Tag: bunga gantung

  • Menanam Bunga Petunia dari Bibitnya

    Menanam Bunga Petunia dari Bibitnya

    Menanam Bunga Petunia dari Bibitnya. Sobat berkebun, saya ingin berbagi pengalaman saya menanam bunga Petunia dari bibit (benih) nya. Sebenarnya saya paling tidak suka menanam bunga atau sayuran dari bibit yang berupa benih. Kenapa .. ?. Kesel .. sebel .. frustasi 70% GAGAL melulu 🙁 .

    Menanam Bunga Petunia dari Bibitnya

    Saya pernah beberapa kali sebar beberapa bungkus benih bunga tidak ada satupun yang tumbuh, makan ati kan! 😛 . Benih tanaman (bunga) susah tumbuh karena ukurannya yang super kecil seperti butiran pasir di laut. Beneran saya tidak lebay ko, coba saja lihat benih bunga Petunia.

    Benih Petunianya saya peroleh tahun lalu, dari rumah ibu mertua saya. Di balkonya mertuaku khusus ditanam beberapa warna Petunia duo color. Ibu mertuaku senang aja setiap kali saya merapikan tanaman koleksinya. Kadang kalau saya berkunjung saya mengunting daun-daun tanaman yang menguning, atau membuang bagian bunga yang telah kering, atau batang tanaman yang mati saya buang.

    Menanam Bunga Petunia dari Bibitnya
    Petunia duo Color cantik sekali ya. Ini jenis Petunia yang bunganya besar

     

    Nah sembari merapikan, saya buka mata lebar-lebar dong, kalau tanaman beliau ada bibit (benihnya), kan saya bisa dapat gratisan hehehe :mrgreen: . Biasanya menjelang musim dingin ibu mertuaku membantai semua tanamannya, taman dirapikan dan dibongkar.

    Petunia ibu mertuaku. Ini foto tahun lalu 18 Agustus 2013 sudah bisa dikumpulkan benih bunganya
    Petunia ibu mertuaku. Ini foto tahun lalu 18 Agustus 2013 sudah bisa dikumpulkan benih bunganya

     

    Tanaman (bunga) seperti Petunia akan mati karena tidak tahan dingin. Tanaman berumbi seperti dahlia dibongkar dan umbinya disimpan digudang. Sebelum Petunia ikutan dibabat habis, saya sudah duluan ngumpulin benihnya dong 😀 .

    Tulisan Terkini

    Dari bagian mana bunga Petunia bisa kita dapatkan benihnya?
    Kalau bunga-bunganya sudah kering, cabutin yang keringnya. Cabut bunganya dengan tangan. Nah biarkan bongkolnya pada tanamannya, karena bongkol bunganya ketika kering akan pecah, dan benih/biji Petunia akan keluar dengan sendirinya.

    Kita bisa gunting batang bongkol bunganya, karena kalau mau kumpulan biji Petunianya saja agak susah karena lengket. Perlu diperhatikan, ketika kamu menggumpulkan benih Petunia kan ada daunnya ikut menempel, maka simpannya menggunakan tisu supaya daunnya kering sendiri dan tidak busuk.

    Benih atau Bibit Petunia bisa kita jumpai ketika bunga sudah kering, bongkol bunga akan pecah dan bijinya terlihat seperti pasir
    Benih atau Bibit Petunia bisa kita jumpai ketika bunga sudah kering, bongkol bunga akan pecah dan bijinya terlihat seperti pasir

     

    Saya sudah menggumpulkan banyak sekali benih Petunia, saya simpan (kumpulinnya) dalam plastik. Saya lupa selama 2 hari plastinya berada di tas, setelah saya keluarkan ya sudah lembab sekali dan daun-daunnya busuk 😥 . Benih Petunia memang masih menempel, cuma saya tidak bisa pisahkan karena benihnya berwarna hitam dan daun-daun Petunia busuk juga menjadi hitam. Jadi saya coba jemur, dengan harapan ada beberapa benih yang tetap bagus kualitasnya.

    Lebih menarik kalau bisa lihat video bunga Petunianya kan yaa 😉

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

  • Balkon Depan Mulai Menghijau

    Balkon Depan Mulai Menghijau

    Balkon Depan Mulai Menghijau. Sobat berkebun, kalau kemarin-kemarin saya selalu memperlihatkan balkon belakang saya (Baca: Pagi yang Sejuk di Balkonku ; Menanam Tomat dari Bibitnya ; Menanam Bibit-bibit Bunga Musim Panas ) . Nah kali ini saya ajak kamu melihat balkon depan rumah saya. Balkon ini lebih kecil, kalau pagi sejukk sekali, serasa di puncak deh sangking ademnya <3 .

    Dua hari lalu, jam 8 pagi bangun tidur saya semangat 45 buat berkebun :mrgreen: . Melanjutkan kerjaan sehari sebelumnya, nyatuin mawar-mawar yang „bikin kesel“ karena jelek banget. Huhuhu saran saya nih ya, JANGAN beli root mawar yang di wax (dilapisi lilin). Murah sih (kalau dirupiahkan sekitar 25rb – 60rb) sebel murah harganya, murahan pula kualitasnya alias jelek! 😮 .

    JANGAN beli root mawar yang dilapisi lili, kualitasnya jelek. Sumber gardeningknowhow.com
    JANGAN beli root mawar yang dilapisi lili, kualitasnya jelek. Sumber gardeningknowhow.com

     

    Ada 3 root yang saya beli tahun lalu, dan 2 tahun ini. Awal musim semi lalu saya pindahkan ke pot baru (terakota), saya kasih pupuk jangka panjang (langzeitdunger) yang bisa bertahan 6 bulan, kalau obat mirip-mirip lepas lambat istilahnya hehehe. Pupuknya ini bisa bertahan 6 bulan, melepaskan zat aktifnya sedikit-sedikit, jadi tidak perlu bolak-balik dipupuk.

    Selain dipupuk saya berikan pula tanah (blumenerde) khusus untuk tanaman mawar. Coba kurang baik apalagi saya ke tanaman mawar-mawarnya? 🙄 . Bukannya tumbuh subur, malah batangnya mulai menghitam. Oke mungkin tidak tahan panas karena baru dipindahkan ke pot baru, lalu saya taruhlah pot-potnya di tempat teduh. Tidak berhasil juga! 😥 .

    Jadi daripada banyak pot sia-sia, maka saya ingin menyatukan semua mawar jelek tersebut di satu pot.

    Balkon Depan Mulai Menghijau. 5 jenis root mawar yang bikin kesel karena tidak tumbuh juga huhuhu
    5 jenis root mawar yang bikin kesel karena tidak tumbuh juga huhuhu

     

    Terserah kalianlah mawar-mawarku, mau tumbuh kek, mau nga kek, saya sudah melakukan yang terbaik untuk kalian!“ 😛 .

    Saya punya beberapa mawar lain yang bagus-bagus, karena memang ketika beli ya jenis mawar yang bagus, daun-daunnya banyak dan subur, bunganya bagus. Mahal dong? Iyaaa harga normal kalau dirupiahkan 150-200rb, tapi saya nunggu akhir musim penjualannya jadi diskon 50% donggg.

    Ini contoh bunga mawar-mawarku yang cantik

     

    Nah saya lagi ngincer mawar warna lain, termasuk mawar David Austin. Tiap minggu saya ke retail tanamannya belum di diskon juga kakkk 😆 . Saya kalau ngider-ngider ke toko selalu sendirian (naik bus) supaya puas berlama-lama di lokasinya. Nanti begitu mawar-mawarnya diskon 50%, saya mau ajak Frank supaya bisa kesana naik mobil 😀 . Ga mungkin saya nenteng sendiri, berat boo! Hehe.

    Oh ya saya belanja online, eh dapat bonus root mawar ungu. Pas paketnya datang kaget dong karena ko banyak root mawarnya. Wah ternyata dikasih 3 root. Rootnya tidak di lapisi lilin. Lihat sekilas kualitas bagus, banyak sekali mata tunasnya.

    Panjang akarnya 25 cm, saya lagi mau cari pot yang bagus, jadi sementara ditanam di pot plastik dulu.

    Rosen Sterling Silver. Dapat bonus root mawar pas belanja online, semoga nantinya berbunga cantik seperti digambar
    Rosen Sterling Silver. Dapat bonus root mawar pas belanja online, semoga nantinya berbunga cantik seperti digambar

     

    Lanjut ngomongin balkon depan ya ..

    Beginilah kalau lagi berantakan pas saya kerja

     

    Setelah root mawar-mawar beres, saya mengerjakan yang lainnya. Bongkar pot yang dibawah ini.

    Mau Bongkar pot ini karena bunga-bunganya sudah mati
    Mau Bongkar pot ini karena bunga-bunganya sudah mati

     

    Yang bagian kiri tidak saya bongkar, karena bunga kosmosnya sedang bagus-bagusnya. Itu bibitnya saya tanam tahun lalu (sudah telat nanam dekat winter), pasrah aja numbuh atau tidak. Eh ternyata tahun ini malah tumbuh subur.

    Cantik ya warna bunga Kosmosnya
    Cantik ya warna bunga Kosmosnya

     

    Bagian kanan sudah kosong, bunga-bunganya sudah selesai berbunga, jadi saya pengen nanam jenis lain. Ada sample benih bunga campuran dari toko (lumayan gratis 😀 itu benih bunga sudah bercampur pupuk), pengen juga nanam zinnia, azalea, dan mohn (mohn Turki dan Swiss).

     

    Mau tanam bibit bunga baru
    Mau tanam bibit bunga baru

     

    Mau nanam bibit bunga Azalea, Zinia, mohn
    Mau nanam bibit bunga Azalea, Zinia, mohn

     

    Benih bunga ukurannya kan sangat kecil, seperti pasir. Jadi kalau hanya disebar begitu saja ditanah, sering tidak tumbuh, karena akarnya tidak kuat. Makanya saya gunakan Coconut coir alias Quelltabs atau tanahnya saya lapisi tissu lalu saya sebar benih bunganya.

    Untuk benih bunga yang ukurannya super kecil saya tanam di Coconut coir alias Quelltabs. Sebelah kiri belum direndam air, kanan media Coconut coir siap ditaburi benih bunga
    Untuk benih bunga yang ukurannya super kecil saya tanam di Coconut coir alias Quelltabs. Sebelah kiri belum direndam air, kanan media Coconut coir siap ditaburi benih bunga

     

    Jangan lupa kasih name tag tanaman ya, supaya kita tahu benih bunga apa yang kita tanam 😉 .

    Pot siap di tanam dengan benih bunga yang baru
    Pot siap di tanam dengan benih bunga yang baru

     

    Kerjaan kedua selesai, masih tetap semangat 45, saya lanjut lagi. Menambahkan tanah baru dan pupuk jangka panjang ke bunga Geranium gantung. Saya punya 2 pot, satu pot besar isi 2 warna Geranium, 1 pot kecil hanya 1 warna. Senang banget kedua pot sudah banyak bakal bunganya.

    Geranium Gantung, ada 2 pot. Sudah banyak bakal bunganya
    Geranium Gantung, ada 2 pot. Sudah banyak bakal bunganya

     

    Geraniumnya tersebut dari tahun lalu loh. Pas musim dingin, pangkas daun-daunnya, supaya mudah merawatnya. Taruh dalam rumah, tanam di pot kecil supaya tidak makan tempat.

    Lanjut lagi, pindahin Petunia Mini ke pot baru (pot gantung). Saya dikasih bunga tersebut dari oma nya Frank. Makin lama ko subur menggila bunganya. Di taruh dekat jendela, bunganya jadi kegencet. Makanya saya pindahkan saja ke pot gantung.

    Petunia Mini, lebih cantik kalau digantung kan
    Petunia Mini, lebih cantik kalau digantung kan

     

    Petunia haus melulu. Bunga ini akan sangat layu kalau airnya tidak cukup. Kalau panas siram beberapa kali. Bunga ini tahan panas, asal airnya cukup.

    Lanjut lagi dong yaa..

    Baru pertama kali coba nanam bunga pukul 4 (Mirabilis Jalapa), ga nyangka ternyata ..

    untuk ke halaman berikutnya klik Next/Lanjut

error: Content is protected !!