Tanaman Beracun, Jauhkan dari Anak-anak

loading...

Tanaman Beracun, Jauhkan dari Anak-anak. Adik saya ketika masih kecil (usia 5 tahun kalau ga salah) sekarang sih adikku sudah punya 2 anak. Jadi dulu ada tetangga yang heboh ngadu ke mama karena adikku ini metik semua bunga mawar-mawar tetanggaku tersebut „duuuuhhh habis semua bunga-bunga saya, rusak semua dipetikin anak ibu“.

Kalau saya di posisi si tetangga, sudah cape merawat trus tanamannya rusak ya heboh juga sih hehe 😆 . Untungnya kebunku di balkon jadi tidak ada anak kecil yang bisa metik atau merusak 😀 . Entah nanti kalau anakku sudah lahir, harus selalu ditutup deh pintu ke balkon, atau dikasih pengertian kali ya supaya tidak petik bunga sembarangan 😉 .

Namanya anak kecil lihat bunga yang warnanya menarik, pasti penasaran kali ya. Entah rasa penasaran ini hanya pada anak perempuan atau anak cowo juga begitu?. Balik lagi ke adik saya, untungnya yang dia petik adalah tanaman bunga mawar, tanaman tersebut tidak beracun paling ada jenis-jenis tertentu yang durinya tajam sekali.

Anak kecil (batita & balita) hingga usia masuk sekolah biasanya selalu ingin tahu segala hal. Pegang segala macam dan tidak cuci tangan langsung comot makanan 😀 . Batita lihat sesuatu yang menarik didepannya atau dilantai haaapp masuk mulut (ingat ponakan saya ketika masa-masa batita) makanya orangtua atau yang jaga harus selalu memantau si anak.

Kali ini saya ingin berbagi informasi „10 tanaman (bunga) beracun yang harus diwaspadai/jauhkan dari anak-anak“. Saya baca informasi ini dari tabloib apotek. Saya tidak tahu pasti apakah 10 tanaman ini hanya ada di Jerman (dan negara Eropa lainnya) atau ada juga di Indonesia, namun 2 diantaranya pernah saya lihat di sosial media karena teman-teman Indonesia pajang foto 2 bunga tersebut.

1. Cytisus scoparius L. (Eng: common broom atau Scotch broom) (Jer: Besenginster)

Tanaman Beracun, Jauhkan dari Anak-anak.  Cytisus scoparius. Foto dari wikipedia

Cytisus scoparius. Foto dari wikipedia

 

Bagian tanaman beracun: Semua bagian tanaman.

Gejala keracunan: Sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, diare, gangguan peredaran darah, gangguan irama jantung.

Vergiftungssymptome: Kopfschmerzen, Übelkeit, Erbrechen, Bauchschmerzen, Durchfall, Kreislaufstörungen, Herzrhythmusstörungen.

Cytisus scoparius, the common broom or Scotch broom. Foto dari wikipedia

Cytisus scoparius, the common broom or Scotch broom. Foto dari wikipedia

 

2. Taxus baccata L (Eng: English yew atau European yew) (Jer: Eibe)

Taxus baccata atau dalam bahasa Jerman dikenal dengan nama Eibe. Foto dari wikipedia

Taxus baccata atau dalam bahasa Jerman dikenal dengan nama Eibe. Foto dari wikipedia

 

Sepertinya saya pernah melihat tanaman tersebut deh, mirip-mirip bentuk daun pohon cemara kan? .

Bagian tanaman beracun: Semua bagian tanaman. Terutama daunnya berbentuk jarum dan biji kunyah (chewed seeds) (biji bersalut yang merah tidak beracun).

Gejala keracunan: mual, muntah, sakit perut, diare, gangguan peredaran darah, gangguan irama jantung, pucat dengan warna merah mencolok pada bibir, tidak sadar, tersedak, kram, mungkin diikuti dengan kematian.

Vergiftungssymptome: Übelkeit, Erbrechen, Bauchschmerzen, Durchfall, Kreislaufstörungen, Herzrhythmusstörungen. Blässe mit auffallend roter Färbung der Lippen, Bewusstlosigkeit, Erstickungskrämpfe mit Todesfolge möglich.

 

3. Aconitum napellus (Eng: monkshood, aconite, wolfsbane, fuzi, monk’s blood) (Jer: Blaue Eisenhut)

Monkshood, aconite, Wolf's Bane, Fuzi, Monk's Blood, or Monk's Hood. Blauer Eisenhut (Aconitum napellus). Foto dari Wikipedia

Monkshood, aconite, Wolf’s Bane, Fuzi, Monk’s Blood, or Monk’s Hood. Blauer Eisenhut (Aconitum napellus). Foto dari Wikipedia

 

Bagian tanaman beracun: Semua bagian tanaman. Terutama biji dan akar.

Gejala keracunan: Diawali dengan rasa terbakar pada mulut kemudian, mual, muntah, sakit perut, diare, penglihatan kabur, perubahan kepribadian, aritmia jantung, kejang, kolaps, kelumpuhan, kematian akibat sesak pernapasan (racun menembus pada kulit dan membran mukosa!).

Vergiftungssymptome: Anfängliches Brennen im Mund mit späterer Gefühllosigkeit, Übelkeit, Erbrechen, Bauchschmerzen, Durchfall, Sehstörungen, Wesensveränderungen, Herzrhythmusstörungen, Krampfanfälle, Kollaps, aufsteigende Lähmung, Todesfolge durch Atemlähmung moglich (Giftaufnahme über intakte Haut und Schleimhaut!!!).

 

4. Digitalis purpurea pink (Eng: foxglove, purple foxglove atau lady’s glove) (Jer: Roter Fingerhut).

Digitalis Purpurea a.ka. foxgloves 1.06.2012 (Foto: dok. pribadi)

Digitalis Purpurea a.ka. foxgloves 1.06.2012 (Foto: dok. pribadi)

 

Tahun 2012 ketika jalan-jalan ke Belanda saya beli tanaman/bunga tersebut. Akhirnya mati karena belum tahu cara perawatannya. Eh ternyata ada dijual benih bunganya. Tahun kedua katanya akan muncul bunganya, sekarang sudah tahun kedua daun-daunnya subur sekali.

Digitalis Purpurea, Foxglove, Fingerhut. Saya tanam dari bibitnya

Digitalis Purpurea, Foxglove, Fingerhut. Saya tanam dari bibitnya

Nah tanaman ini yang pernah saya lihat di upload teman di Indonesia. Jadi kalau kamu punya tanaman/bunga ini hati-hati jangan sampai dipegang anak-anak ya 🙂 . Tanamn yang beracun yang bunganya berwarna pink seperti bunga pada foto diatas.

Bagian tanaman beracun: Semua bagian tanaman.

Gejala keracunan: mual, muntah, sakit perut, diare, gangguan irama jantung, penglihatan kabur, halusinasi, serangan jantung mungkin ketika kontak dengan kulit yang alergi.

Vergiftungssymptome: Übelkeit, Erbrechen, Bauchschmerzen, Durchfall, Sehstörungen, Herzrhythmusstörungen. Halluzinationen, Herzstillstand, bei Kontakt mit der Haut Allergien möglich.

 

5. Laburnum anagyroides (Eng: Laburnum, Golden Chain atau Golden Rain) (Jer: Goldregen)

Goldregen. Golden Rain. Nama Latinnya Laburnum anagyroides. Foto dari Wikipedia

Goldregen. Golden Rain. Nama Latinnya Laburnum anagyroides. Foto dari Wikipedia

Bagian tanaman beracun: Semua bagian tanaman. Terutama benih yang telah matang dan buah (polongnya)

Gejala keracunan: Air liur berlebih, haus, mual dan muntah, berkeringat, pusing, kejang, gangguan kardiovaskular, pingsan, kolaps, kemungkinan kematian karena paralisis pernapasan.

Vergiftungssymptome: Vermehrter Speichelfluss, durst, Übelkeit und Erbrechen, Schweißausbrüche, Schwindel, Krampfanfälle, Kreislaufstörungen, Bewusstlosigkeit, Kollaps, Tod durch Atemlähmung möglich.

Golden Rain. Laburnum sp. (not definitely L. anagyroides, all parts of the tree are poisonous. Foto dari Wikipedia

Golden Rain. Laburnum sp. (not definitely L. anagyroides, all parts of the tree are poisonous. Foto dari Wikipedia

 

Apa yang harus dilakukan kalau terjadi keracunan akibat tanaman/bunga pada anak-anak?.

Informasi lanjutannya (Baca: Tanaman Beracun, Jauhkan dari Anak-anak bagian II) .

 

Apakah sahabat blogger ada yang pernah melihat ke lima tanaman diatas?. Atau pernah punya pengalamankah dimana anak terkena racun atau menderita alergi karena tanaman ? apa yang kamu lakukan untuk mengobatinya?.

 

Berkebun-Pursuingmydreams on youtube:

 

Sumber:
• Tabloid Junge Famile-Noweda. Tidak ada no. Edisinya, saya dapatkan bulan Feb-Maret 2014
• Wikipedia

Advertisements

81 thoughts on “Tanaman Beracun, Jauhkan dari Anak-anak

  1. Kak, jadi ini beracun ut misalnya kulit anak2 aja gitu yah? Kalo sampe ke org dewasa juga ada efeknya berarti kalo mo nanem kudu hati2 bgt dong yah… cantik tp serem yah :p

  2. Mba Nel, itu tanaman yg ke 5 cantik banget ya tapi serem juga kalau beracun gitu bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Semakin cantik justru makin beracun ya..

  3. Tanaman pun seperti binatang ya. Semakin cantik, kemungkinan besar pun semakin beracun. Kayak ular yang warnanya cantik-cantik itu, berbisa banget itu.

  4. racun bagian dari mekanisme perlindungan diri tanaman ya Jeng Nella, dan beberapa jenis racun tersebut dengan konsentrasi yang tepat berdaya guna sebagai obat.
    Saat anak2 kecil eh hingga kini sy menjauhkan euphorbiaceae dari jangkauan.
    Salam hangat

  5. Wah iya… kalo udah gini jangan sembarangan pegang2 tanaman deh.. Pegang yang udah pasti aja kayak tulip atau mawar gitu.. hihihi

  6. Kalo dilihat dari fotonya, bunga-bunga itu indah sekali ya Mbak…
    Gak sangka kalau itu ternyata beracun…
    Betul jugam harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak.

    Salam,

  7. Eh bunga2 yg beracun itu penampakan nya cakep yaaa, kalo aku duluperna di olesin biji bunga kecil2 ke kulit dan gatel banget tapi lupa apa namanya, cuman di gresik banyak banget

  8. Dan biasanya tanaman yang beracun gitu bentuk dan warnanya lebih aneh dan lucu, bahaya juga buat anak-anak yang gampang penasaran ya Kak Nel… 😀

  9. Aku belom pernah lihat bunga beracun di sini kak tapi cantik-cantik ternyata berbahaya ya >.<
    Btw liat poto kk di postingan cerri , bump-nya ufh keliatan. Cantiiiik 🙂

  10. Whoaaa…
    ternyata banyak tanaman yang bahaya juga yah?
    Aku gak ngeh…

    Sampe sejauh ini sih, anak2 belum pernah kena sih Nel…

    Akh, lagian di taman ku cuman ada pohon mangga dan rumput doang sih…hihihi…

  11. wah, padahal bunganya cantik-cantik dan nggak tampak berbahaya…
    untungnya tidak pernah ada pengalaman kena tanaman beracun, yang ada ulat 😀

  12. dulu di rumah ada juga bunga yg katanya beracun, melati costa..sekarang udah dibuang karena pas renov rumah ketiban puing2 sama tukang

  13. Alamak bunganya cantik-cantik semua, kok malah beracun,
    Ini benar-benar bunga cantik, menggoda tapi mematikan 🙂
    *saya belum pernah lihat bunganya.

  14. Bunganya cakep2, tapi sayang beracun ya..
    So far A3 belum pernah ada yg keracunan tanaman sih mbak Nel. amit2 jangan sampe
    Eh, aku tunggu postingan mbak Nella soal caranya mengobati keracunan tanaman ini, ya…

  15. aduh iya ya mesti ati2 ya… serem juga kalo ama tanaman yang beracun,mana gua paling gak ngerti lagi ama tanaman.amannya mendingan gak usah pegang2 dah ya. hahaha.

  16. padahal cantik2 gitu tapi ternyata beracun…

    nice info mba nel..ditunggu postingan yang beracun selanjutnya 😀

    ( link dianryan.blogspot.com dihapus karena domain tidak aktif lagi. 06.10.2016 )

Comments are closed.