Ladybug Kumbang Koksi Sahabatnya yang Hobi Berkebun

Ladybug Kumbang Koksi Sahabatnya yang Hobi Berkebun. Buat yang suka berkebun atau suka mengamati berbagai macam serangga, adakah yang pernah melihat Kumbang Koksi?. Kumbang koksi dalam bahasa Inggris disebut ladybug atau ladybird, dalam bahasa Jerman disebut Marienkäfer termasuk keluarga Coccinellidae.

Ladybug Kumbang Koksi Sahabatnya yang Hobi Berkebun

Serangga ini dikenal sebagai sahabat petani karena beberapa anggotanya memangsa hama serangga seperti kutu daun. Walaupun demikian, ada beberapa spesies koksi yang juga memakan daun sehingga menjadi hama tanaman semisal Epilachna admirabilis diketahui memakan daun tanaman budidaya semisal daun terong sehingga merusak tanaman dan dalam hal ini merugikan petani.

Tulisan Terkini

Kombinasi warna hitam dan merah atau oranye dikenal sebagai warna aposematic. Koksi bukan satu-satunya serangga yang menggunakan warna aposematic untuk mencegah predator, contoh lainnya adalah kupu-kupu.

Kumbang Koksi rasanya pahit, oleh karena itu, mereka tidak menarik bagi hewan lain sebagai pakan ternak. Serangga ini bisa mencapai usia satu sampai dua tahun. Hewan-hewan yang memangsa kepik umumnya adalah hewan-hewan pemangsa serangga seperti burung dan laba-laba.

Kepik memiliki cara unik dalam mempertahankan diri. Bila merasa terancam bahaya, ia akan berpura-pura mati dengan cara membalikkan tubuhnya dan menarik kakinya ke dalam.

Baca juga: Kumbang Koksi Serangga Baik yang Lucu bentuknya

Sebagai mekanisme perlindungan lebih lanjut, ia akan mengeluarkan cairan berwarna kuning dari persendian kakinya. Cairan ini memiliki bau dan rasa yang tidak enak sehingga jika berhasil, pemangsanya tidak jadi memakannya karena tidak tahan dengan cairan tersebut

Mayoritas dari kepik adalah karnivora yang memakan hewan-hewan kecil penghisap tanaman semisal kutu daun (afids). Larva dan kepik dewasa dari spesies yang sama biasanya memakan makanan yang sama. Kepik makan dengan cara menghisap cairan tubuh mangsanya.

Di kepalanya terdapat sepasang rahang bawah (mandibula) untuk membantunya memegang mangsa saat makan. Ia lalu menusuk tubuh mangsanya dengan tabung khusus di mulutnya untuk menyuntikkan enzim pencerna ke tubuh mangsanya, lalu menghisap jaringan tubuh mangsanya yang sudah berbentuk cair. Selama hidupnya kumbang koksi bisa memakan hinga 4.000 kutu apids.

Seperti kebanyakan serangga dan hewan, kepik koksi di wilayah empat musim juga melakukan hibernasi (tidur panjang di musim dingin). Kepik koksi biasanya berkumpul dalam jumlah besar di tempat-tempat seperti di bawah balok kayu, kulit batang, atau timbunan daun saat berhibernasi. Selama periode tidur panjang itu, mereka bertahan dengan memanfaatkan persediaan makanan di tubuhnya.

Baca juga: Pupuk dan Nutrisi Alami untuk Tanaman Bikin Subur

Kepik di beberapa negara juga dianggap sebagai hewan yang membawa keberuntungan. Di Jerman misalnya, jika ada kepik yang terbang memasuki rumah, maka keluarga yang tinggal di dalam rumah itu dipercaya akan menjadi kaya raya.

Bagi yang tinggal di Jerman dan negara tetangga kalau ingin membeli kumbang koksi atau larvanya bisa beli online di www.schneckenprofi.de . Di shop tersebut kita bisa juga beli makanan untuk kumbang koksinya. Kalau kita punya greenhouse berguna sekali ladybug atau larva nya untuk mengatasi hama (kutu), kalau beli buat taruh di tempat terbuka, begitu sumber makanannya habis (kutu) ya bakalan pergi kepik ladybug nya.

Video Ladybug Kumbang Koksi si Predator Kutu Aphids

 

Beberapa Cara Membasmi Kutu Daun adalah misal dengan menanam tanaman/bunga yang disukai kumbang koksi, misalnya tanaman ketumbar.

Demikianlah cerita saya mengenai Ladybug Kumbang Koksi Sahabatnya yang Hobi Berkebun. Kalau kamu baru pertama kali berkunjung ke blog saya dan suka tulisan ini silakan subscribe follow blog saya, supaya tidak ketinggalan postingan berkebun berikutnya, kolom berlangganan mengikuti blog ada dibagian kanan atas postingan.

Sumber bacaan:
Kumbang koksi keluarga Coccinellidae
http://kids.t-online.de/was-bedeuten-die-punkte-auf-dem-marienkaefer-/id_73231218/index
http://insects.about.com/od/beetles/a/10-facts-ladybugs.htm

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: