Tag: cara menanam tomat

  • Update Kebun Sayuranku

    Update Kebun Sayuranku

    Update Kebun Sayuranku. Sobat berkebun, berikut ini saya ingin bercerita mengenai kebun sayuranku yaa. Agak lebay sih dibilang kebun wong hanya beberapa macam saja hehe ๐Ÿ˜€ .

    1. Salat

    Beberapa hari lalu saya mendapat tanaman salat dari seorang ibu (pasiennya Frank). Terakhir nanam salat sendiri 2 tahun lalu (salat yang besar). Setelah itu kapok sampai sekarang tidak mau nanam lagi, karena ulat-ulat yang asyik menikmati salat yang saya tanam ๐Ÿ˜› . Paling saya nanam salat yang ukurannya kecil yang dalam 1,5 sampai 2 bulan bisa dipanen.

    Nah berhubung ada yang kasih salat siap tanam, kan tidak enak juga ya mau nolak rejeki. Maka saya terima saja. Kebetulan ada pot panjang besar yang siap dibersihkan (bunga Foxglove dipotnya sudah selesai berkembang).

    Update Kebun Sayuranku. Tanaman Salat siap ditanam
    Tanaman Salat siap ditanam

     

    Sebenarnya saya mau ambil benih bunga foxglovenya dari bongkol bunganya. Berhubung foxglovenya kotor, banyak kutu (hijau) saya malas nungguin sampai biji/benihnya matang sendiri ditanamannya. Jadi Foxglovenya saya buang. Saya sudah menanam lagi foxglove dari benihnya (beli benih dari toko).

    Foxglove sudah selesai Berbunga
    Foxglove sudah selesai Berbunga

     

    Penampakan Salat-salat setelah ditanam :

    Salat-salatnya sudah ditanam, semoga tumbuh baik dan tidak ada datang ulat
    Salat-salatnya sudah ditanam, semoga tumbuh baik dan tidak ada datang ulat

     

    Sejak Jumat lalu sampai akhir minggu ini cuaca lagi ramah nih, paling tinggi 24 derajat c. Sejuk sekali, bisa puas berkebun sekalipun siang hari.

    Cuaca Minggu ini sedang sejukkk. Kiri jam 6.30 pagi aja 13 derajat C. Jam 3.30 sore 24 derajat ademm
    Cuaca Minggu ini sedang sejukkk. Kiri jam 6.30 pagi aja 13 derajat C. Jam 3.30 sore 24 derajat ademm

     

     

     

    2. Terong

    Makin tambah besar tanamannya. Saya menanam dari benihnya. Kalau tahun lalu beli jadi tanamannya yang masih kecil (karena bibit/biji kemasan mahal bangett padahal cuma pengen nanam 1 biji ๐Ÿ˜› ). Setelah dipanen saya kumpulkan bijinya, dan ditanam musim semi yang lalu. Tumbuh 3 buah. Nah saya lupaaaa taruh dimana sisa biji terongnya.

    Tanaman Terong semakin besar
    Tanaman Terong semakin besar

     

    Daun-daunya yang bolong, itu dimakanin belalang yang kecil. Ampuunn deh berkebun banyak tantangannya ๐Ÿ˜ฅ . Jadi 2 hari sekali saya cek belakang daun terongnya untuk nangkap belalangnya. Selain hinggap di daun terong, tuh belalang hinggap di daun Hollyhocks (stockorose) juga.

    3. Bawang merah, Bawang bombay dan Kencur

    Kencur itu yang dibawah mamaku 2 tahun lalu, ternyata masih ada yang bertahan satu rimpang, eh tahun ini numbuh daunnya.

     

    Bawang dan Kencur aman tidak terkena hama ๐Ÿ™‚ . Ketumbar baru nanam, belum tumbuh, ntar kalau sudah tumbuh saya potretin ya. Kalau mau lihat bentuknya tanaman ketumbar (Baca : Tanaman Ketumbar Siap Panen).

    Pemandangan balkon depan, tempat tanaman tidak tahan panas

    Sudut adem di Balkom depan. Disini saya taruh terong, bawang, kencur. Didepan jendela tuh Rosmarin
    Sudut adem di Balkom depan. Disini saya taruh terong, bawang, kencur. Didepan jendela tuh Rosmarin

     

    4. Tomat

    Sekarang kita di balkon belakang, disini saya menanam beberapa macam tomat yakni : tomat botol (beli jadi waktu masih kecil), lainnya nanam dari bibitnya : tomat coklat, tomat lonjong, tomat bentuk buah pir dan tomat Rio Grande.

    Postingan saya sebelumnya mengenai tomat-tomatku (Baca : Menanam Tomat dari Bibitnya)
    22 Mei lalu begini pemandangannya :

    Senangnya saya tomat-tomatnya tumbuh subur. Foto 22 Mei 2014
    Senangnya saya tomat-tomatnya tumbuh subur. Foto 22 Mei 2014

     

    Sekarang sudah makin lebat, dan sudah banyak bunga alias bakal buahnya, kecuali tomat Rio Grande karena saya baru tanam bibitnya pada 17 Mei lalu, jadi masih kecil.

     

    Tampak depan beginilah tanaman tomat-tomatku
    Tampak depan beginilah tanaman tomat-tomatku

     

    No. 1 tomat lonjong ; no. 2 tomat botol

    Tomat yang sudah bebruah adalah tomat botol dan tomat lonjong, lainnya baru bakal bunganya yang banyak
    Tomat yang sudah bebruah adalah tomat botol dan tomat lonjong, lainnya baru bakal bunganya yang banyak

     

    Tomat Rio Grande masih kecil
    Tomat Rio Grande masih kecil

     

    Video Menanam Tomat dari Bibit Bisa Tumbuh Subur Begini | Berkebun di Balkon

    Pemandangan balkon belakang ๐Ÿ™‚

    Pemandangan Balkon Belakang di pagi yang sejuk
    Pemandangan Balkon Belakang di pagi yang sejuk

     

     

    Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

     

    Baca juga :
    โ€ข Menanam Sayuran dari bibitnya
    โ€ข Metode Penanaman Tomat
    โ€ข Mengapa bagian bawah tomat menghitam?
    โ€ข Padatnya Kebun Tomatku
    โ€ข Beberapa Cara Membasmi Kutu Daun

  • Menanam Tomat dari Bibitnya

    Menanam Tomat dari Bibitnya

    Menanam Tomat dari Bibitnya. Sobat berkebun, seperti tahun-tahun sebelumnya, maka tahun ini saya juga menanam beberapa jenis tomat. Saya tanam dari bibit/bijinya. Ada satu tanaman tomat yang saya beli jadi (ketika beli masih kecil sekali), namanya tomat botol (flaschentomaten), penasaran pengen lihat bentuknya ๐Ÿ˜€ .

    Cuaca tahun ini bagus sekali, jadi sejak bulan Maret sudah mulai hangat, kalau tahun lalu bulan Mei saja masih dingin. Kalau dingin bibit tomat lama sekali tumbuhnya, malah sama sekali tidak tumbuh.

    Menanam bibit tomatnya menggunakan wadah kecil dulu, supaya lebih mudah tumbuh.

    Wadah atau media tanam bibit yang pernah saya gunakan :
    1. Tray Penyemaian (isi tanah separuhnya, taruh bibit tomatnya, taburi tanah lagi kira-kira setengah cm, semprot air dengan perlahan)
    2. Coconut coir (blok media tanam ini dari sabuk kelapa yang dihancurkan, media ini bagus menyerap dan menyimpan air). Blok tersebut rendam air hingga mengembang, lalu kasih lubang dibagian tengah, masukkin bibitnya dan rapatkan.
    3. Wadah bekas air mineral (bentuk gelas) (wadah kecil ini paling mudah ditemukan, lubangin bawahnya).

     

    Saya tanam bibit/biji tomatnya pada awal Maret 2014. Ketika malam hari, saya taruh didalam rumah karena kuatir kalau tengah malam suhunya ngedrop dingin sekali, maka akan menghambat si bibit tumbuh.

     

    Tulisan Terkini

    Nanam Bibit Tomatnya di wadah kecil dulu, setelah tumbuh beberap daun baru pindah ke wadah lebih besar
    Nanam Bibit Tomatnya di wadah kecil dulu, setelah tumbuh beberap daun baru pindah ke wadah lebih besar

     

    Wadah Penyemaian Tomat dan lainnya kalau siang taruh luar rumah
    Wadah Penyemaian Tomat dan lainnya kalau siang taruh luar rumah

     

    Dalam rumah pot-pot kecilnya saya taruh dibawah lampu tanaman (growing lamp), supaya cepat tumbuh ๐Ÿ˜‰ . Setelah 1 hingga 2 minggu mulai tumbuh deh bibit-bibit tomatnya.

    Bibit yang disemai kalau malam taruh rumah, dibawah growing lamp
    Bibit yang disemai kalau malam taruh rumah, dibawah growing lamp

     

    Bibit tomatnya makin besar nih. Foto 2 April 2014
    Bibit tomatnya makin besar nih. Foto 2 April 2014

     

    Tiap bulan ganti media tanamnya, supaya nutrisi buat si tanaman tetap terpenuhi. Ganti wadah juga nya karena bibitnya semakin tumbuh besar.

    Menanam Tomat dari Bibitnya. Setelah tanaman tomatnya agak besar berikan tanah baru dan pindahkan ke wadah lebih besar. Foto 25 April 2014
    Setelah tanaman tomatnya agak besar berikan tanah baru dan pindahkan ke wadah lebih besar. Foto 25 April 2014

    Keterangan Foto:
    No.1 tiga pot tomat bentuk buah pir
    No.2 satu tomat coklat, satu lagi tomat lonjong
    No.3 tomat botol yang saya beli jadi, cepat besarnya si tomat ini.

    Hampir sebulan kemudian, setelah tanamannya dipindahkan ke wadah lebih besar, cuaca juga semakin hangat, maka tanaman tomat-tomatku sudah makin subur seperti dibawah ini:

    Tanaman Tomat-tomatku Semakin suburr. Siap dipindah ke Wadah besar nih. Foto 17 April 2014
    Tanaman Tomat-tomatku Semakin suburr. Siap dipindah ke Wadah besar nih. Foto 17 April 2014

    Foto No.1 tomat bentuk buah pir, no.2 satu tomat coklat, satu lagi tomat lonjong, no.3 tomat botol

    Karena tanaman tomat-tomatnya sudah cukup besar, maka akan saya satukan semuanya di wadah besar. Saya gunakan green house mini, tutup green house akan saya lepas nantinya.

    Di bagian bawah green house saya taruh umbi bunga-bunga musim semi, dan bagian atasnya akan saya tanam tomat-tomat
    Di bagian bawah green house saya taruh umbi bunga-bunga musim semi, dan bagian atasnya akan saya tanam tomat-tomat

    Dibagian bawah green house saya taruh banyak sekali umbi-umbi musim semi yang sudah selesai berbunganya. Saya bongkar bunga-bunga musim seminya, bersihkan umbi-umbinya dari daun dan batangnya. Jangan lupa name tag tanaman tetap disertakan, supaya tahu umbi bunga apa yang disimpan.

    Umbi-umbi Bunga musim semi yang sudah saya bersihkan saya tanam dibagian bawah tanaman tomat
    Umbi-umbi Bunga musim semi yang sudah saya bersihkan saya tanam dibagian bawah tanaman tomat

     

    Saya baru lakukan metode begini, karena biasanya kalau umbi bunga-bunga musim semi saya simpan digudang, pas musim tanam lagi, saya malas mencari (mengeluarkan) dari gudang. Dengan metode ini, kalau tomat-tomat sudah selesai masa tanamnya (pada musim dingin), green house akan saya bongkar, dan umbi bunga musim semi saya pindahkan ke bagian atas green housenya.

    Bisakah metode penyimpanana begini dilakukan di negara tropis?. Menurut saya bisa saja, asal pas umbi-umbinya akan ditumbuhkan lagi, umbi-umbinya harus didinginkan (cold treatment) simpan dikulkas. Jadi metode penyimpan yang saya lakukan ini istilahnya dormat ya (umbi-umbinya istirahat/tidur sekitar 5 bulan).

    Oke kembali ke tanaman tomat lagi

    Media tanam Tomat

    Selain gunakan kompos (bikin sendiri), saya gunakan juga media tanam atau tanah (blumenerde) yang saya gunakan adalah tanah kemasan. Saya gunakan dua merek, yakni compo sana (khusus tomat dan sayuran) dan tanah keluaran supermarket REWE. Kedua merek ini adalah merek yang bagus di Jerman (berdasarkan penelitian majalah stiftung warentest blumenerde 2014) merek tersebut terbaik no 2 dan 3, yang bagus no.1 adalah tanah kemasan keluaran Pflanzen-koelle, sayangnya retail tanaman pflanzen-koelle jauh dari rumah saya.

    Kenapa menggunakan tanah kemasan? karena rumah saya di lantai satu, tidak punya taman, tidak ada tanahnya jadi berkebunnya di balkon, semua tanaman tanam di pot.

    Tanah Kemasan atau Media Tanam yang selalu saya gunakan untuk berkebun. 2 merek ini yang bagus di Jerman
    Tanah Kemasan atau Media Tanam yang selalu saya gunakan untuk berkebun. 2 merek ini yang bagus di Jerman

     

    Sejak dulu saya biasanya gunakan Compo sana, nah karena tuh merek mahal ya bo, dan saya butuh banyak tanah untuk membuat penuh green house, jadi saya kombinasi dengan tanah keluaran supermarket deh. Bukan iklan ya, saya hanya berbagi pengalaman saya ๐Ÿ˜‰ .

    Merek lain yang murah banyak banget (Frank biasanya bawel kalau saya beli yang murah dan hasilnya jelek, buat dia mending beli yang lebih mahal tapi hasil tanamnya memuaskan). Saran saya jangan lihat harga murahnya, tapi lihat kandungan apa saja yang ada di tanah kemasan tersebut, kamu tentunya ingin dong tanaman yang kamu tanam subur :mrgreen: .

    Metode Penanaman tanaman Tomat

    untuk ke halaman berikutnya klik โ‡’ Next/Lanjut

error: Content is protected !!