Tag: berkebun di 4 musim

  • Tour Kebun di Balkon Rumah Sambil Panen Timun dan Zucchini Terakhir

    Tour Kebun di Balkon Rumah Sambil Panen Timun dan Zucchini Terakhir

    Tour Kebun di Balkon Rumah Sambil Panen Timun dan Zucchini Terakhir. Halo sobat berkebun, saya mau cerita mengenai kebun di balkon rumahku. Anakku panen timun dan zucchini (kuning) terakhir kali dari kebun balkoni. Saya mau bongkar kebun, sudah dingin sekali cuaca musim gugur begini, tidak efektif membiarkan tanaman sayuran berlama-lama kedinginan.

    Tour Kebun di Balkon Rumah Sambil Panen Timun dan Zucchini Terakhir

    Bongkar kebun di musim gugur sudah saya lakukan dari akhir September. Dicicil sedikit-sedikit, tidak juga beres kebun balkon rumah haha. Di beresin, disapu, eh si bocah keluar main tanah, berantakan lagi dan sering hujan, ya udahlah males saya ngomel ke bocah. Dia iya iya sih tidak bikin kotor, besoknya begitu lagi.

    Tulisan Terkini

    Saya sering bolehin dua bocah main dikebun saat summer lalu. Main tanah juga boleh, asal saat musim gugur begini stop dulu berkotor ria karena sering hujan jadi lantai becek lumpur gitu haha.. mau nya saya kalau dua bocah ke balkon ya panen aja yang bisa dipanen ala kadarnya seperti tomat atau ciplukan masih ada, tidak usah main tanah gitu.

    Ben dan Lisa sudah jarang keluar (balkon) karena saya larang, cuacanya sudah gile banget dinginnya, walau pakai lengan panjang si Ben bandel tidak mau pakai jaket, alhasil besoknya dia demam. Kenapa harus sakit dulu baru nurut emaknya haha. Daripada saya ngomel mulu, jadi pintu ke balkon saya tutup rapat.

    Video Panen Timun dan Zucchini Terakhir | Tour Kebun di Balkon Rumah | Berkebun di Jerman

     

    Si Benjamin anakku ini senang berkebun, senang merawat tanaman. Dia bisa disuruh pula untuk taburin ampas kopi dan menyiram tanaman, apalagi bagian panen di kebun girang deh dia, namun si anak ini tidak mau sama sekali makan hasil kebunnya sendiri haha..

    Tonton juga: Kumpulan video Nanam Sisa Sayur – Regrow sayuran

    Rumah saya ada 2 balkonnya. Balkon depan ukuran kecil saja (jarang di videoin karena sedikit tanamannya disitu). Di balkon ini kena matahari sore, yang kalau summer ampuun deh panasnya bisa sampai 40 derajat C. Makanya saya pilih aneka tanaman yang tahan garangnya simat sore di balkon ini.

    Panen Zucchini kuning hasil kebun balkon rumah
    Panen Zucchini kuning hasil kebun balkon rumah

    Balkon belakang ukurannya 2 kalinya balkon depan. Di balkon ini kena matahari pagi dan siang. Kalau summer saya juga menaruh koleksi bunga anggrek saya di balkon. seperti anggrek Dendrobium, Cattleya dan Vanda tahan panas, termasuk bunga Adenium bisa taruh luar rumah juga, asal winter dimasukin rumah lagi anggrek dan adeniumnya nasib berkebun di 4 musim ya haha..

    Baca juga: 5 Penyebab Buah Timun Bengkok dan Cara Mengatasinya

    Ada sesuatu yang berbeda yang mulai saya bikin pada video yang kuupload ke saluran Youtube ku. Saya mau gunakan fitur baru Youtube yang keluar tahun 2020 ini, namanya „Timestamps Add Chapters“.

    Apa itu Stempel waktu (Timestamps YouTube) dan mengapa berguna?. Stempel waktu adalah cara untuk menautkan ke momen tertentu dalam video kita. Seringkali penonton akan pergi dari konten video jika itu bukan yang mereka cari (sukai).

    Apalagi untuk video panjang, nonton beberapa detik dan penonton merasa tidak terhibur, bosan, tidak butuh atau video tersebut tidak cocok dengan ybs, langsung kabur haha .. tidak mungkin penonton nonton seluruh isi videonya. Kebanyakan skip videonya, mencari yang mereka suka. Nah supaya mereka (penonton) betah, bisa lebih lama di video kita, kubuat Stempel waktu seperti dibawah ini.

    Timestamps Add Chapters Fitur Baru Youtube Meningkatkan Retensi Penonton
    Dengan menggunakan Stempel waktu, kita bisa beritahu ini loh topik-topik yang saya tampilkan divideo Youtube ku ini, silakan dipilih mana yang suka dan mau ditonton, jadi penonton tinggal klik angka nya.

    Dengan menggunakan Stempel kita bisa beritahu ini loh topik-topik yang saya tampilkan divideo, silakan dipilih mana yang suka dan mau ditonton, jadi penonton tinggal klik angka nya.

    Stempel waktu pertama dimulai dengan 00.00. Video harus memiliki minimum tiga stempel waktu yang tercantum dalam urutan menaik. Durasi minimum segmen video adalah 10 detik.

    Angka Stempel waktu bisa dibuat atau diakhir kalimat.

     

    Baca juga: Klik disini semua postingan kebun emaknya Benjamin

    Demikianlah cerita saya mengenai Tour Kebun di Balkon Rumah Sambil Panen Timun dan Zucchini Terakhir . Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang. Hai pengunjung setia blogku, khususnya sobat berkebun, semoga tidak bosan ya, kalau saya bakalan sering update keadaan kebun balkonku. Mumpung cuaca bersahabat, kalau winter, kebun balkon bakalan tutup 3-4 bulan kan, nah mumpung cuacanya bagus jadi akan lebih sering pamerin keadaan kebun balkonku 🙂 .

    Asyiknya Bulan Juli di Kebun Balkon Belakang

    Musim panas begini, kebun balkonku semakin hijau. Cuaca sudah panas harus makin rajin siram tanaman. Kedua anakku yang rajin mengingatkan untuk menyiram tanaman. Kita hanya sekali menyiram tanamannya, yakni siram disore hari saja.

    Kenapa kedua bocah suka menyiram tanaman?, karena mereka senang berantakin kebunku haha. Kalau Benjamin sih sudah bisalah dikasih tahu mana yang sudah bisa dipetik buahnya, dan mana yang hanya boleh dipandangi saja.

    Ada satu tanaman paprika hasil proyek berkebun Benjamin di TK, ditanam bibitnya di TK kan, begitu agak besar, kira-kira 10 cm deh baru dikasih ke murid TK, untuk lanjut dirawat dirumah masing-masing. Waktu Benjamin terima tuh tanaman paprika belum berbunga, lalu saya repotting/ganti media tanamnya, eh sekarang sudah banyak sekali bunga paprikanya, dan sudah kelihatan beberapa pentil buahnya, si Benjamin senang bangetlah!.

    Menanam Paprika di pot
    Jagoanku dengan tanaman paprika yg dia tanam dari bijinya. Proyek berkebun dari taman kanak kanak

    Setiap hari dia ngocehin tuh tanaman, dipegang-pengang juga. Karena diajak ngobrol tiap hari kali ya makanya tuh paprika tumbuh subur haha. Apakah kamu yang hobi berkebun kadang berbicara dengan tanamanmu? 🙂 .

    Tugas Benjamin menyiram tanaman-tanaman, saya kasih tahu mana yang boleh disiram dan mana yang menjadi bagian saya menyiram. Selesai menyiram tanaman, Benjamin suka memetik tomat-tomat yang sudah matang. Kita punya 4 pot tanaman tomat, ada 2 jenis tomatnya yakni tomat kecil lonjong ‘Dolly’ F1 (Lycopersicon esculentum) warna kuning dan tomat Cherry ‘Sakura’ F1 berwarna merah, keduanya beli di onlineshop baldur.de .

     

    Video Balcony Garden Tour 2018 – Bulan Juli di Balkon Belakang

     

    Sudah beberapa tahun terakhir saya puas belanja bibit tanaman (youngplants) di baldur.de . Tomat pasti saya beli deh, tahun lalu saya beli jenis yang lain. Pengennya tiap tahun coba nanam tomat yang berbeda. Tomat yang saya beli yang bentuknya unik, karena kalau tomat biasa yang bulan buat bikin sambal tuh, wah buanyak sekali di supermarket dan summer begini melimpah murah meriah, makanya saya lebih suka punya sesuatu yang berbeda.

    Saya beli bibit/tanaman yang kecil youngplants istilahnya, karena kalau nanam sendiri dari bibit/biji kadang lama, belum sempat panen, atau baru sebentar panen eh sudah keburu winter. Beli berupa youngplants juga bukan gampang merawatnya loh. Ibaratnya merawat bayi nih tanaman youngplants ukurannya mini, kecil imut-imut, kalau tidak tahu merawatnya, bakalan mati!. Kalau mau lihat ukuran youngplants tanaman-tanaman yang kubeli tahun 2018 ini silakan dibawah ini:

    Video Unboxing Bibit Bunga & Tomat Baldur Garten 2018

     

    Bisa dilihat youngplants tomatnya kecil banget ya, begitu dirawat dengan tender love care (TLC), akhirnya mereka berbakti, memberikan banyak sekali tomat yang lezat. Lisa dan saya yang selalu menikmati kelezatan 2 jenit tomat tersebut, sedangkan abang Benjamin lebih suka jadi tukang petiknya saja haha, dia tidak suka makan tomat dan buah-buahan!, yang Benjamin mau makan hanya buah apel dan pir.

    Cherrytomate 'Sakura' F1 dari satu ranting menghasilkan sampai 20 tomat, keren banget deh
    Cherrytomate ‘Sakura’ F1 dari satu ranting menghasilkan sampai 20 tomat, keren banget deh

    Selain 2 jenis tomat, saya juga beli beberapa jenis bunga bentuk youngplants juga. Video keindahan bunganya akan menyusul kemudian ya, karena kalau bunga-bunga saya taruh di tangga mau masuk rumah. Kalau mau lihat hasil yang kutanam tahun lalu silakan di Video Young Plants From Baldur Garten 2017 .

    Lisa belum bisa menyiram tanaman (yang disiram baju dan kaki dia haha), jadi dia saya kasih kesibukan tersendiri. Ada pot besar yang sudah tidak ada tanamannya, jadi buat mainannya Lisa. Saya sediakan beberapa pot kosong dan sekop kecil untuk digunakan dia.

    Saya kasih kesibukan supaya saya leluasa menyiram tanaman, tanpa gangguan dan tanpa saya terus-menerus teriak „jangan petik itu, jangan dicabut name tag bungannya, Lisa jangan dimakan daunnya!“ haha cerewet banget saya deh!.

    Baca juga: Lisa Marie Anak Kecil yang Suka Berkebun

    Si adik saya kasih kesibukan, ternyata si abang mau main tanah juga, padahal abang sudah saya kasih tugas siram tanaman. Alhasil, adik teriak-teriak karena mainan dia di garap abangnya juga. Abang adik bikin drama di balkon! Lalu saya teriak: „..selesai kerjaan hari ini, masuk dan mandi“! Haha.

    Gile bener dah rusuh hampir setiap hari di balkon. Biarlah kedua anakku puas-puasin main dibalkon, kalau musim gugur dan winter bakalan 4 bulan tidak bisa main dibalkon. Paling ya saya jadi sering bawel saja. Berkebun dibalkon bukan seperti berkebun di lahan yang luas. Dibalkon tuh sempit, tanaman-tanaman juga rapat-rapat nanamnya, kebun dikunjungi 2 anak kecil, buat kedua bocah seperti melihat tempat bermain yang menyenangkan haha.

    Kalau dirumah omanya, bebas mereka petik apapun yang mereka mau, karena kan lahannya luas, dan oma juga tidak melarang kedua abang adik ini kalau petik-petik daun. Seringkali saat saya melarang malah oma bilang biarin saja, itu bikin mereka senang.

    Abang Adik Bebas Main di Taman Rumah Oma

    Harapanku, semoga bibit-bibit dan tanaman yang kurawat banyak yang berbakti sampai menjelang musim dingin nanti.

    Video seri balkon tour 2018:

     

     

    PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

    ↑ Grab this Headline Animator

     

    Oh ya saya punya blog khusus buat cerita-cerita tentang tanaman, soalnya kalau cerita di blog utama ini, kalau yang tidak suka tanaman bakalan enek kali kalau saya cerita tanaman melulu hehe, jadi yang suka tanaman bisa follow atau sesekali mampir ke Blog Kebun Emaknya Benjamin .

     

error: Content is protected !!