Category: Ikan Hias dan Aquarium

  • Kenapa Ikan Hias Berenang Terbalik dan Perut Buncit

    Kenapa Ikan Hias Berenang Terbalik dan Perut Buncit

    Kenapa Ikan Hias Berenang Terbalik dan Perut Buncit. Mengapa Ikan Hias Saya Berenang Terbalik?. Mengapa Ikan Hias saya Buncit Perutnya?. Apa Alasan yang Paling Mungkin?.

    Kenapa Ikan Hias Berenang Terbalik dan Perut Buncit

    Biasanya penyakit berenang terbalik ini menjangkiti ikan mas koki, namun pada peliharaan kita terjadi pada ikan sapu-sapu hias merah (Rineloricaria sp). 2 kelainan berlangsung sekaligus, perut ikannya buncit (memerah) lalu berenang terbalik.

    Tulisan Terkini

    Langsung saya keluarkan dari aquarium dan taruh di wadah kecil sebagai karantina. Pas dirumah ada daun ketapang juga, saya gunting seukuran wadah tersebut, lalu kita puasakan ikan sapu-sapu ini.

    Jika ikan hias kamu berenang terbalik, kemungkinan besar penyebabnya adalah penyakit atau kelainan kandung kemih. Meskipun namanya sebenarnya bukan penyakit, ini adalah gejala dari salah satu dari beberapa masalah yang dapat memengaruhi kandung kemih ikan hias.

    Kantung renang adalah organ dalam berisi gas yang digunakan ikan untuk mengatur daya apung dan bergerak naik turun secara normal di dalam air.

    Jadi, ketika ada sesuatu yang mempengaruhinya, hal itu dapat menyebabkan ikan mengapung terbalik atau berenang miring, yang merupakan gejala gangguan kandung kemih yang tidak dapat diabaikan.

    Beberapa kemungkinan penyebab penyakit swimbladder disease (SBD) pada Ikan Hias:

    Sembelit. Memberi pakan dengan kualitas yang buruk atau memberi makanan yang terlalu banyak dapat menyebabkan ikan hias kamu mengalami konstipasi. Hentikan pemberian makan 1 hingga 3 hari untuk mengatur kandung kemihnya normal kembali.

    Menelan udara. Jika kamu memberi makan serpihan ikan mas atau makanan lain yang mengapung di permukaan akuarium, ikan hias mungkin menelan banyak udara saat makan, yang dapat menyebabkan masalah pada kandung kemihnya.

    Makanan mengembang di perut. Beberapa jenis pelet kering dan makanan beku-kering mengembang saat lembab, jadi jika ikan memakannya segera setelah menyentuh tangki, ia dapat mengembang di perutnya, yang membuat mereka tidak dapat mengatur kandung kemihnya dengan benar.

    Infeksi bakteri. Terkadang SBD bisa menjadi gejala infeksi bakteri yang mendasar.

    Perubahan suhu air. Varietas ikan hias tertentu – seperti varietas ikan mas koki bertubuh bulat – rentan terhadap perubahan suhu air yang tiba-tiba.

    Nitrat dalam jumlah besar di dalam air. Beberapa pemelihara ikan mendapati ikan mas mereka bereaksi buruk karena memiliki kadar nitrat yang tinggi dalam air akuarium mereka.

    Baca juga: Memelihara Ikan Hias Usir Bosan Kala Pandemi

    Agar Ikan Hias terhindar penyakit kandung kemih (perut buncit/kembung) swimbladder disease:

    • Hindari pemberian makan berlebihan.
    • Hindari memberi makan makanan terapung. Kalau suami ku menaruh makanan ini di gelas dulu isi air, aduk-aduk biarkan beberapa menit, barulah di tuang ke akuarium.
    • Hindari memberi makan makanan berisi udara.
    • Rendam makanan sebelum diberikan.
    • Cairkan makanan beku.
    • Lakukan penggantian air secara teratur.
    • Pertahankan suhu air.
    • Beli filter besar.

    Video Ikan Sapu Sapu Hias Berenang Terbalik dan Penyakit Perut Buncit

    Haruskah Saya Khawatir Jika Ikan Hias Saya Berenang Terbalik?

    Biasanya, gangguan kandung kemih hanya disebabkan oleh makan terlalu banyak atau menghirup udara dengan makanan, dan akan sembuh sendiri dengan beberapa hari setelah ikan berpuasa.

    Namun, jika ikan setelah beberapa hari juga terlihat tidak sehat – misalnya, lesu dan atau sisik yang berubah warna – itu mungkin merupakan tanda infeksi bakteri.

     

    Demikianlah share saya mengenai Kenapa Ikan Hias Berenang Terbalik dan Perut Buncit. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan ikan hias dan tema aquarium berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

  • Memelihara Ikan Hias Usir Bosan Kala Pandemi

    Memelihara Ikan Hias Usir Bosan Kala Pandemi

    Memelihara Ikan Hias Usir Bosan Kala Pandemi. Kegiatan apa yang menyenangkan selama pandemi?. Dirumah saja agar tidak bosan ngapain?. Akhirnya kita memutuskan beli akuarium 🙂 .

    Memelihara Ikan Hias Usir Bosan Kala Pandemi

    Niat awalnya beli aquarium kecil saja buat ikan 2 ikan cupang, lah suami bilang yang saya dan anak-anak lakukan namanya penindasan hewan (Jerman: Tierquälerei) haha. Ikan cupang memang di pelihara nya di tempat kecil kan?.

    Saya sudah bilang ke suami, kalau dulu banget, 2 adik cowo ku di Indonesia mereka pernah pelihara ikan cupang. Ikan cupang dirawat di botol gelas wadah kecil. Ikan cupang dirawat buat aduan, ya memang ada juga ikan cupang hias, namun tidak lumrah merawat ikan cupang di akuarium yang besar sekali.

    Tulisan Terkini

    Pak suami tetap tidak terima kalau saya dan Benjamin memelihara ikan cupang di botol selai haha.

    Unboxing CUPANG PEMULA Rawat Betta Fish di Jerman

    September 2020 Kita ke garden center, lihat-lihat aquarium mana yang cocok dengan kondisi rumah kita. Pak suami ngobrol dengan pak karyawan di bagian ikan hias. Kita bilang mau mulai merawat ikan hias. Ditanyalah sudah punya ikan apa, berapa banyak ikannya dan mau punya hewan air apa lagi.

    Saya dan Benjamin sebelumnya sudah niat mau beli aquarium mini ukuran 20×20 cm saja buat 2 cupang (sepasang), lah karyawan nya bilang aquarium ukuran mini tersebut cocok nya untuk merawat keong hias saja.

    Kita habiskan waktu 1,5 jam di bagian ikan hias, dimana pak suami sejam-an gitu bicara dengan karyawan bagian ikan hias. Pak karyawan bilang kalau pelihara ikan tidak bisa sembarangan.

    Beli aquarium kecil dan tumplekin masukkin banyak ikan di satu tempat, pak karyawan bilang seperti itu tidak punya rasa prikehewanan, ah dasar orang Jerman pikirku! haha.

    Karyawan nya lanjut dengan suami ngobrol ngarul ngidul jelasain detail sekali bagaimana memulai pelihara ikan hias di aqurairum, sedangkan saya dan anak-anak keliling lihat bagian bunga anggrek dan tanaman hias lainnya.

    Akhirnya berujung kita beli aquriaum JUWEL Aquarium 120 liter! Haha. Aquarium ini paket lengkap termasuk ada lemari nya seharga 280 Euro (Rp.4,4 juta).

    Unboxing dan Mengisi JUWEL Aquarium 120 Liter

     

    Selain paket aquarium, kita beli berbagai tanaman aquscape dan beberapa hiasan aquarium. Ikan hiasnya kita beli 2 hari kemudian, karena kita tunggu air nya netral dulu. Setelah air di tes kelayakannya, barulah bisa masukin ikan hias.

    Total kita keluarin 500 Euro (Rp.8 juta) buat mulai pelihara ikan hias! Haha kacau dah, bermula dari pelihara sepasang cupang malah ngelurain banyak duit.

    Baca juga: Ladang Bunga Potong di Jerman Tanpa Penjaga Pembeli Petik dan Hitung Sendiri yang dibeli Uang Masukin Tong

     

    Apa yang sudah kita mulai ada kelanjutannya, beli ini itu pritilan aquascape lagi karena pak suami tidak puas sampai yang diinginkan hatinya tercapai haha. Suami bilang sih kan ada dana dari bonus pandemi (dari kerja dia dan uang anak).

    Masukin IKAN CUPANG ke Aquarium 120 L

    Masa pandemi di Jerman pekerja kesehatan (entah sektor lain juga kali) dapat bonus uang Corona, termasuk uang anak dapat juga (diluar biasa tiap bulan). Pak suami dapat 900 Euro (Rp.14 juta) dari kerjaan dia, dan Kindergeld Bonus 2020 per anak dapat 300 Euro (Rp.4,8 juta), kabar nya Mei 2021 ini bakalan ada lagi Kindergeld Bonus 2021 sebesar 150 Euro/anak (Rp.2,4 juta), malangnya ibu rumah tangga seperti saya tidak dapat bonus apapun haha.

    Semua duit dari corona bonus premie sudah habis buat aquarium! Haha. Sudah 8 bulan kita punya aqurium ini, trial error dilakukan suami, termasuk beli filter luar aquarium karena suami tidak puas dengan paketan filter aquarium.

    Benjamin dan bapaknya yang bertugas mengurus aquarium, saya dan Lisa cukup menikmati dengan lihat-lihat isi aquariumnya, eh Lisa tidak terlalu tertarik deh, paling sesekali dia lihat-lihat, namun kalau Benjamin, sejak awal antusias sekali setiap hari apa saja yang berubah didalam aquarium Ben laporan ke bapaknya dan saya haha.

     

    Baca juga: Orang Jerman itu seperti apa tipikalnya

    Bikin postingan ini karena saya sudah punya lumayan banyak video tema aquarium, lalu kepikiran kenapa tidak dibikin bentuk tulisan juga, berguna buat yang malas nonton video Youtube haha, lalu supaya yang follow blog saya juga tidak bingung kalau nantinya saya bikin cerita tentang penyakit ikan di aquarium.

    Manfaat pelihara ikan hias selama 8 bulan belakangan:

    • Agar tetap waras haha. Memelihara ikan meningkatkan kesehatan mental dan juga membantu mengurangi kecemasan.
    • Penelitian yang dilakukan oleh Universitas Plymouth menemukan bahwa hanya dengan menonton ikan di akuarium menyebabkan penurunan yang nyata dalam tekanan darah dan detak jantung.
    • Memberikan kesenangan bagi orang tua dan muda.
    • Relaksasi pikiran.
    • Jaga tekanan darah pada tingkat normal sehingga penyakit yang berhubungan dengan jantung dapat dicegah.
    • Meningkatkan masa hidup.

     

    Tonton juga: Playlist isi aquarium ada cupang, kodok, ikan sapu sapu, keong hias

     

    Demikianlah cerita saya mengenai Memelihara Ikan Hias Usir Bosan Kala Pandemi. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan ikan hias dan tema aquarium berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

error: Content is protected !!