan bebas fairtradecode.de/transfair

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

    Baca juga:
    My Garden, lihat kebunku penuh dengan bunga
    Mekarnya Tulip Merah
    Cantiknya Tulip Pink
    Bunga Musim Semi
    Bibit Bunga Untuk Spring time 2012

  • Pemanfaatan Botol Wine di Kebun

    Pemanfaatan Botol Wine di Kebun

    Pemanfaatan Botol Wine di Kebun. Sejak bulan lalu, saya join salah satu media social yang namanya pinterest. Setiap hari saya hanya tertarik melihat kategori “Gardening” silakan klik disini

    Pemanfaatan Botol Wine di Kebun
    Pemanfaatan Botol Beling Bekas. Great use of wine bottles

    Foto-foto yang ter-upload setiap harinya sangat beragam, menarik, penuh warna, kreasi bahkan banyak sekali ide-ide yang bisa kita terapkan di taman atau kebun kita sendiri.

    Kali ini saya ingin mengulas mengenai pemanfaatan botol (beling) bekas wine. Saya tertarik mengulasnya diblog saya ini, karena baru-baru ini saya melihat di pinterest bahwa botol beling bisa digunakan sebagai “self watering” tanaman. Di youtube banyak di ulas juga sih mengenai “self watering tanaman”, namun untuk botol beling ya baru sekali ini saya lihat.

    Kenapa menggunakan botol wine? Ya karena sebagian besar negara-negara Eropa atau negara yang mempunyai musim dingin, pasti banyak mengkonsumsi wine. Biasanya setelah wine habis dikonsumsi ya dibuang ke tempat pembuangan khusus.

    Pertama stiker botol belingnya kita buang dulu. Caranya?

    • Siapkan ember atau wadah berisi air sabun
    • Masukkan botol wine (beling) kedalam ember
    • Diamkan 30 menit hingga satu jam
    • Lepaskan stiker yang tertempel atau gunakan sikat sambil sesekali dicelupkan kedalam air

    Setelah botol bersih dari stiker yang menempel maka botol bisa segera kita gunakan untuk „self watering tanaman“, oh ya jangan lupa bersihkan juga bagian dalam botol dari sisa-sisa isi botol.

    Self Watering botol bekas wine sebagai berikut:

    • Isi penuh botol dengan air keran atau air untuk menyiram tanaman
    • Lalu tanjapkan ujung mulut botolnya kedalam tanah dimana „self watering“ kita inginkan
    • Awalnya saya pikir, air pasti akan langsung keluar semua, ternyata tidak loh! Air hanya akan keluar sedikit demi sedikit membasahi tanah dibagian tengah. Karena saya kuatir air akan langsung keluar, saya masukkan beberapa helai jerami keujung mulut botol.
    • Sampai hari ke empat, air keluar sedikit demi sedikit sesuai dengan tingkat kekeringan tanah si tanaman.

    Berhubung botol-botol wine sudah dibuang semua, saat ini baru punya dua botol, maka saya praktekkan pada dua pot yang ada pohon ketimun. Oh ya semua botol beling bisa dicoba dimanfaatkan untuk „self watering“ ini.

    (Foto: dok. pribadi)

    Persiapan Melepaskan Stiker Botol. Pemanfaatan Botol Wine di Kebun
    Persiapan Melepaskan Stiker Botol

     

    Persiapan Melepaskan Stiker Botol
    Botol Telah bersih dari Stiker
    Self watering tanaman. Botol Mulai diletakkan 8 Juni 2012
    Botol Mulai diletakkan 8 Juni 2012

     

    self watering tanaman. Hari Pertama air semakin berkurang 9 Juni 2012
    Hari Pertama air semakin berkurang 9 Juni 2012
    Pemanfaatan Botol untuk Hobi berkebun. Air dibotol Pada Hari ke empat 12 Juni 2012
    Air dibotol Pada Hari ke empat 12 Juni 2012

     

    Pemanfaatan Botol untuk Hobi berkebun
    Saya Letakkan Botol Self Watering lain Pada Pohon Ketimun satunya

     

    Pemanfaatan Botol untuk Hobi berkebun
    Satu buah Ketimun Siap di Panen 🙂

    Selamat Mencoba! ;-).

    Kalau Anda tertarik melihat apa saja yang saya sukai di pinterest silakan klik disini

    Baca juga:

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

error: Content is protected !!