Obat-obatan untuk Mengatasi Gangguan Asam Lambung

loading...

Obat-obatan untuk Mengatasi Gangguan Asam Lambung. Refluks asam lambung, atau dalam bahasa medis dikenal dengan nama gastro-oesophageal reflux disease (GERD), adalah kondisi di mana asam lambung mengalir dari lambung ke kerongkongan. Jika ini terjadi, Anda mungkin merasakan panas atau tekanan di dada atau gejala lainnya. Refluks biasanya terjadi setelah makan, dan ini adalah hal yang normal terjadi. Baru dikatakan sebagai gangguan apabila refluks asam lambung terjadi cukup sering, bahkan terkadang sampai menyebabkan kerongkongan terluka.

Obat-obatan untuk Mengatasi Gangguan Asam Lambung. gastro-oesophageal reflux disease (GERD), adalah kondisi di mana asam lambung mengalir dari lambung ke kerongkongan

Kebanyakan penderita dapat mengatasi gangguan asam lambung dengan cara mengubah pola makan atau meminum obat-obatan yang dijual bebas. Namun, jika kondisinya sudah sangat parah, terkadang dibutuhkan obat resep dokter, atau bahkan operasi.

Berikut ini beberapa jenis obat tanpa resep yang bisa Anda cari jika Anda mengalami masalah asam lambung. Terdapat beberapa merek yang berbeda dari obat-obatan berikut, jadi Anda tinggal cek saja di labelnya apakah merek obat tersebut mengandung salah komposisi berikut.

Obat untuk mengurangi produksi asam lambung

Obat-obatan yang fungsinya mengurangi produksi asam di dalam lambung Anda disebut dengan H-2-receptor blockers. Ada banyak jenis obat di dalam golongan ini, yang paling sering digunakan salah satunya adalah obat jenis ranitidin dan cimetidine. Butuh waktu hingga efek obat terasa, namun efeknya juga bertahan cukup lama. Ia bisa mengurangi produksi asam lambung hingga 12 jam.

Ranitidin juga dianggap aman digunakan untuk mengatasi gangguan asam lambung pada ibu hamil. Namun, penelitian menunjukkan bahwa ranitidin dapat meresap ke dalam ASI, sehingga ibu menyusui tidak dianjurkan minum obat ini. Selalu konsultasi dulu ke dokter sebelum minum obat apapun jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Obat untuk menetralisir asam lambung

Obat-obatan jenis antasida (antacid) berfungsi untuk menetralisir asam lambung dan meredakan gejala maag dengan cepat. Namun, jika penyakit refluks asam lambung Anda sudah cukup parah dan menyebabkan kerongkongan terluka, antasida tidak dapat membantu. Hati-hati, penggunaan berlebihan dari obat-obatan jenis antasida bisa menyebabkan efek samping seperti diare, atau malah sembelit.

Obat untuk menghambat produksi asam lambung dan menyembuhkan kerongkongan

Obat-obatan dengan dua fungsi ini berasal dari kelas proton pump inhibitors. Ia dianggap lebih efektif dan lebih kuat dalam menghalangi produksi asam lambung dibandingkan obat jenis H-2 receptor blockers, sekaligus juga membantu kerongkongan untuk menyembuhkan diri. Proton pump inhibitors yang dijual bebas tanpa resep adalah obat-obatan jenis lansoprazole dan omeprazole.

Jangan lupa konsultasi dulu dengan dokter jika Anda berniat meminum obat ini secara rutin selama dua atau tiga minggu berturut-turut, karena Anda mungkin akan mengalami efek samping setelah pemakaian cukup lama. Hubungi dokter pula jika gejala asam lambung Anda tidak kunjung pulih meski sudah mengonsumsi obat-obatan ini.


Tentang Penulis:

Ayu Andriani adalah seorang mahasiswa yang sedang mencoba menjadi penulis, dan tulisannya sudah beberapa kali dimuat di media massa. Tujuannya menulis adalah untuk menyebarkan informasi dan mengumpulkan portofolio di media massa.

Advertisements

9 thoughts on “Obat-obatan untuk Mengatasi Gangguan Asam Lambung

  1. kirain td mba nella yg nulis :D… ternyata memang bukan… makasih infonya mba.. aku dulu termasuk yg sering ngalamin gangguan asam lambung.. tp skr alhamdulillah udh jarang kumat.. mungkin krn udh lbh jaga makan dan minum bnyk air putih kali ya 🙂

  2. good luck buat Ayu Andriani, semoga makin banyak menulis makin lancar ya…
    nice banget Nella menyediakan ruang untuk Ayu tampil di sini

  3. ada obat alaminya BN, minum air kelapa muda. Selain itu air ‘degan’ jg bisa ut asam urat, dll … itu katanya tp katanya jg sudah banyak yg buktiin, yg jelas kan tanpa efek samping …

  4. Duluuu waktu suka telat makan, sering sakit maagnya…dikasih obat generic aja sama dokter..antacid yang dikunyah…selebihnya disiplin makan saja….tapi kalau sudah parah banget…mmg harus diperiksa dalam …dimasukin ke mulut gitu alatnya..

  5. Aku pakai Ranitidine Mbak Nela.
    Tahun kemarin, aku diresepi omeprazole/losec… sukses masuk rumah sakit kena serangan alergi akut, sampe saluran napas aku menutup, badan bengkak merah2 dan gatellll. Makanya sekarang cuma boleh Ranitidine aja 🙂
    Selain itu aku kunyah antacid juga (paling suka merek Tums yang dari Canada/USA)

Leave a Reply