May 29, 2020

Kebun dibalkon di Bulan Terakhir Musim Panas

Kebun dibalkon di Bulan Terakhir Musim Panas. Hai sobat berkebun dan pembaca setia blogku, update lagi keadaan balkon saya yaa. Sudah bulan terakhir dimusim panas nih., semoga awal September bulan depan suhunya mulai sejuk, entah juga sih karena 2 tahun lalu sampai pertengahan September saja, masih suhunya musim panas, sampai 30 derajat C gitu. Berharap sih boleh aja ya, hehe soalnya sudah mulai bosan dengan cuaca panas begini πŸ˜€ .

Kebun dibalkon di Bulan Terakhir Musim Panas

Sebenarnya sudah mulai ada tanaman-tanaman yang harus dibongkar, seperti tanaman bunga morning glory grandpa ott, bunga lili yang sudah selesai berbunga dll, namun saya belum punya waktu buat berlama-lama di balkon, malas sekali berpanas ria beberes balkon.

Pernah di malam hari saya hanya menyapu tanah yang berantakan karena ulah dua bocah, tidak sempat merapikan tanaman-tanaman. Ramalan cuaca sering sekali tepat, dan benar saja besoknya hujan deras, untung saya sudah bersihkan balkonnya, kalau tidak bisa becek dah tanah berantakan bercampur air hujan.

Tanaman cabai-cabai semakin banyak buahnya. Kebanyakan adalah tanaman cabai rawit merah. Waktu itu saya beli cabai ditoko asia, lalu satu atau dua cabai saya keluarin bijinya, angin-anginkan, lalu ditanam.

Menanam cabai di pot
Tanaman Cabai ku banyak buah dan bunganya. Bibitnya saya ambil dari cabe pas mau bikin sambal.

Menanam bibit/biji cabainya di tray penyemaian atau wadah/pot kecil dahulu, kalau langsung sebar ke pot besar atau tanah, seringnya gagal. Paprikanya Benjamin proyek berkebun dari TK, mulai menguning buahnya, kalau nantinya sudah merah kita bisa bikin sayur atau buat campuran masak daging.

Menanam paprika di pot
Paprika hasil anakku nanam dari biji

Baca juga:Β  Tips Cara Menanam Bibit Benih Tanaman Ukuran Kecil

Tanaman-tanaman tomat sudah sekarat haha, kena hama spider mites. Tuh hama laba-laba warna merah yang ukurannya sangat kecil. Nyaris tidak bisa dilihat hamanya, kecuali kalau sudah parah, maka terlihat jelas sarang buatan hamanya.

Enek juga makan tomat hasil kebun, banyak sekali dikumpulin Benjamin. Karena tidak bisa sekaligus saya makan, maka saya cuci pakai campuran cuka dan air lalu dikeringkan pakai kain. Hal ini untuk menjaga tomat-tomat tetap baik kualitasnya, dan menghindari dihinggapi lalat buah. Lisa juga suka makan tomat, makanya bisa setiap hari Lisa dan saya ngemilin tomat πŸ˜€ .

Hasil panen tomat cherry
Hasil Benjamin panen Tomat di Akhir Juli 2018

Saya punya greenhouse baru, karena yang lama sudah hancur plastik bagian atasnya, kalau hujan ya bocor deh. Namanya greenhouse murah ya bukan terbuat dari kaca, makanya bisa bertahan 3 tahun saja sudah bagus menurut saya. Kalau di balkon depan masih tahan greenhousenya, karena tidak terlalu kena sinar matahari terik sepanjang hari. Tonton juga: Greenhouse Ambruk – Bencana di Kebun Balkonku

Dua pot anggrek cattleya sejak bulan Mei tahun ini saya taruh diluar rumah. Ini cattleya sejak dibeli 3 tahun lalu belum pernah berbunga lagi. Selama 3 tahun tersebut saya salah naruh tanamannya, disamping anggrek bulan yang suka adem, alhasil anggrek bulan setiap tahun berbunga, eh cattleya nya beranak pinak melulu dan tidak berbunga.

Merawat anggrek cattleya
Bunga Anggrek Cattleya suka tempat hangat

Setelah cattleya saya taruh luar rumah, kena matahari pagi, siram dengan air cucian beras dicampur bawang merah bawang putih (bmbp) yang dihancurkan, endapkan semalaman, saring, barulah siram ke anggrek cattleya nya seminggu dua kali, mulai terlihat perubahan drastis. Sudah terlihat dua amplop anggrek cattleya berisi, bulb nya juga gemuk, itu tandanya bakal keluar bunganya. Tidak sabar rasanya melihatnya berbunga kembali.

Balcony Garden Tour – Bulan Terakhir Musim Panas

Video seri balkon tour 2018:

 

PursuingMyDreams - Emaknya Benjamin

↑ Grab this Headline Animator

 

Baca juga:Β Lisa Marie Anak Kecil yang Suka Berkebun

Emaknya Benjamin br. Silaen

Hi! I'm Nella a Bataknese. I currently live in Germany. However, I'm originally from Jakarta, Indonesia. I'm a full-time-stay-at-home-mom of two. I have a lot of passions for gardening.

View all posts by Emaknya Benjamin br. Silaen →

21 thoughts on “Kebun dibalkon di Bulan Terakhir Musim Panas

  1. Aku pernah nanem tomat tapi males ngerawatnya, jadi mati deh. Dulu aku sempet nyoba berkebun, tapi belum berhasil karena harus bolak-balik kebun 2 kali sehari.

    1. Hai Yos klo panass bangett memang harus tiap hari sih disiramnya, klo aku hanya satu kali siram tanaman pas summer, seringnya di sore hari saat matahari hampir terbenam, klo summer sih terang hampir jam 10, jd ya aku dan anak2 siram tanaman bisa jam 8 atau 9 malam. Itu tomat tahan panas loh, asal airnya cukup, siram agak banyakan saat sore hari, kamu nanam di pot atau di tanah langsung?, klo di pot bisa airnya lebih sampai tatakan pot hampir penuh.

    1. Tahun ini tomat2nya aku beli youngplants trus lanjut merawatnya. Nanam dari biji/bibit juga pernah tahun2 sebelumnya, klo semai pakai tray/wadah kecil dulu, bisa pindah sampai 2-3x baru tanam di pot besarnya πŸ˜€ .

        1. kalau aku sih untuk tomat sama aja nanam sendiri atau beli youngplants. Bedanya, klo beli tersedia tomat yg unik2, dan youngplants tomat tuh pakai sistem sambung pucuk jd lebih tahan hama dan penyakit. Klo cabe dan timun aku nanam dari bibitnya. Utk bunga2 aku lebih suka beli youngplants spy cepat berbunganya, klo nanam sendiri keburu winter eh baru sebentar menikmati keindahan bunganya πŸ˜€ .

  2. Tampilan anggrek Cattleya siap berbunga nih Jeng Nella. Segarnya panenan paprika keemasan.
    Selalu kagum dg gardener negara 4 musim yg harus rajin bongkar tanam tanaman kesayangan. Salam berkebun.

    1. Hai bu Prih, saya harap-harap cemas dg amplop catty, semoga tahun ini bisa melihatnya berbunga. Rajin bongkar dan semangat untuk nanam bibit musim selanjutanya, hmm kadnag ga rajin juga sih bu, dahlia2ku sering hancur umbinya krn ditunda-tunda bongkar, kena hujan tiap hari saat musim gugur.

  3. Haaaa…
    Aku jg udah lama pengen rapiin tanaman kaak.
    Tapi karna panas yg menggila ini males lama-lama diluar rumah.
    Jadilah dia menggondrong dan berlomba tumbuh dengan rumput.
    Rumputnya gemuk, bunganya kuruuusss…
    Kapan lah musim hujan datang…
    Hahaha

  4. Seneng sekali rasanya lihat kebunnya mbak Nela bersemi dan berbuah. Apalagi liat cabe dan tomatnya itu loh. Aku selalu gagal menanam, pohon cabai hadiah teman saja mati mengenaskan. Kemudian waktu pengen banget tomat ijo, aku minta temanku yang punya tanaman tomat, lalu aku petik buah nya yang masih ijo, sama suamiku dimarahin, katanya masak tomat masih muda ijo gtu kamu masak juga, ya mbok ditunggu sampai matang :D.
    Tips mencuci tomat pakai cuka dan air boleh juga tuh…sebelumnya aku nggak tau… πŸ™‚

    1. Hai Girindra, klo cabe, tomat dan sayuran lain maish kecil berupa youngplants jangan kena matahri yg terik. Ga bisa juga kena hujan, taruh tempat teduh, atau aku sih amannya taruh greenhouse. Klo sdh agak besar baru harus kena matahari langsung. Hahaha iyaa ada ko tomat yg memang warnanya hijau πŸ˜€ .

    1. Hai Riska, bisa ko di polibek, tp itu dibawahnya karung plastik isi banyak bangett media tanam ko. Rencananya thn depan mau ditanam di pot lebih besar, atau ganti karung planstik dg metan baru dan dikaish pupuk organik buatan sendiri.

Comments are closed.

error: Content is protected !!
%d bloggers like this: