May 30, 2020

Begini Nasib Penyuka Bunga yang Punya Anak Kecil

Begini Nasib Penyuka Bunga yang Punya Anak Kecil. Senang sekali hatiku karena berhasil membuat tanaman schlumbergera berbunga. Di Indonesia, Christmas cactus atau bunga schlumbergera ini dikenal sebagai wijaya kusuma kepiting. Saya beli tahun lalu di supermarket Kaufland pada bulan November dan awal November tahun 2018 ini kembali berbunga 🙂 .

Lisa Marie yang Gemes Lihat Tanaman | Nasib Penyuka Bunga yang Punya Anak Kecil

Dulu sekali saya pernah punya cristmas cactus ini, lalu saya heran ko tidak berbunga lagi sudah lewat setahunan bahkan dua tahun. Akhirnya kubuang tanamannya haha. Ternyata ya ada
trik khusus untuk membuat Christmas cactus atau bunga schlumbergera berbunga kembali. 2 hal yang penting adalah cahaya dan suhu. Waktu itu saya belum cari tahu diinternet bagaimana membungakan Christmas cactus, saya hanya ingat kalau mama mertuaku menaruh Christmas cactus di kamar mandi dan dapur, dimana ruangan di rumah mak mertuaku tersebut sangat dingin.

Jadi pas masuk musim gugur, akhir september deh sudah mulai dingin, saya taruh Christmas cactus dikamar mandi.

wijaya kusuma kepiting (Schlumbergera)
Sekilas Mirip tapi beda bunga schlumbergera (pic source from western gardening forum)

Kalau mau di rangsang untuk berbunga, Christmas cactus ini perlu ditaruh ditempat gelap, hanya butuh kena cahaya/lampu selama 6 jam, 18 jam lainnya jangan terpapar dengan sinar berlebih. Suhu ruangan juga sebaiknya lebih dingin, kalau dikamar mandi kan lembab dan dingin, cocoklah untuk Christmas cactus atau bunga schlumbergera  ini. Selain itu saat sudah mulai terlihat tunas bunga diujung daun, hentikan penyiraman, begitu pula setelah masa berbunga selesai jangan disiram lagi selama 4-6 minggu, tanaman ini butuh istirahat/dorman.

christmas cactus, wijaya kusuma kepiting schlumbergera, bunga schlumbergera
Kalau lihat bentuk daun schlumbergera ini, punya saya adalah thanksgiving cactus, namun entah kenapa setelah browsing banyak juga yang bilang christmas cactus

Setelah bunga schlumbergeraku mekar sempurna di hari kedua, sorenya saya lihat ada bagian tanamannya tergeletak dilantai, saya pikir „apa karena tidak kuat menahan rantingannya ya?“ kan tanaman ini memang menjuntai. Ya sudah saya pungut dan akan saya tanam aja saat masa berbunga selesai, di repotting gitu deh ya.

Eh besoknya ko ada lebih banyak daunnya tergeletak dilantai, dan didalam potnya tinggal satu ruas daun aja tertanam ditanah, lainnya sudah berantakan dilantai. Langsung saya teriak „siapa nih yang merusak christmas cactusku!“ kuteriak supaya bapaknya anak-anak dengar, padahal sih ngapaian juga dia iseng cabut atau rusak tanamanku kan haha.

Datanglah Benjamin dan Lisa, mereka mau saya mandikan, lalu saya tanya mereka siapa nih yang merusak bunga mama? Sambil saya tunjuk bunga schlumbergera dipojokan. Bunganya memang sudah hampir selesai masa berbunganya, siapa sih yang iseng banget narik gitu?.

Si abang bilang Lisa naik ke atas jongkokan kayu dan tarik daunnya yang menjuntai. Huhuhu si Lisa pasti mau cabut bunganya deh, soalnya tanaman bunga-bungaku di balkon dan di tangga bawah luar rumah juga sering banget dicabut Lisa.

Ya sudahlah pasrah aja jadinya ..

Padahal sehari sebelumnya, tanaman spider plant dicabutin juga anakannya yang menjuntai banyak di rantingannya. Berantakan hasil cabutan si Lisa ..

Video Nasib Penyuka Bunga yang Punya Anak Kecil

Video dibuat pada 23 November 2018.

 

PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

↑ Grab this Headline Animator

 

Baca juga: Putriku Anak Kecil yang Suka Berkebun

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany. However, I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom of two. I have a lot of passions for gardening.

View all posts by Emaknya Benjamin br. Silaen →

17 thoughts on “Begini Nasib Penyuka Bunga yang Punya Anak Kecil

  1. kok gak bisa langsung ke artikel kakak ya dr feed di blogku. harus masuk via pursuingmydreams.com dulu

    btw aku pernah punya wijaya kusuma yg warna putih. sekarang gak tau dimana rimbanya ^^’

    1. Hai Mayang, klo blog self hosted kita harus ke blognya dulu, ga bisa baca di wp reader aja. Paling ada 1-2 kalimat trus harus kunjungi situsnya 😉 . Aku tertarik punya punya epiphyllum warna lain, cuma harganya mahal ah, klo yg putih kubeli ini berbunga, berarti aku bertangan hijau baru mau coba warna lainnya 😉 . Perawatannya ga rewel, mirip2 kaktus, sedikit aja disiram.

      1. biasanya bisa langsung kak ke artikelnya tanpa harus ke blognya dulu 😀

        yg putih itu aku pernah udah banyak bakal bunganya. udah mau gede gitu, eh tiba2 rontok. akhirnya cuma 1 kalo gak salah yang bener2 mekar

        1. Ah masa sih?, klo postingan blog self hosted muncul di wp readerku pasti deh cuma satu palagraf gitu, trus ada teks disuruh ke blognya langsung baca lebih lanjut.
          Bakal bunga rontok istilahnya bud blast, penyebabnya antara lain tanaman stres klo dipindah-pindah, kurang air, atau justru kelebihan air/overwatering.
          Christmas cactus yg baru kubeli tuh banyak gagal mekar bakal bunganya, stres kali nyampe rumahku haha.

          1. iya menuju blognya. maksudnya langsung ke postingan artikel di blognya gitu kak
            yg krmn ini gak bisa langsung ke postingannya. harus masuk ke pursuingmydream.com dulu baru cari artikelnya 😀

            iya bisa jadi sih kak kelebihan air

            sayang ya kak banyak yg rontok. kita beli bakal bunganya banyak eh ternyata gak mekar ^^’

  2. Halo Lisa cantiikk. Pengin belajar berkebun bersama Mommy ya Nak.
    Cantik sekali si Christmas cactus yang berbunga lebat ini ya Jeng Nella. Salam awal Desember

  3. Xixixixi
    Lucu ya, Mbak…dulu Ben ga gitu kan ya?
    Yang ini sih karena cewek keknya gemes aja lihat warna-warni.
    Btw, aku salut banget sama hobby Mbak ini, saking sukanya tanaman sampai faham detail gimana biar berbunga. Jujur, kalau kita ga ada passion di situ males lho mau nelatenin gitu.

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: