Musim Panas Enaknya Ngapain?. Hai sobat blogger, ditempatku sini panasnya gila-gilaan. Jam 9.30 saja panasnya sudah 32 derajat C. Musim panas berdasarkan kalender akan dimulai tanggal 21 Juni nanti. Kemarin dengar siaran berita di radio, katanya cuaca pas libur Pfingsten (Pentakosta) kali ini terpanas terpanas sejak 50 tahun terakhir.

Suhu dalam rumah kalau siang antara 27- 28 derajat C, suhu segitu aja rasanya sudah gerah sekali. Termometer luar rumah saya pindahkan supaya tidak kena matahari langsung, ternyata sama saja ya itu siang hari hampir 36 derajat C. Kemarin pas keluar rumah mau berkunjung ke rumah mertuaku, saya lihat di pusat kota suhunya 41 derajat C, kata Frank sih termometernya pas kena sinar matahari, makanya angkanya gila begitu.
Pagi tadi begitu bangun tidur jam 6.30 langsung saya siram semua tanaman-tanaman, kemudian nyetrika selama 2 jam. Mumpung masih pagi masih adem, saya babat semua baju-baju buat di setrika. Kemarin (malam) mau nyetrika ga sanggup, karena ruangan rasanya panas banget, badan juga gerahhh, bawaannya sudah malaslah melakukan kegiatan yang tambah bikin panas.
Antara jam 9 atau Jam 10 pagi Rolladen di ruang tamu dan kamar tidur saya turunin, karena dibalkon bagian belakang ini sang mentari ganas banget. Sekitar jam 4 atau jam 5 sore baru saya naikin rolladennya.

Begini di Jerman Cara Agar Rumah Tidak Panas Saat Summer βπ
Pintu balkon depan, saya buka lebar-lebar, karena disitu masih sejuk sekali, angin yang masuk membuat adem ruangan. Matahari akan bersinar dengan garangnya ke bagian depan ini mulai jam 2 siang sampai jam 6 – 7 sore.
Kalau lagi masak saya nyambi ngadem ke balkon depan. Dapur ini nembusnya ke balkon depan, bisa cuci mata lihat tanaman atau ngitungin orang lewat π .

Kompornya dibagian kanan, tidak terpotret.
Tanaman-tanamanku untungnya hingga saat ini masih baik-baik saja, tidak seperti tahun lalu banyak yang mati π .
Tips melindungi tanaman saat musim panas:
β’ Siram tanamannya saat pagi-pagi sekali, ketika mataharinya belum bersinar terik. Jadi tanamannya bisa menyerap air dan menyimpannya menghadapi garangnya mentari. Kemudian saat matahari menjelang terbenam siram lagi kalau dirasa butuh. Kalau ditempatku sini masih terang hingga hampir jam 10 malam, jadi kadang saya siram sekitar jam 8 malam.
β’ Kalau bisa jangan gunakan pot-pot plastik, karena plastik membuat tanaman semakin panas. Sayangnya pot tanah liat (terakota) mahal ya hahaha π π . Jadi ya terpaksa tetap ada tanaman-tanaman menggunakan pot plastik, walau kadang saya di cerewetin Frank katanya “kasihan tanaman-tanamannya kepanasan pakai pot plastik” .
β’ Kalau menggunakan pot plastik, jangan gunakan yang warna hitam karena warna hitam membuat makin panas. Coba deh ketika panas banget kamu pakai baju warna hitam, pasti rasanya lebih panas kan ??? π . Penjelasannya karena warna hitam tersebut memiliki penyerapan yang sempurna, menyerap radiasi dari tubuh kita atau sinar matahari dan tidak memantulkannya kembali,sehingga apabila kita memakai pakaian hitam badan kita akan cepat merasakan panas (penjelasan dari yahoo answer).

Beginilah setelah ditutupi koran ..

Sebenarnya dari bulan lalu saya sudah cari-cari alat untuk menghindari sinar matahari di balkon. Semacam terpal, apa sih namanya dalam bahasa Indonesia? payung penahan matahari gitu deh ya π dalam bahasa Jerman ada yang jenisnya Sonnenschirm, Ampelschirm, sonnensegel banyaklah modelnya, intinya untuk menutupi balkon.
Nah harganya tidak ada yang masuk dalam budgetku doong hahaha paling murah 20 an Euro (sekitar 320 rb rupiah). Saya mau beli yang harga segitu, kata Frank ambil yang ukurannya 2-3 meter aja jadi seluruh balkon tertutupi dan bisa taruh bangku buat duduk-duduk di balkon.
Ide dia sih bagus banget ya, cuma kalau dananya ga masuk saya ga mau ah
masah cuma buat melindungi beberapa tanaman tomat harus keluar banyak duit, kalau begitu ya lebih baik beli tomatnya aja di supermarket, malah lebih murah, lagi melimpah ruah musim panas begini hehehe π . Pengennya kan berkebun dengan dana seminimal mungkin π . Jadi sementara ya ditutupi saja tanaman tomat-tomatnya dengan koran.
Beginilah pemandangan balkon belakang pagi tadi ..



Pemandangan Balkon depan, yang adem kalau masih pagi hingga jam 12 siang
Sobat blogger “bagaimana cuaca ditempat kalian? apakah sepanas ditempatku sini?” π .
Baca juga: 7 Kegiatan Mengasyikan Saat Musim Panas

